NovelToon NovelToon
Overprotective Asyifa Family

Overprotective Asyifa Family

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis
Popularitas:194k
Nilai: 5
Nama Author: Chnslai

ASYIFA PUTRI WINATA
Kehidupan Asyifa yang dikelilingi 3 kakak yang sangat Posesif. Keluarga yang Overprotektif membuat semua pergerakannya terbatas.

Termasuk teman yang terbatas. Karena tidak semua orang bisa berteman dengan Syifa. Tentu saja karena keposesifan ketiga kakaknya.

Kehidupan yang awalnya di Panti Asuhan, kini dia hidup dikeluarga berada, rumah mewah yang bisa disebut Mansion.

Dengan kemewahan dan keharmonisan keluarga, lengkap sudah keinginan Syifa untuk memiliki keluarga yang harmonis, walaupun dengan keposesifan ketiga kakaknya.

Posesif yang sudah di level atas.

Akankah alur hidup Syifa selalu berjalan mulus?

Jika tidak, rintangan seperti apakah nantinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chnslai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34

Happy Reading..

...○○•○○...

Pak Surya berhenti berjalan, diikuti Caesa dibelakangnya.

"Ini Kelasmu Nak, sebentar"

"Baik Pak"

Caesa mengangguk patuh, matanya melihat sekeliling yang sepi.

Ia memilin rambutnya pelan, menatap arah depan dengan jengah.

Pak Surya mengetuk pintu Kelas X IPS 3. Lalu terdengar balasan dari dalam kelas.

Tok Tok Tok

"Masuk"

Pintu dibuka oleh Pak Surya.

"Ada apa Pak Surya? Anda membutuhkan sesuatu?"

Wanita paruh baya itu menyambut kedatangan Kepala Sekolah.

Kelihatan juga murid-murid didalam terdiam, menunggu Pak Surya menjawab pertanyaan itu.

"Ini ada murid baru Bu"

Terdengar bisik-bisik dari dalam kelas.

"Murid baru?"

"Dia masuk kelas Kita?"

"Cewek kan?"

"Cantik gak ya?"

"Halah, Gue tetep yang paling cantik"

"PD banget Lo"

"Kalo cantik, bakal Gue gebet"

"Gebet doang, jadian kagak"

"Jleb banget sih"

"Sstt! Semuanya diam!"

Bu guru didepan menegur anak muridnya yang berisik, asik sendiri.

"Caesa masuklah"

Pak Surya menyuruh Caesa masuk. Setelah murid baru itu masuk, Pak Surya segera undur diri.

"Ya sudah kalau begitu, Saya pamit undur diri Bu"

"Baik Pak, Terima kasih dan silakan"

Pak Surya pun tersenyum dan membalikkan badannya, kembali ke ruangannya.

"Berdiri disini Nak," Ibu guru itu menunjuk lantai, agar Caesa berdiri disampingnya.

"Perkenalkan namamu"

"Perkenalkan Aku Caesa Ayura. Pindahan dari SMA BANGSA."

"Ada yang mau ditanyakan?" Lanjut Caesa dengan senyuman.

"No HP Lo berapa?"

"Banyak"

Caesa menjawab asal membuat semua murid tertawa.

"Punya pacar gak?"

"Enggak"

"Punya mantan berapa?"

"Gak ada"

"Rumah Lo mana?"

"Gak dibawa"

Lagi-lagi semuanya tertawa. Caesa ini mau sekolah atau ngelawak.

"Sudah-sudah, pertanyaan Kalian gak ada yang bermutu. Baiklah Caesa, Saya Yuri, mengampu mapel Sejarah"

Caesa mengangguk malas.

"Kamu boleh duduk, kursi yang tersisa hanya bagian belakang. Sebangku dengan Zela"

"Iya Bu"

Caesa berjalan pelan dengan senyumannya. Ia duduk disamping seorang cewek.

"Hai Caesa"

Sapa cewek itu pada Caesa yang telah duduk dikursinya.

"Hai juga, Zela kan?"

"Yes, right. Lebih tepatnya Zela Monata"

"Semoga Kita bisa menjadi teman" Lanjut Zela.

"Iya"

Zela kembali mengalihkan pandanganya kedepan.

"Semoga Kita bisa menjadi partner yang baik"

Zela menoleh ke Caesa, menaikkan satu alisnya.

"Lo ngomong sesuatu?"

"Ah- enggak, enggak kok"

"Ouh ya udah"

Zela mengangkat bahunya cuek, kembali menghadap depan. Memperhatikan Bu Yuri yang mengoceh menjelaskan materi.

Caesa menatap Zela lekat-lekat. Sebuah ide mampir diotaknya.

Ia pun tersenyum miring, lalu ikut memperhatikan Bu Yuri

...●●●...

Ruang Kelas XI IPS 2

"San, Doni kok belum balik?"

Revan mengajak Sandi mengobrol, walau ia sedang mencatat materi dibuku tulisnya. Matanya tetap fokus ke papan tulis dan bukunya.

"Entahlah, tadi dia izinnya ke toilet"

"Apa jangan-jangan mlipir ke kantin?"

Revan mengira-ngira kenapa Doni lama baliknya. Karena dia sudah pergi lebih dari 15 menit yang lalu.

"Masa sih, beraninya dia kagak ngajak Kita. Awas aja"

Sandi yang termakan omongan dari Revan pun geram.

Tiba-tiba suara ketukan menghentikan aktivitas semua orang didalam kelas.

Tok Tok Tok

"Assalamualaikum kawanku semua"

"Tuh udah balik kampretnya" Umpat Revan pada Doni yang nyengir kagak jelas didepan, jangan lupa suara Revan lumayan keras.

"Waalaikumsalam kampretku"

Setelah mengucapkan itu, semua murid tertawa terbahak-bahak. Termasuk Revan, Sandi, bahkan Pak Guru yang mengajar.

"Sudah-sudah. Kamu Doni duduk kembali ketempatmu"

"Siap Pak"

Doni mengangkat satu tangannya, seperti hormat. Lalu ia segera berjalan ketempat duduknya.

Doni duduk didepan bangku Revan dan Sandi.

Doni pun membalikkan badannya setelah memastikan Guru didepannya sudah tidak mengawasi dirinya.

Doni menatap tajam Revan dan Sandi yang masih cekikikan walau pelan.

"Gara-gara Lo ngatain Gue kampret. Semuanya jadi ikut-ikutan kan!"

Sembur Doni pada Revan dengan wajah memerah, ia kesal sekesal-kesalnya.

Tawa Revan sudah sedikit mereda.

"Ye biarin, yang penting Gue happy" Balas Revan meledek, ia menjulurkan lidahnya pada Doni.

Sandi hanya terkekeh saja.

"Lo kemana aja sih, lama bener ke toiletnya"

Sandi memulai sesi tanya jawabnya.

"Sebenarnya, setelah Gue dari toilet, Gue ketemu murid baru. Dia cewek, cantik lagi"

Revan dan Sandi mendengus mendengar pujian Doni untuk setiap cewek yang ia temui.

"Kenapa? Lo suka sama tuh cewek?" Revan menanyakan itu pada Doni.

"Gu-"

Sandi memotong ucapan Doni yang bahkan belum selesai mengucapkan satu kata.

"Itu mah gak usah ditanya Van, Doni itu suka sama semua cewek terlebih kalau cewek itu cantik"

Sandi memandang Doni dengan senyum mengejek.

Doni sebal, ia pun membalikkan badannya kembali menghadap depan.

"Ciee ngambek"

Ledek Revan pada Doni. Ia mendekatkan kepalanya kedepan untuk melihat wajah merah Doni saat kesal.

Doni semakin kesal pada mereka berdua. Ia menimpuk wajah menyebalkan Revan dengan buku miliknya.

Plak

"Aduh!"

Revan mengaduh dan mengusap wajahnya yang tadi ditimpuk oleh Doni.

Sandi lagi-lagi tertawa tertahan agar tidak membuat guru didepannya marah.

...●●●...

Bel istirahat sudah berbunyi 5 menit yang lalu.

Semua murid berbindong-bondong ke kantin untuk mengisi perut yang kosong, dan meronta-ronta ingin diisi.

"Selamat makan semua"

Pekik syifa girang setelah nasi goreng pesanannya telah sampai.

"Selamat makan juga Syifa"

Ana, Lita, dan Nisa kompak membalas ucapan Syifa.

Mereka semua makan dengan tenang, sebelum ada seseorang yang menghampiri mereka.

Flashback On

"Lo mau ikut ke kantin gak?"

Zela mengajak Caesa ke kantin, Zela yang sudah berdiri dari duduknya menatap Caesa yang mendongak menatapnya.

"Gue ikut" Balas Caesa cepat.

Ia pun berdiri mengikuti Zela yang sudah melangkah duluan.

Caesa berhenti didepan stand siomay.

"Gue mau beli siomay, Lo mau beli apa?"

"Gue batagor aja. Itu disamping stand siomay"

"Yaudah Gue duluan ya"

Caesa segera mendekati stand siomay setelah mendapat anggukan dari zela.

Beberapa saat kemudian, Caesa dan Zela sudah memegang makanan dan minuman masing-masing.

Mereka berjalan mencari tampat duduk yang kosong. Tetapi, semua sudah penuh.

Hanya ada beberapa yang masih ada.

"Bangkunya udah penuh Cae"

"Iya juga"

Caesa melirik kesana kemari, sampai matanya menemukan bangku yang masih kosong.

Ia pun tersenyum miring menatap seseorang yang duduk disana.

"Ze, Kita duduk dibangku itu aja yuk"

"Tapi-"

Caesa tidak mempedulikan Zela yang ingin protes. Ia dengan langkah pasti berjalan kearah bangku itu.

Flashback End

"Boleh Kita gabung disini?"

Syifa mendongak menatap dua orang cewek yang mengampiri bangku yang ia duduki.

Caesa yang melihat keterdiaman semuanya pun segera melanjutkan ucapannya.

"Soalnya bangku yang lain udah pada penuh"

Syifa dan yang lainnya menoleh ke sekitar, dan ternyata benar kalau hampir semua bangku sudah diduduki.

"Ya udah boleh kok" Balas Syifa ramah, diluar ekspetasi Zela.

Zela mengira anak-anak Jurusan MIPA, adalah anak-anak yang sombong. Tapi semua opininya sudah dipatahkan oleh Syifa yang ramah padanya.

Setelah mendapat persetujuan, Caesa dan Zela pun duduk dibangku yang semeja dengan Syifa.

Semuanya makan dengan hikmat.

Setelah selesai makan, Caesa mencoba memperkenalkan dirinya.

"Ouh iya kenalin, Gue Caesa"

Caesa mengulurkan tangannya didepan Syifa yang lagi minum.

Syifa menaruh gelasnya setelah meneguk airnya, lalu menyambut tangan Caesa dengan senyum polosnya.

"Aku Syifa"

Caesa pun bersalaman dengan Ana, Lita, dan Nisa.

"Ana"

"Lita"

"Nisa"

Sekarang giliran Zela yang berkenalan dengan mereka semua.

"Kalo Gue Zela"

"Salam kenal Caesa, Zela"

Zela tersenyum cerah karena disambut ramah oleh mereka. Sedangkan Caesa ia hanya menatap Syifa lekat-lekat.

Entah apa yang dipikirkan Caesa saat menatap Syifa dengan lekat seperti itu.

Hanya Caesa dan Tuhan yang tau.

...■■♡■■...

1199 Karakter

Heyyo!

Aku Up karena merasa udah lama gak Up😂

Makasih yang udah setia nunggu OAF Up💜

Spam komen dong. Aku suka ketawa baca komenan Kalian tau😂

Vote-nya juga jangan lupa

Babay👋

^^^Selasa, 29 Desember 2020.^^^

1
Rizka Agustina
agak gimna ya syifanya. dikit2 nangis dikit2 dipangku.. agak tegas dikit gpp kali thor
Hypper©®Queen•L°A™
karma selalu berlaku Revan 😌

makanya, jangan menistakan orang lain kalau nggak mau di nistakan juga 😂😂
Marchie putri ayu
hay kak,ceritanya bagus banget😁semangat terus buat berkarya yah kak
Rahmat Afandi
Thor kasi visualnya dong Thor biar makin seru kita bacanya 😃
~ Mie Goreng ~
revan sih, keliatan enjoy gitu org nya
Hulifah Hasanah
hahaha kek aku paling males bljr kimia ,kebanyakan larutan
Mia Azzura Kusmiati04545
lanjut up thor
Chantyka Dewanti
next lg?
qomariasiti
semangat Thor
@ndriani_04
smngt thorrr untk membuat klnjtn crt nya sya suka sma crtanya tapi klau boleh ksih sran karakter syifanya di buat tegas sdkit thor jan trlalu lmbuttt slbhnya trgantung sma thorr nya mau buat gmn
kupu-kupu biru
hallo ka, ceritanya sangat bagus🤗 jangan lupa mampir di my big bos is a big baby ya❤️
에이브릴 넬리~🩸
thorr..Aku ngak suka sifatnya mommynya syifa...dia mudah percaya orang lain
에이브릴 넬리~🩸
aku pun Tak suka kimia
Aya
jadi kepingin punya Abang.. punya Abang 2 kagak ada yang bener,,😑
Jilioni MD: KEPEMILIKAN adalah cerita dalam novelku, mampir ya terimakasih 😊
total 2 replies
cya
thor karakter syifa nya jan trlalu cengeng dong thorrr buat karakter syifany sedikit tegas dan tidak mudah nangis thorrr berasa karakter syifanya kyk anak kecil heheheheh maaf thor klau sya menyinggung author sya hanya ingin mmbri pendpt sya sja



dan smngt trs thorrrr untk lnjt crtny dan thor jan lam2 bnget dong up ny sya kan jdi greget nunggunya dan klau thor ad wktu crazy up dong thor
kya imut
lma bngt gx up" kk
Chnslai: Maafin aku, aku lg gk ada semangat buat nulis. Aku jg lg menggali ide biar enak dibacanya nanti, aku minta dukungannya yah
total 1 replies
Novita Sari
kok lama gk pernah up Thor,, kan jadi kangen & lama nunggu up nya thor😍
Chnslai: Iya maaf ya Novita, Aku habis PAT. Syukur deh aku ada stok bisa up 2 eps. Di sini lg kendala sinyal juga.

doain yah biar bisa up lebih dari 3 eps
total 1 replies
Linggar
terlalu melow syifanya.....
ふじょし
kirain TTDJ itu TiaTiDiJalan
Novita Sari
yang pertama aja Thor😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!