NovelToon NovelToon
My Possessive Husband

My Possessive Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:33.4k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Setelah kepergian Ayahnya, hidup Keysa begitu menyedihkan. Di mana perlakuan Ibu dan Adiknya yang semakin menjadi-jadi, bahkan mereka sampai menjual Keysa ke salah satu klub untuk dilelang.

Saat pelelangan, seorang pria menawar Keysa dengan harga dua miliar dan membuat Keysa menjadi milik pria itu. Keysa pikir hidupnya akan hancur setelah dibeli pria asing itu, namun justru sebaliknya. Keysa diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan pria itu tidak membiarkan siapapun menyakiti Keysa, pria itu memanjakan Keysa hingga membuat banyak orang merasa iri dengan hidup Keysa.

Bagaimana kelanjutannya? Siapa pria yang membeli Keysa? Apa alasan pria itu membeli Keysa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lucas! Turunin Aku!

​"Kau... kau benar-benar kejam! Ibumu pasti menangis melihat putranya menjadi monster seperti ini!" bentak Fandi mencoba menggunakan kartu emosional, strategi terakhir yang selalu digunakan keluarga itu.

​"Monster?" Lucas tertawa rendah, sebuah tawa yang kering tanpa nada bahagia.

"Jika menjadi monster adalah cara untuk melindungi apa yang menjadi milikku dari orang bermuka dua seperti kalian, maka aku akan menerimanya dengan senang hati. Dan dengar ini, Paman Fandi...," ​Lucas berdiri, membuat sosoknya yang tinggi besar membayangi Fandi yang mulai menciut.

"Aku sangat membenci Adikmu, bahkan jika ada kehidupan kedua. Aku akan memilih wanita lain sebagai Ibuku, bukan Adikmu yang sangat menjijikkan itu," lanjut Lucas.

Fandi terperangah, mulutnya terbuka namun tak ada kata yang sanggup keluar. Kalimat Lucas barusan bukan sekadar luapan amarah, melainkan pernyataan perang yang sudah lama terpendam.

Selama bertahun-tahun, keluarga besar ibunya menganggap Lucas sudah melupakannya, namun mereka lupa ternyata dendam dan amarah itu masih tersimpan dihati Lucas.

​"Keluar dari sini atau aku akan memastikan saham perusahaanmu menjadi targetku berikutnya sebelum jam bursa ditutup sore ini," ancam Lucas.

​Fandi mengepalkan tangan, wajahnya yang semula merah kini pucat pasi. Ia tahu Lucas tidak pernah menggertak, dengan langkah yang ketakutan, ia berbalik dan meninggalkan ruangan itu tanpa sepatah kata pun.

​Begitu pintu tertutup, Lucas menghela napas panjang. Ia melonggarkan dasinya da. merasa sesak bukan karena ancaman Fandi, melainkan karena memori busuk masa lalu yang kembali terangkat. Ia memejamkan mata sejenak, membayangkan wajah Keysa, hanya bayangan senyum wanita itulah yang mampu meredam monster yang sedang mengamuk di dalam dirinya.

Disisi lain, suasana di dalam mansion Lucas terasa sangat tenang dan harum. Di dapur yang luas dengan peralatan serba canggih itu, Keysa sedang bergelut dengan tepung dan mentega.

Sejak bangun tadi, perasaannya tidak tenang. Berita tentang penangkapan Bara sudah memenuhi laman media sosialnya dan ia tahu suaminya adalah dalang di balik semua itu, Keysa ingin memberikan sesuatu untuk meredakan ketegangan Lucas saat pulang nanti.

​"Apa Lucas suka manis, Bi?" tanya Keysa pada salah satu pelayan bernama Ranti, di mana ia yang membantu menyiapkan bahan.

​"Tuan biasanya tidak suka yang manis-manis, Nyonya. Tapi kalau Nyonya yang membuat, saya yakin Tuan akan menghabiskannya," jawab Ranti sambil tersenyum tulus.

​Keysa memutuskan untuk membuat classic dark chocolate fondant, ia berharap rasa pahit dan manis dari dark chocolate bisa menenangkan pikiran Lucas. Dengan telaten, Keysa mengocok telur dan gula, memastikan teksturnya sempurna agar bagian tengah kue itu bisa meleleh saat dipotong nanti.

Beberapa saat kemudian, aroma cokelat yang pekat dan hangat masih menguar di udara, memenuhi setiap sudut ruang makan hingga ke area lobi mansion yang megah. Keysa baru saja menaruh loyang terakhir di atas meja dapur, menyeka peluh di dahinya dengan punggung tangan yang sedikit terkena noda tepung. Ia melirik jam dinding, berniat segera lari ke atas untuk membersihkan diri sebelum suaminya pulang.

​Namun, rencananya buyar ketika suara deru mesin mobil yang sangat ia kenali terdengar memasuki pelataran depan, disusul suara decitan halus ban di atas aspal. Jantung Keysa berdegup sedikit lebih kencang, ia tahu itu mobil Lucas.

​Tanpa sempat melepaskan apron yang masih melekat di tubuhnya, Keysa terburu-buru melangkah menuju pintu utama. Rambutnya yang sedikit berantakan karena aktivitas di dapur ia ikat asal-asalan, namun matanya memancarkan binar antusias yang tak bisa disembunyikan.

​Pintu jati besar itu terbuka, Lucas melangkah masuk dengan langkah kaki yang terdengar berat. Wajahnya tampak luar biasa letih, rahangnya yang kokoh masih mengeras dan ada gurat ketegangan yang belum sepenuhnya hilang dari keningnya. Namun, begitu matanya menangkap sosok Keysa yang berlari kecil ke arahnya, sorot mata yang semula sedingin es itu seketika mencair.

​"Lucas! Kamu sudah pulang?" Keysa berhenti tepat di depan suaminya dan menatap wajah pria itu dengan cemas sekaligus lega.

​Lucas tertegun sejenak, ia melihat istrinya yang tampak berantakan. Wajah yang memerah karena panas oven, apron yang penuh bercak cokelat dan tepung, serta aroma manis yang kini menempel di tubuh Keysa dan mengalahkan aroma sabun mawar yang biasanya ia hirup.

"Kenapa kamu berpenampilan seperti ini, hm?" tanya Lucas rendah. Suaranya serak, namun tangannya segera bergerak melingkari pinggang Keysa dan menarik wanita itu ke dalam pelukannya tanpa peduli jika jas mahalnya akan terkena noda tepung.

​"Aku... aku tadi sedang membuatkan sesuatu buat kamu," jawab Keysa sambil mendongak, dengan tangannya yang masih memegang serbet kini tersampir di dada bidang Lucas.

"Oh ya, kamu buat apa?" tanya Lucas.

"Ada deh, kamu mandi dulu aja biar segar," ucap Keysa.

"Ya sudah, ayo mandi bersama," ucap Lucas dan tiba-tiba menggendong Keysa.

Lucas tertawa ketika melihat ekspresi terkejut Keysa yang kini berada dalam dekapan posesifnya dan tanpa menunggu jawaban Keysa, ia melangkah lebar masuk ke dalam lift dan menuju lantai atas, mengabaikan tatapan beberapa pelayan yang menunduk dengan senyum tertahan.

​"Lucas! Turunin aku! Aku masih pakai apron dan badanku bau cokelat," protes Keysa sambil memukul pelan bahu suaminya.

​"Justru itu, aroma cokelat dan tepung ini jauh lebih menggoda daripada parfum mana pun yang pernah kubeli. Dan aku lebih suka mencicipi koki-nya daripada kuenya," bisik Lucas tepat di telinga Keysa dan membuat bulu kuduk wanita itu meremang.

​Begitu sampai di kamar utama yang luas, Lucas langsung menuju kamar mandi. Setelah pintu kamar mandi terkunci rapat, cahaya remang dari lampu estetik di dalam ruangan itu menciptakan bayangan yang menari di dinding marmer. Lucas tidak segera melepaskan Keysa, ia justru memajukan tubuhnya lalu menghimpit Keysa di antara tubuh tegapnya dan wastafel marmer yang dingin.

"Lucas, aku benar-benar kotor...," bisik Keysa, suaranya nyaris hilang saat tangan Lucas mulai membuka ikatan apron di pinggangnya dengan gerakan perlahan namun pasti.

​"Aku tidak keberatan menjadi kotor bersamamu," jawab Lucas rendah, ia melepaskan apron itu dan membiarkannya jatuh begitu saja ke lantai.

Jemarinya kemudian beralih ke kancing baju Keysa dan membukanya satu per satu dengan ketenangan yang mengintimidasi, ​Lucas menyalakan shower dengan suhu hangat. Uap air mulai memenuhi ruangan, menciptakan kabut tipis yang menambah suasana intim.

Di bawah kucuran air yang jatuh membasahi keduanya, Lucas membantu Keysa membersihkan sisa-sisa tepung di lengannya. Namun, sentuhan itu tidak berhenti sebagai sekadar pembersihan, telapak tangan Lucas yang kasar dan hangat mengusap kulit lembut Keysa, dari bahu turun ke pinggang, seolah sedang memetakan setiap inci milik istrinya.

.

.

.

Bersambung.....

1
Felycia R. Fernandez
kayaknya Yasmin bakalan jadi ulat bulu nih
Felycia R. Fernandez
aku paling suka Eclair coklat dengan isian butter krim🤤
jadi pengen 🤣🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
👍👍👍👍👍
Ariany Sudjana
hahaha Yasmin ketinggalan info, kalau Keysa itu istrinya Lucas 🤣🤣
Ariany Sudjana
Keysa kamu jangan terlalu polos, Yasmin itu pelacur murahan
Ratih Tupperware Denpasar
wah aromanya akan ada pelakor nih
Felycia R. Fernandez
Akhirnya Keysa bisa mengembangkan dirinya...bukan hanya seorang istri yang duduk manis dirumah.semangat Keysa,kamu juga bisa sukses sebagai penjual kue dan roti...
Ariany Sudjana
wah semangat yah Keysa 😄🙏
Felycia R. Fernandez
Ulala...suami bucin akut sih ini namanya...
Masak ya nunggu sampe Berjam jam gak konfirmasi ke asisten Lucas...
Nurminah
hadeh HP kemana zaman now nenek reot aja ada HP nunggu 2 jam hadeh lucu sekelas istri CEO jangan juga dibuat dramatis
Ariany Sudjana
bagus Lucas, kamu bersikap tegas sama karyawan kamu yang tidak menghormati Keysa
Masha 235
nah...bagus jg tu idenya si Keisha..bhsa "halusnya",shock theraphy...pindahin mreka jadi staf OB, Cleaning service, staf gudang atau apapun yg posisinya rendah...biar mreka tau di posisi rendah itu nggak enak...
Ariany Sudjana
masih syukur kalian ga dipecat dan di blacklist, karena kebaikan hati nyonya bos 😄🙏
Naufal Affiq
entar kalau sudah dipecat dari kantor mu tuan lucas,kirim ya kerumah ku,biar kukirim orang itu ke hutan
erviana erastus
telat lu lucas... makax umumkan kalo lu pnya istri,...
Ariany Sudjana
mampus kalian semua, sudahlah Lucas pecat saja semua karyawan yang tidak kompeten begitu dan blacklist saja dari semua perusahaan
Felycia R. Fernandez
pasti ini resepsionis gak percaya kalau kamu istrinya Lucas Keysa...
Masha 235
hadeuuh....langsung TLP kn bisa ...ribet amat ..
Ariany Sudjana
dasar resepsionis ga tahu diri, kamu siap-siap menggali kuburan kamu sendiri 🤣🤣😂😂
Eva Tigan
kok gak dari tadi ngaku istrinya ? Bisa bisa ini resepsionis dipecat gara2 biarkan Nyonya Lukas lama menunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!