NovelToon NovelToon
Penyesalan Suami Kejam

Penyesalan Suami Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:13.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rosma Sri Dewi

Ruby, gadis cantik berusia 27 tahun terpaksa harus menikah dengan seorang pria dingin dan kejam bernama Arkana Rafassya, pria yang memiliki paras yang sangat tampan dan idaman para kaum hawa. Arka, begitulah dia biasa dipanggil, sebenarnya sudah memiliki seorang kekasih yang juga sangat cantik jelita seperti namanya, yaitu Jelita. Arka sangat mencintai Jelita, tapi karena sebuah insiden di mana dia ditemukan sedang berduaan di sebuah kamar dengan Ruby, terpaksa dia harus menikah dengan gadis itu dan berpisah dengan Jelita. Arka menuduh insiden itu adalah rencana licik Ruby agar bisa menikah dengannya, karena dia yakin kalau Ruby itu wanita yang haus akan kekayaan dan ingin hidup mewah. Karena alasan itu, membuat Arka sangat membenci Ruby dan sama sekali tidak pernah menghargai wanita yang sudah menjadi istrinya itu. Pria itu bahkan masih berharap ingin kembali pada Jelita. Bagaimana kelanjutannya? apa benar Ruby seperti yang dipikirkan oleh Arka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Sri Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Sudah seminggu waktu berlalu semenjak terbongkarnya kebusukan Jelita dan mamanya dan sudah seminggu juga, Arka hidup dalam penyesalan.

Seminggu ini,Arka kebanyakan melamun dan hampir tidak pernah keluar kamar. Badannya sudah terlihat kurus karena jarang menyentuh yang namanya makanan. Pria itu hanya menghabiskan hari-harinya dengan duduk di balkon kamarnya sembari menatap kosong ke depan. Bahkan, perusahaan kini harus diambil alih oleh Adijaya lagi.

Bayang-bayangan tentang perlakuannya pada Ruby, hampir setiap hari berkelebat di pikirannya dan tentu saja membuat amarah pria itu bangkit dan tidak jarang dia suka memukul kepalanya sendiri.

Sudah seminggu ini juga dia berusaha mencari tahu, kemana Ruby pergi tapi sama sekali tidak ada yang tahu. Bahkan ketika dia bertanya pada Risa, yang merupakan kakak Ruby pun tidak tahu.

Wanita yang merupakan kakaknya Ruby itu sebenarnya sudah tahu kemana adiknya itu pergi, tapi, karena sebuah pertimbangan dan permintaan dari Tiara, mau tidak mau Risa pun akhirnya berbohong pada Arka mengatakan kalau adiknya itu, tidak pernah menghubunginya sama sekali.

"Kak, ayo makan! sudah seminggu ini kakak jarang makan, tolonglah kali ini Kakak makan. Kalau Kakak mau bertemu lagi dengan Kak Ruby, kakak harus sehat kan?" Adelia kini sudah berdiri di belakang Arka sembari membawa nampan berisi makan malam untuk Arka.

"Taruh aja di situ,nanti aku akan makan," sahut Arka lirih tanpa menoleh ke belakang.

"Tidak, Kak. Aku harus melihat Kakak makan sekarang,biar aku tenang," tolak Adelia sembari melangkah dan berdiri di depan Arka.

"Adel,nanti aku akan makan, aku mohon kamu tinggalkan aku sendiri dulu,"

"Kak, apa kamu masih menyayangi papa, mama dan aku? kalau iya, tolong jangan seperti ini, Kak. Kakak harus semangat untuk bisa menemukan Kak Ruby lagi. Apa Kakak kira Kak Ruby akan senang kalau lihat kondisi Kakak yang begini? dia pasti akan sedih, Kak. Kakak makan ya!" Adelia dengan sabar kembali membujuk Arka.

"Adel,apa kesalahanku masih termaafkan? apa Ruby masih mau memaafkanku?" desis Arka dengan lirih dan tatapan yang masih mengarah ke depan.

"Kak, aku yakin kalau Kak Ruby akan memaafkanmu, karena aku tahu, kalau Kakak itu mempunyai hati yang baik dan lembut. Aku tahu kalau perbuatan Kakak selama ini keterlaluan, tapi ini bukan sepenuhnya kesalahan Kakak. Jadi, aku mohon agar Kakak bisa semangat lagi ya, supaya Kakak bisa mencari di mana Kak Ruby sekarang," tutur Adelia, mencoba menenangkan hati kakaknya, walaupun sebenarnya dia ragu apakah Ruby kakak iparnya itu bisa memaafkan Arka, kakaknya atau tidak.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Tiara baru saja selesai mandi bahkan rambutnya masih basah ketika ponselnya berbunyi.

Wanita manis itu meraih ponselnya dari atas nakas dan melihat nama Risa sedang menghubunginya. Tanpa ragu, Tiara pun menekan tombol jawab.

"Halo Kak Risa! ada apa? mau bicara dengan Ruby ya?" sapa Tiara dengan sopan dan tanpa basa-basi.

"Eh, tidak perlu. Aku mau bicara dengan kamu. Ini tentang Arka,"

Mendengar nama Arka disebutkan oleh Risa, Tiara sontak melangkah menuju pintu kamarnya dan langsung mengunci pintu kamarnya itu, untuk berjaga-jaga, takut kalau Ruby masuk tiba-tiba.

"Iya, Kak. Ada apa dengan Arka?" tanya Tiara dengan suara yang pelan.

"Arka sudah seminggu ini, menemuiku dan bertanya di mana Ruby. Aku jawab saja tidak tahu, karena memang aku tidak tahu kan? aku melihat kondisinya sangat berantakan. Dia benar-benar terlihat berbeda dari yang dulu. Aku kasihan pada dia,apa kamu tidak mau memberitahukan di mana kalian sebenarnya?"

"Kak, tolong jangan kasih tahu dia. Selama empat tahun, dia berbuat tidak adil pada Ruby, jadi sebagai balasannya, biarlah dia hidup dengan perasaan bersalahnya sampai bertahun-tahun, kalau boleh lebih dari empat tahun biar impas," ucap Tiara dengan berapi-api.

Ya, Tiara sebenarnya sudah tahu kalau Arka sudah tahu kebusukan Jelita dan tidak jadi menikah dengan wanita licik itu. Dia bahkan sudah tahu kalau Jelita dan mamanya sudah masuk dalam penjara. Namun, Tiara dengan sengaja tidak menginformasikan ini semua pada Ruby, karena dia khawatir kalau hati sahabatnya itu, melunak dan cepat-cepat kembali ke Jakarta, mengingat kondisi wanita itu yang sedang labil karena hormon kehamilannya yang kadang ingin bisa dekat dengan ayah dari anak-anak yang dia kandung.

"Seperti itu ya? tapi, aku takut kalau sampai sekarang Ruby masih merasa bersalah dengan kematian papa. Dia akan terus-menerus akan mengira kalau papa benar-benar bunuh diri karena tidak sanggup kesepian," dari nada suara Risa, terdengar jelas kalau wanita di seberang sana sedang khawatir.

"Kamu tenang saja,Kak. Untuk masalah itu, Ruby sudah baik-baik saja. Bahkan dia sudah bisa tersenyum lebar sekarang. Ditambah dengan restorannya yang sudah semakin banyak dikunjungi oleh tamu, membuat dia sedikit sibuk dan lupa akan semua yang dia alami selama ini," jelas Tiara dengan nada sangat meyakinkan.

"Syukurlah kalau begitu!" Risa menghela napas lega. "Oh ya, kalau sekali lagi Arka datang ke sini, apa yang seharusnya aku jawab? Karena sepertinya dia belum percaya kalau aku tidak tahu di mana keberadaan Ruby," lanjut Risa lagi.

Tiara tidak langsung menjawab. Alis wanita itu terlihat bertaut tajam, berusaha berpikir keras.

"Hmm, kakak jawab saja, kalau Ruby pergi ke luar negeri, dan kasih tahu tanggal keberangkatan Ruby dengan tanggal yang salah. Agar ketika nanti dia berniat meminta daftar manifest ke bandara dia tidak menemukannya sama sekali," ucap Tiara, memberikan usul.

"Baiklah kalau begitu!" sahut Risa.

"Dan satu lagi,Kak. Kakak juga harus tetap merahasiakan ini dari David," Tiara kembali' mengingatkan.

"Baiklah! ... Ra, terima kasih ya, sudah mau menjaga adikku di sana. Aku mohon jaga dia baik-baik! Seharusnya aku yang ada di sana untuk menjaganya, tapi situasi dan kondisi sama sekali tidak mengizinkan. Aku benar-benar menyesal akan hal itu," suara Risa terdengar sangat lirih.

"Kakak tenang saja. Tanpa Kakak minta pun aku dengan senang hati akan membantu dan menjaga Ruby," ucap Tiara dengan tegas dan mantap.

"Ra,apa kamu di dalam? kita makan malam yuk!" tiba-tiba terdengar suara Ruby dari luar sembari mengetuk-ngetuk pintu.

"Kak Risa, sudah dulu ya! Ruby memanggilku. Kalau aku tidak jawab, takutnya nanti dia curiga," pungkas Tiara sembari memutuskan panggilan setelah Risa menjawab iya.

Setelah panggilan benar-benar putus, Tiara langsung melangkah untuk membukakan pintu.

"Kamu lagi apa sih di dalam? kok tumben pintu pakai di kunci segala?" Ruby sontak memprotes dengan alis yang bertaut tajam, curiga.

"Oh,itu ... anu ... tadi aku sedang mandi, dan pintu ini gak sengaja aku kunci," sahut Tiara gugup.

"Oh, seperti itu? ya udah ayo makan! nanti keburu dingin," Ruby beranjak pergi lebih dulu dan disusul oleh Tiara dari belakang.

"Maaf, Ruby. Aku terpaksa berbohong padamu . Aku tidak mau, nanti hati kamu cepat luluh, kalau kamu tahu yang sebenarnya. Aku benar-benar tidak rela kalau Arka bisa mendapatkan kamu lagi dengan mudah. Dia harus dikasih pelajaran biar adil," bisik Tiara pada dirinya sendiri sembari menatap punggung Ruby.

Tbc

1
Ratna Ningsih
hahahaha ada kuntilanak Bima malah naik keatas pohon. wkwkwkwk 😀😀😀😀🙈🙈🙈
Ratna Ningsih
otw Hamidun Adel 🤭🤭🤭
Ratna Ningsih
untuk menghadiri acara pertunangan sang mantan kek nya salah gaun deh🙏. lebih anggun gaun Adelia 🤭🤭
Ratna Ningsih
jangan emisi dlu Bima, luruskan permasalahan paham pandu dg mu biar semuanya clear.
Ratna Ningsih
hahahaha 😀😀😀🙈🙈
Ratna Ningsih
itu lah perempuan bodoh, lebih percaya dg org yg baru dikenal dripada org yg udah kita ketahui karakter nya 🙈🙈
Ratna Ningsih
seorang penulis sebelum menuangkan halu nya terlebih dlu akan melakukan riset, lokasi dan sejarah atau ilmiah yg akan dituangkan dalam ceritanya 🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
readers hanya menikmati apa yg disuguhkan penulis dan readers ga bisa jdi sutradara 🤭🤭🤭🤞🤞
Ratna Ningsih
arka hilang ingatan alias amnesia 🤔🤔🤔🙈
Ratna Ningsih
makanya bucin boleh tpi logika tetap berjalan, punya kekuasaan dan uang seharusnya di selidiki dlu jngan langsung ambil keputusan. nyesek kan tih🤭🤭🤭🙈🙈
Ratna Ningsih
Lom jadi mertua udah mo ikut campur urusan anaknya 🤔🤔 gimna klo udah jdi mantu, bisa" perusahaan arka dia yg kuasain🙈🙈🙈🤭🤭
Ratna Ningsih
menyesal dibelakang ya vid, klo didepan tuh pendaftaran namanya 🤔🤔 pendaftaran penyesalan wkwkwkwk 🤭🤭😘😘😘
Ratna Ningsih
tugas pintu, apa itu maksudnya 🤔🤔
Ratna Ningsih
anak bodoh, orang tua ga tau diri anak dijadiin mesin pencetak uang. Ruby bodoh banget udah hidup dikhianati bapak sma kakak nya diperas lgi jdi mesin pencetak duit🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
ada ya lelaki mulut ember kek gitu🤔🤔 emang cocok sih klo Risa berpasangan dg David mulut ember dan sama" penghianat 🤭🤭🤭🙈🙈
Ratna Ningsih
curiga, sepertinya papa nya ga setuju arka dg jelita makanya dibuatlah scenario untuk memisahkan arka jelita 🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
barang jijik tpi dimauin dan dinikmati selama 4 th. ngadepin suami kek gitu Selma itu coz bisa ya🤔🤔🤔
ahyuun.e
siapa lagi itu tasya dan kama thor? perasaan yg lgi di bhas tiara dan panduan suara 🤒🤣
Vita Vita: 🤣😂🤣😂🤣😂🤣🤣🤣👍
total 1 replies
Misaza Sumiati
rajasa mungkin dibunuh mona
Novita Eka Wati
sedih 😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!