sosoknya begitu nyata... Dia nyata tepat berada didepan mataku saat ini, menatapku dengan tatapan tajamnya seketika membuatku terlena. Aku menangis ketakutan, takut! saat aku membuka mata sosok itu akan menghilang. jika ini mimpi aku tidak akan bangun, ini mimpi yang begitu indah dan tak akan kubiarkan menjadi ilusi tapi sesuatu seakan menamparku bahwa itu hanyalah delusiku_Caroline grace.
Cintai aku dengan semua kemampuanmu maka aku akan mencintaimu lebih dari aku mencintai diriku sendiri. jangan pergi! karena aku tidak akan membiarkanmu beranjak walau hanya selangkah_Arkana ivander
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon queenbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
38 (pagi yang buruk)
pagi sedang tidak berbaik hati hari ini. dihadapkan dengan
kenyataan bahwa dia harus kembali ke kantor. caroline masuk kedalam lift
bermalas-malasan, clark yang melintas dihadapannya pun ia acuhkan.
"pagi nona caroline" sapa clark yang tidak digubris.
"Nona?" panggilnya lagi melihat caroline tersentak
membuatnya tidak enak “Maaf-maaf nona!”
“Eh tuan clark” kagetnya melihat keberadaan clark “sejak kapan
anda disini?” Tanya caroline heran.
Clark terkekeh dan tersenyum manis “sejak tadi nona.” Caroline mengangguk.
Keheningan menjalar. Clark memperhatikan caroline dengan seksama dan diam-diam mengagumi ketenangannya. Dia pun tersenyum, kagum dalam hati. Perasaan
aneh timbul begitu saja saat pertama kali melihat gadis itu. Dia suka
dengan perasaan yang tumbuh didadanya. tidak dipungkiri ia telah jatuh cinta.
Mencintai nona caroline tidak ada salahnya bukan? Dia cantik, baik, ramah dan kaya. Jadi pria mana yang tidak akan suka dengannya heheh
Caroline mengedarkan pandangannya, merasa lift sangat lambat. tidak enak jika harus berduaan dengan pria yang tidak begitu ia kenal walaupun pria yang disampingnya sangat ramah dan baik padanya. tetap saja sangat janggal.
Tepat dilantai 40 lift berhenti. clark keluar “saya duluan nona.” Caroline tersenyum dan mengangguk.
Kini dirinya bisa bernafas lega dengan kepergian clark. Dan mengecek Hpnya yang berdenting lalu keluar saat lift terbuka sempurna. mengambil nafas panjang ketika dirinya menginjakkan kaki dilantai yang ia sebut neraka. dengan senyum yang ia paksakan saat melihat para bodyguard berdiri dengan gagahnya mengawasi.
Apa semua pria berjas itu tidak punya keluarga? Kenapa sepagi ini mereka sudah ada. layaknya *seorang tentara? tapi kan itu beda tipis hanya status mereka yang berbeda d*an pengucapannya.
Caroline menggelengkan kepalanya merasa bodoh dan berjalan menuju ruangannya saat melewati ruangan yang mencekam itu. Buku kuduknya
berdiri membayangkan hal terakhir yang ia perbuat didalamnya. Mengusap lengannya trauma dan mempercepat langkahnya.
“terakhir jika tidak salah aku ketiduran karena kelelahan dan jika aku kembali kesana… Mungkin aku- aku tidak akan bangun lagi... iss jangan sampai” buru-buru dia berjalan ke meja dan menghempaskan bokongnya kekursi yang empuk.
Membayangkan arkana membuatnya bergidik ngeri. Bersamaan dengan pintu terbuka. Saga masuk dan melambaikan tangan. Menjadi rutinitasnya datang ke ruangan caroline.
”anyyeonghaseyo…”sapa saga dengan setengah berteriak.
“anyyeong…”
“kenapa murung begitu?” melihat wajah muram caroline “lagi dapet?” dapet? Apa yang ia dapatkan-pikir caroline.
Raut kebingungan membuat saga terkekeh “ahaha itu dapat… itu masa kau gak tahu!”
“ah maksudmu mens?” caroline membekap mulutnya melotot tak percaya. bagaimana bisa aku mengatakan hal yang aku alami.
Saga terbahak-bahak melihat kepolosan caroline dan merasa bangga dengan tebakannya. Dan gadis itu
berpaling dengan wajah memerah seperti terbakar.
“jangan malu begitu! Aku pria yang tahu banyak hal hanya dengan melihat ekspresimu itu.” Ujarnya lalu keluar menutup pintu kembali.
“bagaimana tidak malu jika itu adalah hal yang paling sensitif buat perempuan.” gumamnya
Caoline terdiam dan termenung menunggu perintah dari tuan Jonas.
Sedangkan disisi lain. Sosok dingin dan angkuh itu berjalan menuju ruangannya. diikuti dengan asisten atau sekretarisnya.
“Apa gadis itu…” Tanya arkana mengantung.
“Nona caro sudah berada diruangannya tuan.” Jawab Jonas cepat
karena beberapa menit lalu dia sudah mendapat kabar dari sang empunya langsung.
Arkana mengangguk puas dengan kepatuhan gadis itu kemudian masuk kedalam ruangannya. Dia merasa aneh karena tidak mendapati dua manusia idiot yang menurutnya selalu menunggu untuk disemprot. Siapa lagi jika bukan kevin dan saga.
“anyyeonghaseyo….” orangnya sudah ada. Arkana menatap tajam kearahnya “kenapa sensi begitu? lagi dapet juga?” kesal saga melihat balasan tajam Arkana.
“dapet apa ga’? memangnya apa yang kana dapatkan?” kevin
merasa bingung dan iri karena dia tidak mendapatkan apa-apa yang saga katakan.
“kenapa?kau belum dapet?” Tanya saga kesal dengan kebodohan pria
yang menatap penuh selidik kearahnya lalu kevin mengangguk.
“abaikan dia kan! Bagaimana kabarmu apa kau mengalami gejala
mulut bau?” saga terkekeh dengan ucapannya tapi berbeda dengan yang ia sapa dia menatap saga dan merasa ingin menampar mulut kurang ajar itu.
* Dasar brengsek*“Apa kau tidak
bercermin? Harusnya aku yang bertanya seperti itu!” lihat pagi-pagi saga sudah membuatnya emosi. “dasar idiot. Kembali keruanganmu atau kau ingin aku mengambilnya huh? Tidak tahu diri!” teriak Arkana murka.
Saga dan kevin saling melirik lalu lari terbirit-birit mendengar ancaman Arkana. Mendengar kecaman pedas Arkana. saga menggaruk tengkuknya tidak gatal. Dia kan hanya bercanda tapi reaksi Arkana sangat berlebihan. Tidak,
lidahnya setajam silet! Dia mahir dengan kata-kata pedas, secara
terang-terangan menunjukkan ketidak sukaan pada orang yang menurutnya tidak sekelas dengan kecerdasan, kekayaan ataupun itu. Dengan mudah mengatakan ‘sangat menganggu’ 'menyebalkan’ 'bodoh’ ‘dasar idiot’ atau ‘tidak tahu diri’ dan
kalimat-kalimat lain yang membuat kuping dan dada serasa ditusuk jarum. Itulah sebabnya mengapa orang disekitarnya harus menjaga mood pria itu. Kevin maupun saga selalu berbanding terbalik. Melihat kemurkaan pria itu adalah hiburan mereka.
Arkana mengambil nafas dalam dan membuangnya kasar. Paginya selalu
saja buruk ketika melihat mereka.
Jangan lupa jaga kesehatan ya Kak🤗
Semangat Kak 💪💪💪💕💕💕
udah lama nungu. novel favorit apalagi visualnya my love sehun. making nyaman bacanya
Terimakasih Kak Queenbe dah Update cerita nya