NovelToon NovelToon
SATU ATAP DI BARAK MILITER

SATU ATAP DI BARAK MILITER

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Perjodohan / Balas Dendam
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dunia Seleb

Ghazali Atharrazka adalah perwujudan dari presisi dan kedinginan yang sempurna. Sebagai Kapten termuda dengan rekam jejak tanpa celah, hidupnya diatur oleh jam dinding dan hukum militer yang kaku. Baginya, kesalahan adalah aib dan kecerobohan adalah gangguan yang harus dimusnahkan. Dia adalah pria dengan tatapan sedingin es yang mampu membungkam satu batalion hanya dengan satu kata.

Lalu hadir seorang bernama Keyra Azzahra

Seorang mahasiswi tingkat akhir yang hidupnya adalah definisi dari kata chaos, Sebuah insiden memaksa mereka tinggal di bawah atap yang sama di lingkungan barak. Di antara derap sepatu laras dan aroma mesiu, mampukah si mahasiswi perusuh mencairkan hati sang Kapten yang membeku? Ataukah markas ini akan meledak karena ulah Keyra yang selalu di luar kendali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dunia Seleb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SURAT MERAH DARI KOTA ASTRA

Cahaya lampu neon di langit-langit berkedip tiga kali sebelum menyala terang sepenuhnya, menandakan pukul lima pagi. Suara terompet apel pagi sayup-sayup terdengar menembus dinding beton tebal. Di dalam unit, Keyra terbangun dengan napas tertahan. Ia masih berada dalam dekapan lengan kiri Ghazali yang kokoh, sementara tangan kanannya sendiri masih menggenggam jemari pria itu memastikan chip di balik cincin kabel tetap aman.

Ghazali sudah terbangun lebih dulu. Matanya yang tajam menatap pintu baja dengan waspada. Demamnya sedikit turun, namun raut wajahnya menunjukkan ketegangan yang luar biasa.

---

*BRAAAKK!*

Pintu unit dihantam dari luar. Bukan ketukan sopan, melainkan gedoran laras senjata.

"Kapten Ghazali Atharrazka! Buka pintu atas perintah Dewan Kehormatan Militer Kota Astra!" teriak sebuah suara berat yang asing.

Ghazali segera duduk, mengabaikan rasa perih di bahunya. Ia menyambar kemeja hitamnya dan memakainya dengan satu tangan. "Key, masuk ke kamar mandi. Jangan keluar sampai aku panggil. Pakai kemeja cadanganku, sembunyikan gaun itu di bawah tumpukan dokumen!"

Keyra bergerak cepat. Ia menyambar kemeja militer Ghazali yang kebesaran di tubuhnya, mengancingkannya dengan tangan gemetar, lalu mengunci diri di kamar mandi sempit yang lembap.

Pintu baja berdesis terbuka. Letnan Sarah masuk lebih dulu, wajahnya nampak kaku dan penuh tekanan. Di belakangnya, berdiri seorang pria paruh baya berseragam jenderal dengan lencana Keluarga Aditama di kerahnya. Dan di samping sang jenderal, berdiri Clarissa.

Clarissa nampak sangat tidak serasi dengan lingkungan barak. Ia memakai setelan blazer mewah berwarna marun, menatap ruangan sempit itu dengan hidung yang berkerut jijik.

"Di mana perempuan itu, Ghazali?" tanya Clarissa tanpa basa-basi. matanya menyapu ruangan, berhenti pada gaun putih gading yang tergeletak sembarangan di sudut lantai. "Oh, jadi dia lebih memilih pakaian kotor daripada pemberianku?"

"Dia bukan urusanmu, Clarissa," sahut Ghazali dingin. Ia berdiri tegap di depan pintu kamar mandi, memblokade akses siapa pun. "Jenderal, ini barak rahasia Sektor 7. Anda tidak punya kewenangan di sini tanpa izin Panglima Tertinggi."

"Surat ini ditandatangani langsung oleh ayahmu, Ghazali," Jenderal itu melemparkan map merah ke atas meja kayu. "Isinya adalah perintah penangkapan warga sipil bernama Keyra atas tuduhan pencurian data rahasia negara. Serahkan dia, atau seluruh Divisi Bayangan akan dianggap melakukan perlawanan"

Sarah melirik ke arah pintu kamar mandi, lalu ke arah Ghazali. Ada kebimbangan besar di matanya. "Kapten, jika kita melawan perintah ini... seluruh Benteng Merapi akan dikepung dalam satu jam."

"Biarkan mereka mengepung," desis Ghazali.

Tiba-tiba, pintu kamar mandi terbuka. Keyra melangkah keluar. Ia tidak nampak seperti putri yang ketakutan. Dengan kemeja militer Ghazali yang lengannya digulung asal-asalan dan rambut yang diikat kuda, ia berdiri di samping Ghazali.

"Saya di sini," ucap Keyra tenang. Ia mengangkat tangan kanannya, memperlihatkan cincin kabel tembaga itu tepat di depan mata Clarissa. "Jika Anda ingin menangkap saya karena 'pencurian data', silakan. Tapi pastikan Anda punya bukti bahwa data itu ada pada saya, bukan pada orang yang Anda sebut sebagai 'tunangan' ini."

Clarissa tertawa sinis. Ia melangkah mendekati Keyra, aroma parfumnya menusuk hidung. "Dokter kecil, kamu pikir dengan memakai baju Ghazali kamu bisa menjadi bagian dari dunia kami? Kamu hanya umpan. Dan umpan yang sudah tidak berguna harus dibuang."

Clarissa memberi isyarat pada dua pengawal bersenjata untuk maju. Namun, Sarah tiba-tiba melangkah di depan Keyra, menghalangi para pengawal itu.

"Maaf, Jenderal. Menurut protokol Sektor 7, setiap warga sipil yang berada di bawah perlindungan Komandan Unit harus melalui proses interogasi internal terlebih dahulu," Sarah menatap Keyra dengan tatapan yang sulit dibaca. "Saya yang akan membawa Dokter Keyra ke ruang interogasi. Bukan orang-orang Anda."

Ghazali menatap Sarah, mencari tahu apakah ini pengkhianatan atau bantuan. Sarah hanya memberi anggukan kecil yang hampir tak terlihat.

"Bawa dia, Letnan Sarah," perintah Jenderal itu. "Dan pastikan jari manisnya diperiksa. Saya tahu dia menyembunyikan sesuatu di sana."

---

1
Murni Asih
Ghazali... aku sebel sama kamu..!
Rika Pulungan
up
Murni Asih
tenang keyra.... saya temenin...saya jg sakit ati kamu di gituin sm kapten Ghazali ,
Murni Asih
biar cuma buat melindungi keyra atau kenyataan tp aku sebel bgt sm kapten Ghazali yg kaya gini...
Murni Asih
keyra tau klo sarah benci sm keyra
Murni Asih
keyra udh pasrah...
Murni Asih
lanjut ka
Murni Asih
pengorbanan kapten Ghazali dan Dokter Keyra
Murni Asih
minta maaf kapten Ghazali
Murni Asih
semoga otor melindungi kalian ber empat. 😭😭😭❤️❤️❤️
Murni Asih
msh perang aja.... 😭
Herfan Wahyudi
ceritanya sangat bagus...lanjut lagi ya kak🙏
Murni Asih
sampe di part ini , otor seneng bgt bikin orang jedak-jeduk....
Murni Asih
jgn smpe chip nya ketemu sm mereka
Murni Asih
lagi dan lagi lindungi mereka ber 4 ya kaka.... 💪
Murni Asih
Ghazali....
keyra...
Bastian...
yudha....
kamu dimana....
Murni Asih
pinta ku selalu , tolong lindungi mereka ber 4 ya author
Rika Pulungan
crazy up
Murni Asih
baru bangun tidur , lngsng deg²an... author...tolong lindungi mereka ber 4
Murni Asih
ish... sempet² nya ngegombal dulu.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!