NovelToon NovelToon
Rahasia Istriku Sayang (Ternyata Kuyang)

Rahasia Istriku Sayang (Ternyata Kuyang)

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Contest / Romantis / Spiritual / Pembunuhan / Romansa Fantasi
Popularitas:219.2k
Nilai: 5
Nama Author: Amey Fitriya

RADITYA WIRYAWAN begitulah nama lengkapnya, atau biasa disapa Radit oleh kerabat dan para tetangganya. seorang pria muda berusia sekitar 35 th, dengan wajah yang lumayan manis dan tampan, di imbangi postur tubuh tinggi kurus, juga rambut andalannya yang selalu dibelah pinggir.


Radit juga mempunyai istri yang sangat ia sayangi melebihi dirinya sendiri, yaitu Kamaya Lestari, istri yang super baik, penyayang dan pengertian. namun dibalik semua sifat bagus kamaya itu, ada sesuatu rahasia terpendam yang ia sembunyikan.


Selama menikah dengan kamaya, setiap hari radit harus dihadapkan dengan hal-hal aneh yang tidak bisa ia mengerti. tapi saat ia menanyakan kepada kamaya tentang hal aneh yang terjadi, kamaya selalu berusaha untuk menutupinya. sampai akhirnya radit mencoba menguak rasa penasarannya itu, dengan mencari tahu secara diam-diam.


"Apakah Radit bisa menguak rahasia istrinya? Lalu apa rahasia yang di sembunyikan istri tersayang nya itu?


"Penasaran gak...?? Nyok ikutin Ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amey Fitriya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghindari Kinan 2

Menghindari Kinan 2

"Gimana ini ya, kalau beneran kinan sampai datang ke rumahku sore ini." gumam radit sambil ia bolak balik terus di ruangan kerjanya.

TILULIT.... TILULIT....."suara nada dering dari ponsel radit terdengar nayring dan berulang.

Di layar ponselnya tertera nama princess rara "memanggil".

"Hallo, ada apa ya sayangnya ayah? ko tumben banget sih nelfon." kata radit saat mengangkat sambungan telfonnya.

"Ayah! hari ini rara kan ada tugas dari sekolah, meneliti tumbuhan di kawasan hutan lindung, di daerah citra kasih. ayah bisakan nanti sore jemput rara kesini? soalnya bis yang rara dan teman-teman tumpangi, tiba-tiba mogok dan gak mau hidup lagi. jadi, pak guru menyuruh agar orangtua dari anak masing-masing buat menjemput kesini." papar rara masih di dalam sambungan teleponnya.

"Alhamdulillah, akhirnya aku punya cara agar bisa menghindari kinan lagi."batin radit senang.

"Ayah! bisakan nanti sore ayah jemput rara kesini?" teriak rara di sambungan teleponnya, sehingga membuat telinga radit berdengung.

"I..iiya sayang, bisa banget ko! tapi gak usah pake acara teriak-teriak segala kali, ayahkan gak tuli, Ra." balas radit terdengar kesal.

"Ya sudah maaf, yah! habisnya, tadi ayah rara ajakin ngomong malah diam aja sih, gak mau nyahut-nyahut." sahut rara memelas.

"Pokonya jam 5 sore ayah sudah ngejemput ke sini ya, Ok! dah ayah."kata rara sambil menutup sambungan teleponnya.

Setelah menerima sambungan telepon dari rara, radit pun segera bergegas menuju desa citra bayah. di karenakan saat itu waktu juga sudah menunjukan pukul 13;30 sore, dan perjalanan ke desa citra kasih memakan waktu dua jam perjalanan. makanya radit langsung buru-buru berangkat, soalnya takut rara nunggu kelamaan disana. kan kasihan anak wadon ku!

****

"Kayanya ini rumah pak radit deh? tapi aku coba tanya warga sekitar dulu deh, biar aku tambah yakin aja." gumam kinan saat ia sudah berada di depan sebuah rumah bercat hijau daun.

Namun sebelum kinan bertanya kepada warga sekitar rumah radit, seorang bapak tua sudah bertanya duluan kepadanya. sontak membuat dia langsung terkejut, soalnya tadi kinan sedang dalam fikiran yang melayang jauh.

"Cari siapa ya mbak"e, pasti cari mas radit ya?" tegur seorang bapak tua dengan logat jawanya.

"I..iya pak! saya memang lagi mencari pak radit! maaf ya pak, kalau boleh saya tahu pak raditnya kemana ya? soalnya rumahnya kelihatan sepi sekali, kaya gak ada siapa-siapa di dalamnya." balas kinan seraya tersenyum manis.

"Memang gak ada siapa-siapa di dalam mbak'e. soalnya mas radit mau jemput anaknya ke desa citra kasih. tadi mas radit juga telefon istri saya, katanya minta tolong suruh liatin dan nyalain lampu rumahnya, kalau waktu sudah malam. dikarenakan malam ini, mas radit gak pulang ke rumahnya. katanya mau nginep dulu di rumah kakanya." jelas pak nurdin, sosok bapak tua yang menyapa kinan tadi. sambil ia nyengir kuda, dengan menampakan deretan gusinya yang jarang sekali giginya alias ompong.

"Tapi benerkan pak, ini rumahnya pak Raditya Wiryawan pemilik garment PT. Prima Sakti."kata kinan ingin lebih memastikan lagi.

"Bener banget mbak'e. soalnya istri saya kan kerja dirumah pak radit setiap hari, membantu pak radit merawat dan mengurus rumahnya." balas pak nurdin menjelaskan.

"Oh gitu ya! kalau gitu, terimakasih banyak ya pak atas informasinya. saya permisi mau pulang dulu."pamit kinan seraya menampilkan ekspresi lemas dan langsung berlalu pergi.

"Mbak'e kalau memang penting sekali, lebih baik di telfon saja pak raditnya." teriak pak nurdin sehingga membuat kinan yang sudah berjalan cukup jauh kembali lagi ke sana.

"Hmm, bapaknya memang punya nomer pak radit?" tanya kinan antusias.

"Yang punya sih istri saya! tapi, kalau mbaknya mau saya bisa pintakan ke istri saya." jawab pak nurdin masih nyengir-nyengir aja.

"Boleh banget tuh pak!" sahut kinan senang.

"Ya sudah, hayo ikut ke rumah saya."ajak pak nurdin melangkah terlebih dahulu.

Kinan pun mulai mengikutinya dari belakang, untuk menuju ke rumah pak nurdin. sesampainya kinan di sebuah bangunan rumah sederhana, dengan berdindingkan tembok yang masih terlihat bata merah yang belum diplester, serta banyak lubang jendela yang belum di beri lapisan kaca, hanya ditutupi dengan lembaran anyaman dari bambu saja.

"Ini rumah bapak?"tanya kinan sambil menelisik keadaan di sekelilingnya.

"Iya mbak'e ini gubug saya! ya, walaupun masih terlihat acak-acakan, tapi kami semua nyaman ko tinggal disini."jawab pak nurdin.

"Ko aku jadi teringat sama ibuku ya." tak terasa air matanya pun mulai meluruh. lalu bagaimana keadaan ibuku sekarang ya? karena perjanjian ku dengan NYI Lasmini waktu itu, sampai saat ini aku belum bisa menemui ibuku lagi." batin kinan mulai menjerit-jerit menahan sakit.

Lalu kinan mulai menerawang jauh, teringat kejadian pada malam itu.

*****

Malam itu, dimana kinan baru saja tiba dan baru pertama kali menginjakan kakinya di kota. soalnya ia jauh-jauh dari kampungnya, ingin bekerja disana sebagai asisten rumah tangga. kinan akan bekerja, di perumahan komplek duri Kosasi, tempat dimana radit tinggal terdahulu bersama kamaya istri tercintanya.

Saat kinan baru saja tiba di perumahan itu, dia melihat ada sebuah rumah yang tengah di lahap si jago merah sebagiannya. tapi anehnya, tak ada satu orangpun yang mau memadamkan api di rumah tersebut. lalu di dalam rumah yang tengah terbakar itu, kinan melihat ada sosok wanita yang tengah terbakar bagian kepalanya, seraya dia menjerit-jerit meminta pertolongan.

"Tolong.... tolong saya..."teriakannya sungguh terdengar sangat menyayat hati.

Kinan pun segera berlari dan mencoba mencari bala bantuan. tapi sayangnya, malam itu tak ada satupun warga komplek yang keluar dari dalam rumahnya. padahal kan tetangga mereka sedang terkena musibah, rumahnya kebakaran. akhirnya kinan pun berusaha membantu sosok wanita yang tengah terbakar itu seorang diri.

"Tolong saya, bantu saya keluar dari sini. kalau kau mau membantu ku, aku akan mengabulkan semua permintaan mu."ujar lirih sosok wanita yang tengah terbakar di dalam sana.

"Apa! dia mau mengabulkan semua permintaan ku."batin kinan melonjak kegirangan.

"Cepat bantu aku, jangan kau melamun saja disitu! kalau kau mau menolongku, aku akan mengabulkan apapun yang kau minta. seperti wajahmu yang buruk rupa seperti itu, aku bisa menyembuhkan nya. bahkan aku bisa merubah dirimu menjadi semakin cantik. dan aku juga akan memberimu uang yang banyak." seloroh wanita yang terbakar tadi, yang ternyata hanya sosok kepala dengan organ tubuhnya saja.

"Benarkah apa yang kau ucapkan tadi? setelah aku menolong mu, kau akan mengabulkan nya?" tanyanya kembali karena ia belum yakin.

"Benar! maka dari itu, cepat kau tolong aku! karena waktu ku tak banyak."jawab sosok wanita kepala itu dengan suara seraknya.

"Terus apa yang harus aku lakukan untuk menolong mu?" tanyanya menelisik, karena kinan masih bingung bagaimana menolong sebuah kepala yang sedang tersulut api.

****

Bersambung......

1
Bhay angkara
lanjutannya mana
@sukahaluuu•••
Halo, izin mampir✋
Irkham Maulana
steak and rendang ari2 bayi ,,,hihihi
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
piah Hasan
salam manis kembali buat mas radit😍
Ririt Rustya Ningsih
gk ada lanjutan
Ririt Rustya Ningsih
bertempur lah
Uya Suryani
serem tpi seruuuu ..
d tggu lanjutan ny ..
Uya Suryani
pake sendal toko sebelah .. 🤣
Uya Suryani
seruuu
Uya Suryani
kirain udh ending .. ternyata masih bnyk cerita yg bikin merinding ..
🤭
Dewi Rengganis
lama thor
Tika Kartika
nexttt
Luce Bayak
hmmm,, apa jangan .. jangan ....🤔🤔
Sopian Hadi Irawan
masih berharap kamaya hidup kembali, gk rela kalau Radit jadi nya sama Kinan.
Sopian Hadi Irawan
yahh ternyata kamaya gk bisa hidup lagi
Sopian Hadi Irawan
kembalikan kamaya
Sopian Hadi Irawan
Cinta nya hanya untuk Kanaya.
Sopian Hadi Irawan
andai kemaya hidup kembali
Sopian Hadi Irawan
kerenn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!