NovelToon NovelToon
Suami Rahasiaku Sang Aktor

Suami Rahasiaku Sang Aktor

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Identitas Tersembunyi
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: avy sulas

Oca dipaksa menikah dengan pria asing di depan altar—demi memenuhi wasiat sang kakek yang tak bisa ia menolak. dan yang tak terduga, suaminya adalah seorang aktor terkenal yang harus disembunyikan rapat-rapat dari dunia, termasuk dari sahabat-sahabatnya sendiri.

Belum sempat ia membiasakan diri dengan kehidupan barunya, datang seseorang yang perlahan mengisi ruang kosong di hatinya—ruang yang sengaja ditinggalkan oleh suaminya sendiri. Oca pun membuka hati, tanpa pernah menyangka ada yang luput dari pandangannya.

Kini ia terjebak di antara dua hati: satu yang seharusnya ia cintai karena status, dan satu lagi yang ia pilih sendiri karena rasa.

Tapi siapa sangka, tak semua yang terlihat tulus benar-benar seperti itu.

Siapakah yang berhak atas hati Oca? 💍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon avy sulas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terima Kasih, Anthony

Di dalam kelas, hampir semua siswa sibuk membuka buku masing-masing. Ujian kelulusan yang tinggal hitungan minggu membuat suasana kelas jauh lebih serius. Tapi meski begitu, tidak semua benar-benar belajar. Murid laki-laki di bangku belakang justru asyik mabar sambil sesekali tertawa keras.

Di dekat jendela, Oca duduk bersama Andira dan Kinan. Sejak tadi Andira hanya membolak-balikkan buku didepannya tanpa berniat membacanya hal itu membuat Oca bingung.

"Napa lo? Keliatan loyo banget."

Kinan yang sedang asyik makan batagor ikut menoleh ke arah Andira.

"Tau nih, dari tadi bengong mulu. Jangan bilang lo kerasukan sebelum ujian."

Andira mendengus pelan sambil menutup bukunya. Tanpa permisi, tangannya langsung menyambar satu tusuk batagor milik Kinan dan melahapnya.

"Bryan sakit."

Kinan langsung melotot.

"WOI! Batagor gue!"

Andira tetap mengunyah santai seolah tidak merasa bersalah sedikit pun.

"Gue lagi sedih, Kin."

"Lah, terus batagor gue yang jadi korban?" Kinan langsung menarik kembali kotak batagornya menjauh. "Sedih mah sedih aja, jangan sekalian ngerampok."

Andira hanya mengembuskan napas pelan.

"Gimana nggak kepikiran, ya. Semalam dia ngabarin katanya demam, bilangnya sih cuma kecapekan gara-gara tugas kampus, tapi tetap aja gue khawatir."

"Ya ampun... pacaran baru berapa bulan aja udah kayak ibu-ibu khawatir sama anaknya."

"Dih, mulut lo ya!" Andira langsung mencubit lengan Kinan pelan hingga gadis itu meringis.

Melihat tingkah keduanya, Oca hanya menggeleng sambil tersenyum tipis. "Dia kan masih bisa chat sama lo. Berarti kondisinya nggak separah yang lo pikirin."

"Iya sih tapi semalam dia bikin story minta maaf kalau selama ini punya salah." gumam Andira pelan.

Oca langsung menahan tawa.

"Yaelah... cowok emang suka gitu. Baru demam dikit aja udah kayak mau ninggalin wasiat.”

"Tuh kan paling besok juga udah sehat, terus keluyuran lagi." Jawab Kinan ikut menimpali

Bukannya tersinggung Andira malah ikut tertawa sambil menggeleng. "Kalian, ya..."

Obrolan mereka terhenti saat guru mata pelajaran masuk ke dalam kelas sambil membawa beberapa lembar soal latihan.

"Baik, semuanya. Karena ujian sudah semakin dekat, hari ini kita lanjut latihan soal. Saya harap tidak ada lagi yang main-main."

Beberapa siswa langsung mengeluh, sementara yang lain pasrah membuka buku masing-masing. Suasana kelas pun kembali tenang, hanya terdengar suara lembaran kertas dan sesekali penjelasan guru di depan kelas.

Tak terasa hampir dua jam berlalu. Bel pulang akhirnya berbunyi, membuat seluruh isi kelas bersorak lega.

Oca segera merapikan buku-bukunya ke dalam tas. Setelah berpamitan kepada Andira dan Kinan, ia berjalan keluar menuju gerbang sekolah. Dari kejauhan, Oca sudah melihat sopir menunggu di samping mobil. Ia langsung menghampiri lalu masuk ke dalam.

Mobil pun melaju meninggalkan halaman sekolah.

Di tengah perjalanan, Oca bahkan hampir tertidur karena kelelahan menghadapi latihan soal sejak pagi.

Mobil akhirnya berhenti di halaman mansion. Oca turun sambil menggendong tas sekolahnya, lalu melangkah lesu menuju pintu masuk. Namun, suara percakapan dari arah gazebo membuatnya refleks menoleh.

Seketika matanya membulat saat melihat ayahnya sedang mengobrol bersama Anthony.

"Ayah!" teriak Oca sambil berlari menghampiri.

Ayahnya menoleh dan tersenyum hangat. Begitu Oca tiba di hadapannya, gadis itu langsung menghambur ke dalam pelukannya.

"Oca kangen banget sama Ayah."

Pria paruh baya itu terkekeh pelan sambil mengusap lembut puncak kepala putrinya.

"Ayah juga kangen Oca."

Oca melepaskan pelukannya, tetapi tangannya masih menggandeng erat lengan sang ayah.

"Ayah kok nggak bilang kalau mau datang?"

"Ayah memang sengaja mau kasih kejutan." Ayahnya tersenyum kecil. "Tadi kebetulan Anthony sudah pulang lebih dulu, jadi Ayah ngobrol sebentar sama dia."

Oca melirik sekilas ke arah Anthony yang masih duduk tenang di kursinya sebelum kembali menoleh pada ayahnya.

"Ayo, duduk dulu." ajak ayahnya.

Mereka bertiga pun duduk di gazebo. Angin sore berembus pelan, membuat suasana terasa begitu nyaman.

"Gimana sekolahmu?" tanya ayahnya. "Katanya sekarang lagi sibuk latihan soal buat persiapan ujian?"

Oca langsung mengembuskan napas panjang.

"Iya, Yah. Rasanya tiap hari isinya soal terus. Belum selesai yang satu, udah dikasih latihan yang lain."

Ayahnya terkekeh pelan.

"Capek itu wajar. Tapi Ayah yakin Oca pasti bisa menghadapi ujian ini." Tangannya kembali mengusap lembut kepala Oca. "Tinggal sedikit lagi. Setelah lulus, semua usaha yang kamu lakukan sekarang pasti terasa sepadan."

"Iya, Yah. Oca juga mau dapat nilai yang bagus, biar Ayah bangga."

"Nah, itu baru anak Ayah."

Obrolan mereka pun berlanjut dengan Oca bercerita tentang kegiatan di sekolah, sementara ayahnya mendengarkan dengan sabar sambil sesekali menanggapi.

Anthony sendiri lebih banyak diam. Sesekali ia ikut menyahut seperlunya, tetapi sebagian besar waktunya hanya memperhatikan ayah dan anak itu mengobrol.

Tanpa terasa, langit mulai berubah jingga. Ayah Oca melirik jam tangan di pergelangan tangannya lalu mengembuskan napas pelan.

"Ayah harus pulang sekarang."

Senyum Oca langsung memudar. "Cepat banget?"

"Masih ada pekerjaan yang harus Ayah selesaikan." Ayahnya kembali mengusap kepala Oca dengan lembut. "Sekarang fokus dulu dengan ujianmu. Nanti kalau semuanya sudah selesai, Ayah ajak Oca jalan-jalan."

Mata Oca langsung berbinar. "Janji, ya?"

Ayahnya tersenyum hangat. "Janji."

Oca mengantar ayahnya sampai ke depan mobil. Sebelum masuk, lelaki itu sempat menoleh ke arah Anthony.

"Anthony saya titip Oca, ya."

Anthony mengangguk tipis. "Baik, Om."

Ayah Oca tersenyum, lalu masuk ke dalam mobil. Tak lama kemudian, mobil itu perlahan meninggalkan halaman mansion.

Oca masih berdiri menatap ke arah gerbang hingga mobil sang ayah benar-benar menghilang dari pandangan. Ia mengembuskan napas pelan sebelum akhirnya menoleh ke arah Anthony.

"Terima kasih."

Anthony sedikit mengernyit. "Untuk apa?"

"Karena keluarga Valtierre sudah membantu perusahaan Ayah." Tatapan Oca kembali lurus ke depan. "Sekarang... aku bisa lihat Ayah tersenyum lagi."

Anthony terdiam beberapa saat.

"Itu bukan jasaku." ucapnya tenang. "Kakek yang mengambil keputusan."

Oca menggeleng pelan. "Tetap aja... kalau bukan karena keluarga kalian, mungkin keadaan Ayah nggak akan sebaik sekarang."

Anthony tidak menjawab. Ia hanya mengangguk tipis sebelum berbalik lebih dulu.

"Cepat masuk. Udara di luar mulai dingin."

Oca tersenyum kecil lalu mengikuti langkah Anthony masuk ke dalam mansion.

1
nischa
aku mampir kak ,semangat kak💪
mama Al
Yakin tuh ga cinta. kenapa panas lihat suamimu sama perempuan lain?
mama Al
Awas ntar jatuh cinta sama si Reno
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
hal memalukan yang pernah aku alami
Aii Flow🌷
Kalau fansnya tahu Oca ternyata istrinya tuh aktor, pasti diserbu deh akun sosmednya. Pasti ada yang nyinyir iugaa🤧
Mutia Kim🍑
Mereka nikahnya mendadak banget ya, sampai Oca nggak tahu apa pekerjaan suaminya😌
mama Al
Ngaku aja itu suamiku
♧◇♡Rain Ariciaa09♡◇♧
Apa Dirga mau narok perasaan dihati oca?🤔
♧◇♡Rain Ariciaa09♡◇♧
Dia pikir oca sekepo itu sama urusan dia/Facepalm/pede banget dah ni anak
♧◇♡Rain Ariciaa09♡◇♧
Nanya doang bukan berarti cinta woi
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
inilah letak keanehannya masa dia gak tau suaminya artis dia gak pernah liat handphone atau tv kah?atau tontonan dia hanya berita wakanda yang semakin hari semakin gila 🤭
♧◇♡Rain Ariciaa09♡◇♧
Ya namanya juga aktor pasti banyak fansnya. Kalau kamu cemburu berarti benih cinta mulai tumbuh
♧◇♡Rain Ariciaa09♡◇♧
Sama2 pemain berarti kalian. Kok orang2 pada ceper move on sih
Melissa McCarthy
hih aku paling gak mau ada diposisi kayak gini, tapi kalo ganteng sih bisa dibicarakan🤭
Putry Chan
emg bener apa kata mu pembaca itu beda beda tipe nya contoh dari segitu tulisan aku liat ya banyak penulis suka mengunakan bahasa gaul sekarang seperti kmu
beda lagi sama aku lebih suka bahasa formal GK trlalu gaul karena aku sendiri mereka suka seperti itu 🤣
Lasa Hardianti: Nah iya mknnya itu, gimana enaknya kita saja sebagai penulis untuk gaya penulisannya, pembaca dateng juga karena mungkin punya selera yng sma kayak kita😌
total 1 replies
Aii Flow🌷
Ca, suaminu Artis. Kalah sama orang lain kamu mah, masa orang lain yang lebih kenal duluan🤣🤣
mama Al
ah masa ga tahu kalau suaminya artis
Lasa Hardianti: Banyak orang di luar sana yang bahkan nggak kenal aktor top, apalagi yang jarang muncul di berita. Oca salah satunya 😄
total 1 replies
Mutia Kim🍑
Resiko di jodohkan. Mana oca masih sekolah lagi😌
Mommy Cantik💋
Aaaaa Speechless Banget Gue Tauuu!! 😍 Rame bangettt😭🌹🌹
Mommy Cantik💋: Sama Samaa Kakak🌹🌹🌹
total 2 replies
RahmaYesi
Bujuk deh Kinannya. jangan sampai telat. Ntar Lo bakal kehilangan Kinan selamanya. baru tau rasa Lo Devan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!