Fero Alexander pria tampan namun sedikit kejam jatuh cinta pada seorang gadis berhati dingin bernama Fani Anindita.
Jatuh cinta pada pandangan pertama membuat pria yang biasanya dikejar oleh wanita kini beralih dia yang mengejar wanita.
Bagaimana cara ia meluluhkan hati gadis yang terlanjur mati akibat pengkhianatan dari cinta pertamanya.
Ikuti kisahnya apakah Fero berhasil meluluhkan hati gadis yang ia cintai
Yuk simak ceritanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lancang kamu menyentuhnya
Pertemuan Fani dan kedua orang tua Fero berjalan baik.Ternyata semua tak seperti yang dipikirkan oleh Fani.Kedua orang tua Fero menerimanya dengan tangan terbuka.Arini Mommy Fero begitu baik dan tak mempermasalahkan tentang Fani yang berasal dari keluarga sederhana.Aliando Daady Fero pun begitu meski terlihat datar namun ia tampak begitu menerima Fani sebagai calon menantu mereka.
"Mas..."
"Ya...",jawab Fero yang fokus menyetir mobil.Saat ini mereka dalam perjalanana pulang menuju rumah Fani.
"Aku pikir tadi saat pertama bertemu kedua orangtua kamu akan di usir",ucap Fani.
"Kedua orangtuaku tak seburuk itu Fani mereka tak pernah membeda bedakan sebuah status",jawab Fero.
"Ya aku hanya takut saja karena tak semua orang kaya yang mau menerima orang biasa menjadi bagian keluarga mereka.Kebanyakan mereka akan mencarikan anaknya jodoh dari keluarga rekan bisnis untuk mengembangkan bisnis mereka",ucap Fani.
"Bisnisku sudah besar Fani tak perlu lagi harus melakukan hal semacam itu",jawab Fero tersenyum pada yang kekasih.
"Ya... aku tau",balas Fani.
"Oh ya kapan aku bisa kamar kamu secara resmi pada ibumu?",tanya Fero.
"Mas... bagaimana kalau kita jalani aja dulu baru kita pikirkan lagi rencana ini",jawab Fani.
"Aku gak mau pacaran Fani kamu tau itu kan?.Aku ingin menghalalkan kamu agar kita pergi berdua tidak lagi berdosa",ujar Fero.
"Tapi--
"Fani...usia aku dan kamu tidak lagi muda apa lagi yang kita tunggu jika jalan didepan bkita sudah terbuka lebar",timpal Fero meyakinkan sang kekasih.
"Akan aku bicarakan dulu dengan ibu",jawab Fani.
"Aku gak mau lama lama loh Fan", ucap Fero tersenyum lebar.
"Ya...",jawab Fani yang masih bingung dengan semuanya.
Setibanya di depan rumah Fani gadis itu terkejut akan seseorang yang telah menunggunya.Fani tau siapa orang itu dan ia takut akan terjadi hal yang tak diinginkan apalagi Fero tampak menatap orang itu dengan tajam.
"Ayo turun Mas", ucap Fani.
"Ya...",jawab Fero dengan suara datar dan dinginnya.
Keduanya turun dan melangkah menuju seseorang yang tengah tersenyum pada Fani.
"Fan...akhirnya kamu datang juga,aku mau minta maaf sama kamu dan akan memperbaiki semuanya", ucap pria itu menghampiri Fani dan berusaha menggapai kedua tangan Fani.
"Al...maaf aku tidak bisa--
"Apa karena pria kaya ini,hum?", tunjuk Alvian pada Fero yang merupakan sahabat dari bosnya.
Fero tersenyum smirk menatap tajam pria itu penuh permusuhan.Begitu juga dengan Alvian yang ikut menatap Fero penuh permusuhan.
"Itu bukan urusanmu Al...kita sudah selesai",jawab Fani.
"Gak Fan aku ingin kita kembali seperti dulu",jawab Alvian tanpa rasa malu.
Darah Fero langsung mendidih mendengar ucapan pria itu pada kekasihnya.Untung Fani telah resmi menjadi kekasihnya.
"Gak Alvian...kedua orang tua kamu tak merestui kita dan satu lagi kamu telah mengkhianati aku dengan wanita pilihan ibumu",ucap Fani.
"Fan...
"Kau dengar bung...jadi jangan lagi menganggu calon istriku",ucap Fero dengan tatapan tajam.
"Jadi kalian...?"
"Ya dia tunanganku dan sebentar lagi kan menjadi Nyonya Alexander", jawab Fero memamerkan cincin berlian yang ada di jari manis Fani pada Alvian.
"Fan kamu pikir kan lagi orang kaya seperti nya pasti kedua orangtuanya akan menolakmu yang--
"Yang miskin dan tak berpendidikan begitu maksud kamu?",sanggah Fani.
"Fan...
"Jangan samakan orangtuanya dengan orangtuamu yang menginginkan menantu yang sederajat dengan kalian",timpal Fani.
"Fani kedua orangtuaku sudah berubah aku ingin--
Bugh...
"Lancang kamu menyentuhnya",ucap Fero penuh emosi saat Alvian melihat Alvian meraih tangan Fani.
...****************...
yang lain dari yg lain gitu
semangat mba💪
Aku biasa nya sebelum baca novel tuh baca komentar para riders yg udah baca,Kalo ada komentar sang peran utama nya TEH CELUP aku langsung skip dan cari novel lain aja...Yang ini aku mampir ya thor..