NovelToon NovelToon
Beel

Beel

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Balas Dendam / Bad Boy
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Beel adalah seorang siswa yang tenang dan santai.

Namun di balik sifat tenang dan santai nya ,Beel adalah seorang yang misterius dan tak terbaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 - Babak baru

Lantai 20 menjadi arena pertarungan 2 melawan 2.. Arthur dan Vee melakukan kerjasama yang kompak menghadapi 2 petinggi yang menghalangi mereka.

Kedua petinggi itu mulai terpojok dengan apa yang Arthur dan Vee lakukan,tanpa celah dan tanpa ampun.

Seorang petinggi yang tubuhnya terseret hingga membentur ke dinding, mencoba berdiri

"sial.. siapa kalian?" ujar salah satu petinggi sambil mengusap darah di bibirnya.

Arthur menatap petinggi itu,

"tidak perlu tahu siapa kami, kalian hanya perlu diam dan nikmati sel penjara" jelas Arthur yang langsung mengayunkan sebuah kayu ke arah kepala petinggi itu hingga sang petinggi itu tergeletak tak sadarkan diri.

Sementara Vee berhasil mengikat kedua tangan petinggi yang satunya lagi dengan sebuah tali pengikat,

"diam-diam kalian disini, polisi akan datang sebentar lagi.." jelas Vee dengan pembicaraan yang santai.

Lalu Vee berdiri dan menatap Arthur

"kita turun sekarang?" tanya Vee yang dibalas oleh anggukan Arthur.

Lalu kemudian mereka berdua berjalan untuk keluar gedung tersebut dengan beberapa surat perjanjian yang di pegang.

Di lantai paling bawa tepatnya di sisi timur,

Josh berhasil menumbangkan seorang petinggi berbadan besar hingga tak sadarkan diri, lalu Josh menatap Beel yang bersama dengan Monic

"tidak apa-apa kan?" tanya Josh.

Monic hanya terdiam, dirinya tidak mengenal siapa Josh.

Beel mengangguk dan terus kepada Josh.

Josh lalu berjalan lalu sedikit berhenti.

"kurasa area pintu belakang terdengar suara yang lebih ramai.." jelas Josh.

"apa kita akan kesana bersama?" tanya Josh pada Beel dan Monic tanpa menoleh kepada keduanya.

Beel pun berdiri, begitupun Monic.

"tentu saja..kami juga masih memiliki adrenalin" jelas Beel lalu berjalan mengikuti Josh.

Sementara Monic yang masih bingung mau tidak mau mengikuti Beel juga dibelakangnya.

Di bawah tanah sebuah basement parkiran.

Rino dan 2 pengawalnya menuju mobil mereka yang sudah di siapkan anggota geng di basement.

Kemudian Rino dan pengawalnya pun pergi dari gedung tersebut tanpa mengetahui apa yang terjadi di dalam gedung tersebut.

Di bagian belakang gedung.

Lee dan Sekar terlihat kelelahan melawan puluhan anggota geng disana.

Dari belakang Lee terlihat seorang anggota geng menyerangnya.

Sekar pun memperingati nya,

"Lee belakangmu!!" teriak Sekar.

Anggota geng itu pun terlihat sudah menyerang dengan menimpakan sebuah batu ke arah belakang kepala Lee.

Namun belum sampai batu tersebut sampai di kepala Lee, sebuah tendangan mengarah ke dada anggota geng itu.

Seorang yang menendang itu adalah Beel, anggota geng itu pun terpental terjatuh ke tanah,

"hampir saja seseorang masuk rumah sakit.." ujar Beel berdiri di belakang Lee.

Lee pun sedikit terkejut,

"ternyata kau berhasil mengalahkan mereka yang ada di tempatmu ya" gumam Lee.

"itu sangat luar biasa untuk seorang anak kelas 10.." tambah Lee.

Beel hanya tersenyum tipis.

Sementara di tempat Sekar.

Monic membantu Sekar menghadapi para anggota geng yang mengeroyok Sekar.

"untung saja kami tepat waktu.." ujar Monic yang memunggungi Sekar.

Sekar lalu membersihkan debu di celananya,

"benar untung kalian tepat waktu.." balas Sekar.

Lalu Sekar menatap para anggota geng yang tersisa,

"karena kalau tidak mereka semua akan mati saat ini" sambung Sekar.

Kemudian Monic dan Sekar secara bersamaan menyerang mereka semua.

Sementara Josh melihat Beel dan rekannya dari sebuah jendela, lalu dengan alat transmisinya Josh bertanya,

"Arthur..Vee..kalian sudah selesai?" tanya Josh.

Tak lama balasan di transmisi terdengar,

"kami sudah menuju ke lantai bawah melalui tangga darurat.." jawab Vee.

Lalu sebuah suara muncul juga di transmisi itu,

"kalau sudah selesai keluar dari gedung dan kembali ke mobil, polisi akan segera datang.." jelas Lisa melalui transmisi.

"bagaimana dengan Beel dan yang lain?" tanya Arthur.

"Beel bilang Spider harus keluar lebih dulu sebelum terlihat oleh polisi.." jelas Josh.

Mendengar itu Arthur dan Vee mempercepat langkahnya untuk keluar dari gedung.

Di jalan raya,

Evan mengendarai mobilnya untuk menuju ke pintu markas gedung tersebut, menjemput 4 anggota Spider yang berada di markas geng Audas.

Setelah beberapa saat di bagian belakang gedung seluruh anggota pun sudah berhasil di kalahkan Lee dan Sekar yang dibantu Beel dan Monic.

Tak berapa lama Aldo dan Derry keluar ke pintu belakang berlari dengan terengah-engah, wajah keduanya terlihat seperti habis berkelahi.

Lee melihat Aldo dan Derry,

"kalian bertemu seseorang yang merepotkan juga?" tanya Lee sambil duduk beristirahat di sebuah kotak kayu.

Aldo pun menarik nafasnya

"ya cukup merepotkan.." jawab Aldo.

"kami bahkan hampir tidak bisa turun kesini" tambah Derry menjawab.

Kemudian saat mereka berbicara di bagian belakang, pintu belakang gedung itu pun terbuka.

Rob terlihat keluar dari dalam gedung dan berjalan ke arah guru Lee bersama yang lain,

"polisi terlihat sudah tiba di area depan gedung" jelas Rob.

Lalu suara sirine kepolisian terdengar, seperti beberapa mobil sudah berada di depan gedung.

Lee lalu memberi perintah,

"oke..jika kalian tidak ingin repot-repot menjadi saksi pergilah dari sini" ujar Lee.

Kemudian Lee menatap Rob,

"tapi tidak untukmu..kau tetap bersama saya dan Sekar disini" jelas Lee pada Rob.

"kesaksianmu sangat dibutuhkan mengenai para anggota geng Audas ini" sambung Sekar.

Rob pun menganggukkan kepalanya yang menandakan dia setuju.

Lalu Beel, Monic, Aldo dan Derry lalu pergi dari belakang gedung dan keluar dari area markas dengan cara memanjat pagar.

Ditempat lain para anggota Spider sudah berada di mobil yang telah melaju menuju ke basecamp mereka.

Di dalam gedung itu para polisi menyisir setiap area gedung dan mengamankan para anggota geng yang di dalam gedung, hingga beberapa dari mereka sampai di belakang gedung yang dimana Lee, Sekar dan Rob berada.

"angkat tangan kalian bertiga!!" perintah salah satu polisi yang melihat ketiganya.

Lee, Sekar dan Rob pun mengikuti perintah para polisi.

Misi berhasil untuk anggota Spider dan anggota teman-teman sekolah Beel.

Sekarang babak baru baru saja dimulai di kota Metrolis.

1
dinda ayugunawan
lagiiiiiii dongg
dinda ayugunawan
Ciieeeeeeeeeeee😍😍😍😍😍
dinda ayugunawan
terus nanti seminggu kedepan Beel gak ketemu sama christi?
dinda ayugunawan
waaa serrruuu bangeett, lanjut lagi thorrrrrr
dinda ayugunawan
update lagiiiiiii
dinda ayugunawan
udah mulai kompak
dinda ayugunawan
makasih author sayangku,, update lagi yaaahh love youu author😍😍😍
dinda ayugunawan
seru bangeeetttt, cerita yg mengisahkan kehidupan anak sekolah terutama Beel, ada tawuran, percintaan, Komedi, seruuuu bangett 🥰😘
dinda ayugunawan
jangan lama" update nya yaa😍
dinda ayugunawan
wkwkwkwkkwkw
dinda ayugunawan
wuiiiiiihhh,, spider gak ikut??
dinda ayugunawan
wkwkwkwk
dinda ayugunawan
aaawwww harus selalu manisssss yaaaa gaboleh cuek dingin sama christi 😍
dinda ayugunawan
iya sayangg🤭
dinda ayugunawan
seru juga, tapi aku membacanya terasa sekedipan mataaaaaa
dinda ayugunawan
panjangin donggggg
dinda ayugunawan
lagiii dong
dinda ayugunawan
wahh dicolong baksoonya -_- suka bilanggg bangggg -_-
dinda ayugunawan
waaaaaaa ciuuuusssss aciiikkkkkkkkk
dinda ayugunawan
8 fairness?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!