NovelToon NovelToon
Dia Juga Anakku

Dia Juga Anakku

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Single Mom / Playboy / One Night Stand / Tamat
Popularitas:61.2k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Selama belasan tahun Alesha Kamil sendirian membesarkan keponakannya, Azzam. Ia berharap seluruh cinta yang ia berikan dapat menggantikan figur ayah yang tak pernah dikenal anak itu.

Namun tiba-tiba, suatu hari Keenandra Malik Gunawan mendatangi Alesha di rumahnya. Musisi yang terkenal playboy itu sebetulnya ayah kandung Azzam, dia datang karena surat-surat kaleng yang berisi pemberitahuan jika dia memiliki seorang anak.

Akankah Keenan mengambil Azzam dari Alesha yang sudah mengurus dan membesarkannya? atau Keenan justru menginginkan yang lain?

Yuk baca selengkapnya di Dia juga Anakku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5

Jam menunjukan pukul 23.30, Alesha terbangun oleh sayup-sayup suara isak tangis dan teriakan yang tak pernah ia dengar seumur hidupnya, tapi ia begitu mengenali suara itu

Alesha mengumpulkan seluruh kesadarannya dan menajamkan telinganya, ia harap suara itu hanya mimpi. Tapi sayangnya suara itu semakin terdengar kencang. "Ummi," gumamnya. Masalah besar apa yang terjadi hingga ibundanya berteriak histeris seperti itu?

Alesha beranjak dari tempat tidur, dan bergegas menghampiri sumber suara yang berasal di ruang tamu. Langkah Alesha terhenti di depan pintu kamarnya yang bersebrangan langsung dengan ruang tamu.

Hana berbicara pada Annisa dengan suara yang cukup tinggi, dan deraian air matanya. "Annisa, dari kecil kami menjagamu dan memberikanmu pendidikan agama yang cukup, tapi kenapa kau lakukan ini? Bukankah kau tahu bahwa zina dan mabuk merupakan dosa besar yang akan merugikanmu dunia dan akhirat?" Ia menatap putri sulungnya dengan kecewa dan terpukul.

"Sekarang kau lihat apa akibat dari perbuatanmu? Kau bukan hanya mengandung anak hasil zina tapi juga di keluarkan dari sekolah," lanjutnya dengan suara putus asa.

Annisa hanya diam tertunduk, sementara ayahnya berusaha mengatur napas sembari memegang dadanya. Haikal sudah tidak bisa lagi berkata-kata sejak di asrama tadi, saat Ustadzah Mariam mengatakan jika Annisa tengah mengandung dan dengan berat hati pihak pesantren mengeluarkan Annisa.

Hana dan Haikal langsung teringat pada malam, mereka menemukan Annisa di hotel dengan keadaan setengah telanjang. Aib yang selama satu bulan mereka tutupi, dan coba mereka lupkan ternyata menimbulkan masalah baru.

Mereka tidak bisa mengelak. Hasil tes pack, dan pemeriksaan dokter di sodorkan oleh Ustadzah Mariam.

Hana dan Haikal sudah berusaha memohon agar putri sulung mereka di perbolehkan tetap belajar di pesantren sampai ujian akhir sekolah yang di akan di selenggarakan tiga bulan lagi. Tapi peraturan tetap peraturan, semua Ustad dan Ustadzah sepakat untuk mengeluarkan Annisa dari pesantren.

"Sekarang jawab pertanyaan Ummi. Siapa pria yang sudah menghamilimu?" Hana meminta Annisa untuk mentapnya. "Dia harus bertanggung jawab dengan apa yang telah di perbuatnya."

Haikal mendongak. "Aku tidak ridho anakku di nikahi pria pemabuk dan pezina seperti dia," ucap Haikal terbata-bata karena sesak yang di dadanya.

"Lantas, Abi mau membiarkan pria itu lepas begitu saja dan tidak bertanggung jawab?" Hana menatap tajam suaminya. "Maaf Abi, kali ini aku tidak setuju. Aku tidak akan membiarkan pria itu bersenang-senang di luaran sana sementara Annisa menanggung ini semua sendirian."

Melihat perdebatan kedua orang tuanya yang kian memanas, Annisa mendongak dan kemudian berdiri. "Abi dan Ummi tidak perlu berdebat, aku bisa menyelesaikan masalah ini sendiri," ia beranjak dari tempatnya dan pergi meninggalkan ruang tamu.

Saat melewati kamar Alesha dan melihat adinya berdiri di pintu melihat pertengkaran mereka, Annisa tersenyum sinis pada Alesha. "Sekarang loe pasti seneng ngeliat gue begini. Puas loe?" ia berlalu menuju kamarnya.

Hati Alesha begitu sakit mendengarnya, dalam benaknya ia justru sangat prihatin dengan apa yang terjadi dengan Annisa. Ada penyesapan dalam dirinya karena pada malam itu ia tidak berupaya keras melarang Annisa masuk ke kamar bersama Andra.

***

Berita kehamilan Annisa menyebar dengan cepat, Pak Danu selaku manager yang mengurus jadwal kajian Haikal menghubunginya untuk memberi tahu bahwa semua panggilan dakwah di batalkan, dan mereka meminta dana yang sudah masuk untuk di kembalikan.

Melihat kondisi keuangan orang tuanya yang sedang turun, di tambah kondisi kesehatan Haikal yang semakin memburuk, belum lagi Annisa pun membutuhkan banyak dana untuk kehamilannya.

Alesha memutuskan untuk keluar dari pondok pesantren, ia memilih untuk bersekolah di sekolah negeri di dekat rumahnya, agar ia bisa ikut membantu ibunya menjaga ayahnya di rumah sakit.

Ya, sejak malam penjemputan putri sulungnya di asrama dan pemutusan kontrak dakwah. Haikal di larikan ke rumah sakit, ia bahkan harus menerima perawatan intensif di ruang ICU.

Sebtulnya Hana sangat berat dengan keputusan Alesha untuk keluar dari pondok pesantren, tapi jika melihat beban biaya rumah sakit yang harus ia tanggung, Hana tidak punya pilihan lain.

Lagi pula, ia juga membutuhkan Alesha di sampingnya. Alesha bukan hanya membantu merawat Haikal tapi juga memberikan dukungan moral yang sangat Hana butuhkan di tengah hujatan dan sindiran yang ia terima baik dari keluarga maupun jemaahannya dulu.

Hanya Alesha yang selalu ada di sampingnya, sementara Annisa... Annisa seolah tak peduli dan tak merasa bersalah dengan apa yang telah ia perbuat, ia bahkan tidak peduli dengan kandungannya.

Sering kali Alesha bertengkar hebat dengan Annisa, karena Annisa tidak mau meminum vitamin untuk kandungannya.

"Untuk apa kau peduli denganku?" tanya Annisa dengan suara yang nyaris memenuhi rumahnya.

"Kalau Kak Nisa tidak menginginkan bayi itu, biar aku nanti yang merawatnya. Aku tidak mau dia merasakan rasanya di buang oleh orang tuanya sendiri, seperti yang aku rasakan. Aku hanya anak pungut kan??" Alesha menegaskan ucapan Annisa pada malam ia mabuk bersama Andra.

"Kau betul-betul menyebalkan," Annisa meraih bungkusan vitamin yang sedari tadi di sodorkan oleh Alesha, kemudian ia meminumnya. "Puas?"

Alesha bernapas lega melihat Annisa akhirnya mau meminum vitamin untuk kandungannya, ia pun keluar dari kamar Annisa. Gadis itu sangat berharap bayi yang di kandung Annis tumbuh menjadi anak yang sehat.

Alesha kemudian mulai mencuci baju-baju kotor kedua orang tuanya, dan merapihkan baju-baju bersih yang akan ia bawa besok pagi ke rumah sakit sebelum ia berangkat sekolah.

1
Eli sulastri
😭😭😭
Sri Puryani
o....begitu ceritanya, berarti itu jodohnya meskipun ketemunya sdh dewasa
Sri Puryani
siapa yg nulis srt nya ya?
Sri Puryani
kenapa alesha dtgnya mlm"? apa gk bs nunggu bsk.....
Sri Puryani
enaknya dr bayi smpe besar yg membesarkan alesha kok andra seenaknya mau ambil andra
Sri Puryani
o......anaknya annisa
Sri Puryani
kasihan umi ....yg krm srt pasti annisa
Sri Puryani
ya Allah kok annisa gk sadar klo perbuatanya itu salah
Sri Puryani
annisa hamil
Sri Puryani
semoga alesha yg plg sdr aman smpe rmh
Ayu galih wulandari
Halo kak ...aqu baru manpir ke karyamu....😍😍
Irma: Terima kasih selamat membaca🙏
total 1 replies
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Akhirnya penantian yang berujung bahagia. Selamat yaa
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Isshh Andra udah nggak sabar yaa😅
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Nahhh kaann akhirnya cinta itu sampai kepada si empunya hati..
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Pucuk dicinta ulam pun tiba... ternyata gadis kecil yang ditolong Andra itu Alesha. Dan ternyata mereka menyimpan perasaan yang sama.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wahhh Andra... jadi ikut membayangkan penampilan Andra saat memakai baju koko...😍
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Terima kasih banyak kak Irma ❤
ira rodi
trs annisanya kemana...jangan sampe annisa yg kirim surat itu....atau azzam mungkin...
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
waah gak sabar dengan launching novel barunya 😍😍😍
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
welcome to the world baby girl
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!