Judul sebelumnya RUBY & REGA
Warning 18++
Bijaklah dalam membaca...
Budayakan meninggalkan jejak setelah membaca....
Ini adalah cerita tentang hubungan terlarang antara Ruby dan Rega. Mereka sudah mempunyai pasangan masing-masing dengan permasalahan rumah tangga mereka yang rumit. Tapi rasa cinta dan sayang tumbuh di hati mereka. Bagaimana dengan pernikahan mereka?
Yuks baca ceritanya... !!!!
Cerita ini di tulis untuk dijadikan pelajaran bahwa bagaimana pun yang namanya selingkuh itu sangat tidak dibenarkan. Dan curhat dengan lawan jenis setelah menikah itu adalah sebuah kesalahan.
HAPPY READING......
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
Follow my ig @its.mariene
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mariene, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
R&R 35
# flashback on #
Tiga tahun yang lalu.
"Rega, seperti yang kamu sudah tahu sendiri bahwa Ayah dan Om Marwan adalah teman baik. Dan juga Om Marwan banyak membantu kita sewaktu kita sedang susah dulu. Ayah ingin kamu menikah dengan anaknya, Sely," pinta Herman, ayah Rega.
"Menikah, Yah?" tanya Rega yang terkejut tiba-tiba ayahnya meminta dirinya menikah.
"Iya,"
"Tapi Rega ingin fokus mengurus Arina, Yah," tolak Rega.
"Arina biar ayah sama ibu yang mengurusnya. Kau juga butuh pendamping untuk hidup mu. Dan juga Om Marwan sedang membutuhkan bantuan kita," ucap Marwan mulai mendesak.
"Butuh bantuan seperti apa? Kenapa harus menikah dengan anaknya?" tanya Rega belu bisa terima harus menikah mendadak dengan seseorang yang belum dikenalnya.
"Besok kita berkunjung ke rumah Om Marwan, untuk membicarakannya lebih lanjut. Kamu mau atau tidak?" Herman memastikan.
"Kalau itu yang Ayah dan Ibu mau, Rega akan melakukannya, Yah," ucap Rega menyanggupi.
Esoknya, Rega dan kedua orang tuanya berkunjung ke rumah keluarga Sely untuk membicarakan kelanjutan perjodohan dadakan antara keluarga Rega dan keluarga Sely.
Sely baru saja berpisah dengan kekasihnya padahal sebentar lagi mereka akan menikah. Sely syok dan jiwanya sedikit terguncang dengan perpisahan itu. Dikhawatirkan keadaan Sely semakin memburuk, akhirnya Marwan ayah Sely meminta Herman untuk menjodohkan Sely dan Rega.
Untuk pertama kalinya Rega bertemu dengan Sely dipertemuan keluarga itu. Rega tidak menaruh perasaan terhadap Sely. Rega hanya kasihan mendengar Sely yang katanya hampir bunuh diri karena putus cinta. Karena perasaan kasihan itulah Rega menyanggupi permintaan orang tuanya.
"Rega," menjulurkan tangannya ke arah Sely untuk berjabatan.
"Sely," tidak membalas uluran tangan Rega, bahkan tatapannya kosong lurus ke depan.
Waktu itu Sely terlihat begitu menyedihkan. Rega merasa tak tega dengan keadaannya.
"Bagaimana Rega? Setelah pertemuan tadi, apa kamu akan berubah pikiran?" tanya Herman setelah mereka sudah berada di kediaman mereka.
"Rega hanya ingin berbakti sama Ayah dan Ibu. Apapun permintaan Ayah dan Ibu akan Rega turuti. Adapun pernikahan itu akan Rega niatkan sebagai ibadah walaupun sebenarnya Rega belum memiliki perasaan pada Sely," jelas Rega.
"Jaga dia dan bahagiakan dia," ucap Herman lagi diiringi anggukan dari Rega.
Sebulan kemudian Rega dan Sely menikah. Setelah menikah mereka menempati rumah yang sudah disediakan keluarga Sely sebagai hadiah pernikahan.
Sely berangsur membaik setelah menikah dengan Rega. Rega mengurusnya dengan baik, dan sangat memanjakannya.
Setelah tinggal bersama Sely sering sakit, mual dan sering muntah-muntah di pagi hari. Awalnya Rega curiga, tapi kejadian itu semakin sering. Sely selalu tidak mau di bawa ke dokter dengan banyak alasan.
"Sel, kita sudah menjadi suami istri, aku nggak mau ada rahasia diantara kita. Apapun itu akan aku terima karena kamu sekarang adalah istri ku," ucap Rega dengan lemah lembut pada Sely.
Sely menangis tersedu, Rega merangkulnya dan menenangkannya. Setelah tenang barulah ia mau bercerita.
"Pacar ku meninggalkan aku, padahal sebentar lagi kita akan menikah. Aku sudah memberitahu semua teman-teman ku. Kalo sampai pernikahan ku batal aku akan malu setengah mati. Untungnya ada kamu yang mau menikahi ku. Terimakasih" jelas Sely.
"Maaf aku mau bertanya yang sedikit sensitif. Aku pernah menikah sebelumnya, dan aku sedikit tahu tentang bagaimana seorang wanita. Kenapa kamu sering sekali mual dan muntah di pagi hari? Apa kamu,,,,,,,?" Rega tak kuasa melanjutkan pertanyaannya.
Sely lagi-lagi menangis. Rega mengusap-usap punggungnya agar Sely lebih tenang.
"Aku mengandung anaknya, usianya sekarang sudah sepuluh minggu," ucap Sely bibirnya bergetar matanya sayup sedih.
Ketika itu Rega merasa kecewa dan sekaligus merasa tertipu dengan pernikahan keduanya. Dari awal menikah sampai mereka pindah rumah pun Rega belum pernah menyentuh Sely. Tapi kenyataan membuatnya merasa tertipu dengan ikatan sakral yang ia jalani.
Sely memegang kedua tangan Rega dengan kedua tangannya.
"Kau menyesal menikah dengan ku? Apa alasan mu menerima perjodohan yang tiba-tiba ini?" tanya Sely.
"Nggak, aku menikah dengan mu untuk menunjukan bakti ku pada kedua orang tua ku dan juga ingin meniatkannya sebagai ibadah. Masalah perasaan, memang aku belum ada perasaan apa-apa. Tapi aku akan berusaha mencoba menumbuhkan perasaan itu seiring berjalannya waktu," tutur Rega.
"Oh iya. Aku boleh minta sesuatu sama kamu?" pinta Sely.
"Tentu saja boleh. Katakanlah!"
"Aku bilang pada teman-teman ku bahwa kamu seorang lajang karena calon suami ku sebelumnya berstatus lajang. Bisa kah kamu membantu ku, kalo di depan teman-teman ku nggak membicarakan anak mu dan bersikap seolah-olah kamu belum pernah menikah sebelumnya?" pinta Sely panjang kali lebar.
"Mmmm, baiklah. Asalkan kamu nggak sedih lagi aku akan melakukannya." Rega menyanggupi.
"Terimakasih," Tersenyum senang.
# flashback off #
Berhari-hari Rega mencari Ruby kerumahnya tapi tidak tanda-tanda ada keberadaan Ruby di sana. Beberapa kali juga Rega menghubungi ponselnya tapi diluar jangkauan. Rega mulai frustasi karena tidak kunjung menemukan Ruby.
Di tempat lain, sudah beberapa hari Adnan tidak pulang ke rumah Tami. Berulangkali Tami menghubunginya tapi tidak ada jawaban.
Dimanakah Ruby dan Adnan?
NEXT >>>>>>>
like
comment
vote
⭐⭐⭐⭐⭐
*novelis berhati lembut, novel perselingkuhan, dia buat tokoh selingkuh menyesal, berjuang, memperbaiki kesalahan dan akhirnya dapat kesempatan kedua
* novelis tegas dan keras, dibuat tokoh selingkuh dapat balasan, dan binasakan tidak akan diberi kesempatan kedua
* novelis berjiwa selingkuh, akan membuat novels selingkuh dan dia akan membela dan membenarkan perselingkuhan itu dengan berbagai alasan munafik (biasa nya novelis nya wanita dan yang dia benarkan adalah perselingkuhan pemeran utama wanita alias itu cerminan dirinya sendiri)