Alana Rainne, Gadis Cantik dan Manis yang terlahir sebagai anak bungsu, dan harus terpisah dari keluarganya.
Penolakan yang terjadi berulang kali terhadap dirinya sejak kecil, menjadikannya sosok yang tangguh dalam perjalanan hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
"Bukannya dia adik kelas kita ya? " tanya Lena saat tau ada Alana di meja kasir. Dan saat ini semua mata tertuju ke Alana yang masih sibuk dengan pekerjaannya.
"Apa dia orangnya? " tanya Maria kepada Cakrawala dengan tatapan mengintimidasi.
"Maksud Lo? " tanya Cakrawala dengan santai.
"Pacar Lo? " tanya Maria lagi sambil mengamati gerak gerik Cakrawala, dan Cakrawala langsung tersenyum smirk.
"Dia pacar Sagara, " Saut Raisa dengan wajah ketusnya sejak tadi.
"Mas Cakrawala, ini buku menunya, " ucap Nina dengan sopan, sambil memberikan buku menunya.
"Mba, kenapa dia kerja di sini? " tanya Maria tiba-tiba kepada Nina sambil menunjuk Alana, untuk memenuhi rasa penasaran nya.
"Alana? " tanya Nina untuk memastikan dan Maria mengiyakan. "Oh dia temennya Mas Sagara, kerja Part time disini, " jelas Nina dengan jujur.
"Temen atau pacar? " tanya Maria lagi, yang membuat Cakrawala berdecih sebal.
"Gosipnya sih pacarnya, soalnya yang masukin ke sini Mamanya Mas Sagara sendiri, " jawab Nina dengan ragu.
"Nin kerja nggak usah gosip," ucap Cakrawala sambil mengembalikan buku menu sekaligus menu yang mereka pesan.
"Baik Mas, maaf. " jawab Nina dengan sopan lalu pergi dari meja Cakrawala.
Hingga beberapa saat kemudian Sagara datang membawa paper bag dan berjalan ke arah kasir, "Lo udah makan? " tanya Sagara kepada Alana.
"Belom masih rame, " jawab Alana dengan jujur, karena memang cafenya lagi rame.
"Makan dulu dong Al, nanti sakit, " ucap Sagara lalu memberikan paper bag yang dia bawa sejak tadi.
"Apa? " tanya Alana tanpa menoleh ke arah Sagara, karena sibuk dengan kerjaannya.
"Burger kesukaan Lo, buat ganjel perut, " jawab Sagara lalu membukakan untuk Alana, dan dengan mata berbinar Alana menatap burger tersebut.
"Wah, thanks... " ucapnya dengan senyuman manisnya, lalu menerima burger tersebut dan segera melahapnya.
Di sisi lain Cakrawala sudah di bakar api cemburu, tangannya menepal bolpoin dengan kecang, dadanya bergemuruh bagaikan angin topan.
"Iya deh, di lihat dari cara interaksinya, mereka kayaknya emang pacaran, Lo tau kan desas-desus nya Sagara dingin banget sama cewek lain kecuali Alana, " ucap Lena yang sejak tadi melihat dua instan yang saat ini menjadi iconic di mata mereka, yang membuat emosi Cakrawala semakin memuncak.
"Gue ambil cas Laptop dulu, " pamit Cakrawala secara tiba-tiba.
"ngapain mereka ada di sini? " tanya Sagara kepada Alana.
"Siapa? " tanya Alana dengan penasaran.
"Cakrawala, sama gengnya. " jawab Sagara dengan santai, tetapi tidak dengan Alana, matanya membulat sempurna lalu menatap ke segala arah mencari keberadaan Cakrawala, tetapi yang dia temukan hanya teman temannya saja.
"Mampus gue, " celetuk Alana pelan, dan membuat Sagara bingung.
"Kenapa? " tanya Sagara dengan wajah mengintimidasi, dan Alana mengelengkan kepalanya.
"Gue takut kena SP tau, Kak Cakrawala nggak ngijinin semua karyawan ngobrol saat bekerja, " jawab Alana ngasal.
"Aturan macam apa nggak boleh ngobrol, " tanya Sagara dengan senyum mengejeknya.
"Emang peraturan nya seperti itu mas, biar kita fokus kerja, boleh ngobrol saat santai atau penting, " Saut Bu Ani membantu Alana menjelaskan ke Sagara.
"Lo pulang deh, daripada gue kena amuk, " usir Alana kepada Sagara, dan Sagara menurut dengan perintah Alana.
Praankkkkk.....!!!! kaca cermin di hadapan Cakrawala pecah menjadi berkeping-keping, dan membuat orang yang berada di toilet ikut terkejut, kini tanggan kanan Cakrawala mulai mengeluarkan darah segar.
......................
Bantu Support karya ku dengan Like, komen, dan Vote 🙏.