NovelToon NovelToon
Pengasuh Sang Pewaris (Dia Tahu Segalanya)

Pengasuh Sang Pewaris (Dia Tahu Segalanya)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Ibu susu
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: FR Nursy

Dituduh menjual jasad anak kandungnya sendiri, Raznalira Utami (28 th) tidak hanya kehilangan buah hatinya tetapi juga rumah tangganya. Suaminya menceraikannya tanpa memberi kesempatan untuk menjelaskan.

Dalam keterpurukan hidupnya, Razna menerima tawaran menjadi ibu susu bagi bayi laki-laki milik seorang duda muda konglomerat, Rendra Mahardika (35th). Demi bertahan hidup, ia menekan masa lalunya dan masuk ke dunia baru yang terasa asing, dingin, dan penuh rahasia.

Namun takdir seolah belum selesai mempermainkannya.
Di rumah megah itu, Razna bertemu dengan seorang wanita misterius yang membuat darahnya seketika membeku. Wanita tua yang dulu membeli jasad anaknya.

Apa tujuan sebenarnya wanita itu membeli jasad bayi Razna?
Apa hubungan wanita tua itu dengan Rendra?

Kecurigaan Razna berubah menjadi ketakutan saat perlahan ia menyadari sesuatu yang mustahil, apakah itu?


Happy reading 💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FR Nursy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34 Rahasia Mila

Mama Mila menggelengkan kepalanya, ia menoyor kepala putrinya dengan kesal.

“Iissh apa-apaan sih Mama ini..." protes Danara sambil mengusap kepalanya.

"Kamu berlagak engga ngerti. Mama sudah tahu kelalaian kamu. Mama sudah tahu kebodohan kamu. Mama sudah melihat kelakuan kamu," ujar Mama Mila sambil menyibakkan selimut yang ditarik kembali oleh Danara.

"Mama tuh sebenarnya lihat apa?" tanya Danara masih mengerutkan keningnya.

"Mama sudah lihat rekaman CCTV-nya!" suara Mama Mila meninggi.

Deg.

Jantung Danara berdegup kencang. Dia bahkan belum melihat CCTV itu.

"Rekaman CCTV? Aku benar-benar engga tahu, tentang CCTV itu,"

"Itulah bodohnya kamu. Sampai tidak tahu tentang isi rekaman itu," Mama Mila kembali menoyor kepala Danara, masih dengan kekesalan yang bertubi.

"Kamu sengaja memindahkan bantal pengaman Finza, lalu membiarkan bayi itu jatuh dari kasur!" sambung Mama Mila menyorot tajam putrinya.

Wajah Danara langsung pucat seketika. Kedua matanya membelalak panik.

"Itu...itu tidak seperti yang Mama pikirkan..." kata Danara gugup.

"Lalu seperti apa?"potong Mama Mila dengan suara bergetar.

"Mama tidak buta, Danara! Semua terlihat jelas di rekaman. Mama tidak bisa membela apa pun setelah melihat rekaman itu," ujar Mama Mila geram.

Danara menggigit bibir bawahnya dengan gugup. Tangannya mulai gemetar.

"A..aku cuma...aku cuma ingin membuat pengasuh itu disalahkan dan Kak Rendra bisa membencinya," ucapnya lirih.

Mendengar pengakuan tersebut, napas Mama Mila terasa sesak. Dadanya naik turun menahan amarah dan kecewa.

"Ya Allah Danara," bisiknya pelan.

"Kamu sadar tidak, kalau Finza bisa mengalami cedera serius karena ulah kamu,"

Danara menunduk tanpa berani menjawab.

Mama Mila memejamkan mata sejenak sebelum berkata dengan nada lelah, "Selama ini Mama selalu membelamu. Mama pikir semua orang terlalu keras menilaimu. Tapi ternyata Mama yang salah karena terlalu menutup mata,"

Danara langsung mengangkat kepalanya.

"Ma...Danara minta maaf. Danara benar-benar tidak bermaksud seperti itu,"

"Penyesalanmu datang setelah ketahuan," sahut Mama Mila dingin.

Kalimat itu membuat Danara terdiam membisu. Untuk pertama kalinya, ia melihat tatapan kecewa dari ibunya sendiri tanpa sedikit pun pembelaan.

Air mata mulai menggenang di pelupuk mata Danara. Ia turun dari tempat tidur dengan tergesa, lalu memegang lengan Mama Mila.

"Ma, tolong jangan benci Danara," ucapnya lirih penuh harap.

"Danara cuma emosi saat itu. Danara merasa semua orang lebih peduli dengan pengasuh Finza dibanding Danara. Lebih menyakitkan lagi saat pengasuh Finza dipanggil Ibunda sama Moana. Itu tidak ada penolakan dari Kak Rendra. Danara muak dengan kenyataan itu, Ma," adunya berharap Mamanya mengerti keadaan hatinya.

Mama Mila menepis pelan tangan putrinya. Wajahnya tampak begitu kecewa.

"Finza itu bayi, Danara," katanya dengan suara bergetar.

"Apapun alasanmu, kamu tetap tidak berhak menjadikannya pelampiasan emosi," jelas Mama Mila tegas.

Danara langsung tertunduk lesu. Dadanya terasa sesak mendengar ucapan tersebut.

"Mama tahu, kamu sering iri dan ingin diperhatikan," lanjut Mama Mila.

"Tapi bukan begitu caranya. Kamu sudah keterlaluan."

"Iya Ma. Udah dong. Lagi pula, Finza itu bukan anak kandung kak Rendra, jadi...."

Mama Mila langsung membungkam Mulut Danara. Gadis itu sudah kelewat jauh berbicara dan nyaris membocorkan rahasia yang selama ini ia simpan rapat-rapat .

"Ssssttttt....kamu ini," bisik Mama Mila panik, sambil melirik ke arah pintu, memastikan tidak ada yang mendengar perkataannya.

Mama Mila segera menghampiri pintu yang sedikit terbuka. Ia menyembulkan kepalanya ke luar, mengamati keadaan sekitar. Setelah yakin tidak ada siapa pun di sana, Ia menutup pintu rapat-rapat lalu menguncinya.

"Kamu ini. Kamu harus hati-hati kalau ngomong. Mama tidak mau rahasia kita terbongkar karena mulutmu yang tidak bisa dijaga," tegurnya sambil mencubit perut Danara.

Danara meringis kesakitan.

"Aduh Mama, sakit ih ..."

"Bagaimanapun anak itu harus tetap kita jaga. Selama anak itu ada, akan lebih mudah bagi kita menguasai seluruh kekayaan mereka setelah kamu menjadi istrinya. Kamu paham ga sih? Tapi sekarang, Mama tidak bisa menjamin, karena kamu sendiri yang telah merusaknya," bisiknya dengan penuh tekanan

Danara berdecak kesal,

"Ck...Mama, jangan terlalu panik kenapa sih?"

"Gimana engga panik? Mama sudah mengeluarkan banyak uang agar kita bisa di titik yang diharapkan. Tapi kamu rusak semuanya. Kamu tahu engga sih, Mama selama ini selalu memikirkan masa depan kita," balas Mama Mila tajam.

Dia menarik napas panjang, sebelum berkata tegas,

"Sekarang, kita pulang!"

"Iiishh, sebentar dong, Ma. Aku mandi dulu," gerutunya malas.

Tanpa menunggu jawaban, Danara menyambar handuk yang tergantung di belakang pintu kamarnya.

Mama Mila hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah putrinya yang gegabah dalam bertindak.

"Kamu ini benar-benar membuat Mama naik darah."

Danara terkekeh kecil lalu masuk ke kamar mandi dengan santai. Pintu ditutup dan suara gemericik air langsung terdengar.

Namun, tanpa mereka sadari, seseorang berdiri di balik dinding, dekat jendela kamar yang sedikit terbuka.

Orang itu tidak mendengar seluruh percakapan mereka, tetapi cukup menangkap beberapa kalimat yang membuatnya curiga.

"Jadi selama ini, mereka merahasiakan sesuatu..."

1
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Enak saja 😤
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
mimpi😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
memangnya anak perempuan ga bisa jadi pewaris 😏
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ☘𝓡𝓳𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Semudah itu kamu bilang sudah lahh anggap ngk terjadi... gilaa memang kalian...
Kalian udah menukar hidup orang dan memalsukan kematian... dan bisa jadi ank Rendra masih hidup🤔
hukuman seumur hidup bt kalian
Arin
Enaknya..... Rendra suruh cabut laporan beralasan karena mereka saudara. Tapi mereka dengan seenaknya akan menyingkirkan anak tiri dari kehidupan Rendra sebagai suaminya dan menggantikan Danara si anak kandung. Tapi maaf Rendra tidak akan melepaskan kejahatan yang sudah dilakukan kepada istrinya, apalagi kalian juga hanya saudara tiri..... jadi gak ada hubungannya saudara. Udah jalani saja hukuman kalian, karena itulah balasan dari perbuatan yang kalian lakukan kepada Sherin
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
bersiaplah menerima hukuman kalian 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
pembohong 😤
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Ia kembali
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Mimpi 😏
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ☘𝓡𝓳𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Sudahh jelas bgtu masih mau megelakk..
akan lebih lama km mendekam di penjara.. Mila n denara😒
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ☘𝓡𝓳𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Segera selesaikan agar kalian bisa hidup tenang.. dan Sherin juga ngk hidup dalam kebohongan dan ketakutan truss
Arin
Selamat Ibu Mila dan Danara...... Akhirnya tujuanmu merebut posisi Sherin gagal. Dan kemungkinan besar kalian masuk penjara dengan pasal berlapis.
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Semoga anak Sherin dan Rendra masih hidup 🥺
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ☘𝓡𝓳𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Alhamdulilah akhirnya terbukti sudah kalau itu ank mu razz
pertanyaan nya bner kah yg di kubur itu anak Sherin atau anknya ditukar LG🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Akhirnya 😏
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ☘𝓡𝓳𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Dari dulu kalian sadar pasti sekarang Sherin lebih bahagiaa
rasain tuhh mila n denara akibat dr perbuatan muu
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
lega rasanya kalian berdua sudah ditangani pihak kepolisian apa yang kau tabur itu yang kalian tuai ingat itu😏
Arin
Ditunggu kelanjutannya sampai selesai Thor......
Semangat terus💪💪💪💪
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
itu pasti orang suruhan Rendra yang mengawasi gerak gerak nyonya Mila dan Danara apalagi mereka tidak tahu kalo Sherin sudah pulang kerumah Rendra sukurin sebentar lagi terbongkar sudah niat jahat kalian yang mau menguasai harta Rendra
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
makin yakin itu Finza anaknya Razna tapi bayinya Sherin dimana dan ini semua adalah pekerjaan kotor yang dilakukan Mila dan Danara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!