NovelToon NovelToon
Istri Pengeran Ke -7 Yang Idiot

Istri Pengeran Ke -7 Yang Idiot

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Balas Dendam
Popularitas:26.8k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Sebagai anak dari selir rendahan, Xiu Ying Nona Ke-9 dari Kediaman Utama selalu hidup tertindas, pasrah, dan dianggap sebagai "sampah" oleh ayah serta saudara-saudaranya. Namun, sebuah insiden di kolam teratai mengubah segalanya. Xiu Ying yang terperosok ke dalam air dingin bangkit sebagai sosok yang sama sekali baru: dingin, cerdik, dan tak lagi sudi diinjak-injak.

Guna menyingkirkan Xiu Ying yang mulai sulit dikendalikan dan demi menyelamatkan putri-putri kesayangannya dari pernikahan politik yang merugikan, sang ayah dengan tega menikahkan Xiu Ying dengan Zhen Yu—Pangeran Ke-7 yang dituduh "idiot" dan kerap dijadikan bahan tertawaan di seluruh istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 34

****

Keesokan harinya, sinar matahari pagi menerobos celah-celah jendela ukir di kamar utama Istana Zhen. Udara dingin musim dingin masih terasa membeku di luar, namun di dalam peraduan, pendar arang kayu cendana memancarkan kehangatan yang nyaman.

Xiu Ying berdiri di depan cermin perunggu besar, mengancingkan gaun sutra marun berlapis bulu halus. Jemari lentiknya menyapu lembut leher mulusnya yang kembali dipenuhi bercak kemerahan—jejak permainan panas suaminya semalam yang seolah memiliki stamina tanpa batas bagaikan kuda liar.

Xiu Ying mendesah pelan, menyunggingkan senyum tipis bercampur lelah. "Pria itu benar-benar tidak mengenal kata cukup..."

BRAK!

Pintu kamar mendadak dibuka terburu-buru. Susu, dayang setianya, berlari masuk dengan napas tersengal-sengal dan wajah yang memerah karena antusias.

"Nyonya! Nyonya Besar!" teriak Susu setengah berbisik, lupa akan tata krama istana karena kabar luar biasa yang dibawanya.

Xiu Ying memutar tubuhnya, menaikkan satu alis cantiknya. "Ada apa, Susu? Mengapa kau berteriak pagi-pagi begini?"

Susu memegang dadanya, mencoba mengatur napas sebelum berbicara cepat. "Kabar dari Istana Utama, Nyonya! Semalam Kaisar Yang Mulia murka besar! Pangeran Ke-4... gelar Putra Mahkotanya telah dicopot secara resmi! Beliau dijatuhi hukuman pengasingan ke perbatasan selatan!"

Xiu Ying tertegun sejenak. "Pangeran Ke-4 dicopot?"

"Tidak hanya itu, Nyonya!" potong Susu antusias, matanya berbinar-binar. "Selir Xiu Mei juga dicopot dari seluruh status kebangsawanannya! Pengawal gempal yang disogoknya membongkar seluruh perbuatan tidak senonoh mereka di bawah pohon plum dan di atas ranjang kusam demi menyelundupkan racun itu! Janin di perutnya dihapus dari silsilah kekaisaran, dan dia dijebloskan ke penjara bawah tanah untuk menunggu eksekusi!"

Mendengar seluruh rentetan informasi itu, Xiu Ying terdiam seribu bahasa. Jemari halus yang tadinya hendak merapikan rambutnya membeku di udara. Ia memang berniat memanfaatkan racun dangkal Xiu Mei untuk memojokkan faksi Putra Mahkota di hadapan Ibu Suri, tetapi konsekuensi yang jatuh secepat dan sekejam ini sama sekali di luar perkiraannya.

"Pencopotan gelar secara mendadak... dan penghapusan silsilah secara langsung..." gumam Xiu Ying pelan.

"Mengapa Istriku tampak begitu terkejut?"

Suara berat, hangat, dan seksi bergema dari arah pintu. Pangeran Zhen Yu melangkah masuk dengan jubah biru mewahnya. Wajah tampannya memancarkan aura yang sangat berseri-seri, melangkah tegap dengan binar mata penuh kepuasan yang teramat kontras dengan raut tertegun Xiu Ying.

Zhen Yu memberi isyarat pelan pada Susu untuk keluar, lalu melangkah mendekati istrinya. Ia melingkarkan lengan kokohnya di pinggang ramping Xiu Ying dari belakang, menyandarkan dagunya di bahu mulus sang istri.

Xiu Ying memutar kepalanya, menatap suaminya dengan pandangan sebal. "Kau sudah tahu ini semua akan terjadi, bukan?"

Zhen Yu terkekeh rendah, suara beratnya menggetarkan dada tegapnya yang menempel pas di punggung Xiu Ying. Ia mencium pipi merona istrinya dengan gemas. "Tentu saja, Istriku. Bukankah ini skenario terbaik?"

Xiu Ying menepis pelan lengan suaminya, membalikkan badan dan melipat tangan di dada. "Zhen Yu! Kenapa kau tidak berdiskusi denganku terlebih dahulu?! Kau sengaja membiarkan Kasim Utama dan pengawal bergerak secepat itu semalam, kan?"

"Istriku sayang..." panggil Zhen Yu lembut, memajukan wajahnya dan menyunggingkan senyum miring yang sangat memikat. "Kau sudah berakting dengan sangat indah saat pura-pura pingsan di aula. Tugas suamimu ini hanyalah memastikan panggung yang kau buat berakhir dengan pembantaian mutlak bagi musuh-musuhmu. Lagipula... bukankah permainan di atas pembaringan kita semalam adalah bentuk perayaan atas kemenangan ini?"

Wajah Xiu Ying seketika memerah panas mengingat kejadian semalam. "Kau... selalu saja punya alasan untuk menghindar!"

Zhen Yu menggenggam erat kedua tangan halus Xiu Ying, menatap mata cantik istrinya dengan pendar dominasi dan rasa cinta yang dalam. "Pangeran Ke-4 akan diseret ke tanah pengasingan di perbatasan selatan siang ini. Sebelum serigala tua itu pergi... maukah kau ikut denganku memberikan salam perpisahan terakhir?"

Xiu Ying menatap mata pekat suaminya, lalu menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan arti. "Tentu saja. Aku tidak akan melewatkan pemandangan indah itu."

Jauh di bawah tanah kompleks Istana Utama, lorong penjara kekaisaran terasa begitu lembap, dingin, dan berbau karat besi. Pendar temaram obor di dinding batu memancarkan bayangan-bayangan panjang yang mencekam.

Di dalam sel tahanan khusus yang terisolasi, Pangeran Ke-4 terduduk lemas di atas tumpukan jerami basah. Jubah sutra mewahnya kini kotor berlumpur, mahkota emasnya telah dicopot, dan rantai besi tebal mengikat kedua pergelangan tangannya. Wajah tampannya pucat pasi, matanya merah memancarkan kekosongan dan keputusasaan yang mendalam.

Langkah kaki teratur bergema dari lorong utama.

TAP. TAP. TAP.

Pangeran Ke-4 mendongak lambat. Matanya terbelalak saat melihat dua sosok melangkah mendekati sel tahanannya.

Xiu Ying berjalan anggun di depan, dibalut jubah bulu serigala putih yang memancarkan keagungan murni. Namun, yang membuat jantung Pangeran Ke-4 seakan berhenti berdetak adalah sosok pria tegap yang melangkah di sampingnya.

Pangeran Zhen Yu berdiri tegap. Pria itu tidak lagi miringkan kepalanya, tidak lagi membawa mainan kayu konyol, dan tidak ada sedikit pun sisa raut wajah lugu atau idiot pada dirinya. Manik mata pekat Zhen Yu menatap Pangeran Ke-4 dengan aura pembunuh yang amat pekat, memancarkan dominasi murni seorang penguasa tertinggi dari kegelapan.

"K-Kalian..." cicit Pangeran Ke-4 dengan suara parau, merangkak mundur hingga punggungnya menabrak dinding batu yang dingin. Matanya melotot horor menatap Zhen Yu. "Kau... Pangeran Ke-7?!"

Zhen Yu berhenti tepat di depan jeruji besi. Ia menyilangkan dadanya, menatap Pangeran Ke-4 bagaikan menatap seekor serangga kecil yang menyedihkan.

"Mengapa kau begitu ketakutan, Kakak Ke-4?" buka Zhen Yu. Suaranya yang dalam, berat, dan dingin membeku laksana es di dasar telaga, menggetarkan seluruh isi sel tahanan. "Apakah kau tidak mengenali adikmu sendiri yang selama ini kau cemooh sebagai beban kerajaan?"

"T-Tidak... Ini tidak mungkin!" jerit Pangeran Ke-4 histeris, rantai besinya berdenting keras saat tangannya gemetaran hebat. "Kau... kau pura-pura bodoh selama ini?! Kau yang menghancurkan seluruh pasukanku di utara?!"

Xiu Ying melangkah maju satu garis, menyunggingkan senyum miring yang sarat akan kemenangan. "Bukan hanya menghancurkan pasukanmu, Pangeran Ke-4. Apakah kau benar-benar berpikir bahwa kelompok 'Serigala Merah' dan para pejabat korup di perbatasan itu tumbang karena kebetulan?"

Pangeran Ke-4 menatap pasangan di hadapannya dengan napas memburu, dadanya naik turun ditimpa kenyataan yang teramat pahit.

Zhen Yu mencondongkan tubuhnya sedikit ke depan, mendekatkan wajah tampannya ke celah jeruji besi. Pendar mata pekatnya kilat membunuh yang membuat bulu kuduk Pangeran Ke-4 berdiri.

"Kau selalu penasaran siapa sosok 'Mawar Hitam' yang memimpin Jaringan Bayangan Mistik, bukan?" bisik Zhen Yu parau dan dingin. "Pria idiot yang kau anggap sampah ini... adalah Penguasa Bayangan yang memegang seluruh nyawamu sejak awal."

BUM!

Pernyataan Zhen Yu bagaikan petir yang menghantam persendian Pangeran Ke-4 hingga runtuh sepenuhnya!

"J-Jaringan Bayangan... Mistik?!" teriak Pangeran Ke-4 melengking, air mata ketakutan dan penyesalan mendalam seketika menetes membasahi wajah kotornya. "K-Kau... kalian berdua adalah iblis!"

Xiu Ying memutar tubuhnya perlahan, menatap Pangeran Ke-4 dari balik bahunya dengan pandangan merendahkan.

"Selamat jalan menuju pengasingan di perbatasan selatan, Pangeran Ke-4," ujar Xiu Ying halus namun menusuk tulang. "Nikmatilah sisa hidupmu di dalam lumpur penderitaan, sementara kami mengambil alih panggung tertinggi Kekaisaran ini."

Zhen Yu merengkuh pinggang ramping Xiu Ying, menarik istrinya rapat dalam pelukan hangatnya di hadapan pria yang dulu begitu berambisi memiliki Xiu Ying.

"Ayo pergi, Istriku," bisik Zhen Yu lembut dengan pendar cinta yang membara. "Tempat ini terlalu kotor untuk Putri Dermawan Agungku."

Jeritan histeris, raungan kekalahan, dan tangisan penyesalan Pangeran Ke-4 bergema nyaring di sepanjang lorong penjara bawah tanah, saat pasangan penguasa Istana Ke-7 melangkah keluar menuju fajar baru kejayaan mereka.

(Bersambung)

1
Arix Zhufa
awal nya cerita nya sangat bagus, tetapi makin kesini bnyk adegan ranjang nya. Maaf sampe disini aja thor sy ikuti. Terima kasih 🙏
reaaannaaa
ceritanya bagus tpi jujur mulai bosen
gini2 terus jadi gua skip🙏
Arix Zhufa
ikut tegang
Quinza Azalea
next thor💪
Quinza Azalea
bagus
Pa Muhsid
ini bab husus nina ninu gak ada yang laen bener bener otor🙈
Heresnanaa_: eheee🤭🫣
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Adi Sudiro
pasangan laknat ngak kamar apa🤭🤭🤭
Adi Sudiro
kalau piring perak jatuh itu cuma penyok kalau kena benda keras ya? masak pecah 🤭🤭🤭🤭 harap koreksi Thor..
Arix Zhufa
thor aku kok bingung, pangeran ke 7 terkenal ideot tp ibu suri,kaisar & para pejabat kok tidak ada yg kaget setelah tau klo ternyata pura2
merry
jgn ada selir loh pangeran jdiin istri mu satu satu permaisuri utama ddlm Kekaisaran mu
Kusii Yaati
kalau ada pengawal bayangan, kenapa bisa lalai, untung tidak terjadi apa" sama kandungan xiu Ying
Kusii Yaati
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Arix Zhufa
akhirnya hamil juga....semoga kedua nya sehat
Arix Zhufa
ikut tegang
Kusii Yaati
ya ampun Zhen yu nggak sabaran banget,belah duren dalam kereta 🤭...yang sabar ya pak kusir abaikan saja suara" mistis itu😂
Yue Li MZy
wah sungguh sandiwara yg bagus pangeran,tentu terhadap istrimu tidak mempan ?🤨 semoga sampai ending ya KA uthor
merry
itu gmn main sexgus 2 dibawah kung kung putra mahkota🤭🤭🤭🤭🤔🤔🤔🤔🤔
Arix Zhufa
Bukti pembunuhan pangeran ke 7 belum diserahkan thor
yumin kwan
lah.... si jendral meng ke mana? bukannya mau dijadikan saksi utk menjatuhkan pangeran 4??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!