NovelToon NovelToon
Sahabat

Sahabat

Status: tamat
Genre:Persahabatan / Tamat
Popularitas:129.3k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Dira, Luna dan Nisa adalah tiga gadis yang bersahabat, mereka berteman sejak SMA.

Dira adalah seorang gadis yang bar-bar sering berantem dengan teman kampusnya. Tetapi dia gadis yang cukup mandiri walaupun terbilang dari keluarga yang berada.

Luna sejak kecil adalah anak yang paling memprihatinkan, dia tinggal bersama ibunya di rumah yang sangat sederhana, bahkan untuk mencukupi kebutuhannya ibunya harus berjualan makanan. Luna gadis yang pintar bisa masuk kampus terbaik di kota itu dengan bantuan beasiswa.

Nisa adalah gadis yang ceroboh, tukang makan, kalau bicara asal benar.
Buat Nisa yang penting ada makanan semua beres.

Arkan dan Elang siapa ya mereka????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Pulang dari kampus Dira dan Nisa pergi ke rumah Luna, mereka ingin menjenguk ibu Luna karena sudah lama tidak bertemu.

Luna sebenarnya tidak mau merepotkan teman-temannya.

"Ibu, apa kabar? ibu sehat, kan?" tanya Dira.

"Iya, bagaimana keadaan ibu," sahut Nisa.

"Ibu alhamdulillah sehat, kalian apa kabar?" tanya Ibu Luna.

"Seperti yang ibu lihat, Dira tambah cantik kan, bu?" ucap Dira.

"Dira kepedean," ucap Nisa.

Ibu Luna tersenyum melihat teman-teman Luna, dia sangat bersyukur Luna mempunyai teman yang baik, walaupun orang berada tetapi tidak pernah membeda-bedakan.

"Luna kedalam dulu, bu," kata Luna.

"Sekalian buatkan minum buat Dira dan Nisa, Lun!" ucap ibunya.

Luna lalu masuk ke dalam rumah, dia membuat minuman dan membawanya keluar bersama camilan, kebetulan ibunya tadi menggoreng pisang.

Di rumah Luna sangat berbeda dengan di rumah Dira dan Nisa, ibu Luna menyediakan camilan dari bahan alami jarang membeli.

"Silahkan di minum, maaf ibu hanya bisa menyediakan seperti ini," ucap Ibu Luna.

"Pisangnya enak kok bu," ucap Nisa.

Ibu Luna tersenyum mendengar ucapan Nisa, kadang Nisa juga bisa menghibur.

Ibu Luna lalu masuk ke dalam rumah untuk beristirahat, karena dia harus banyak beristirahat.

"Luna, sekarang kita mau ngapain?" tanya Nisa.

"Kita masih ada tugas buat besok," sahut Dira.

Dira mengeluarkan buku tugasnya, Luna melihat tugas Dira yang belum terselesaikan.

"Dira, aku sudah selesai tugas yang itu," ucap Luna.

"Aku boleh nyontek kan, Luna?" tanya Nisa.

"Kapan kamu mengerjakan? kok aku tidak di ajak," ucap Dira.

Nisa merebut buku Luna yang di pegang, dia lalu mengerjakan sendiri.

"Awas Nisa, nanti sobek lagi. Kamu main rebut aja," ucap Luna.

"Tidak Luna, aku dulu yang pinjam," kata Nisa.

"Aku nanti saja," ucap Dira.

Luna memberi saran kepada Dira agar mengerjakan bareng dengan Nisa, takutnya Dira lupa dan tidak mengerjakan tugas. Demi temannya agar tidak diberi hukuman Luna rela memberikan contekan.

"Punyaku sudah selesai juga," ucap Nisa.

"Mana gantian aku," kata Dira, meminta buku Luna yang di bawa oleh Nisa.

Nisa memberikan buku itu pada Dira, sambil menunggu Dira mengerjakan Nisa sampai tertidur.

"Nisa kenapa tidur, aku sudah selesai ini,"ucap Dira.

"Tunggu Nisa bangun tidur saja, kamu baru pulang," kata Luna.

Dira masuk ke dalam rumah Luna, dia menemui ibu Luna lalu berpamitan untuk pulang. Karena waktu juga sudah hampir gelap. Dira takut papah dan mamahnya khawatir lagi.

Dira membangunkan Nisa dan mengajaknya untuk pulang ke rumah, tetapi saat sampai di halte tempat menunggu angkot tiba-tiba ada orang yang hendak menarik tas Dira, dengan sigap Dira menendang orang itu.

Orang tadi mengendarai motor, beruntung Dira tidak apa-apa.

"Dira, aku takut," ucap Nisa, mendekatkan diri di sebelah Dira.

"Untung saja orang tadi tidak jatuh," kata Dira.

"Kamu aneh Dira, harusnya kamu tendang sampai jatuh," kata Nisa.

"Kalau orang tadi jatuh ke jalan bisa celaka, Nisa," ucap Dira.

"Sama orang mau berbuat jahat saja kamu kasihan?" tanya Nisa.

Dira hanya tersenyum mendengar ucapan Nisa, bagi Dira sebisa mungkin tidak membuat orang lain celaka.

"Dira, kamu antar aku pulang dulu ya," ucap Nisa.

"Kita naik angkot lewat jalan ke rumah kamu, tapi aku gak bisa mampir, Nisa," kata Dira.

Saat orang yang akan merebut tas Dira tadi kembali lagi, beruntung ada angkot lewat. Tetapi orang tadi masih mengikuti angkot yang mereka tumpangi.

Nisa sangat panik karena orang tadi mengikuti, Dira mengajak Nisa untuk ke rumah nya terlebih dahulu. Karena orang tadi tidak akan mungkin berani masuk ke komplek rumah Dira. Nisa pun mau karena dia benar-benar sangat takut.

Terpaksa Dira menelpon Elang, dia meminta tolong pada Elang agar mau mengantarkan Nisa pulang.

Elang datang ke rumah Dira menjemput Nisa dan mengantarkan pulang, kali ini Elang tidak banyak bicara dengan Dira.

"Kakak ganteng, terimakasih sudah mau antar Nisa pulang," ucap Nisa, saat berada di dalam mobil Elang.

"Kamu dari mana saja?" tanya Elang.

"Kita tadi ke rumah Luna, kakak ganteng," jawan Nisa.

"Rumah Luna ke rumah kamu lebih dekat, kenapa mesti ke rumah Dira dulu? Dira yang minta?" tanya Elang lagi.

Nisa lalu menceritakan kejadian yang baru saja di alaminya.

"Lain kali kalian harus hati-hati," ucap Elang.

"Untuk Dira berani tendang orang itu, kalau tidak tas Dira sudah di bawa kabur," kata Nisa.

Dalam hati Elang bertanya-tanya kenapa selalu ada orang yang mau mencelakai Dira, dia berniat ingin mencari tau siapa pelakunya.

Tidak sekali dia kali, Dira sangat sering di ganggu orang.

***

Mamah Meri memberitahu Dira kalau besok mereka akan berangkat berlibur bersama keluarga Elang juga.

"Mah, boleh tidak Dira mengajak Luna dan Nisa?" tanya Dira.

"Boleh, kamu ajak saja kalau mereka mau," jawab mamah Meri.

Dira sangat senang karena diperbolehkan mengajak teman-temannya. Kemudian Dira menghubungi Luna terlebih dahulu, Luna juga mau di ajak liburan oleh Dira.

Nisa ternyata juga mau di ajak liburan oleh Dira, karena mereka berdua jarang berlibur.

"Arkan tidak bisa ikut kayaknya," ucap mamah Meri.

"Kenapa mah? kak Arkan tidak mau ya, liburan bareng kita?" tanya Dira.

"Bukan begitu Dira, tetapi ada tugas kampus," kata mamah Meri.

"Arkan ikut kok, mah," sahut papah Dira.

"Kok papah tau?" tanya mamah Meri.

"Tadi pagi papah ajakin dia, biar rame mah," ucap papah Dira.

"Pa, maafkan Dira sudah marah sama papah," ucap Dira.

"Papah kamu kemarin bercanda Dira, dia bohongin kamu," ucap mamah Meri

"Mamah gak bisa di ajak kerjasama," ucap papah Dira.

Dira lalu memeluk papah dan mamahnya, dia sangat bersyukur memiliki orang tua yang begitu menyayangi.

Malam ini keluarga Dira di undang makan malam di rumah Arkan.

Mamah Meri mengajak Dira untuk datang lebih awal karena membantu menyiapkan makanan. Tidak hanya keluarga Dira yang di undang tetapi ada juga teman kerja ayahnya Arkan.

Semua hidangan makanan sudah siap di meja makan, mereka tinggal menunggu para tamu undangan.

"Dira, terimakasih sudah bantu tante," ucap bunda Sinta.

"Apaan sih tante, Dira kan kesini mau makan. Jadi Dira yang harus berterima kasih," ucap Dira.

Tamu undangan sudah berdatangan, mereka lalu menyambut satu persatu tamu yang datang. Ternyata ada keluarga Sisil juga yang datang.

"Dira, kok kamu ada di sini?" tanya Sisil.

"Iya, di undang sama tante Sinta," jawab Dira.

"Sisil, kamu teman Dira juga?" tanya bunda Sinta.

"Dira dan Elang teman kampus Sisil, tante," jawab Sisil.

Bunda Sinta hanya mengangguk, dia lalu mempersilahkan tamu lain untuk masuk ke dalam rumahnya.

1
mamah naufal
Aku Beri Rate: 100/5 Bagus Banget Ceritanya Jalur Ceritanya Nyambung Dan Ada Genre Comedy Dan Sad Nya Juga, Aku Request Nih, Kak. Nanti Kaka Bikin Novel Lagi Aja Yang Judulnya Menyangkut persahabatan Gitu Dan Ada Genre Comedy Dan Sad
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Terimakasih kakak ratenya🥰🥰

insya Allah kk🙏🙏
total 1 replies
mamah naufal
Dira Adalah Orang Yang Paling Karakter Yang Aku Suka Dan Dia Adalah Orang Pemberani Dan Luna Dia Anak Yang Rajin Dan Baik Itu Saja Terima Kasih Dan Untuk Novel Nya Sangat Bagus Sekian Dari Saya😊
Ryta Maya
sayang gk ad kelanjutannya
Ryta Maya: asyikkkkk jangan kaya sinotwron aje ya suka dipolemik krn crtany dah bgs ak suka
total 2 replies
Ryta Maya
like it
Galaxy
aku mampir ta thor
pєkαᴰᴼᴺᴳ: mampirlah 🤣
total 1 replies
⚔️⃠🍁𝓐𝓹𝓹𝓵𝓮❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
hati mu terbuat dari apa si dira🤔🤔🤔🤔
baik benar jadi teman❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠🍁𝓐𝓹𝓹𝓵𝓮❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠🍁𝓐𝓹𝓹𝓵𝓮❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah elang, udah tau salah sendiri
masih z suka menyalahkan orang lain 🙄🙄🙄🙄
⚔️⃠🍁𝓐𝓹𝓹𝓵𝓮❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah, pasti tu baju lingerie kan🤣🤣🤣🤣🤣
lina
tendang bae sisil. untung jauh. kalo deket, panci w melayang u sil
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Hilih, yg sok kecantikan, jongos ga di jaga
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
aku sebaliknya, klo ngerjain tugas sama² malah dpt nilai jelek🥴
pєkαᴰᴼᴺᴳ: pasti gibah nih 😂
total 1 replies
parsha rasyita aziza
bestie gk ada akhlak itu
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Makasih kak 🤭
total 1 replies
lanlan
mereka berdua di kerjain sama orang tua nya 😂😂😂
lanlan
di mobil diem"man kayak lagi musuhan 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
lanlan
astaga dira km dibilang cewek limited edition 😲🤣🤣
kasihan di keroyok itu apa Gak ditolongin itu
masa licik banget si Sisil
jaga kesehatan jangan sampai sakit
✮⃝🍌 ᷢ ͩᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ💋•§¢•
Bener kata Dira.. don't judge by the cover.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!