NovelToon NovelToon
TIGER'S

TIGER'S

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Harem / Bad Boy / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Karena kecerobohan seseorang Camelia harus mempertahankan hidupnya dari kejaran para penjahat yang menginginkan sesuatu didalam tubuhnya. Dia tidak sengaja menelan sebuah microchip yang berisikan informasi penting untuk para penjahat kelas kakap di seluruh dunia dan mengancam nyawanya. Melibatkan Sang Putra Mahkota keluarga bangsawan Albarack yang ternyata menjadi pelaku utama atas kecerobohan ini.
Bagaimana hal itu bisa terjadi? Apa yang akan dilakukan sang putra mahkota Albarack pada Camelia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiger's Bab 5

Camelia menetralkan napas serta detak jantungnya yang semakin tidak karuan. Penampilannya terlihat jauh dari kata baik saat motor besar yang ditumpanginya berhenti, Camelia masih memejamkan kedua matanya dia berusaha tenang agar tubuhnya tidak bergetar.

Bagaimana tidak! Orang gila yang membawanya ini tidak memiliki otak sama sekali. Mengendarai motornya seperti jalanan milik Bapaknya sendiri tanpa memperdulikan kondisinya serta keselamatan pengendara lain.

"Ayo!" paksa nya.

Tubuh Camelia yang belum stabil harus kembali terhuyung saat Tiger menarik lengannya, kedua lutut yang masih bergetar membuat langkah Camelia terseok, ditambah lagi dengan perutnya yang bergejolak rasanya sangat tidak nyaman. Jangan lupakan kedua kakinya yang telanjang tanpa memakai alas apapun.

"Sebentar, aku mau- huueekk...!"

Camelia membungkam mulut saat merasakan gejolak di perutnya semakin menjadi, bahkan gadis itu terlihat tertunduk sembari memegangi bagian tengah tubuhnya. Langkah lebar Tiger pun seketika berhenti, remaja pria bertubuh jangkung itu menoleh, ada guratan kesal diwajahnya namun tak urung Tiger segera mendekat pada Camelia. Tanpa banyak bicara dia meraih tubuh kecil Camelia dan menggendonnnya ala pengantin.

Camelia yang saat ini belum bisa berpikir jernih karena kondisi tubuhnya yang tidak baik terlihat menurut dan pasrah, bahkan sepertinya gadis berdarah Indonesia asli itu tidak sadar kalau Tiger membawanya ke dalam lift dan menekan tombol lantai 21 untuk menuju tempat yang akan mereka datangi.

Beberapa menit pintu lift kembali terbuka, Camelia terlihat semakin kepayahan. Ditambah lagi sensasi naik lift yang pertama kali dirasakannya membuat perutnya kian bergejolak.

"Huueekk...!" Pada akhirnya Camelia tidak dapat menahannya. Hampir semua isi didalam perutnya keluar dan mengenai tubuh bagian depan milik Tiger. Kedua kaki panjang si anak singa itu seketika berhenti, dahinya mengerut dalam, kedua matanya menatap tajam pada gadis yang ada didalam gendongannya.

"Menyusahkan!" Gumamnya.

Ingin rasanya Tiger melempar tubuh cebol ini, tapi rasa kemanusiaannya masih berfungsi. Dia tidak mungkin menggunakan cara itu untuk membalas perbuatan Camelia yang sudah membuat tubuh serta pakaiannya kotor karena muntahannya.

Terlebih saat ini Camelia terlihat tidak dalam kondisi baik, tubuh gadis itu terasa lemah dan lunglai. Tiger dapat merasakan setiap sendi Camelia terasa tidak bertenaga saat dirinya tidak sengaja bersentuhan dengan area itu.

Kamar pintu apartemen nomor 155 menjadi tempat yang dipilih oleh Tiger, dengan kedipan mata pintu itu reflek terbuka bahkan mengeluarkan suara seorang wanita.

"Selamat datang, Yang Mulia. Bagaimana kabar anda hari ini, sudah lama anda tidak da-,"

Klik!

Tanpa perasaan Tiger mematikan sensor asisten robot apartemennya. Dia sedikit terganggu saat mendengar suara robot yang menjaga apartemen mewahnya selama beberapa tahun ini, tapi sepertinya bukan hanya itu alasan utamanya. Tiger mematikan Sishi sang robot karena tidak ingin robot bersuara wanita itu mengirimkan sensor pada Papanya Lionel atau Simba kalau dirinya membawa seseorang kedalam apartemen ini, terlebih lagi orang yang dia bawa adalah seorang gadis, bisa mati dia ditangan Sang Mama.

Bruugh...!

Dengan kasar Tiger melempar tubuh lemah tak berdaya Camelia keatas tempat tidur mahalnya, dia menghela napas kasar, kedua tangannya berada di pinggang dengan napas sedikit terengah.

Ditambah lagi dengan aroma tidak sedap yang berasal dari tubuhnya membuat Tiger semakin ingin meluapkan emosinya.

"Setidaknya dia aman disini. Sial, semua ini gara-gara Lucas, awas saja aku tidak akan melepaskannya!" Gumamnya pelan penuh ancaman. Tiger membawa kedua kakinya menuju kamar mandi, dia harus segera membersihkan diri sebelum aroma busuk ini menularinya dan membuat-

"Hueekkkk...!" Benar saja bukan, Tiger akhirnya tertular dan mengeluarkan semua isi perutnya di kamar mandi. Sementara orang yang tadi mengotori pakaian serta tubuhnya tengah terbaring nyaman di atas ranjang dengan kepala yang masih terasa berdenyut, tidak peduli dengan suara bising dari kamar mandi.

🪞

🪞

🪞

Matahari mulai turun dan kini terlihat sepenggalan di arah barat. Sore kian menyingsing, perlahan kedua kelopak mata Camelia berkedut tidak lama terbuka, sedikit menyipit untuk menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam retinanya.

Ringisin kecil keluar dari bibir pucat nya, pelan-pelan Camelia bangkit, ekor matanya bergerak menelisik area berwarna monokrom yang ditempatinya saat ini. Sebuah kamar dengan tempat tidur yang luas, tapi terkesan suram khas sekali dengan aura seseorang yang-

"Sudah sadar? Terlalu menikmati tidur mu Tuan Putri?" Ucapnya penuh dengan sindiran.

Kepala Camelia berputar, kedua bola matanya mengerjap cepat saat melihat seseorang yang beberapa saat yang lalu membuatnya mabok dan semaput tengah bersidekap dada, bersandar di ambang pintu kamar dengan keadaan setengah telanjang.

Rona merah seketika timbul di wajah gadis perawan itu, Camelia mengalihkan pandangannya, dia menatap kearah tubuhnya sendiri seperti sedang memastikan sesuatu.

Pakaiannya masih utuh!

Helaan napas Camelia terdengar cukup jelas, bahkan Tiger yang cukup jauh darinya masih mendengarnya. Sudut bibir remaja pria itu terangkat, tubuhnya menegak kedua kalinya berjalan menuju tempat tidur. Senyuman tipisnya terus saja tercipta bahkan saat Tiger sudah berada di sisi Camelia.

Perlahan tubuh tegap berotot milik Tiger membungkuk, hanya beberapa belas centimeter dari Camelia. Diusianya yang masih remaja Tiger memiliki postur tubuh yang begitu sempurna, semua itu karena latihan keras dari Lionel sang Papa. Lionel cukup keras dalam mendidik putra semata wayangnya

"Hilangkan pikiran kotormu. Aku tidak tertarik pada gadis berdada rata." Ucapnya tanpa perasaan.

Camelia yang sedari tadi mengalihkan pandangannya kearah lain sontak menoleh, kedua mata bulatnya terlihat membeliak dengan mulut sedikit ternganga mendengar ucapan nyelikit si anak singa.

A-apa katanya tadi, Gadis berdada rata?

Sialan!

Gigi Camelia beradu, kedua tangannya terkepal erat, mata bulatnya menatap tajam pada punggung lebar berotot milik Tiger yang kini mulai kembali menjauh darinya.

"Bangun dan cepat makan. Aku tahu kau lapar setelah tidur cantikmu, apa lagi setelah semua isi perutmu keluar dan mengotori tubuh serta pakaianku. Aku tidak mau ada berita kalau di apartementku ditemukan mayat seorang gadis cebol mati karena kelaparan." Cetus nya lagi masih sama, tanpa perasaan dan kali ini berhasil membuat Camelia segera bangkit dan turun dari tempat tidur dengan wajah penuh dendam.

"Awas saja kau Macan edan, akan aku buat kau kelengeran sama dada rata dan tubuh cebol ku! ingat ya dukun Indonesia itu hebat hebat jangan sampai Abah Jarot bertindak!" Gumamnya dalam hati.

Kedua kakinya yang masih terasa lemas dipaksa untuk bergerak. Dengan perasaan dongkol setengah mati Camelia mengikuti langkah pria remaja yang terang-terangan menghina fisiknya. Walaupun sebenarnya semua yang dikatakan oleh Tiger adalah kenyataan, dia memang cukup pendek kalau di sandingkan dengan Tiger. Belum lagi di bagian depan maupun belakang belum ada sesuatu yang cukup menonjol untuk dipamerkan.

Dirinya masih dalam masa pertumbuhan, belum mendapatkan rangsangan wajar saja kalau disana sini tepos.

"Habiskan makananmu, setelah itu ada hal yang harus aku beritahukan padamu. Makan yang banyak agar kau tidak shock saat mendengarnya nanti!" Ucap Tiger ketika Camelia mulai mendudukkan diri dikursi.

Didepan mereka ada beberapa jenis makanan berat mulai dari makanan Indonesia sampai makanan khas Arab yang ada di Dubai.

'Gila aja nih orang. Dikira aku kebo suruh ngabisin makanan segini banyak, emang orang ganteng kadang gak ada otak!' Raung Camelia dalam hati.

YAKIN GAK TERTARIK CAN🤣🤣

CAMELIA NYA CANTIK LOH CAN😘😘

MAAF YA KEMAREN OTHOR GAK UP, SOALNYA BABY GENTA HABIS IMUNISASI, EMAKNYA MENDADAK BINDENG, PILEK, PALA NYUT-NYUTAN JADI GAK UP DI PF MANA PUN 🙏, ADA YANG NUNGGUIN MAS MACAN GAK🤭

1
Diana Dwiari
ih ....buat apa punya saudara banyak di indo termasuk polisi jika kamu ga bisa nemuin dg cepat....
Diana Dwiari
ngapain susah2 cari alamat....bukannya bisa dilacak melalui mikrochip ditubuh Camelia....pada lupa ya
Diana Dwiari
Weh....meski diam tapi tetap perhatian.....
Diana Dwiari
Adam ya
Sherly Neovita
🥰🥰🥰🥰🥰
alpaca_09
ada ga sih novel nya om raga
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
udah tamat aja thor, masih kurang babnya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuuhhh ga kelar² bahaya ngintai Camelia dan bayi'nya dong.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
aduuuhhh itu Ambu kasihan mamah Dahliara...heboh bener.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Aamiin ambu.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Werrrr... Anak macan nerkam.🫣🫣🫣💪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
harusnya mau sih karna nafkah bathin itu tujuannya bukan hanya untuk ngeluarin chiff itu aja tp sudah kewajiban kamu Camelian sebagai istri menuhin kebutuhan biologisnya Tiger sebagai suami mu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Azka ada² saja pencair dibsaat lagi tegang²nya suasana, mentang² bos cabe itu cabe di bawa² trs.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Emmir sama Lucas kah yg nyususl.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kemal thor bukan Kenan.. ada beberapa typo jadi kadang bacanya sambil mikir teka teki nyambungin.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
cieee ada yang mulai baper di belain Cuami Anak macan.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
saaahh juga Anak singa sama Camelia, siap² di terkam aja tar pas sepi kamu Camelia.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
gkgkgkgk lucu anak singa kalau udah mulai bucin garang sama galaknya entah pergi kemana malah tingkahnya sekarang jadi kayak anak kucing.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya ketemuan juga... bakal jd nikah dadakan gemparin kampung ini mah, apa lagi kalau musuh bebuyutan tau pasti tambah iri.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
jeng jeng jeneengng... bakalan jadi ketemu ga Tiger sama Camelia ya.🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!