Hidup Elena nggak gampang, dia tinggal di kampung bareng tante dan sepupunya yang nganggap dia sebagai pembantu. Pas Elena umur 10 tahun, dia mengalami kecelakaan yang bikin dia cuma ingat namanya doang dan bangun di rumah sakit dengan tante di sebelahnya, bilang kalau dia kecelakaan dan cuma dia yang selamat. Sampai sekarang, Elena hidup dalam kebohongan tanpa ingat siapa dirinya sebenarnya.
Gimana ya nasibnya ke depannya, apa dia bakal nemuin ingatannya lagi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PatriciaFernandes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 35
Aku pakai celana pendek dan turun, melihat Isis sedang bersama Dom, Isis menatapku dengan ekspresi yang kuketahui akan jadi pembicaraan panjang.
Isis: kita bisa bicara?
Sombra: tentang apa?
Isis: Elena
Sombra: apa si kelinci kecil itu... si rambut merah ngacir?
Isis: kelinci?
Sombra: tentang apa kamu mau bicara soal dia? -mengubah arah pembicaraan
Isis: dia memilih tinggal di sini sampai ingatannya pulih, dan mungkin akan kembali ke morro dengan ibu dan Pesadelo
Sombra: iya -aku tidak terlalu peduli
Isis: tapi yang benar-benar ingin aku tahu adalah apa yang terjadi antara kalian?
Sombra: tidak ada, karena semua orang membicarakannya, tidak ada apa-apa antara aku dan dia
Isis: tapi kalian sempat bersama, dia bilang ke kami tadi malam
Sombra: iya kami sempat, tapi tidak lebih dari itu, jangan bikin-bikin hal di kepalamu dan kuharap dia juga tidak bikin hal di kepalanya
Isis: oke, ada pesta akhir pekan nanti?
Sombra: ada, kenapa?
Isis: Elena akan ikut aku dan teman-teman perempuan -tersenyum
Sombra: bagaimana? Dan siapa yang jaga Dom?
Isis: Sandra yang jaga dia, dia akan menginap di rumah Elena beberapa hari dan Dom suka dia
Sombra: oke
Isis: sekarang aku pergi dulu, ada beberapa urusan yang harus diselesaikan
Sombra: banyak penjahat? -tertawa
Isis: tidak, semuanya anak orang kaya yang tidak mau bayar tunjangan -menggelengkan mata
Sombra: itu akibatnya, siapa suruh jadi pengacara -tertawa
Isis: namanya juga, pengen jadi seperti mama kkk, tapi aku akan buat para playboy itu bayar tunjangan lebih mahal supaya berhenti jadi bodoh, sekarang aku pergi dulu ya, cium -dia mencium Dom dan aku lalu pergi.
Pesadelo: ibu, kita pergi?
Sandra: iya, nak
Elena: kenapa sudah mau pergi? Tinggal sebentar lagi dong
Sandra: aku mau ke rumah dulu ambil beberapa baju, nanti aku balik, boleh?
Elena: benar-benar balik?
Pesadelo: pasti balik, tapi aku tidak bisa tinggal karena harus jaga morro
Elena: baiklah -tersenyum
Sandra: aku juga akan bawa beberapa foto untuk kamu lihat, siapa tahu kamu ingat sesuatu
Elena: oke -tersenyum dan mengantar mereka sampai pintu
Pesadelo: boleh aku peluk kamu? -dia mengangguk- dadah putri kecilku
Elena: dadah -tersenyum
Sandra: dadah anakku, nanti aku balik -mendekap dia juga
Elena: oke, kalau ada apa-apa telepon ya, kamu sudah punya nomorku kan? Aku masih belum bisa pakai hape ini -tersenyum miring
Sandra: sudah
Pesadelo: suka bajunya dan hapenya?
Elena: kamu yang kasih?
Pesadelo: iya, aku minta Isis membelikannya untuk kamu, nanti kalau sudah pulih kita pergi sama mereka belanja lagi
Elena: makasih -memeluk dia- maaf ya aku belum ingat kalian -ucap malu
Pesadelo: kamu akan ingat, jangan khawatir
Sandra: benar, nak, sekarang kita harus pergi
Pesadelo: tidak mau ikut kami? Aku antar kalian pulang
Elena: entahlah
Sandra: ayo, biar kamu keluar sebentar dari morro dan tahu tempat kamu lahir serta masa kecilmu
Pesadelo: iya, siapa tahu kamu ingat sesuatu
Elena: oke, ayo -tersenyum
Sandra: senang sekali -memeluk dia lagi
Pesadelo: ayo pergi -dia mengunci rumah dan masuk mobil bersama mereka
Sesampainya di Barreira, Sombra sudah di sana bersama Dom yang sedang makan es krim. Pesadelo menghentikan mobil untuk bicara dengannya.
Pesadelo: apa kabar bro, aku mau pergi dulu ya -jabat tangan
Sombra: oke, kamu juga pergi ya, coe... si rambut merah?
Elena: aku ikut mereka tapi aku akan balik -tersenyum
Dom: bibik -mengulurkan tangan
Elena: nanti bibik jemput kamu ya pangeran, bibik mau pergi dulu
Sombra: bawa dia, ada masalah Pesadelo?
Sandra: nggak, kita hanya sebentar saja
Sombra: nggak masalah, sekalian antar balik saja -mengelus rambut
Pesadelo: tenang, kami akan bawa dia balik -Dominique masuk mobil duduk di sebelah Elena
Elena: dadah -tersenyum dan melambaikan tangan
Dom: tau papah -melambaikan tangan
Sombra: dadah anak, sampai nanti
Sandra: sampai -berpisah dan langsung menuju morro, Sombra tetap menatap mobil pergi
..."Siapa yang tinggal di SP tahu apa yang terjadi karena hujan yang turun, sayangnya rumahku mati lampu dan aku kehabisan kuota data jadi kemarin tidak bisa posting, aku datang ke rumah ibu dan di sini ada listrik jadi bisa posting chapter hari ini...
...Semoga kalian suka dan terima kasih atas kesabarannya ❤️"...