Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
progres yang sangat cepat
Melihat progres yang terlalu cepat aku pun meminta pak Akbar untuk menghubungi aku ketika masuk finishing tepat ketika aku disana.
"pak hubungi saya kalau sudah masuk finishing biar saya bisa hubungi pengrajin kayu untuk buat meja kursi sama lemarinya pak"kata aku ke pak Akbar sambil lihat beliau
"baik bos aku saya hubungi ketika masuk openingan biar pengrajin kayunya punya waktu kalau yang buat kusen kan sudah bos hubungi"kata pak Akbar ke aku sambil lihat aku
"oke kalau gitu saya kesini hanya menyampaikan itu saja"kata aku ke pak Akbar sambil lihat beliau
setelah menyampaikan itu aku kembali ke kantor namun sebelum sampai aku kembali melihat time schedule dan ini sangat cepat progresnya bahkan kerja mereka sangat gak di duga.
Keesokan harinya atau satu hari setelah bilang untuk menghubungi pas masuk finishing pak Akbar menghubungi aku.
'bos disini sudah masuk openingan jadi bos bisa menghubungi pengrajin kayu untuk meja kursi dan lemari 'kata pak Akbar ke aku di telepon
'oke pak makasih infonya'kata aku ke pak Akbar di telepon
'sama sama bos'kata pak Akbar ke aku di telepon
setelah mendapat informasi dari pak Akbar aku langsung menghubungi bos pengrajin kayu.
'halo pak'kata aku ke bos pengrajin kayu di telepon
'halo bos ada apa'kata bos pengrajin kayu ke aku di telepon
'pengerjaan meja kursi dan lemari sudah bisa di kerjakan sekarang pak'kata aku ke bos pengrajin kayu di telepon
'oke bos akan saya minta anak buah saya mengerjakannya'kata bos pengrajin kayu ke aku di telepon
'sip yaudah silahkan di lanjut'kata aku ke bos pengrajin kayu di telepon
setelah menelpon aku hanya tersenyum karena tinggal menunggu kalau sudah selesai. Dari semua progres aku terfokus di pekerjaan interior
'hmm ini pekerjaan baru saja mulai dan sudah masuk di interior apa karena yang aku kasih fasilitas seperti yang di bilang sistem'bergumam dalam hati
'sepertinya aku harus manggil keuangan buat itung itungan'bergumam ku lagi dalam hati
aku langsung manggil Yoni buat minta tolong panggil bagian keuangan. Begitu bagian keuangan datang barulah aku membahas.
"gimana itung itungan kita?"tanya aku ke bagian keuangan sambil lihat bagian keuangan
"bos mau menambahkan bonus biar mereka makin terpacu atau gimana?"tanya balik bagian keuangan ke aku sambil lihat aku
"hmm ide bagus tapi kita buat setelah meja kursi dan lemari jadi"jawab aku ke bagian keuangan sambil lihat bagian keuangan
"oke bos berarti sesuai progres bos"kata bagian keuangan ke aku sambil lihat aku
"iya gimana menurut anda?"tanya aku ke bagian keuangan sambil lihat bagian keuangan
"oke bos pasti mereka gak nyangka bos"jawab bagian keuangan ke aku sambil lihat aku
"benar itu yaudah sekarang kembalilah"kata aku ke bagian keuangan sambil lihat bagian keuangan
"baik bos"kata bagian keuangan ke aku sambil lihat aku
aku langsung fokus ke pengecekan area progres dan benar saja kecepatan kerja mereka sangat kelihatan. Karena setiap hari aku terlalu fokus ke progres sampai gak terasa masuk ke area gajian, Jumat siang aku pun panggil bagian keuangan.
"iya bos ada apa?"tanya bagian keuangan ke aku sambil lihat aku
"sore ini cairkan gajian mereka karena progres meja kursi lemari dalam pengecatan"jawab aku ke bagian keuangan sambil lihat bagian keuangan
"siap bos akan langsung saya laksanakan paling jam 3 sudah cair bos"kata bagian keuangan ke aku sambil lihat aku
"top oke langsung siapkan pencairan"kata aku ke bagian keuangan sambil lihat bagian keuangan
"baik bos langsung di laksanakan"kata bagian keuangan ke aku sambil lihat aku
bagian keuangan pun langsung mencairkan gajian mereka sesuai perintahku selain itu ketika aku bahas gajian tukang hpku bunyi terus ternyata wa Fadil.
'bro ikut proyek Jember gak mumpung ada dua bagian nih'chat Fadil ke aku di wa
'gas bro tapi gue fokus disini dulu tinggal tahap finishing'balas chat aku ke Fadil di wa
'oke bro kalau udah beres kabari'balas chat Fadil ke aku di wa
'siap bro'balas chat aku ke Fadil di wa
setelah balas wa Fadil aku nanya ke sistem tentang peluang ini
'menurut sistem gimana apa peluang ini bisa membuat aku di banggakan oleh nenek dari almarhumah ibu'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'bisa tuan bahkan tuan juga bisa membersihkan nama baik ayah anda tuan yang sudah di rusak oleh Bu Lik ayah anda'kata sistem arsitek di otakku
'hmm menarik paling satu Minggu lagi kelar kita bisa memberikan kejutan ke mereka'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'tapi anda harus berhati-hati sama keluarga ayah anda tuan'kata sistem arsitek di otakku
'terima kasih atas peringatannya sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
habis bicara dengan sistem arsitek aku mulai melihat respon dari para tukang dan sepertinya aman saja ya walau ada yang kaget tapi itu sudah biasa buat yang sudah paham tentang aku sebagai bosnya.
Menjelang pulang pesan dari pak Akbar dan aku tersenyum.
'bos orang kusen aluminium sudah datang dan sudah mengerjakan sebagiannya hari ini pada rata lembur semua mereka sepertinya senang di bagikan gaji di hari kantor full kerja'chat pak Akbar ke aku di wa
'oke makasih pak informasinya meja sama lemari dan kursi datang catat nama mereka dan bilang untuk mandor dia akan jadi mandor tetap dan tukang sama kernet pun sama'balas chat aku ke pak Akbar di wa
'siap bos apa ada proyek lagi'balas chat pak Akbar ke aku di wa
'ya ada tapi agak jauh di Jawa Timur nanti anda akan di bantu oleh ayahku'balas chat aku ke pak Akbar di wa
'bos besar ikut bos'balas chat pak Akbar ke aku di wa
'ikut entar ngebantu yang mau di ajarin'balas chat aku ke pak Akbar di wa
'oke bos informasinya 'balas chat pak Akbar ke aku di wa
setelah membalas wa pak Akbar aku langsung balik ke rumah dan di rumah aku langsung mandi dan tiduran sambil menunggu makan malam siap. Malamnya setelah makan malam siap aku sama bunda ayah dan adek langsung makan. Aku masih diem belum berbicara apapun ke ayah karena ini masih proses dan fokus ku sedang terbagi dua antara proyek sekolah dan next proyek di Jember