"Kamu ini perempuan Aileen! Kamu tidak boleh bergaul dengan banyak laki-laki! apa kata orang nanti!" bentak papa Gino kepada Aileen.
Aileen adalah gadis SMA yang sangat populer disekolahnya karena kecantikan dan juga keramahannya.
Aileen memiliki banyak sekali teman laki-laki hingga membuat kedua orang tuanya khawatir dan akhirnya kedua orang tuanya segera menjodohkannya dengan orang yang jauh lebih tua darinya setelah lulus SMA.
Bagaimana kehidupan rumah tangga yang di jalani Aileen? Akankah Aileen bisa menerima sang suami?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khintannia Viny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 34
"Sudah cukup Claire! Kenapa kamu masih membahas hal itu di saat keadaan sudah keruh seperti ini?!" ucap Archie.
"Aku mohon, sampai keadaan membaik jangan bicarakan masalah pernikahan lebih dulu!" ketus Archie yang langsung berjalan masuk ke dalam rumah.
Claire yang melihat sikap Archie yang bodo amat itu benar-benar kesal, dia kesal karena Archie mengacuhkannya karena keluarganya.
"Sial! Aku tidak akan pernah tinggal diam!" gumam Claire sambil mengepalkan kedua tangannya dan menatap tajam ke arah Archie yang sudah menjauh darinya.
Archie yang sudah masuk ke dalam rumah melihat Adeline yang sedang duduk di sofa sambil melihat tv seperti biasanya. Dengan segera Archie tersenyum dan duduk di sebelah adiknya.
"Hai Del!" ucap Archie seperti biasanya.
Namun tidak seperti biasanya, Adeline yang biasanya menyahut Archie dengan ramah, justru menatapnya dengan tajam, mematikan tv dan meninggalkan Archie begitu saja.
Archie yang melihat perubahan sikap adiknya hanya bisa diam dan menatap punggung adiknya dengan tatapan sendu. Benar-benar tidak seperti yang dia harapkan..
Padahal Archie ingin mengenalkan Claire dengan baik-baik, dia ingin memberitahu seluruh keluarganya jika wanita yang selama ini dia cari sudah kembali. Namun justru sebelum hal itu terjadi, seluruh keluarganya sudah membencinya karena kesalahan fatal yang sudah dia lakukan.
"Aku harus mengingat apa saja yang aku lakukan kemarin! Bagaimana bisa aku tidur bersama dengan Claire!" gumam Archie sambil memejamkan kedua matanya berusaha mengingat kejadian kemarin malam.
***
"Kita sudah sampai! Turunlah Aileen, kamu bisa mengeluarkan semua masalahmu di danau ini." ucap Raka.
Aileen turun dari motor dan melihat sekeliling danau yang sepi itu.
"Kamu tenang aja, jarang ada orang yang datang kemari.. Hanya ada beberapa orang yang mau melepaskan masalahnya juga." jelas Raka.
Aileen menoleh sambil tersenyum ke arah Raka, lalu Aileen berteriak sekencang-kencangnya untuk melepaskan semua beban yang ada di fikirannya.
"Aaaaaaaa!!!!" teriak Aileen dengan kencang.
Setelah berteriak sangat kencang membuat Aileen merasa lebih baik dari sebelumnya. Raka yang melihat Aileen sudah tenang langsung menghampirinya dan menepuk pundak Aileen pelan.
"Bagaimana? Sudah tenang?" Tanya Raka.
Aileen menoleh ke arah Raka dan menganggukkan kepalanya.
"Sekarang, kamu harus ceritakan apa yang terjadi kepadamu." ucap Raka.
Aileen hanya diam menatap Raka, Aileen ragu menjawab pertanyaan Raka.
"Jujurlah Aileen, sejak kemarin aku memang sudah penasaran dengan laki-laki itu." ucap Raka yang membuat Aileen terkejut.
"Yah, aku lupa kalau kamu adalah orang yang pintar, jadi kamu pasti tidak akan percaya begitu saja jika aku mengatakan kalau laki-laki kemarin adalah omku atau kakakku." ucap Aileen.
"Jadi..." ucap Raka.
"Kita duduk di kursi sana ya, aku akan menceritakan semuanya kepadamu karena bagaimanapun juga kamu harus mengetahui hal ini." ucap Aileen.
Akhirnya Raka dan Aileen berjalan ke arah kursi panjang yang ada di sekitar danau tersebut lalu duduk di sana.
"Baiklah, silahkan cerita."
Akhirnya Aileen menceritakan semuanya kepada Raka, Aileen mengatakan jika dirinya sudah menikah dan bagaimana keadaan rumah tangganya selama ini.
"Lalu kenapa kamu masih bertahan? Mantannya sudah ketemu, jika kamu bertahan kamu hanya menyakiti dirimu sendiri Aileen.." ucap Raka.
"K-kamu ga marah sama aku?" Tanya Aileen.
"Kenapa aku harus marah?"
"Karena aku sudah berbohong kepadamu dan sebenarnya aku sudah menikah."
"Lalu kenapa? Jika hubungan kalian bukan atas dasar cinta sama cinta aku tidak masalah." ucap Raka.
"Kamu serius Raka?"
"Iya aku serius, pokoknya sekarang kamu harus fokus dengan kuliahmu, dua tahun itu sebentar kalau kita punya banyak kegiatan." ucap Raka sambil mengelus rambut Aileen.
"Terimakasih Raka.."
"Aku akan selalu ada untukmu Aileen, jika laki-laki itu macam-macam langsung bilang sama aku aja ya." ucap Raka yang di balas anggukan oleh Aileen.
Keduanya menikmati malam bersama di danau yang tenang itu, mereka berdua saling bercerita dan tertawa bersama hingga hari semakin malam dan mereka memutuskan untuk pulang.
jika author diposisi archie dan punya suami kayak aillen, ngimana?
perjelas pertanyaan jika author punya suami (kayak aileen) dan dia malah pacaran dengan wanita lain(selingkuh), tapi dia tidak merasa salah, suami tidak peduli perasaanmu, dan suatu ketika dia meninggalkan mu dan pergi tampa kejelasan dan dia hidup dengan selingkuhannya itu dan dia tidak merasa bersalah sama sekali, apakah author memaafkan suami yang kayak gitu (punya suami persis kayak sifat aillen)
Pertama author mau mengucapkan minal Aidzin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin semuanya🙏
Alhamdulillah di bulan ramadhan tahun ini author banjir orderan, jadi author cuma bisa nyuri-nyuri waktu buat ngetik bab baru huhuhu🥺
Terimakasih karena sudah mau mengerti, dan maaf untuk yang merasa ga sabar karena updatenya kelamaan...
Author akan berusaha semaksimal mungkin update di waktu senggang 💪🏻
I Love You All, saranghae 💙
Selamat lebaran semuanya, semoga puasa tahun ini menjadi berkah buat semuanya... Aamiin🤲🏻