NovelToon NovelToon
HIJRAH KU

HIJRAH KU

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Pernikahan Kilat / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:24.2k
Nilai: 5
Nama Author: evidayanti ali

Hai hai...balik lagi saya menyapa kalian semua dengan cerita baru saya yg berjudul
HIJRAHKU
mohon dukungannya yah.
Kasih like, komen, vote dan bunga yah.Makasih..

Nyaris keluar dari islam alias murtad, gadis itu mendapatkan hidayah setelah ditolong oleh seorang lelaki tampan yang bernama Aryan khan malik.

Lelaki berdarah melayu~ india itu akhirnya terpaksa menikahinya karena harta warisan dari orang tuanya.

Namun bukan kebahagiaan yang Nada dapatkan setelah menikah ia malah harus lebih bisa banyak sabar karena kelakuan suami yg sangat jauh dari kata baik.

Terlebih adanya cinta segitiga antara Nada, Aryan dan adiknya Irsan mantan kekasihnya Nada.

Bagaimana akhirnya...?
Akankah Nada menemukan bahagia dalam rumah tangganya...?

Lanjut baca yuk...

Hijrah ku
by novel:evidayanti ali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon evidayanti ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.35 Hijrahku

...🕊Happy Reading🕊...

Ting tong

" Walaikumsalam, iya sebentar...," ucap Nada buru- buru menuruni anak tangga.Ia pun segera membukakan pintu untuk tamunya itu.

" Taraaa...," ucap Karin sumringah sembari menunjuk kue ulang tahun saat Nada sudah membukakan pintu untuknya.Nada pun terlihat sangat senang dengan hal itu, kemudian ia memeluk Karin.

Nada pun mempersilahkan Karin masuk dan duduk di sofa, " Wis keren, sekarang kamu bercadar ya?," ucap Karin memuji Nada yang kini banyak berubah dari penampilan.

" Ah bisa aja kamu, " ucap Nada sembari melepaskan cadarnya.Karin pun memotong kue ulang tahun yang dibawakannya tadi." Selamat ulang tahun sepupu," ucap Karin sembari memberikan kue itu pada Nada.

" Makasih banyak Rin, makasih,tapi ini sungguh berlebihan." ucap Nada terharu,

" Gak papa, biasa aja kok, lagian sesekali...," jawab Karin sembari memeluk Nada, pada saat yang sama Aryan datang menuruni anak tangga, keningnya berkerut kebingungan melihat Karin memeluk Nada.

" Bang,sini duduk," ucap Nada segera menghampiri suaminya itu dan membaea Aryan duduk disampingnya.

" Maaf Rin sebelumnya,gak ngundang- ngundang, aku sudah nikah, sama Bang Aryan," ucap Nada sembari mengulas senyum.

" Dan Bang, ini Karin sepupu Nada," lanjut Nada memperkenalkan Karin pada Aryan.Karin pun langsung tersenyum dan mengulurkan tangannya ingin menyalim tangan Aryan, cukup lama Karin dengan keadaan itu tapi Aryan yang masih bingung, enggan menerima uluran tangan itu.Akhirnya Karin menarik kembali tangannya dan tersenyum seakan semua tengah baik- baik saja.

" Sayang, aku pernah tahu kalau kamu punya sepupu?," tanya Aryan kemudian menatapi Nada.

" Iya Bang, Nada memang gak pernah cerita,Karin juga baru- baru ini kok tinggal di Indonesia, sebelumnya, sama kek Nada dia tinggal di Malaysia juga." ucap Mada menjelaskan yang membuat Aryan manggut manggut.

" Aku ambilin minum dulu ya, hehe aneh ini ada makanan gak ada minuman," ucap Nada sembari berdiri, Aryan mencekal tangannya.

" Jangan lams- lama ya," ucap Aryan yang diangguki oleh Nada.Nada pun segera berlalu dari sana.

" Kenapa?, heran kalau aku sepupunya Nada?," ucap Karin bertanya menatap nanar pada Aryan.

" Gak percaya aja sih, hem kamu tahu Nada sepupu kamu, tapi masih aja tuh kamu berusaha ngedekatin aku, masih sehat gak tuh pola pikir mu?," ucap Aryan seraya tersenyum penuh kemenangan sementara Karin kini dibuat kesal olehnya.

" Hem, sakit- sakotan aja belagu kamu Ar,istri kamu itu masih muda, kalau aja kamu mati masih banyak yang mau sama dia, ini bukan soal kamu masa lalu ku Ar, tapi ini soal Nada, emangnya kamu gak berpikir apa, kalau kamu terus baik sama dia, sedang umur kamu tak lama lagi, dia akan merasa sedih terus kehilangan kamu," ucap Karin, Aryan terdiam, mungkin ia sedang memikirkan ucapan Karin tersebut.

" Pikir baik- baik Aryan,setelah kamu tiada, Nada akan terus menerus sedih mengingat ngingat kenangan kalian, apalagi kamu baik terus sama dia, bucin terus, Nada bakal susah move- on dari kamu," lanjut Karin.

" Kalian bahas apa?, kok pada tegang gitu?," tanya Nada saat ia baru saja datang dan meletakkan minuman itu di atas meja.

" Gak papa Nad,sekali lagi selamat milad ya, aku doakan yang baik- baik buat kamu," ucap Karin sembari menggemgam tangan Nada.

" Aku mau pulang dulu, aku lupa,aku ada pasien siang ini," lanjut Karin memberi alasan sembari menunjuk jam tangannya.

Nada pun tersenyum dan mengantarkan Karin sampai di depan pintu.

" Dah...," ucap Karin yang dibalas juga oleh Nada.

" Aku kok gak tahu kamu ulang tahun?," tanya Aryan pada saat bertatap muka lagi dengan sang istri.

" Ya gak papa Bang, ulang tahun itu gak mesti dirayain kok," ucap Nada terlihat santai saja, kemudian ia membaringkan tubuhnya di sofa itu dan menjadikan pa ha Aryan sebagai bantalnya.

" Melihat Abang senyum, itu sudah kado terindah buat Nada," ucap Nada yang tentu saja membuat Aryan tertawa, kemudian Aryan mencium kening istrinya itu lalu mencium hidung Nada.Perlahan tangan Aryan membelai pipi Nada istrinya, dan tangan itu perlahan turun membuka jarum yang tersemat pada jilbab Nada.

" Kenapa Nada disuruh buka jilbab?," tanya Nada heran,sembari duduk tapi Aryan hanya tersenyum menatapi wajahnya saja, bahkan tangan Aryan kini melepaskan ikatan rambut Nada dan membiarkan rambit panjang Nada terurai begitu saja.

" Cantik!," ucap Aryan lirih.

" Kenapa? Nada gak dengar," ucap Nada pura- pura tidak mendengar ucapan suaminya itu.

" Kalau di rumah, gini aja ya, aku lebih suka," ucap Aryan kemudian membuat Nada heran dan memanyunkan bibirnya.

" Abang aneh deh, maksud kamu, kamu lebih suka Nada buka aurat daripada tutup aurat, begitu?," tanya Nada kesal kemudian menjauhkan pandangannya dari sang suami.

" Dirumah aja sayang, dirumah kan cuma kita berdua," ucap Aryan seraya mencubit dagu sang istri geram.

" Hem, gak suka, Nada pengennya Abang yang ngikutin cara Nada, bukan Nada yang harus ngikuti Abang terus," kesal Nada.

" Iya deh, iya...Abang yang salah," ucap Aryan kemudian mencium pipi Nada.

****

Malam harinya, saat Nada sudah tertidur lelap, Aryan kembali memikirkan ucapan Karin tadi siang, Aryan nampak mempertimbangkan ucapan Karin tersebut.

" Ucapan Karin ada benarnya juga, kalau pun nanti aku akan mati, jadi Nada gak begitu sedih dengan aku yang jahat." ucap Aryan kemudian menghela nafasnya panjang.

*****

" Bang, sholat subuh yok," ucap Nada menggoyangkan lengan Aryan suaminya.

" Apaan sih, aku ngantuk," ucap Aryan meninggikan suaranya sembari menarik selimutnya lagi.

" Astaqfirullohalazim..." ucap Nada mengusap dadanya.

Pagi harinya, seperti biasa Nada akan memasak menyiapkan sarapan untuk dirinya dan suaminya,Sedangkan Aryan kini keluar rumah tanpa memberitahu Nada terlebih dahulu.Tak lama setelahnya, Nada masuk ke kamar mereka." Bang, sarapan yuk, udah selesai itu," ucap Nada sembari ingin membangunkan sang suami tapi...dia tidak menemukan apa- apa disana, kecuali hanya selimutnya saja.

" Ya allah...Bang Ar kemana?," lirih Nada mulai panik.Ia pun segera mencari keberadaan Aryan di kamar mandi, kemudian di balkon, namun hasilnya nihil, Aryan tak ada disana.

Akhirnya,Nada pun pasrah dan diam menunggui Aryan di sofa.

Ting tong...

Dengan semangat, Nada segera membukakan pintu berharap Aryan adalah orang itu, namun seketika senyumnya menjadi redup saat mendapati Dinda lah yang menjadi tamunya.Ia pun segera mempersilahkan Dinda dan Faiz masuk kedalam rumahnya.

" Nemangnya Aryan kemana Nad?," tanya Dinda saat tak menemukan Aryan didal m rumah.

" Gak tahu kak, belum pulang dia," singkat Nada sembari tersenyum tipis.Tak lama setelahnya, Aryan masuk kedalam rumahnya.

" Assalamualaikum...,"

" Walaikumsalam..," jawab keduanya.

" Dinda?, kapan datang ?," tanya Aryan menatapi Dinda.

" Papa.... ," ucap Faiz kecil sembari memeluk Aryan sebelum sempat Dimda menjawab pertanyaannya tadi.

" Wih...Faiz papa udah gede ya," ucap Aryan seraya menggendong Faiz.

" Faiz khan, umur kamu sudah berapa?," tanya Aryan dengan gemasnya menciumi pipi Faiz yang masih kecil.

" Papa, papa, kata mama, Fais anteng kek papa loh," ucap Faiz masih dalam gendongan Aryan.

" Oh ya?,coba tanya Bunda Nada, gantengnya Iz turun dari siapa?," tanya Aryan mengikut sertakan Nada dalam perbincangannya dengan bocah empat tahun itu.

" Dali papa...," ucap Faiz sumringah sembari mencium pipi Aryan.

" Ya Allah...Bang Aryan begitu dekat dengan Faiz, walau Faiz bukan anak kandungnya, tapi terlihat Bang Ar sangat menyayanginya." lirih Nada membathin seraya mengelus perutnya yang sudah mulai membuncit.

" Faiz sudah sekolah apa belum?," tanya Aryan saat ia dan Faiz duduk di sofa.

" Sudah pa, cekolah padut," ucap Faiz begitu manja di pangkuan sang ayah.

" Hah?, padut?, paud kali...," sela Aryan seraya tertawa kecil.

" Abang Iz, sudah bisa bilang R belum?," tanya Aryan lagi.Faiz tertawa memperlihatkan deretan gigi putihnya yang masih imut.Pipi gembul Faiz tentu saja menjadi sasaran kegemasan Aryan padanya.

" Sakit papa...," lirih Faiz saat Aryan baru saja mencubit pipinya karena gemas.

" Sakit sayang....? maaf ya," ucap Aryan seraya menghembus pipi gembul Faiz.

" Hadeuh, ni dua orang asyik berdua mulu, lupa kalau masih ada kita disini," ucap Dinda sembari meletakkan cemilan diatas meja.Sedangkan Nada turut ikut mengekor dibelakang Dinda.

" Faiz, turun dari pangkuan papa sayang, papa- nya capek," ucap Dinda pada Faiz, namun bukannya langsung turun, Faiz malah menatap wajah Aryan terlebih dulu.

" Gak papa ma, papa nya baik baik saja kok," jawab Aryan kemudian mencium pipi Faiz dan bercanda lagi dengan Faiz yang membuat Dinda jengkel.Sementara Nada hanya bisa tersenyum saja.

" Faiz, dengar mama gak nak?," tanya Dinda kembali.

" Iya mama, jangan galak galak lah," ucap Aryan masih bergurau dengan Faiz.

" Aryan!," bentak Dinda, otomatis membuat Aryan terdiam dan menatap Dinda begitu juga dengan Faiz.

" Aryan, kalau kamu terus terusan menjawab pertanyaan yang bukan dotujukan ke kamu, sama hal nya kamu tengah menhajari Faiz untuk ngebantah orang tua," ucap Dinda menjelaskan.

" Oh begitu kah?, sori aku gak tahu.," Aryan pun menatap lembut pada Faiz.

" Nak nurut sama mama sayang, mama ingin Abang Iz turun dari pangkuan papa," ucap Aryan lembut yang kemudian diangguki oleh Faiz, Faiz pun turun dari pangkuannya.

" Faiz tidur ya nak, udah malam," lanjut Dinda kemudian diiyakan oleh Faiz.

" Memanjakan anak itu gak salah Ar, tapi jangan sampai membuat anak jadi gak tahu aturan," ucap Dinda setelah kepergian Faiz.

" Iya, maaf aku gak tahu soalnya, " ucap Aryan meminta maaf yang dibalas senyuman oleh Dinda.

" Ini nantinya menjadi pelajaran juga buat kalian, Nada lagi hamil kan?,"tanya Dinda dan diangguki oleh Aryan.

Keesokan paginya, Aryan mencium kening Faiz sehingga membuat Faiz terbangun.

" Pa..," ucapan Faiz terpotong saat Aryan segera menyuruhnya diam.

" Sutt...nanti mama marah," ucap Aryan seraya menggendong Faiz dari kamar itu.

Pagi- pagi sekali, Aryan mengajak Faiz jogging, " Papa...Abang capek," ucap Faiz sembari duduk di tanah, Aryan pun segera menghampirinya.

" Pa...hidung papa beldalah..," ucap Faiz lagi menunjuk darah yang mengalir dari hidung sang ayah.Tak mau membuat anaknya panik, ia pun segera mengelap darah itu dengan handuknya.

" Gak papa kok, nanti jangan kasih tahu mama sama bunda ya," pinta Aryan seraya berjongkok menyesuaikan tinggi Faiz dengannya.Bocah itu pun janya mengangguk saja.

" Ya sudah, karena Abang sudah nemanin papa jogging, sekarang kita beli ice cream ya,"

" Hole...beli ice cleam...," ucap Faiz sumringah dan Aryan pun segera menggendong Faiz di punggungnya.

Bersambung

1
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
kren👍
umi b4well (hiatus): makasih kk
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
bunga bermekaran untukmu Umi Vida
umi b4well (hiatus): makasih bnyak kk
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
siluman? eh siuman?!! hehehe
Nini 🐻
namun gatal🤣
Nuah
Amanah
umi b4well (hiatus): makasih kk
total 1 replies
🔴❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
Aryan, setiap masalah pasti ada jln kluar y, bukan trus menyakiti hati y Nada, apa lg Nada lg hamil muda, akan berpengaruh dengan kehamilan y
Akhirnya k tauan Nada juga klo Aryan puy penyakit kanker, serapat2 y rahasia di tutup2i aka ketahuan juga dengan jln y waktu
umi b4well (hiatus): hem benar bangat mak.
total 1 replies
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
memang nada punya utang brp dn ma sapa ampek mau krja jd penyanyi malah teerjerumus di kamar dn di seyubuhi
umi b4well (hiatus): gak tau mbak, kurang tahu saya hi..
total 1 replies
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
baru nyadar kalok jadi kupu kupu malam itu gak enak,blm sindiran orng
umi b4well (hiatus): noh, dengarin tuh Nad...
total 1 replies
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
tu kan jadi kekhawatiran orng tua,lain kali pamit lah kalok mo kmn kmn nya biar orngtua gak khwtr,klok ad ap ap mnding ngmng ma ibu
umi b4well (hiatus): benar banhat mbak.
total 1 replies
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Arlingga✿꙳❂͜͡✯࿐
mampir,,,
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Arlingga✿꙳❂͜͡✯࿐: 😊😊😊😊😊
total 4 replies
Ñůŕšý😘
wah los kontrol dari ortunya. sayang sekali masa muda yg rapuh tergelincir di jalan yg salah
umi b4well (hiatus): bnar sekali.kasihan anak korban dari los kontrol daei ortunya
total 1 replies
🔴❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
lanjut author 💪💪💪
umi b4well (hiatus): makasih mak.
total 1 replies
🔴❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
apa maksud mu "mungkin ini jalan y" Aryan🤔
nama y berumah tangga hrs di jalani dengan kejujuran biar gk ada salah paham yg menghancurkan rumah tangga itu sendiri
umi b4well (hiatus): maksudnya itu jlnnya agar Nada membencinya mak.agar Nada tak merasa kehilangan saat i sudah tiada nanti
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
niatan curhat malah kena omelan,nasib lu dah Ar
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
orang yg sama hanya saja berusaha menyembunyikan semua permasalahannya dibalik senyuman dan keceriaan
umi b4well (hiatus): sadis..
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
khan cowok ya pastinya ganteng lah,kalo cantik maalah bahaya
umi b4well (hiatus): haha si othornya yg gabut mak.hehe malah buat jdi teksnya si bang Aryan
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
asem dibilang kecebong mentang² sebelum jadi bentukannya kayak kecebong aj hehehe
umi b4well (hiatus): nah kan benar kec3bong haha
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
lebih baik mengingat dosa dari pada mengingat hal baik yg sudah kita kerjakan dan mengharapakan balasan
umi b4well (hiatus): hihi benar bangat mak
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
Alhamdulillah akhirnya kakaknya sadar, dan mau hijrah ke jalan yang benar, moga istiqomah ya kak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
itukan kata nya manusia, manusia juga ada salah dan khilafnya juga. jadi yang sabar aja ya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!