NovelToon NovelToon
Malaikat KecilKu

Malaikat KecilKu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Nikahmuda / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:138.8k
Nilai: 5
Nama Author: ina Khaerunnisha

Zahrah Ayatun Nisa adalah namanya. Dia terlahir dari Ayahnya yang seorang keturunan Korea sedangkan Mamanya asli Indonesia yang berasal dari Makassar. Caca nama panggilannya. Ini adalah kisah tentang Caca dan Radhit.

Cinta satu kata banyak Maknanya. Anak adalah anugerah terindah dalam hidup. Hidup tak akan sempurna tanpa adanya Rasa Cinta. Demi Cinta seseorang Bisa rela berkorban untuk melakukan apa pun demi orang yang disayangi.
Seperti itulah yang dirasakan Radhit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ina Khaerunnisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MK.04 Meminta ijin untuk Bekerja

Tak terasa waktu kelulusan Caca sudah berjalan hampir 3 bulan dan Caca merasa sudah saatnya untuk menyampaikan niat nya kepada sang mama Aini untuk meminta ijin Bekerja.

Ibu Aini sedang memasak di dapurnya dan waktu itu sore hari. Caca mendekati mamanya.

"mamaku yang paling cantik ini sedang masak apa, tumben masaknya banyak banget?".

"sini nak bantu mama masak,".

"ma kok gak dijawab pertanyaan aku sih...??".

"maaf sayang belum sempat aku jawab,kamu sudah mo ngambek".

"oiya nak rencananya Paman dan bibi kamu entar malam akan datang ke rumah".

"serius nih ma kalau paman dan bibi akan datang ke sini??".

"iya sayang mereka akan datang, katanya mereka datang karena kangen sama mama dan sama kamu juga".

"kalau kakak Aziz n Azizah juga akan datang kan ma??".

"Alhamdulillah kalau mereka datang ma,aku senang banget dengarnya, oiya ma sebenarnya Aku ingin menyampaikan sesuatu sama mama, tapi aku harap dan mohon banget jangan marah atau pun menolak keinginan aku ni ma".

"kamu ni ada-ada saja deh, belum juga bicara sudah bilang aku akan menolak nya".

"Tapi janji yah ma jangan marah".

"okey mama janji tidak akan marah-marah atau menolaknya".

"Caca membaca basmalah dalam hatinya, bismillah.. gini ma aku kan baru umur 17 tahun gimana kalau aku nganggur dan gak daftar kuliah dulu untuk tahun ni,nanti daftarnya tahun depan saja, rencananya aku mau cari kerja dulu mah sambil nabung biaya kuliah aku nanti".

"gimana ma,bisa kagak aku daftar kuliah nya tahun depan saja??"

Suasana hening tanpa ada suara dari mama Aini atau Caca. Seakan-akan mereka berperang dengan Giliran dan perasaan mereka masing-masing. Hanya bunyi Cicak yang lagi konser di dinding.

"Tapi sayang kamu kan dapat beasiswa sayang kan kalau gak dimanfaatkan??"

gak semua orang bisa mendapatkan beasiswa loh, banyak di luar sana yang mau dapat beasiswa tapi tidak bisa, apa kamu tidak bersyukur nak dapat Resky?"

"Bukannya aku tidak bersyukur ma,cuma aku gak mau merepotkan Mama lagi,dari sejak kecil sampe sekarang Mama sudah banyak berkorban,apa lagi selama ayah sudah pergi".

"sayangnya mama, kamu tidak perlu khawatir dengan masalah biaya mu nanti saat kuliah".

"tapi mama a....aku".

"Mama untuk kali ni tidak akan mengalah atau pun menuruti keinginanmu,Tolonglah nak dengarkan mama yah,Mama sangat mengerti dengan pemikiranmu".

Caca hanya bisa menyimak perkataan mamanya.

"Kamu tahu tidak Mama sangat bahagia dan bangga sama kamu nak,kamu bisa berfikir dewasa dan bijaksana padahal umur kamu belum 17 tahun"

"ayah kamu pasti sangat bangga dan bahagia jika seandainya beliau masih ada".

Mama pun menangis disaat membahas Ayahnya Caca yang sudah meninggal".

Caca pun demikian terisak-isak sambil memeluk mamanya. Mereka saling berpelukan tak lupa mama Caca mematikan kompornya.

"Ingat nak kamu hanya Perlu Fokus dan rajin belajar tak perlu kamu risau dengan Biaya atau pun di mana mama mau ambil uang."

Alhamdulillah mama Caca selama ini, setiap habis gajian mama Caca menyisihkan sebagian uangnya ke tabungannya.

"Baiklah mama,Caca akan turuti semua keinginan mama".

Dalam hati Caca bermonolog Aku akan tetap cari kerjaan yang bisa nerima karyawan paruh waktu,Jadi aku kuliah sambil kerja. Tapi mama tidak boleh tahu rencana aku ini.

"Caca kamu ke warung nya ibu Siti tolong beli Telur kebetulan persediaan mama di Kulkas sudah habis".

"Baik ma"ucap Caca.

Ayah apa keputusan aku ini sudah benar,aku takut mengecewakan Caca anak kita satu-satunya ayah, sambil menangis mama Aini bermonolog sendiri.

Ibu Aini pun kembali melanjutkan acara memasaknya kebetulan jam di dinding sudah menunjukkan pukul setengah 6 sore berarti paham dan bibi Caca sudah hampir tiba.

Hay Gaess Author abal-abal ini datang lagi menyapa kalian semua..

Jangan Lupa Jarinya diGoyang yah dengan cara Like, Favorit dan Votenya yah.. Kalau Mau juga boleh..

1
Aryani uka
next kk
Hamidah
kok belum up juga
Azura
next
Jihan Zahra
lanjut kakak
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™
lanjut dong kk
Septo Andriansyah
makin. seruh
Septo Andriansyah
luar biasa
Inha Khaerunnisa: jangan Lupa gift KK pke poinnya heheh
total 1 replies
Septo Andriansyah
sang at bagus
Inha Khaerunnisa: makasih banyak kk 🙏😘
total 1 replies
Titin kharisma
semangat kk author
Halimah
next kk
Melati Sari Ahmad
ohh gitu kisahnya
Defina Ramdhan
mkasih KK sudah up
Mutia bee🐝
akhirnya up juga
Lia ajalah 💋
aku mampir kakak
salam kenal,aku dr Medan 🙋
Rosmin Mago Lalenoh
ceritany sangat bagus...di tunggu lanjutanny🙏🙏🙏
Inha Khaerunnisa: assalamualaikum ijin promo KK Karya adikku..
Ceritanya tidak kalah seru loh Judulnya Bertahan Dalam Penantian Karya Fania Mikaila AzZahrah 🙏🙏🙏
total 1 replies
Nur hikmah
mmpir thor...like
Inha Khaerunnisa: makasih KK.. smbil nunggu update novel ini KK juga bisa singgah di Novelnya adikku yang judulnya Bertahan Dalam Penantian
total 1 replies
mbaRos
no problem....ceritany bgs
mbaRos
asistenya boleh jg tuh
mbaRos
visualny suka bngt..mba ayana sana bang ji Chang wook
Inha Khaerunnisa: Alhamdulillah kalau suka KK.. Boom Likenya dong kk
total 1 replies
mbaRos
Caca. cakep pisan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!