Percaya dengan perpindahan jiwa?? itulah yang terjadi pada Ciara...
CIARA AMELYA ALEXANDER ia harus berpindah jiwa di tubuh CLARA ANASTASYA PRATAMA Gadis cantik namun lugu yang kerap sekali dimanfaatkan oleh sahabatnya hingga suatu saat fakta terungkap apa yang akan dia lakukan pada tubuh gadis ini akan ia membalas
buruan baca kelanjutannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Salah paham 2
Seminggu telah berlalu Keenan benar-benar mengira Clara menikah dengan Gilang dan Qila adalah putri mereka
Hari ini Clara menjalin kerja sama dengan perusahaan yang Keenan kelolah Clara dengan stelan kantornya bersiap untuk melakukan rapat di perusahaan Keenan
huh
Clara berulang kali menghembuskan nafas kasar menatap tampilan wajahnya di cermin Clara terlihat begitu cantik dan dewasa
Clara berjalan menuju lift tak lupa ia berpamitan pada kedua orang tuanya
Clara melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke perusahaan milik Keenan hari ini pertemuan dua perusahaan yang berkerja sama
...****************...
"Permisi tuan" sapa sekretaris Keenan
Keenan tak mengalihkan pandangannya dari laptop ia hanya melirik sekilas dan kembali fokus
sekretaris Keenan yang merasa kesal memberanikan diri untuk berjalan mendekati tuan muda Keenan melihat itu dari ekor matanya kemudian tersenyum sinis
sekretaris Keenan sengaja mengangkat rok menampakkan paha mulusnya ia berharap Keenan dapat tergoda namun sayang Keenan bukan lah lelaki seperti itu
kini jarak Keenan dan sekretarisnya begitu dekat sekretaris Keenan merasa menang karena Keenan sama sekali tak menghiraukannya ia berpikir Keenan telah masuk dalam pesona dirinya
Keenan hanya tersenyum tipis ia ingin melihat seberapa berani gadis yang ada di depannya saat ini
"Tuan" panggilnya dengan manja
merasa Keenan diam saja ia memberanikan diri untuk meraih wajah Keenan mengelus lembut Keenan hanya diam menatap tajam namun ia tak bergerak sedikitpun
kediaman Keenan membuat gadis itu semakin berani ia membuka kancing atas baju Keenan mengelus dada bidang Keenan dan beralih duduk di pangkuan Keenan
jarak yang begitu dekat membuat gadis itu terpesona dengan wajah tampan Keenan wajah putih mulus yang membuat kaum hawa tak bisa mengalihkan pandangannya
"Tuan tahu aku sangat menyukaimu" ucapnya lagi dengan manja
ia dengan sengaja mengesekan duduknya membuat Keenan merasa ada hal yang berdiri dibawah namun Keenan masih mengumpulkan sisa kewarasannya ia tak ingin gadis ini merasa menang
...****************...
Clara yang telah sampai di lobi kampus menuju meja resepsionis
"Selamat datang ada yang bisa kami bantu Bu" tanya resepsionis dengan Ramah
"Saya Clara Anastasya pratama ingin bertemu dengan tuan Keenan " ucap Clara
"Apa sudah ada janji sebelumnya Bu"
"Sudah "
"Baik ibu bisa menemui tuan muda di ruangannya"
Clara hanya tersenyum kemudian berjalan menuju lift untuk naik kelantai tempat Keenan berada senyum Clara tak perna luntur saat melihat karyawan Keenan
Ting
Clara telah sampai tepat di hadapan ruangan Keenan
kedua insan yang ada didalam tak menyadari kedatangan Clara ruangan Keenan kedap suara jadi tak ada yang mendengar apa yang keduanya lakukan
sekretaris Keenan yang masih duduk diatas pangkuan Keenan merasa menang
"Tuan nona cla"
Bung
melihat Clara didepan pintu membuat Keenan langsung menjatuhkan sekretarisnya ia tak perduli sekretarisnya yang merasakan sakit
ia tak tau jika utusan Pratama grup adalah Clara
Clara yang melihat itu hanya tersenyum sinis
"Maaf jika saya datang diwaktu yang tidak tepat tuan" ucap Clara sopan dengan senyum terus menghiasi wajah cantiknya
"Tidak,,silahkan masuk nona" ucap Keenan
Keenan menatap tajam pada sekretarisnya melihat tatapan Keenan sekretaris Keenan mengsiut mundur ia begitu takut dengan tatapan Keenan
"Keluar" sahur Keenan dingin
meskipun merasakan sakit ia tak ingin membuat Keenan semakin marah ia mencoba bangun dan berlalu dari sana sebelum keluar ia menatap sinis pada Clara
Clara hanya menampakkan senyumnya ia tak perduli dengan tatapan wanita itu
"Silahkan masuk nona", ucap asisten Keenan
Clara pun berjalan masuk keruangan Keenan betapa terkejutnya Clara saat melihat begitu banyak foto dirinya di salah satu lemari fotonya bersama Keenan saat SMA
Clara mencoba mengatur isi hatinya ia sudah memiliki tunangan ia tak mungkin memikirkan pria lain selain calon suaminya
"Nona" panggil Keenan mencoba untuk profesional
"Iya" sahut Clara
"Silahkan duduk"
"Terimakasih tuan"
Clara pun menyodorkan beberapa berkas penting pada Keenan
beberapa saat Keenan telah selesai mempelajari berkas itu ia menerima kerja sama itu dengan begitu ia bisa melihat Clara tiap hari di kantornya
"Senang bekerja sama dengan anda nona muda" ucap Keenan mengurulkan tangannya
"Terimakasih tuan muda" ucap Clara tersenyum
Clara pun memutuskan untuk pamit ia berlalu dari ruangan Keenan ia menatap intens pada sekretaris Keenan yang sedang menatap tak suka pada Clara
Clara tak memperdulikan itu ia berjalan dan berlalu pergi dari sana sampai diparkiran saat Clara akan memasuki mobilnya
"Tunggu " ucap seseorang menghentikan Clara
Clara menatap wanita yang menghentikannya ia memutar bola malasnya
"Ada hubungan apa kau dan tuan" ucapnya
mendengar itu Clara mengerutkan keningnya hubungan apa maksud dari wanita yang ada di hadapannya ini
"Tak ada" ketus Clara
mendengar jawaban itu membuat wanita yang ada dihadapannya memanas wajahnya merah menandakan ia sedang marah
"Dengar nona" Clara mengantungkan ucapannya
"Saya ara sekretaris sekaligus calon istri tuan Keenan " ucapnya percaya diri
mendengar itu Clara tertawa banyak sekali wanita yang selalu mengaku hal itu melihat Clara yang tertawa ia hendak melayangkan sebuah tamparan namun sebelum berhasil menengai pipi Clara
Clara dengan cepat menahan dan menatap tajam pada gadis itu melihat itu wajah gadis itu menjadi pucat pasalnya tatapan Clara seperti tatapan membunuh
"Jika kau ingin tau siapa diriku masuk dan lihatnya koleksi foto milik tuanmu" ucap Clara tersenyum meledek
Gadis itu langsung menunduk kepalanya ia tau begitu banyak foto gadis dalam ruangan Keenan namun ia tak menyangka gadis itu adalah seseorang yang sudah ada di hadapanya ini
"Kau tenang saja aku tak tertarik lagi pada tuanmu" ucap Clara memasuki mobilnya
Clara yang lelah melajukan mobilnya ke mansion Pratama setelah tiba ia bergegas masuk
"Mommy" teriak gadis kecil
Clara berlari memeluk tubuh kecil Qila yang datang bersama dengan maminya
"Cla" sapa Tia
Clara mengajak Tia bicara dikamarnya sedangkan Qila bermain bersama beberapa pelayan disana
sesampainya dikamar Clara medudukan bokongnya di sudut ranjang empuknya
"Kau bekerja sama dengan perusahaan Keenan?" tanya Tia
"Iya"
"Kau ingin terluka lagi,, Ais kau menyebalkan" ucap Tia
Tia dan ingin Keenan melukai hati clara lagi baginya Clara sudah cukup merasakan sakit hingga memutuskan pergi dari negara ini
Clara membuang napas panjang ia tau kekhawatiran sahabat ia menatap wajah Tia
"Semua baik-baik saja"
"Aku dan Keenan hanya masa lalu" ucapnya lagi
"Tapi cla cinta bisa tumbuh kembali" ucap Tia
"Cinta mungkin akan tumbuh kembali namun rasanya sudah tak sama Tia"
"Dulu aku mencintainya namun Keenan menyiakan hal itu,,nanti saat cintaiku kembali tumbuh percayalah itu hanya rasa sesaat" ucap Clara
Clara mengingat beberapa tahun yang lalu Dimana Keenan memilij Chika dibanding dirinya
Cinta tak selamanya menjadi milik kita ada kalanya cinta hadir hanya untuk perjalanan hidup
aku sampe terharu
tapi maaf aku ngga bisa lanjut baca nich
semngat terus💪💪💪
....🥳🥳🥳👏👏🤗🤗