NovelToon NovelToon
DI MALAM REUNI

DI MALAM REUNI

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Angst
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Naryati

Malam reuni seharusnya menjadi malam penuh kenangan.
Namun bagi Cassandra Elvania, malam itu justru menghancurkan dunia yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Di balik senyum hangat para sahabat lama dan gemerlap pesta yang meriah, Cassandra menemukan kenyataan pahit. Tunangannya, pria yang ia cintai sepenuh hati, ternyata menjalin hubungan terlarang dengan orang yang paling ia percaya,sahabatnya sendiri.
Hancur? Tentu.
Tetapi Cassandra memilih sesuatu yang tidak pernah mereka duga.
Ia tidak menangis. Ia tidak mengamuk. Dan ia tidak membongkar rahasia mereka.
Sebaliknya, ia ikut memainkan permainan yang mereka ciptakan.
Sedikit demi sedikit, Cassandra menyusun langkahnya sendiri. Hingga pada akhirnya, mereka yang merasa telah menang justru kehilangan segalanya.
Saat penyesalan datang, semuanya sudah terlambat.
Karena ada luka yang bisa sembuh. Namun ada pengkhianatan yang tak pernah bisa dimaafkan.
Dan semua itu bermula...
Di Malam Reuni.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 34

Aditya menatap kearah Sandra dengan tatapan yang tak biasa. Sandra sudah menemukan orang yang dia pilih siapa? Apakah dia juga mengenalnya?

"Siapa.. Siapa dia?"tanya Bastian pemasaran.

Sandra hanya tersenyum tak menjawab sepatah katapun.

"Pergilah apa kata adikku belum cukup jelas."Aditya mulai meninggikan suaranya..

Bastian masih tidak percaya,hubungan lima tahun yang telah mereka jalani tidak mungkin akan lenyap begitu saja. Apalagi dia tahu jika Sandra sangat mencintainya dan sangat mustahil jika dalam hitungan bulan Sandra telah menemukan laki-laki lain.

"Aku tidak percaya Sandra. Kamu pasti hanya sedang marah padaku sehingga kamu mengatakan ini. Aku akan tetap menunggumu kembali Sandra apapun caranya."

Mendengar ancaman Bastian wajah Aditya pun berubah ia hendak memberikan pelajaran namun tangannya di tahan oleh Sandra.

"Mas Bastian aku tidak peduli kamu mau percaya atau tidak yang pasti apa yang aku ucapkan itu benar adanya. Aku sudah memilih orang lain dan untuk hubungan kita memang sudah lama berakhir. Pergilah jika masih terus menganggu jangan salahkan aku jika berbuat lebih."

Sandra langsung menutup pintu apartemennya dan kemudian merebahkan diri di sofa.

Sandra telihat kesal menahan amarahnya yang memuncak.

"Kenapa si laki-laki itu selalu saja mengganggu aku apakah dia pikir aku akan mau kembali lagi kepadanya tidak akan pernah." ucap Sandra kesal.

Aditya pun mendekati adiknya dan memberikan segelas air putih.

"Sudahlah Sandra tidak perlu kamu pikirkan laki-laki seperti itu. Oh iya Mas masih penasaran dengan apa yang kamu katakan tadi. Apa benar kamu sudah memilih orang lain?"tanyanya pelan.

Aditya takut jika Sandra akan salah pilih orang lagi. Sandra masih terlalu cepat mengambil keputusan setelah dia disakiti oleh Bastian.

"Itu..."ucap Sandra pelan.

"Siapa apa Mas mengenalnya?"tanya Aditya lagi.

Sandra hanya menatapnya sekilas kemudian memalingkan wajahnya.

"Mas aku memiliki satu pertanyaan tapi aku mohon Mas harus menjawabnya dengan jujur."ucap Sandra pelan.

Mendengar itu hati Aditya tiba-tiba merasa gelisah.

"Apa yang ingin kamu tanyakan Sandra. Jika Mas bisa jawab pasti Mas akan menjawabnya tanpa syarat."

"Mas apakah benar dulu sebelum Papi dan Mami meninggal mereka telah membuat kesepakatan perjodohan dengan Mas Raka?"

Mendengar pertanyaan itu Aditya pun sangat terkejut darimana Sandra tahu tentang itu semua apa malam itu ketika Raka mengantarnya pulang dia berkata sesuatu.

"Darimana kamu tahu tentang hal ini Sandra?"tanya Aditya pelan..

"Katakan saja sejujurnya Mas,aku sudah mendengar semuanya saat Mas dan Om Bayu berbicara kemarin."

Mendengar itu Aditya pun merasa panik dia tak tahu jika Sandra akan mendengarnya.

"Sandra ini tidak seperti yang kamu pikirkan Mas.." ucapan Aditya terhenti kali ini berbicara didepan Sandra jauh lebih sulit daripada berbicara didepan klien bisnis.

"Katakanlah Mas sejujurnya jangan ada yang ditutupi lagi." ucap Sandra pelan.

Aditya pun mengiyakan ucapan adiknya itu.

"Benar Sandra.. dulu sebelum Papi dan Mami meninggal mereka ingin melihatmu menikah dengan Raka Pratama. Tapi Mas tidak akan pernah memaksa kamu Sandra,itu semua sudah berlalu selama sepuluh tahun dan Papi dan Mami juga tahu jika ini bukan zaman Siti Nurbaya lagi. Mas juga sudah berbicara dengan Om Bayu dan Tante Dewi mereka juga tidak keberatan jika perjodohan ini batal. Sandra Mas tidak akan pernah memaksa kamu untuk menerima perjodohan ini. Masa depan kamu Mas ingin kamu yang menentukan sendiri."

Aditya pun tertunduk kali ini dia harus mengambil keputusan yang sangat besar.

"Kenapa Mas tidak pernah mengatakan hal ini kepadaku? Apa Mas akan selamanya menutupi ini dariku Mas. Mas ini adalah amanah terkahir Mami dan Papi." ucapan Sandra terhenti,kini dia tak bisa lagi menyembunyikan airmatanya.

"Maafkan Mas,Mas tidak bermaksud seperti ini Sandra. Mas hanya ingin kamu bahagia dengan pilihan kamu sendiri. Mas tidak ingin kamu keras terbebani dengan perjodohan ini." Aditya pun memeluk Sandra ia merasa sangat bersalah pada adiknya itu.

Sandra menghapus airmatanya kemudian menatap kearah Aditya yang juga nampak sangat sedih.

"Mas.. Menurut Mas bagaimana dengan Mas Raka Pratama? Apakah dia laki-laki yang baik menurutmu?"

Pernyataan Sandra membuat Aditya tak bisa berkata-kata lagi dia sendiri bingung..

"Dia adalah laki-laki yang paling baik yang pernah Mas temui sejauh ini. Dia juga seorang sahabat yang sangat baik,pengertian dan juga selalu ada disaat Mas membutuhkannya." jawab Aditya pelan.

"Lalu jika Mas harus memilih antara aku dan Mas Raka,Mas Aditya akan pilih yang mana?"pertanyaan Sandra selanjutnya cukup membuat Aditya sangat terkejut.

Aditya menatap adiknya dengan tatapan yang tak biasa,ia tak pernah menyangka jika Sandra akan bertanya tentang hal itu.

"Sandra.. Apa yang kamu katakan? Kamu ingin Mas memilih satu diantara kalian? Sandra Mas tidak bisa di antara kalian berdua kalian adalah orang yang paling penting dalam hidup Mas. Sandra sudah jangan dibahas lagi Mas tidak mau menjawab dan Mas juga tidak akan memilih.."

Wajah Aditya pun langsung berubah pucat,ia pernah menyangka jika Sandra akan bertanya tentang hal semacam itu.

"Mas kalau begitu jika aku mau menerima perjodohan ini apa Mas akan setuju?" ucapan Sandra kemudian membuat Aditya langsung terkejut bahkan nyaris jatuh.

"Sandra apa lagi yang kamu katakan apa pagi ini kamu salah minum obat." ucap Aditya mencoba untuk mengalihkan pembicaraan.

Sandra pun kembali tersenyum kemudian menatap Aditya dalam-dalam.

"Mas.. Jika Mas Raka mau menerima perjodohan ini aku pun akan bersedia. Jika menurut Mas Aditya Mas Raka itu baik maka aku juga akan yakin pilihan Mas Aditya dan orang tua kita tidak mungkin salah. Aku akan menerima perjodohan ini dengan senang hati."

Pagi ini Aditya sungguh dibuat hampir jantungan oleh Sandra bagaimana mungkin Sandra tiba-tiba mengambil keputusan sebesar ini.

"Sandra.. Mas tidak mau jika kamu melakukan ini hanya karena terpaksa. Mas ingin kamu bahagia itu saja." Aditya ingin memastikan keputusan Sandra kali ini benar atau hanya keterpaksaan.

"Aku serius Mas. Aku juga dulu pernah berjanji siapapun yang Mas akan jodohkan denganku aku pasti akan menerimanya. Apalagi ini juga keinginan terakhir Papi sebelum meninggal dan aku akan merasa sangat bersalah jika aku menolaknya."

"Sandra tapi ini semua tidak main-main. Jika kamu menerima perjodohan ini berarti kamu sudah siap dengan semuanya. Kamu tidak mencintai Raka mungkin juga sebaliknya apakah kamu yakin ingin membina rumah tangga dengannya?"

Aditya masih mencoba untuk menyakinkan Sandra bahwa mungkin Sandra hanya sedang kesal dengan kedatangan Bastian pagi ini.

"Cinta bisa datang seiring berjalannya waktu. Asal Mas Raka baik padaku dan setia kepadaku aku pun akan belajar untuk mencintainya dengan sepenuh hati."

Aditya tersenyum mendengar ucapan itu,kali ini dia yakin jika Sandra memang ingin memilih Raka sebagai pilihan terakhirnya bukan hanya sekedar pelarian.

"Baiklah nanti Mas akan bicara dengan Om Bayu dan Tante Dewi terlebih dahulu untuk membahas masalah ini."

"Mas bolehkan aku minta tolong. Tolong kasih tahu Mas Raka aku ingin menemuinya."

""Kira-kira gimana ini kelanjutan cerita Raka apakan Raka akan menerima pernikahan ini.""

1
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
lanjut thor 🙏🥰
Chenyu Wang
mantap Thor lanjut terus saya sukaaaaaaa banget cerita nya ga bosen2 Muji Karya mu 😄
Chenyu Wang: 😍🙏bikin karyanya jangan lama Thor kalo bisa banyakin episode nya 🤭
total 2 replies
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
ada ya kamu sandra🤭
lanjut thor 🙏
Apriyanti
apa munkin Sandra sudah mulai jatuh cinta SM Raka ya thor🤭🙏
Apriyanti: Alhamdulillah 🤲
total 2 replies
Apriyanti
lanjut thor
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
semoga bahagia selama nya thor🤣🙏
Naryati: Aamiin pasti itu. 🤭
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Chenyu Wang
pokoknya bagus banget cerita nya rugi deh kalo ga baca... buat author tetap semangat ya bikin Karya Karya Lainnya.. you are best.. thanks ya
Naryati: maksih kakak insyaallah selalu semangat
total 1 replies
Chenyu Wang
babnya dibanyakin Thor please.. I like it semangat bikin karyanya .... /Smile/
Naryati: oke kak nanti kalau gak sibuk insyaallah akan tetap double up.
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Chenyu Wang
seru bgt thor lanjut ya udah ga sabar... gemes bgt
Naryati: Bab selanjutnya sudah update.
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
bikin penasaran aja kamu thor🤭🤭
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
semoga Raka yg datang🤣🙏
Naryati: sama-sama.
total 3 replies
Muhamad Yati
sukses selalu author tersayang.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!