📌Season kedua dari THE QUEEN OF MAFIA
📌Disarankan membaca THE QUEEN OF MAFIA terlebih dahulu.
Mengisahkan tentang seorang gadis yang ditinggal oleh kekasih masa kecilnya, semenjak itu ia berubah menjadi datar dan dingin, ia juga mewarisi mafia yang didirikan oleh Momynya, ia biasa disebut sebagai Queen ke-dua.
Gadis tersebut adalah putri semata wayang dari Azkadina Anderson dan Arion Adhitama Robertson.
Ia melewati hari harinya selalu bersama dengan sepupu dan teman yang sudah ia anggap seperti saudara sendiri, hingga mereka memutuskan untuk tinggal dalam satu mansion, tanpa disangka mereka bertemu dengan orang yang selama ini mereka cari dan tunggu tunggu.
Apakah dia akan bertemu dengan pujaan hatinya?
Penasaran? Simak ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MILA KARMILA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
Dimarkas King Tiger
Anak buah King Tiger menghampiri Dino sang Leader dengan membawa sebuah kardus
"King, ini ada paket." Ucapnya
"Darimana?." Tanya Dino
"Kurang tahu King, tapi ini ada logo mafia Black Devil." Jawabnya menaruh kardus didepan Dino
Tanpa berpikir panjang, Dino langsung membuka kotaknya
"APA APAAN INI!" Kaget Dino melihat kepala tangan kanannya dihadapannya
"Ada apa?" Tanya Agnes
"Anak buahku habis ditangan Black Devil." Jawab Dino geram
Ia lalu mengambil secarik kertas yang juga diletakkan didala kardus yang berisi peringatan pada mafia King Tiger
'JANGAN BERMAIN MAIN DENGAN BLACK DEVIL ATAU NYAWAMU' isi dari secarik kertas tersebut
Dino langsung meremas kertasnya dan membuangnya kesembarang arah
"Buang itu!" Suruh Dino lada anak buahnya menunjuk kardus berisi kepala tangan kanannya, anak buahnya langsung membawa kardus tersebut keluar dan membuangnya
"Aku akan membalasnya." Geram Dino
🌄🌄
Pagi harinya dikampus semua Mahasiswa heboh, mereka melihat video yang telah dikirim oleh seseorang yang identitasnya tak diketahui. Dalam video tersebut memperlihatkan Aqila dkk yang sedang melayani pria hidung belang didalam sebuah kamar hotel. Ia juga menyebarkannya di madding kampus
"Gila ya, bukan cuman cabe doang, ternyata juga jahlang." Ucap salah satu Mahasiswa menggibah ala emak emak komplek
"Gayanya aja selangit, tapi duit dari om om." Imbuh salah satu dari mereka
"Katanya anak orang kaya, eh ternyata jahlang." Imbuhnya
Alena dkk juga Marvin dkk yang baru saja memasuki area kampus melihat para Mahasiswa mengerubungi madding
"Apaan sih itu, rame amat." Ucap Adrian penasaran dengan menunjuk papan madding yang dikerubungi oleh para Mahasiswa
Sedangkan Alena dkk hanya tersenyum dalam diam melihat berita yang sedang viral, mereka tersenyum karna itu memang ulah mereka
Waktu itu, malam hari Alena menyuruh anak buahnya untuk mengikuti Aqila dkk kedalam sebuah hotel, dengan menyamar sebagai orang yang akan menyewa Aqila dkk
Namun pada saat itu juga mereka menaruh sebuah kamera dikamar hotel untuk memvideo aktivitasnya dan mengirimkannya pada Alena. Pagi pagi buta Alena mengirim videonya keforum kampus dengan menutup identitas dirinya
"Ada apaan sih?" Bingung Jovian
"Lu, pada kenapa?" Tanya Marvin memanggil salah satu Mahasiswa yang lewat
"Oh itu, bukak aja diforum ada video Aqila dkk." Jawabnya
"Ok thank you." Ucap Marvin yang diangguki dan langsung pergi
Adrian, Jovian dan Marvin langsung membuka video yang dikirim Alena
"Wah gila ini video bagus banget" takjub Jovian tak sadar
PLAK
Valen langsung menampar mulut Jovian
"Aws sakit tahu Yang, kenapa sih?" Tanya Jovian lalu memegang bibirnya
"Berani lu bilang itu video jijik kek gitu bagus, gw tebas nasa depan lu!" Kesal Valen
"Eh maaf Yang, aku kan nggak sengaja." Maaf Jovian "jangan marah dong." Bujuknya pada Valen
"Hmmmm." Dehem Valen
Berlian langsung menatap Adrian yang masih menonton video menjijikan Aqila dkk
Adrian yang sadar ditatap oleh Berlian langsung mematikan videonya dan menghapusnya
"Hehe nggak kok, nih udah dihapus." Cengir Adrian lalu memasukkan hand phonenya kesakunya
"Bagus." Puji Berlian mengacungkan jempolnya
Sedangkan Marvin sudah menghapus videonya sedari tadi dan beralih menatap Alena yang sedari tadi berdiri dengan santai bersandar pada mobilnya, Alena yang sadar ada yang menperhatikannya langsung menoleh kearah Marvin dan menaikkan satu alisnya pertanda 'Apa'
Marvin lalu mendekat kearah Alena dan berbisik
"Lu yang lakuin?" Bisik Narvin bertanya
"Hmmm." Dehem Alena mengangguk
"Kok bisa? kapan?" Tanyanya lagi
"Bisa aja, semalem." Jawab Alena
"Woy lu berdua PDKT an mulu lu." Tegur Adrian
"Tau tuh, lagi ada berita heboh aja masih mikir sempet PDKT an." Cibir Jovian
"Iri amat lu!" Ketus Marvin
"Kalian bertiga kok nggak kaget ama video para jahlang itu?" Tanya Adrian pada Alena dkk yang sedari tadi hanya menganggapnya santai
"Nagapain harus kaget, orang kita aja udah tahu." Jawab Berlian
"Lagian juga tuh video yang nyebar juga kita." Ucap Valen memberitahu Marvin dkk
"Pantesan, ini kaga ada yang tahu siapa yang ngirim." Ucap Jovian
"Dah lah yok kelas, nggak sabar gw liat muka para jahlang dipermaluin." Ajak Berlian semangat
Sedangkan Alena dan Marvin sudah berjalan terlebih dahulu meninggalkan yang lain
"Udah buru, kita ditinggal ama dua kutub." Ajak Valen menarik tangan Jovian menyusul Alena dan Marvin kekelas
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPA👆
SEE YOU NEXT EPISODE 😉
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕