NovelToon NovelToon
Transmigrasi Yezana

Transmigrasi Yezana

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi
Popularitas:72.8k
Nilai: 5
Nama Author: Im Astiyy_12

Yezana Quenbiy zalreta pemimpin dari mafia Black Shadow, yang harus merenggang nyawa di tangan musuh bebuyutannya.
dia bertransmigrasi ke tubuh seorang Antagonis dalam novel berjudul "My sweet girlfriend".

antagonis yang memiliki ending tragis dalam novel. apakah dengan masuknya Zana pada tubuh si antagonis akan bisa mencegah kejadian buruk itu?

dan bisa membalas dendam kepada mereka yang sudah bertindak semaunya pada gadis malang ini.

sampai jumpa di chapter 1 🍑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Im Astiyy_12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. Foto misterius?

...TRANSMIGRASI YEZANA...

Happy reading ...

.......

........

.........

........

.......

...(⁠~⁠ ̄⁠³⁠ ̄⁠)⁠~...

Nina melangkahkan kakinya memasuki rumah mewah milik keluarga Altafier, dengan santai sembari memutar-mutar kunci motor yang baru saja dia beli tadi sepulang sekolah.

"NINA BERHENTI KAMU!!" seru Galen, sepertinya dia baru saja pulang dari kantor. Karena masih rapi menggunakan jas.

Nina memicingkan matanya menatap sang ayah, "Apa?"

"Kenapa kamu membully Lula, sudah ayah peringatkan jangan pernah sedikit pun kamu menyentuh putri kesayangan saya!!" seru Galen tepat di depan wajah Nina.

"Gue nggak ngebully anak kesayangan anda,"

"Saya tidak peduli, kata Lula kamu membully nya dan itu pasti benar!"

"Ck, buta fakta." cibirnya namun masih bisa di dengar oleh beliau.

Galen sedikit tersentak, kenapa putrinya yang dulu selalu menangis saat dia bentak sekarang berubah seperti ini.

Tatapan lembut yang selalu Nina berikan entah hilang kemana semua itu? Galen tak bisa memahaminya.

"Apa maksud kamu?"

"Ayahh, ayahh, anda terlalu bodoh!" bisik Nina tepat di samping telinga ayahnya, lalu menepuk pundak ayahnya seolah membersihkan debu.

Galen termangu di tempatnya, apa maksud perkataan putrinya barusan? Kenapa hatinya menjadi resah seperti ini. Bisanya dia tak segan untuk mencambuk atau menampar wajah putrinya, tapi kini kenapa terasa sangat berat melakukannya.

Karena sibuk melamun Galen tak sadar jika Nina sudah pergi dari sana.

Dari balik tangga Lula melihat semua kejadian itu, tangannya terkepal. Dia tidak puas karena ayahnya tidak menghukum Nina. Biasanya jika dia mengadu di bully oleh Nina, pasti dia akan di hukum habis-habisan oleh Galen.

'Gue pastiin lo bakal semakin di benci semua orang Nina!'

...─⁠\=⁠≡⁠Σ⁠(⁠╯⁠°⁠□⁠°⁠)⁠╯⁠︵⁠┻⁠┻...

Di dalam kamar Nina merebahkan dirinya di atas kasur empuk berwarna pink, kemarin mungkin dia sedikit risih dengan warna pink yang sangat memuakkan. Namun perlahan-lahan dia mulai sedikit bisa menerima warna itu.

Iris coklat gelap gadis itu menatap langit-langit kamar yang di hiasi bintang-bintang mainan.

"Hari pertama masuk sekolah, not bad." gumamnya.

Dia mendudukan tubuhnya, matanya memindai seluruh isi kamar gadis ini. Pandangannya terkunci pada sebuah kotak kayu yang tersimpan di atas lemari.

Nina membawa kursi belajarnya lalu di letakan sebagai tumpuannya agar bisa mengambil kotak itu.

Setelah berhasil menurunkannya Nina meletakkan kotak tersebut di atas meja belajar.

"Wihh! Jangan-jangan ini kotak harta karun kayak di pilem-pilem itu yaa?" ujarnya dengan mata berbinar menatap kotak itu.

Nina lantas membuka kedua sisi bagian yang mengunci kotak itu. Mata gadis itu yang awalnya penuh binar di gantikan oleh raut bingung.

"Apa ini? Gue kira harta karun!" dumalnya sembari mengeluarkan semua isi kotak itu.

Netranya tertarik dengan sebuah foto yang terlihat sangat asing di matanya.

"Anjir! Sape ni?"

"Kenapa bukan keluarganya si Nina?" gumamnya menatap dalam foto itu.

"Argahhh! Hidup lo rumit amat si Nin!" serunya mengacak rambutnya sendiri.

Sekarang Zana yang bersemayam di dalam tubuh Nina benar-benar merasa frustasi. Dalang di balik kematian Bunda nya si Nina ini saja belum terungkap ini sudah di suguhkan dengan teka-teki baru.

Rasanya Zana ingin berteriak memaki Nina yang sudah menariknya kedalam masalah hidupnya yang rumit ini.

"Nina, Nina. Hidup lo rumit amat si!" ucapnya sebelum iris coklat gelap itu mulai tertutup.

...┻⁠┻⁠︵⁠¯⁠\⁠(⁠ツ⁠)⁠/⁠¯⁠︵⁠┻⁠┻...

Dengan langkah riangnya Nina berjalan menuruni satu persatu anak tangga sembari bernyanyi pelan.

"Asik, asik, Joss!" serunya tepat di undakan tangga yang terakhir.

Seruan nya membuat semua pasang mata orang yang berada di ruang tamu mengarah padanya.

"Itu beneran si Nina adek Lo?" tanya Bagas menatap si kembar dengan penuh tanya.

Wili dan Wilo hanya menggelengkan kepalanya, mereka juga bingung dengan sikap sang adik yang tiba-tiba berubah itu.

Dengan acuh Nina berjalan melewati segerombolan pemuda itu, mengabaikan tatapan-tatapan aneh dari mereka semua.

Dia tak peduli, dan tak mau ambil pusing dengan pemikiran orang lain tentangnya sekarang. Yang terpenting sekarang dia akan bersenang-senang menikmati waktunya.

Dimana waktu dulu dia masih menjadi Zana sangat susah untuk bisa sekedar berjalan-jalan atau menikmati waktu sendiri. Kegiatannya hanya seputar dendam, dendam, dan dendam.

Zana sempat merasa lelah dengan hidupnya yang penuh dengan dendam, bahkan sampai ahir hayatnya dia masih belum bisa membalaskan dendamnya kepada mereka. Semoga saja mereka tersiksa itulah harapan Zana.

Brukk!

Nina tak sengaja menabrak seseorang yang baru saja akan masuk dari luar.

"ANJING! Kalo jalan pake mata sialan!" serunya memegangi keningnya yang terhantuk pintu.

Sedangkan seorang yang berada di depannya, meringis bingung mau berbuat apa. "Hehe ... Sorry, gue nggak sengaja." ujarnya mengangkat dua jarinya membentuk 'piece'

Nina mendongakkan kepalanya menatap lawan bicaranya, "Eloo!" seru Nina menunjuk wajah pemuda itu.

"Haii ... Gue orang yang Lo timpuk pake batu." katanya dengan senyuman yang terlihat di paksakan.

Nina tersenyum canggung, "Ehh ... Sory, soryy bangett, gue nggak sengaja sumpah." kata Nina dengan wajah yang memelas menyatukan tangannya.

"Arzi, ada urusan apa lo sama si mak lampir?" tanya Alden menatap sinis Nina yang masih berdiri di hadapan Arzi.

"Gak ada- yaudah sono lo pergi gue maafin." kata Arzi membiarkan Nina keluar dari sana, dengan semangat Nina mengangguk lalu keluar dari rumah itu.

"Nggak beres, tumben tu anak kaga caper sama si bos dan lo berdua." ujar Bagas tak percaya menatap teman-temannya.

Wilo dan Wili menggedikan bahunya acuh, "Kita nggak peduli, selagi dia nggak usik Lula."

Lula mengerjap polos seolah tak tau apa-apanya, lalu melanjutkan perbincangannya dengan sang pacar yaitu Malvin.

"Jangan terlalu benci bro, nanti lo nyesel." peringat Arzi setelah mendudukan dirinya ke salah satu sofa di sana.

"Udah hampir jam 9 langsung aja ke arena yuk," ajak Zidan, karena malam ini Egalean di tantang oleh musuhnya untuk adu balap.

Malvin mengangguk, mengusap kepala Lula dengan penuh kasih sayang. "Tidur gih, jangan begadang." perintahnya, Lula mengangguk lalu naik ke kamarnya.

Kelima inti Egalean keluar dari mansion Altafier untuk pergi menuju arena balap. Dengan mengendarai kuda besinya masing-masing.

Sedangkan di sisi lain Nina dengan santai menjalankan motornya, bukan motor beat atau Scoopy tapi moge alias motor gede. Sebagai mantan Queen Shadow tentu ini adalah hal mudah.

Hoodie hitam serta jeans hitam, semuanya hitam minus motornya yang berwarna merah di gradasi dengan biru. Sama seperti motor kesayangannya di kehidupan sebelumnya.

Motornya ini memang sudah hampir serupa, namun perlu beberapa sentuhan lagi agar benar-benar mirip. Seperti menambah kecepatan, atau mengganti beberapa bagian lagi. Dan tentunya dia akan segera memasukan motornya itu kembali kedalam bengkel setelah ia gunakan malam ini.

Citttt....

...~TBc~...

...🕊️...

...See you......

1
Anonim
Lagi thor
Anonim
Lanjutkan lagi
Anonim
Lagi thor
Anonim
Ini dulu selesaikan thor baru novel baru
ChocoMint!: oke kak, siap.
total 1 replies
Anonim
Up ny kok lama banget
Anonim
Lanjutkan thor
Anonim
Up ny lama
Murni Dewita
👣
Anonim
Up ny kok lama lama
Anonim
Lanjut
Adi Sudiro
ngak jelas
Plakk terus apa.
Mamah Kaila
Queen mafia tapi digampar diem aja
Mamah Kaila
katanya queen mafia tapi kok aneh ya ga ada Badas" nya
Zhang Wuyang (张五阳)
bjir ni kunti pasti sakit ati sih 🗿
ChocoMint!
jangan jadi sider doang gak enak loh di aku, jadi gak semangat update😞
Reka Cantika
kapan kebongkar ny kalau gini terus
Reka Cantika
kenapa belum juga terungkap
Reka Cantika
lanjutkan
ChocoMint!: besok ya kak🙏🏼
total 1 replies
Reka Cantika
kok lama kali up ny Thor udh gtu satu pulak
Reka Cantika
lanjutkan Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!