NovelToon NovelToon
Dihamili Adik Kelas

Dihamili Adik Kelas

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anarita

Hanya Karena ingin tahu gebetannya H*** atau tidak, Laura melakukan sebuah kesalahan fatal hingga dirinya dinyatakan hamil.

Apakah kebodohan yang Laura lakukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anarita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Bulan Kemudian

Sebulan kemudian.

Tak biasanya Laura sakit. Ia datang dan merebah di kursi dengan langkah gontai. Rena yang duduk di sebelahnya tentu saja langsung mengernyit heran begitu melihat tingkah aneh gadis itu.

"Ra, lo kenapa? Pucet banget," tegur Rena, matanya memindai muka Laura yang tak berona. Tak hanya itu, Laura juga datang dengan keringat dingin bercucuran memenuhi seisi dahi.

"Nggak apa-apa, Ren. Cuma agak meriang aja nih, badan gue. Keknya gara-gara semalem begadang ngerjain kisi-kisi" Laura meletakkan tas ke laci, lalu mengelap wajah dan dahinya dengan tisu. Ia juga segera meminum air mineral yang selalu dibawa. Napasnya terdengar tidak stabil, dan itu bisa didengar jelas oleh Rena.

"Eh, elo seriusan gak papa ini?  Muka lo pucet banget lho, Ra!" Rena menempelkan telapak tangannya ke kening gadis itu dan merasakan suhu tubuh Laura berbeda dari biasanya. Badan sahabatnya itu agak hangat.

"Gue nggak apa-apa, beneran!"

"Nggak apa-apa gimana? Ini sih demam. Ya udah, lo diem aja di kelas. Nanti gue yang bilang ke ketua kelas. Lo izin aja, nggak usah ikut upacara!"

Namun, Laura menggeleng. Ia tahan tangan Rena agar tidak pergi.

"Jangan ngeyel!" Rena mendelik kesal.

"Tapi gue baik-baik aja, Ren. Nggak usah lebay. Lagian ini cuma meriang. Biasanya juga kalau meriang gini palingan cuma flu biasa!"

"Ya makanya istirahat aja di kelas!"

"Enggak usah, lah. Upacara kan bagus. Berjemur biar penyakitnya minggat. Kali aja nggak meriang lagi kalau udah keluar keringat." Laura nyengir berharap Rena percaya. Padahal ia sendiri juga bingung lantaran tiba-tiba lemas padahal tadi saat di rumah sudah sarapan dan tidak merasakan apa-apa.

Rasa aneh yang ia rasakan baru terasa saat di jalan tadi.

"Serius, lo gak papa ini?" Rena mulai sanksi.

Laura mengangguk. "Ra, kita ke toilet, yuk. Temenin."

Laura seperti biasa akan bergelendot manja di lengan Rena, membuat sahabatnya itu gemas dan menoyornya sebanyak dua kali.

"Kebiasan, deh!" sungut Rena.

Namun, karena ingin berkemih juga Rena pun mengiyakan ajakan Laura. Keduanya berjalan bersisian menuju toilet.

Tak lama bell panjang berbunyi menandakan apel hari Senin akan dilaksanakan sebentar lagi. Seperti biasa para siswa dan siswi berjejer membentuk barisan sesuai urutan kelas. Mereka sibuk mencari tempat karena para guru telah berada di halaman.

Di halaman besar itu semuanya sibuk dengan diri masing-masing. Ada yang membenarkan seragam, ada pula yang bergosip ria dengan teman sebelah, tentu saja dengan bisik-bisik.

"Ra, ayo cepet!" Rena menyeru supaya Laura segera keluar. Laura yang berada di bilik satunya tergopoh-gopong menghampiri sang sahabat yang memasang wajah panik. Pasalnya hanya mereka saja yang ada di sana, sedang yang lain telah berkumpul di halaman.

Keduanya pun berlari sembari berpegangan tangan. Mereka terus memegang topi yang ada di kepala dan sejenak menghentikan langkah ketika sudah sampai di halaman.

Pelan dan tenang mereka menuju barisan kelas saat komandan upacara telah melakukan penghormatan untuk bendera.

"Duh, jantung gue rasanya sesek banget. Cepet banget si lo, larinya," bisik Laura yang merasa dadanya berdebar, napasnya masih ngos-ngosan tak teratur.

"Habisnya lo ke toilet pake lama banget! Ya nggak keburu kalau jalannya kayak putri Indonesia," sambar Rena, tentu dengan berbisik pula.

"Eh, lo beneran enggak apa-apa, 'kan?" selidik Rena lagi, pasalnya muka Laura makin terlihat pucat.

Laura pun mengiyakan dengan anggukan. "Udah, nggak usah berlebihan. Gue oke, kok."

1
ida nurhidayah
♥️👍
Hadijah Nadia
Luar biasa
Hadijah Nadia
👍👍👍
nur Hayati
Kecewa
Qaisaa Nazarudin
8 tahun berjuang sendiri,Semuanya nisa berjalan dgn mudah seharusnya,Orang bilang KEJUJURAN itu penting,Kalo Laura jujur dari awal ke keluarganya,Pasti semuanya juga akan baik2 saja,Ini Laura aja yg bikin ribet sendiri..Aelaah..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Rene,Arga emangnharus tau..Lama2 aku makin enegndgn sikap nya Laura..
Qaisaa Nazarudin
Aku gak tau mau ngomong apa,Laura ini cewek apa ya BODOH,BEGO APA OON SIH, Itu anak punya Bapak,Kamu juga punya keluarga,Kenapa harus nanggung sendiri,Dari dulu sampai sekarang gak abis2 dengan kebodohan dan kebegoan nya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
1 jam, Kalo aku tuh udah siap semuanya..1 jam ya bukannya 1 menit,Dasar Laura aja yg lemot..
Qaisaa Nazarudin
Semuanya juga berasal dari Laura yg terlalu Terobsesi ke Arga,Sampai sanggup merendahkan harga diri,Makanya Roma kerjain,Tapi ngerjain nya kelewatan..
Qaisaa Nazarudin
Masuk jebakan,Pasti air itu di kasih obat..
Qaisaa Nazarudin
Astaga Laura..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Arga cari pacar,Biar Laura gak ngejar2 kamu lagi..
Queen Mother
Pagi-pagu? Pagi-pagi
Queen Mother
Kai? Kata apa itu Thor?
Queen Mother
Siapa An?
Queen Mother
🤣🤣🤣 emang selera anak SMA yaaa nasi goreng
Queen Mother
Menjelang Thooooorr
Queen Mother
Pergi Thor, bukan peri… muni peri kali aah
Queen Mother
Iyaaa 🤣🤣 cowo klo liat yang seksoy-seksoy biji mayanya mo keluar noh
Queen Mother
Yaaah ternyata lakik bawa hair dryer jugak?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!