NovelToon NovelToon
Akibat Perjodohan

Akibat Perjodohan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:37.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mei_Mei

Afsensa Faiha Azahra, perempuan cantik dengan paras ayu, biasa dipanggil Sensa. Dia gadis sederhana yang hanya hidup sebatang kara, orang tuanya meninggal 1 tahun yg lalu karena kecelakaan.

Arsel Dirga milard, CEO muda diperusahaan Milard Company. Kekayaan Arsel tidak akan habis tujuh turunan, apalagi dengan wajahnya yang nyaris sempurna selalu membuat wanita jatuh hati pada pandangan pertama 😊😊
Arsel pria dingin, sedikit kasar mudah terbakar emosi. Apalagi setelah ditinggal kekasihnya sikap Arsel semakin dingin tak tersentuh.
Kedua orang tua Arsel menjodohkan dengan Sensa, akankah keduanya bisa bahagia atau justru saling menyakiti?

Ayo ikuti kisahnya...

selamat mmbaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mei_Mei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 35.

2minggu kemudian, Arsel dan Sensa sudah semakin dekat. Saat ini Arsel sudah mulai menunjukan perhatian dan rasa sayangnya kepada Sensa.

Sensa sendiri sangatlah bahagia dengan perubahan sikap Arsel.

Dulu rumah tangga yang dijalani sudah seperti dineraka, disiksa, dihina setiap hari,

tetapi akhir-akhir ini semua sudah berbeda semua sudah berubah jauh lebih baik.

Sudah 2 hari Sensa merasa tidak enak badan merasa lemas, pusing dan muntah-muntah.

Tetapi Sensa menahannya dia tidak ingin membuat Arsel khawatir karna tepat 2hari lagi Arsel akan pergi untuk melakukan perjalanan bisnis.

Sensa dan Arsel sedang menikmati sarapan dimeja yang sama.

Dimeja seperti biasa sudah ada menu tempe, menu itu wajib ada bukan hanya Arsel, Sensa juga sangat suka dengan makanan berbahan kacang kedelai itu.

Tetapi ada yang berbeda dipagi ini, Sensa merasa sangat mual melihat makanan itu.

Perutnya terasa seperti diaduk-aduk, karna tidak tahan Sensa berlari kekamar mandi dan memuntahkan cairan bening saja karna perutnya memang belum terisi.

Melihat itu, Arsel khawatir dengan keadaan Sensa dia menyusul kekamar mandi.

Tepat Sensa sudah keluar.

"Sensa, kamu tidak pa-pa? kamu sakit?" Arsel terlihat khawatir.

"Aku tidak pa-pa tuan, hanya sedikit pusing dan mual. Mungkin karna masuk angin saja." Sensa sendiri tidak tau dengan kondisinya dan hanya berfikir masuk angin saja.

"Tetapi wajah kamu terlihat pucat, ayo kita periksa kedokter. Aku takut kamu kenapa-kenapa."

"Tidak perlu tuan, saya tidak pa-pa tuan tidak perlu khawatir."

"Benar kamu tidak apa-apa?"

"Iyaa, nanti minum obat juga sembuh. Tuan berangkat saja ke Kantor nanti bisa telat."

Arsel menghela nafas, sebenernya berat meninggalkan Sensa sendirian. Dia melihat wajah Sensa begitu pucat, Arsel takut Sensa terkena penyakit parah mengingat perlakuanya dulu begitu buruk. Sekarang dia baru merasakan takut kehilangan wanita polos itu.

Akhirnya Arsel memutuskan untuk berangkat kekantor, setelah Sensa terus meyakinkannya. Pagi ini Arsel akan mengadakan pertemuan penting yang tak bisa diwakilkan. Karna tuntutan pekerjaan Arsel harus meninggalkan Sensa dengan keadaan sakit.

********

Setelah Arsel sudah pergi ke Kantor, Sensa menuju kekamarnya untuk merebahkan tubuhnya sejenak karna tubuhnya terasa lemas. 1jam berbaring sudah mulai merasa lebih enak. Sensa bangkit untuk duduk menyender diranjang.

Sensa sendiri merasa aneh dengan perubahan dirinya. Ketika pagi sering merasa mual dan muntah dan juga makanan yang paling dia suka sekarang tidak lagi menyukainya. Kepala sering merasa pusing, badan juga terasa lemas. Apa yang terjadi dengannya?.

Tunggu! Sensa teringat sesuatu. Sudah hampir 2bulan tidak kedatangan tamu bulanan. Biasanya jika telat hanya 5hari sampai 7hari saja, tetapi ini hampir 2 bulan.

Deg...Jangan-jangan...

Penasaran dengan pemikirannya, Sensa mulai bersiap untuk pergi, dia ingin memastikan sesuatu. Kebetulan Apotek tidak terlalu jauh dari rumah Arsel, beberapa kali Sensa pernah melewati apotek itu, disana Sensa membeli alat tespeck.

Saat sudah kembali dari Apotek, didalam kamar Sensa sudah cemas sedang menunggu hasil tespeck itu.

deg,,deg,,deg,,

Sensa memejamkan mata takut melihat hasilnya, tetapi juga penasaran.

Pelan dia membuka mata untuk melihat hasilnya. Dan ternyata terdapat garis dua, yang menandakan bahwa hasil itu positif.

Shok, air matanya menetes haru antara percaya dan tidak percaya.

Hanya satu malam kelam itu bisa membuatnya hamil. Sulit untuk dipercaya meski dia tau bahwa malam itu bukan hanya satu kali Arsel melakukannya.

Benarkah saat ini dia akan menjadi seorang Ibu, sudah ada benih janin yang tumbuh dirahimnya.

Pikiran Sensa langsung tertuju pada Arsel, reaksi seperti apa yang akan ditunjukkan saat tahu dirinya hamil anaknya? bahagia atau marah. Dia masih belum mengetahui isi hati Arsel.

Untuk Sensa sendiri, dia sangat bersyukur dan sangat bahagia karna Allah telah memberinya anugerah dengan menghadirkan benih janin, meski dengan cara yang kelam tetapi dia akan tetap menjaganya sepenuh hati.

Dengan perasaan sangat bahagia Sensa terus mengembangkan senyum, dia membuka laci dan menyimpannya disana. Setelah itu dia kembali berbaring.

***************************

Semalam Sensa lupa tidak memberitahu Arsel jika dirinya sedang hamil dan hari ini dia akan memberitahukan kehamilannya pada Arsel, karna lelaki itu berhak tau jika dia sedang mengandung darah dagingnya.

Arsel baru saja selesai berkemas barang, besok pagi dia akan pergi ke Surabaya selama 3 hari. Selesai berkemas, Arsel menuruni satu persatu anak tangga dia akan bersantai sejenak diruang keluarga. Dan saat itu juga Sensa sedang mencari Arsel untuk mengatakan kebenaran tentang kehamilannya. Mengetahui Arsel menuruni anak tangga, Sensa menunggu dibawah.

"Tuan, aku ingin membicarakan sesuatu." Sensa berbicara saat Arsel sudah sampai dibawah.

"Hem, ayo kita duduk disofa." Arsel menggandeng tangan Sensa menuju kesofa, belum sempat mereka berdua duduk disofa sudah terdengar bel rumah berbunyi. Sensa beranjak ingin membuka pintu.

"Aku bukakan pintu dulu, tuan." Arsel mengangguk. Sensa berjalan kearah pintu dan segera membukanya.

Deg,,,

Tubuh Sensa seketika diam mematung didepan pintu.

Sudah lama tidak mendengar kabar dari wanita itu lalu sekarang tiba-tiba datang.

"Apa kabar, wanita kampung?" Bella menyapa Sensa dengan senyuman mengembang, ternyata Bella yang berkunjung kerumahnya.

Sensa tidak menjawab sapaan dari Bella, masih mematung didepan pintu. Bella mendorong daun pintu hingga terbuka lebar, tanpa dipersilahkan masuk wanita itu sudah masuk.

Setelah masuk, Bella menghampiri Arsel yang duduk disofa. Arsel sangat terkejut mengetahui Bella datang kerumahnya.

Sensa menyusul Bella yang masuk kedalam dan saat ini sedang menghampiri suaminya.

Bella membuka tas mahal miliknya dan

mengambil amplop putih bertulis nama salah satu Rumah Sakit didaerahnya, memberikan itu kepada Arsel.

Dengan kebingungan Arsel menerima amplop itu dan mulai membukanya.

Saat membaca surat keterangan dari dokter wajah Arsel langsung membeku. Shok, dia shok.

"Ha-hamil..." ucap Arsel terbata.

Sensa melihat reaksi Arsel seperti itu tetapi masih belum mengerti apa maksutnya ucapan dari suaminya.

"Ka-kamu hamil, Ella?" Arsel bertanya dengan memandang wajah Bella serius, namun masih terlihat wajah terkejutnya.

"Iya Sel, aku benar hamil. Dan aku hamil anak kamu."

Deg...

Bagai petir disiang bolong, pernyataan itu begitu mengejutkan.

Sensa menutup mulut , tak lama untuk air matanya lolos berjatuhan dipipi.

'Ya Allah, cobaan apa lagi ini? baru saja merasa bahagia kenapa harus kau uji lagi? begitu sayangnya Engkau pada ku, ya Allah.'

Sensa berharap semua ini salah, ia ingin Arsel menjelaskan padanya bahwa wanita mantan pacar suaminya itu hanya berbicara bohong.

Arsel memandang kearah Sensa sungguh Arsel tidak tega melihat istrinya, sesakit apa hati Sensa mendengarnya.

Sensa menghapus air matanya dan mendekati Arsel.

"Tuan tolong jelaskan, apa benar anak yang ada dirahim mbak Bella itu adalah anakmu?"

"Sensa..." Arsel hanya mampu menunduk, sedang mengatur nafas.

"Maaf..." satu kata itu lolos dari bibir Arsel.

Deg...

'Maaf' satu kata itu mampu membuat hati Sensa hancur, jika Arsel tidak melakukannya tidak mungkin dia meminta maaf.

Tidak kuasa untuk menahan airmata agar tidak lolos, airmata itu semakin banyak berjatuhan dengan cepat Sensa menghapusnya.

Bella memberikan handphone miliknya kepada Sensa menunjukan sebuah bukti, dan dilayar handphone itu ada foto Bella dan Arsel saat malam itu dengan keadaan yang fulgar.

Kini semakin tersayat kala melihat bukti foto itu, Sensa yang melihat tidak kuasa menahan tangis, semakin terisak hingga badannya terasa lemas dan terduduk dilantai.

Arsel mendekat untuk memeluk Sensa yang benar-benar terlihat rapuh, dia sendiri ikut meneteskan air mata karna tidak tega melihat Sensa menangis.

Semua itu karna kebodohnnya, dia br*Ng*sek, dia pendosa.

Menyesal, Arsel merasa sangat menyesal. Jika waktu bisa terulang dia tidak akan pernah menemui Bella.

Sensa terdiam dipelukan suaminya, saat ini pantaskah lelaki itu disebut suami. Seorang suami yang hanya menggoreskan sayatan luka, memberi penderitaan dari awal hingga saat ini. Kenapa harus membayar kebahagiaan kecil kemarin dengan sebuah luka seperti ini, hati yang retak itu kini sudah hancur berkeping-keping.

Harusnya saat ini dia bahagia, menjadi wanita satu-satunya yang mengandung benih janin dari suaminya. Lalu kenapa harus ada wanita lain yang juga mengandung, suami br*ngs*k, suami egois, suami penghianat semua itu sangat pantas diucapkan untuk lelaki itu.

'Kenapa ujian ini begitu berat, ya Allah...'

1
Sumi Sumi
aku kembali akak mei ,,
Erni Bae
Kecewa
Wahyu Kasep
Thor pertanyaan ' ana belum antum jawab
yang gubug itu
Wahyu Kasep: soal gubug derita
emang di jaman modern ini masih ada gubuk derita
total 2 replies
Wahyu Kasep
Wati baik sama sensa 😏 biasanya akan di usahakan di kasih tempat yang layak dan pekerjaan ya' misal buruh cuci/ lainya?
ini terlalu mengada " ceritanya
Wahyu Kasep
Ansel akan ber hijrah dan mengenal Sunnah ☝️ serta akan meninggalkan semua urusan dunia winya Demi ber hijrah di jalan Allah SWT
inayah machmud
ya ampun kelakuan nya Sensa sama Arsel...🤭🤣🤣🤣
DALAM yang paling DALAM...
🤔🤔🤔🤔
Yuni Youn
Luar biasa
Sumi Sumi
kalau udah sampai sini sebentar lagi pasti mewek berjamaah
Sumi Sumi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣rese bnget bos somplak nih kasian kan babang angga ga jadi jadi belaj duren nya🤣🤣🤣🤣🤦🤦🤦
Sumi Sumi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sumi Sumi
ini tuh cerita yang ga nanggung ,, dari mulai menguras air mata sampai mata ku bengkak gara gara kesadisan suami ,, ketemu kebahagiaan pasangan yang harmonis dan romantis nah sekarang kocaknya sampe bikin sakit perut kebanyakan ketawa emang nih cerita ga ada habisnya pokonya seribu bintang pollll
Sumi Sumi: iya aka mei rindu certa taka aku
total 2 replies
Sumi Sumi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣kasian ayamnya kamu cabutin bulu nya taka taka
Sumi Sumi
ulah apa yang baklan d laku kan ci kembar
Sumi Sumi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sumi Sumi
🤣🤣🤣🤣🤣 asli ini mah keluarga unik
Sumi Sumi
untung ada saka pintar
Sumi Sumi
akhirnya sesa sadar juga
Putriani Putriani
oh di sini kok banyak banget bawangnya😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Sumi Sumi
sensa jangan lama lama bbo nya kasian saka dan s
baby twins
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!