NovelToon NovelToon
TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI

TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:565.6k
Nilai: 5
Nama Author: Zainuri I

TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI (Pernikahan dadakan season 2).

Menceritakan tentang kisah asmara dan lika liku kehidupan ketiga anak dari pasangan Farhana Indrayani dan David Prasetyo.
Karena penolakan yang dilakukan oleh ayah dari gadis pujaannya, Akbar yang notabenenya adalah seorang tuan muda rela menjadi santri salah satu pesantren di sebuah kampung. Untungnya ada tuan muda lain yang juga ikut nyantri karena syarat dari calon mertuanya.

Nirmala, anak bungsu dari pasangan Hana dan David bertemu dengan seorang anak pemuda karena membantunya melawan dari pengeroyokan yang tak seimbang. Ternyata pemuda tersebut adalah anak kyai yang menjadi tempat pesantrennya melakukan observasi tugas dari kampusnya.
Siapakah jodoh dari ketiga putra putri Prasetyo ini? Temukan jawabannya di novel ini.
Keseruan kisah mereka bertiga akan ada disini. Foto atau gambar diambil dari google. Hak cipta tetap pada pemilik foto, bukan pada author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zainuri I, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MILA DAN RAKA

TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI – 33

Mila sudah menunggu di cafe setia seperti yang dia janjikan pada Raka. Sepuluh menit lebih cepat dari waktu yang mereka janjikan.  Namun Mila tidak mau terlambat untuk bertemu dengan Raka. Mungkin awalnya mereka menjalin hubungan hanya karena Mila kalah bertarung dengan Raka. Namun seiring berjalannya waktu, Mila semakin merasakan kemistri bersama Raka. Banyak pertanyaan yang akan Mila tanyakan pada kekasihnya ini. Perihal soal misi yang mampu membuatnya gelisah sepanjang waktu. Ingin menanyakan lewat telepon, tapi rasanya kurang puas. Terlebih jika mereka bertemu, Mila dapat memastikan bahwa kekasihnya ini baik-baik saja.

“Sudah lama menunggu sayang?” sapa Raka yang melihat Mila melamun.

“Eh,  sudah datang. Maaf” ucap Mila malu. Dia menunduk menyembunyikan raut merahnya.

“Boleh peluk nggak?” tanya Raka dengan memohon.

“Hem, belum halal tahu” jawab Mila dengan malu.

“Ah, sial! Coba saja udah jadi istri, nggak akan aku lepas kamu” kesal Raka yang tidak bisa memeluk Mila. Mila terkekeh mendengar kekesalan kekasihnya.

“Pegang tangan boleh?” tanya Raka penuh harap. Mila tertawa melihat aksi kekasihnya. Padahal hanya peluk dan pegang tangan. Namun selama menjalin hubungan dengan mantannya dulu, Mila memang hanya sebatas pegangan tangan.

“Mau apa sih pegang-pegang tangan segala?” tanya Mila gemas dengan kelakuan kekasihnya.

“Kan aku kagen sayang. Sebulan lho nggak ketemu, kamu nggak kangen sama aku?” tanya Raka merajuk.

“Utuk utuk utuk. Sini sayangnya akoh. Mana tangannya sayang, coba aku lihat, masih utuh nggak jarinya? Atau hilang satu mungkin” ucap Mila dengan suara dibuat gemas menggoda Raka. Raka tertawa melihat tingkah Mila yang membuatnya semakin gemas dan ingin memeluk gadisnya, namun Raka menahannya. Dengan senang hati

Raka memberikan tangannya dan disambut oleh Mila.

“Hem, coba aku lihat  ya? Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh. Masih lengkap ternyata jari pacarku ini. Kulitnya juga masih utuh, kukunya bersih. Pintar. Bu guru kasih seratus nilainya” ucap Mila semakin menggoda Raka. Raka tertawa geli melihat ulah Mila yang menurutnya sangat imut.

“Mau hadiah bu guyu” rengek Raka seperti anak kecil.

“Hadiah apa cih cayang? Mau jus atau apa?” tanya Mila dengan suara seperti anak kecil mengikuti Raka.

“Mau cium oyeh?” tanya Raka dibuat seimut mungkin. Namun, bukan jawaban yang didapat Raka, namun pukulan di tangannya yang masih dipegang Mila.

PLAK.

“Nggak usah ambil kesempatan ya?” ucap Mila gregetan dengan permintaan kekasihnya.

“Lha, kan mencoba peruntungan sayang. Siapa tahu aja aku dapat jackpot. Hehehe” jawab Raka cengengesan.

Di lain meja, seorang wanita paruh baya sedang menahan tawanya agar tidak meledak. Bagaimana bisa seorang Raka yang notabennya polisi muda bisa seimut dan selucu itu.

“Harusnya aku tadi memvideo interaksi antara Raka dan kekasihnya, pasti orang-orang di rumah sangat bahagia melihat Raka yang seperti ini. Dulu waktu aku ngintil Raka dengan Laras, dia tidak seimut ini. Ya Allah, semoga gadis ini memang ditakdirkan untuk Raka. Amin” doa Bu Wijaya. Ya, perempuan itu adalah Bu Wijaya

yang datang bersamam Raka, namun masuk restoran dengan sendiri-sendiri.

Skip pesan dan makannya ya readers. Kita langsung ke adegan setelah makan.

“Kak, aku mau tahu dong apa yang terjadi pada Kakak setelah dua minggu menjalankan misi?” tanya Mila mengawali pembicaraan mereka.

“Dua minggu setelah misi?” ulang Raka dan diangguki Mila. Raka nampak berpikir dan sesaat kemudian matanya melebar.

Deg. Jantungnya berdetak lebih cepat.

Apa Mila merasakan sesuatu saat itu?~ Raka.

“Kak, hallo, kok malah bengong?” tanya Mila melambaikan tangannya tepat dihadapn Raka.

Bu Wijaya merasa penasaran kenapa gadis anaknya menanyakan soal misi. Sebagai seorang ibu, dia tidak merasakan apa-apa saat Raka menjalankan misi waktu itu.

“Eh, maaf sayang” jawab Raka gelagapan.

“Kenapa? Terjadi sesuatu? Tolong jujur Kak. Aku nggak bisa tenang lho. Bahkan aku gelisah seharian waktu itu” jujur Mila membuat Raka tersenyum. Gadisnya mampu merasakan saat dia dalam kesulitan. Hanya kesulitan saja hati Mila sudah gelisah. Lalu bagaimana jika Raka terluka? Pasti Mila tidak akan bisa tidur.

“Baiklah. Sebenarnya waktu itu aku hampir kena tembak. Ini hampir lho, jangan panik. Untung saja temanku tepat waktu dan bisa menyelamatkan aku dari tembakan itu. Jika tidak, mungkin aku sudah terbaring di rumah sakit dan misinya akan dinyatakan gatot alias gagal total” cerita Raka membuat Mila menutup mulutnya. Sedangkan Bu Wijaya terperangah mendengar penuturan anaknya. Dia menatap dalam wajah gadis yang cantik dan imut menurutnya. Hal nyaris saja mampu membuatnya gelisah. Sedangkan dia sebagai ibu, hanya mampu merasakan jika Raka sudah terluka. Apakah dia harus memuji gadis itu atau merasa iri dengan kepekaan pacar anaknya itu. Tanpa dia sadari, air mata lolos dari matanya. Dia sudah yakin kalau gadis pilihan Raka adalah yang terbaik.

“Aku akan melakukan cara apapun agar kamu menjadi menantuku, Mila. APAPUN. Aku tidak peduli statusmu bahkan msekipun kamu sebagai kupu-kupu malam sekalipun. Namun aku percaya kalau kamu gadis baik-baik. Nyatanya kamu memilih menjadi pelayan dari pada menjadi wanita malam” tekad Bu Wijaya dan mengusap air matanya yang meluncur ke pipi.

Kembali ke Raka dan Mila.

“Tapi kamu nggak apa-apa kan?” tanya Mila panik.

“Hei dengar. Aku sudah bilang jangan panik. Lihat aku” ucap Raka menangkup kedua pipi Mila. Mila memandang Raka dengan intens. Jantungnya berdetak lebih kencang saat ini. Ini adalah kali pertama Mila memandang wajah Raka secara intens.

“Ganteng” ucap Mila tanpa sadar dan membuat Raka tertawa.

“Hahahaha, aku tahu kalau aku ganteng” ucap Raka melepaskan tangkupan tangannya pada pipi Mila.

“Ha? Apa?” tanya Mila bingung.

“Aku  tahu kamu akan terpesona pada wajah tampanku. Dan aku senang karena hal itu” ucap Raka masih tertawa.

Mila masih bingung hingga dia menyadari sesuatu.

Bodoh kamu Mila. Bagaimana bisa aku yang tadinya panik malah memuji Raka. Aish. ~ Mila menggerutu dalam hatinya dan kini wajahnya sudah memerah karena malu.

“Cantik dan menggemaskan” ucap Raka gemas melihat wajah merona Mila. Wajah Mila bertambah merah  mendengar pujian Raka.

Raka masih terus memperhatikan wajah Mila hingga dia merasa sesak di bagian celananya.

Astaga. Kenapa tower ini menjulang hanya karena melihat wajah merahnya. Sial! ~ Raka mengumpati dirinya sendiri.

“Kenapa Kak?” tanya Mila melihat wajah Raka yang gusar.

“Em, tidak apa-apa. Hanya ingin ke toilet sebentar. Tidak apa-apa kan kalau aku tinggal dulu?” tanya Raka yang sudah gelisah karena towernya.

“Tidak apa-apa kak. Kakak tuntaskan dulu, kita ngobrol lagi nanti” jawab Mila dengan senyum manisnya.

Raka segera pergi ke toilet untuk meredam towernya. Sedangkan Mila menggelengkan kepalanya.

“Apa coba yang membuat Kak Raka sampai gusar. Masak BAB atau BAK bisa bikin orang gusar sih?” ucap Mila heran.

“Untung aja Kak Raka ke toliet. Jadi aku bisa mengembalikan wajahku yang tadinya malu minta ampun. Ya Allah Mila, kok bisa sih kejadian ini terjadi? Bodoh bodoh bodoh” ucap Mila memukul-mukul kepalanya pelan. Hal itu tidak luput dari pandangan Bu Wijaya. Bu Wijaya hanya terkekeh melihat adegan Mila yang memukul-mukul kepalanya.

“Gadis ini lucu. Sepertinya akan menyenangkan bila mengobrol bersama” ucap Bu Wijaya dan akan memulai rencananya menguji Mila. Walaupun dia sudah percaya bahwa Mila adalah wanita yang tepat untuk putranya, dia masih ingin membuktikan bahwa pilihannya benar-benar tepat.

*****

NEXT

*****

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DENGAN LIKE, KOMENTAR, VOTE, DAN RATING BINTANG LIMANYA YAH? BERI JUGA HADIAH JIKA BERKENAN. TERIMAKASIH!

JANGAN LUPA UNTUK MEMBACA KARYA AUTHOR YANG LAIN. VOTE DAN BERI HADIAH JUGA UNTUK KARYA AUTHOR DENGAN JUDUL PERNIKAHAN DADAKAN DAN OH SUAMIKU. TERIMAKASIH!

1
Budinahwati
Luar biasa
Mer_y
sangat terhibur dan ada sedikit pelajaran disalanta
🍒나는 천사🍒
vote q buatmu mak othor🤗
Nafisatun Najah
bun aku mau kasih saran boleh kan, itu tulisan amin kan artinya aman, harusnya tulisanya aamiin bukan amin.
Nafisatun Najah
benar juga kamu mala😄😄😄
Femi L Shakti
Nining itu yang diajak Rafa makan trs dihina sama ibu ibu karena dekil. dan pada akhirnya sama David didandani pakek baju bagus dan ibu ibu itu disuruh David ganti total harga baju. dan setelahnya terjadi penyerangan pada Rafa yang kedua kalinya. kalau gak salah yg itu
siti fatonah
l
Intan Alawiah
gakk bisa berhenti😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Nuris Sadiyah
kl aku mah tipe orang yg gk peduli sama kesalahan penulisan, yg penting ceritanya bagus, seru alurny pasti habis dah bacanya....🤭
Nuris Sadiyah
suka ceritanya
ringan, lucu, seru bacanya smbil cengengesan sendiri ini...😅
Eli Yana
semangat Mala jgn kasih kendor sama musuh selamatkan bebebnya😁😁😁
Eli Yana
semangat Mala jgn kasih kendor sama musuh selamatkan bebebnya😁😁😁
Eli Yana
semangat bunda aku suka ceritanya dicerita ini kompit humor, relijius, terus laganya juga pokoknya aku suka the best be author
💫Sun love 💫
bener bunda.. kyai juga manusia... 🥰🥰🥰🥰
💫Sun love 💫
konyol tapi membawa berkah ya Mala....🤭🤭🤭
💫Sun love 💫
ya.... ampiuuuun Mala.....🤣🤣🤣🤣
💫Sun love 💫
penasaran 🙃🙃🙃🙃🙃
💫Sun love 💫
ada misteri ni.... kayaknya si Azam ni tuan muda deh....
💫Sun love 💫
keributan apakah gerangan.....🤔🤔🤔
💫Sun love 💫
keren banget visualnya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!