NovelToon NovelToon
Terjebak Di Sarang Serigala

Terjebak Di Sarang Serigala

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:61.5k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

kisah seorang anak yang bernama Nina yang tinggal di desa dan bertahun-tahun di tinggal ayahnya, kemudian saat beranjak dewasa , ia di ambil kembali dan di paksa menikah untuk menggantikan saudara tirinya dengan laki-laki kejam seperti serigala.


yuk.. ikuti kisahnya... , akankah Nina bisa bertahan hidup di sarang serigala yang isinya manusia kejam berhati iblis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Nina melangkah keluar dari pelataran penthouse menuju tepi jalan utama. Ia sengaja memesan mobil online lewat aplikasinya, membiarkan angin pagi menerpa jilbabnya yang rapi.

Sikap dingin Jafar yang melarangnya menggunakan fasilitas mobil mewah atau pengawal pribadi sebenarnya merupakan bentuk perlindungan yang sangat masuk akal. Keluarga besar Jafar, sebuah pengusaha berdarah dingin yang penuh intrik politik, apalagi melihat latar belakang NIna yang hanya berasal dari desa, semuanya pasti akan menghina Nina , dan akan dilarang keras masuk kedalam lingkaran keluarga itu ... Dan pastinya akan menjadikan Nina incaran utama jika tahu gadis desa itu telah dinikahi secara siri oleh sang ahli waris tunggal. Belum lagi jika Faris dan Anggun mengendus kabar ini, seandainya tahu Jafar memberikan fasilitas mewah pada Nina , keluarga kacau itu pasti akan memanfaatkan status Nina untuk memeras dan mencari kelemahan Jafar. Bagi Jafar, menyembunyikan identitas Nina adalah cara paling aman untuk menjaga agar permainannya tetap terkendali.

Sementara itu, di rumah Faris, guncangan besar kembali meledak tepat pukul Tujuh pagi saat Fariz sedang menikmati secangkir kopi setelah sarapan.

TING!...

Sebuah pesan anonim masuk ke dalam ponsel pribadi Faris. Tangan Faris yang sedang memegang cangkir kopi membeku seketika saat membuka lampiran pesan tersebut. Sepasang matanya membelalak sempurna, diiringi napas yang mendadak memburu parah.

Di layar ponselnya, terpampang jelas rekaman video kompromi Hazel yang sedang mabuk berat di ruang VIP klub malam bersama Nick dan M.R, lengkap dengan salinan dokumen surat pengakuan utang bernilai puluhan miliar yang dijaminkan atas seluruh sisa properti dan tanah milik Anggun.

"ANAK KURANG AJAR, TIDAK BERGUNA!" amuk Faris dengan suara menggelegar, membanting cangkir porselennya ke lantai hingga hancur berkeping-keping.

"Faris! Ada apa lagi?!" jerit Anggun terperanjat dari ruang tengah, berlari mendekat dengan wajah sembap dan pucat.

"Lihat ulah anak gadis kesayanganmu!" teriak Faris sembari melemparkan ponselnya tepat ke dada Anggun. "Dia menggadaikan sisa rumah dan tanahmu cuma demi mabuk-mabukan di klub malam! Dia menjual sisa harta kita, Anggun!"

Anggun membaca dokumen di layar ponsel itu dengan tangan gemetar hebat. "N-nggak... Nggak mungkin Hazel seberani ini... Hazel..."

"Mana anak bodoh itu sekarang?!" bentak Faris sembari melangkah lebar menuju kamar Hazel di lantai atas.

Brakkkk...

Ia menendang pintu kamar Hazel hingga terbuka lebar. "HAZEL! KELUAR KAMU!"

Namun, kamar mewah itu sudah kosong melompong. Tidak ada tanda-tanda kehidupan di sana. Kamar Hazel sudah rapi karena sudah di bersihkan oleh pelayan.

Hazel rupanya sudah sadar dari pengaruh obat sejak subuh tadi. Setelah menyadari dokumen gila yang ia tanda tangani dalam keadaan mabuk, rasa panik luar biasa membuat gadis manja itu tidak jadi pulang ke rumah lalu melarikan diri entah ke mana sebelum orang tuanya menyadari kebodohannya... Bahkan cek yang ia terima tadi malam, nominalnya bukan 50 milyar, melainkan 5 milyar.

Faris mencengkeram kusen pintu kamar Hazel, matanya merah padam diliputi amarah dan rasa frustrasi yang memuncak. Keluarga yang dulu ia bangga-banggakan kini benar-benar telah menjadi puing-puing reruntuhan.

Di dalam mobil online yang sedang melaju menuju kampus, ponsel Nina bergetar pelan. Sebuah notifikasi pesan singkat dari Tania muncul di layar.

‘'Surat utang Hazel sudah terkirim ke Faris. Hazel resmi melarikan diri karena ketakutan.’'

Nina menatap pemandangan kota di luar jendela mobilnya, lalu menyunggingkan senyum tipis yang amat dingin.

“Berlarilah sejauh yang kamu bisa, Hazel,” batin Nina sembari meraba Black Card di dalam saku gamisnya. “Sebab makin jauh kamu berlari, makin cepat jebakan berikutnya akan mencengkeram lehermu".

Mobil online yang ditumpangi Nina akhirnya berhenti tepat di area parkir depan kampus. Begitu menjejakkan kaki di pelataran kampus yang ramai, hal pertama yang ada di pikiran Nina bukanlah materi kuliah, melainkan perutnya yang sudah meronta-ronta sejak dari penthouse.

"Salad daun tanpa nasi tadi benar-benar cuma lewat di tenggorokan," gumam Nina sambil memegangi perutnya.

Tanpa membuang waktu, Nina melangkah cepat menuju kantin utama. Bau harum kuah kaldu yang gurih, taburan kerupuk, dan kecap manis langsung menyapa indra penciumannya. Mata Nina berbinar bagai menemukan surga dunia. Ia memesan semangkuk penuh bubur ayam lengkap dengan sate usus, ati dan telur puyuh sarapan nyata khas Indonesia yang sangat ia rindukan.

Nina memilih tempat duduk di sudut lantai dua kantin yang teduh dan menghadap langsung ke arah pelataran parkir utama. Baru saja ia hendak menyuapkan sendok pertama ke dalam mulutnya...

Brummm!

Suara derum mesin mobil yang berhenti mendadak di area parkir menyita perhatian Nina. Dari balik kaca jendela lantai dua, Nina menyipitkan mata. Sebuah mobil sedan hitam yang sangat ia kenali berhenti sembarangan di luar garis parkir.

Pintu mobil terbuka kasar, dan sosok Faris keluar dari sana.

Wajah ayahnya itu merah padam, langkah kakinya menyentuh aspal dengan penuh amarah yang meledak-ledak.

Brakkkk ...

Faris menghempaskan pintu mobilnya hingga membentur keras, lalu melangkah lebar menembus kerumunan mahasiswa yang berlalu-lalang menuju gedung Fakultas Bisnis, gedung tempat Hazel berkuliah.

Nina terkekeh pelan di balik mangkuknya. "Wah... pertunjukan spektakuler babak berikutnya sudah dimulai."

Dengan sigap dan penuh semangat, Nina memacu kecepatan makannya. Ia menghabiskan sisa bubur ayamnya dalam beberapa suapan cepat, meminum teh manis panasnya hingga kandas, lalu merapikan jilbabnya. Pertunjukan gratis dari seorang Faris yang sedang kalap sama sekali tak boleh terlewatkan.

Nina melangkah santai menuju lantai tiga gedung Fakultas Bisnis, bersandar di balkon lorong utama yang mengarah langsung ke depan ruang kelas Hazel. Dari kejauhan, ia melihat Faris sudah sampai di sana dengan napas memburu dan mata melotot.

BRAK!...

Faris mendorong pintu kelas yang sedang menyelenggarakan perkuliahan hingga menabrak dinding. Suara benturan itu membuat dosen dan puluhan mahasiswa di dalamnya terperanjat kaget.

"HAZEL!" bentak Faris dengan suara menggelegar tanpa memedulikan etika kampus. "MANA HAZEL?!"

Dosen yang berada di depan kelas langsung berdiri dengan raut wajah tersinggung. "Maaf, Pak! Ini area kampus dan perkuliahan sedang berlangsung! Tolong jaga sopan santun Anda!"

Namun Faris sudah hilang akal sehatnya. Ia melangkah lebar mendekati deretan kursi mahasiswa di baris depan, tempat lingkar pertemanan Hazel yang biasanya berkumpul mengenakan barang-barang bermerek.

Mata Faris menyapu ruangan, namun kursi paling pojok favorit Hazel kosong melompong.

"Dimana Hazel?!" Faris mencengkeram tepi meja salah satu teman geng Hazel dengan mata berurat merah. "Kalian kan teman-temannya?! Katakan padaku, ke mana anak tidak berguna itu kabur?!"

Gadis yang mejanya dicengkeram Faris mendadak pucat dan gemetar ketakutan. "K-kami tidak tahu, Om! Sejak semalam Hazel tidak ada kabar! Di grup WhatsApp juga dia keluar!"

"Bohong!" sembur Faris histeris. "Kalian pasti menyembunyikan dia! Anak itu sudah menjual rumah dan semua aset keluarga kami!"

Bisik-bisik langsung merebak di antara para mahasiswa di dalam kelas maupun mereka yang menonton dari luar lorong. Nama baik Hazel dan keluarga Faris yang selama ini dipamerkan sebagai kaum elite kaya raya hancur lebur dalam hitungan detik di hadapan seluruh mahasiswa.

Dari balkon , Nina menonton adegan itu dengan menyilangkan tangan di dada. Senyum dingin terukir sangat indah di bibirnya yang merona.

“Bagus, Ayah... teruslah mengamuk di depan publik,” batin Nina penuh muslihat. “Biarkan semua orang tahu betapa rendahnya keluarga yang dulu kau banggakan di atas penderitaan Ibuku.”

1
Sri Supriatin
Juhuuuu saya mau mudik ah, di undang ngk yah🤭🤭🤭🤭
@Mita🥰
habis Nina nanti pernikahan martha🤭🤭
@Mita🥰
Alhamdulillah akhirnya Tante Miska taubat
Sri Supriatin
Semoga lancar paman Juan n tante Miska hubungannya ke pelaminan 💪💪💪💪
Ani Sulastri
akhirnya Miska bertaubat juga dan paman Juan membuka hati untuk Miska , jd ikut senang 🥰🥰 akhir nya semua menemukan kedamaian dan kebahagian masing²
@Mita🥰
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sri Supriatin
Tks upnya thor 😍😍😍😍
Ani Sulastri
seneng banget jadi Nina di cintai dan di sayangi serta di manja dengan ugal²an sama Jafar 🥰🥰 .. kalau masih ada stok laki² seperti jafar sisain buat aku Thor 😂😂😂
Ani Sulastri: 😂😂 BS aja 🤭🤭
total 2 replies
@Mita🥰
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sri Supriatin
Jd g sabar nunggu bedrestnya Nina... Kita2 diundang g yah🤣🤣🤣tks upnya thor 💪💪💪
@Mita🥰
semoga Nina bisa menghadiri acara pernikahan taniza 🥰🥰🥰
Sri Supriatin
Terimakaasih upnya thor n sehaat selalu🙏🙏🙏
Susi C
terimakasih udh up tho🙏...tetap semangat💪 krn kami selalu menunggu kelanjutan ceritanya..
🥰🥰m4r1n4.sg🙏🏻🙏🏻🙏🏻: terimakasih, maaf telat up, lagi sibuk ☺️☺️☺️
total 1 replies
@Mita🥰
wih semoga nanti Nina bisa hadir di pernikahan taniza .....buat kejutan
@Mita🥰
Tania kamu lama gak nongol eh gimana kabarnya taniza ya apa udah merrid sama bang Diaz
@Mita🥰
semoga Martha bisa benar benar berubah
Sri Supriatin
Mana ada cilok di restourant, sy kalau mudik ke Bogor beli di pinggir jalan... Juga combro🤣🤣🤣🤣
suti markonah
tlg di usaha'in nina bisa dtg ke pernikahan taniza dong thor🙏 biar jafar dan keluarga tahu pemandangan di desa tmpt nina di lahirkan pula..kan pd punya jet kan
suti markonah: yo ke pye carane lah thor🙏🙏pake heli jg boleh, mendarat neng kebonku jg boleh🤭..soale cukup luas, tp ojo lali ngasih duit parkir yo😁😁😁
total 2 replies
🥰🥰m4r1n4.sg🙏🏻🙏🏻🙏🏻
terimakasih semuanya 🙏 sehat selalu 🥰
@Mita🥰
nyonya Robert lagi mode pasrah 🫣🫣🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!