NovelToon NovelToon
MANTAN ISTRI SATU MILIAR

MANTAN ISTRI SATU MILIAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Selingkuh
Popularitas:17.6k
Nilai: 5
Nama Author: Itha Sulfiana

Aliya mencintai Ibas dengan tulus, namun Ibas membalasnya dengan luka. Demi kekasihnya, Nadia, Ibas menceraikan Aliya secara rahasia. Ia kemudian membayar Aliya satu miliar rupiah agar tetap tinggal serumah demi menipu keluarga besar mereka.
​Namun, sandiwara itu justru membuat Ibas terjebak dalam rasa yang tak semestinya. Saat kebenaran terungkap dan Aliya memilih pergi selamanya, Ibas baru menyadari bahwa ia telah membuang permata demi kerikil.
​Kini, Ibas harus berjuang mengejar maaf Aliya. Sialnya, ia bukan lagi satu-satunya pria yang menunggu. Ada Aufar, sepupunya sendiri, yang sudah lama menyiapkan hati untuk melindungi Aliya.
​Siapakah yang akan Aliya pilih? Pria yang menghancurkannya, atau pria yang menyembuhkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siap menikung

"Far, Lo juga di sini?"

Ibas menatap sang sepupu. Cukup terkejut, melihat kedekatan antara sepupu dan mantan istrinya itu.

"Lo kapan sampai, Bas? Kok, nggak ngabarin gue, sih?" Aufar balik bertanya.

"Gue cuma nggak mau ngerepotin aja, Far," jawab Ibas. Sedikit memaksakan senyum.

"Terus... barang-barang Lo mana? Sini, gue bawain ke rumah gue."

"Nggak perlu," tolak Ibas cepat. "Gue tidur di hotel aja," lanjutnya.

Aufar mengangguk paham. Mungkin, Ibas masih marah karena di pertemuan mereka yang terakhir kali, Aufar berbohong dengan mengatakan jika tak pernah bertemu dengan Aliya.

"Kalian mau ngobrol?" tanya Aufar yang langsung peka dengan situasi. "Silakan! Gue tinggal dulu!"

Pria itu pun berbalik. Baru hendak melangkah, namun Aliya dengan cepat menahan pergelangan tangannya.

"Kak, di sini aja," lirih perempuan itu.

Aufar tersenyum. Dia melepaskan tangan Aliya dengan perlahan. "Nggak apa-apa. Kalian ngobrol dulu aja. Aku akan ngawasin kalian dari kejauhan. Oke?"

Meski, Aliya sebenarnya tidak mau ditinggal berdua saja dengan Ibas, namun dia bisa apa? Aufar sudah terlanjur pergi dan kini hanya dirinya dan Ibas saja yang berada di sana.

"Aku boleh duduk, Al?" tanya Ibas sedikit canggung.

Walau bagaimanapun, ini pertemuan pertama mereka setelah berbulan-bulan tak pernah berkomunikasi lagi.

Dan, jujur saja! Di mata Ibas, Aliya masih sama. Perempuan itu tetap cantik dengan kesederhanaan yang dia miliki.

"Silakan!" angguk Aliya.

Ibas pun duduk. Dia tak sedikit pun memalingkan wajahnya dari perempuan itu.

"Kamu... apa kabar?" tanya Ibas.

"Baik," jawab Aliya singkat.

"Gimana kehidupan di sini? Apa kamu suka?"

Aliya mengangguk. "Suka."

Ibas menelan salivanya dengan susah payah. Keringat dingin membasahi telapak tangannya. Dia tegang. Jantungnya kian berdebar kencang.

Selama ini, begitu banyak hal yang sudah Ibas simpan dalam kepala untuk ia jadikan topik pembahasan jika bertemu dengan Aliya. Tapi, ternyata... ketika pertemuan itu akhirnya benar-benar terwujud, otak Ibas justru blank. Dia lupa dengan semuanya.

"Ayah sama Bunda titip salam. Katanya, mereka rindu."

Dan, lagi-lagi Aliya hanya mengangguk.

"Al, kamu masih marah sama aku, ya?"

Kali ini, perempuan itu tampak tersenyum kecil. "Nggak, kok."

"Terus, kenapa sikap kamu jadi dingin kayak gini sama aku?"

Aliya menghela napas panjang. Dia menatap Ibas sekilas lalu melemparkan pandangannya ke arah pantai yang cukup ramai dengan pengunjung.

"Sikapku biasa aja kok, Mas. Aku memang kayak gini orangnya. Terutama, sama orang asing."

Degh!

Sudut hati Ibas seketika berdenyut nyeri. Di mata Aliya, ternyata dirinya tak lebih dari sekadar orang asing.

"Al, aku masih sayang sama kamu. Apa kita nggak bisa mulai dari awal lagi?"

"Apa yang harus kita mulai lagi, Mas?" Aliya balik bertanya. "Semuanya sudah terlanjur selesai. Dan, hal yang udah selesai nggak mungkin diulang lagi, kan? Terlalu capek dan buang-buang waktu."

Mata Ibas mulai memerah. Rindu yang dia bawa ternyata tidak diterima.

"Mas, kalau kamu ke sini hanya untuk balikan sama aku..." Aliya menghela napas panjang. "... lebih baik kamu pulang aja! Percuma"

Aliya pun berdiri. Dia hendak meninggalkan tempat yang terasa mulai sesak itu.

"Al, apa kamu udah nemu pengganti aku?"

Aliya terdiam. Sejenak, dia mematung.

"Itu bukan urusan kamu, Mas," jawab Aliya kemudian.

"Jawab dulu, Aliya!" desak Ibas.

"Iya." Perempuan itu menatap Ibas dengan nyalang. "Aku udah nemu pengganti Mas Ibas."

Ah, rasanya semakin hancur. Ibas bahkan lupa bagaimana caranya bernapas untuk beberapa detik.

Namun, bukankah tekadnya sudah bulat sebelum berangkat? Jika Aliya sudah menemukan pria lain, maka Ibas siap bersaing dengan pria itu.

Intinya, sebelum janur kuning melengkung, Ibas masih punya kesempatan untuk menikung.

"Oke. Nggak apa-apa," kata Ibas kemudian. "Al, aku akan berusaha untuk membuat kamu kembali sama aku. Percayalah!"

"Aku udah bilang, kalau aku udah punya pengganti Mas Ibas. Ngerti nggak, sih?" tegas Aliya.

Apa pria ini tak mengerti bahasa manusia?

"Kalian belum menikah, kan? Itu artinya, aku masih bisa menikung, Al." Ibas tersenyum.

sebuah senyum yang membuat Aliya seketika jadi kesal. Arghh! Laki-lakinya ini sungguh keras kepala.

1
Kar Genjreng
cinta di tolak bogem. bogem bertindak ya Bas,,,,jangan minta saja baik baik gitu ngomong secara baik jangan TREMOSI. juga ya sama Aufar. karena Aufar juga baik,,,bershujud Bas siapa tau dapat di mengerti oleh Aliya dan Aufar niatmu baik ya semoga ya ,,, tetapi luka Aliya memang dalam si Bas,,,,Yo berusahalah sekuat jiwa ragamu


👍😮👍👍👍💪
Ilfa Yarni
siapa yg bakal alya pilih augara atau balik ke iBas ya
sunaryati jarum
Tidak tahu malu dan menjilat ludahnya sendiri Ibas
Jangan sampai Aliya balikan sama Ibas.Seperti memperlakukan barang untuk uji coba, setelah dengan mantannya tidak enak mau coba istri yang telah dibuang dan dihina seperti barang dagangan dengan satu milyar, Alhamdulillah Aliya hanya mengambil 200 juta.
Kar Genjreng: kodrat kebanyakan laki laki kan seperti punya daya sendiri ,,,,setelah kehilangan baru lah menyesali,,,,
total 1 replies
partini
enak bener jadi Ibas,udah nyakitin menyesal minta rujuk
untung mantan istri cintanya tulus dan mulus jadi gampang rujuknya
Kar Genjreng
entah perasaan apa yang Aufar rasakan tetapi keliatan sangat menyayat hati,,,sedih campur lemes seketika. apakah nasibnya akan menjadi jomblo kembali dan cinta terpendam nya tidak pernah terealisasi 😭😭 tapi jodoh kadang kita tidak tahu,,,mungkin Ibas memang pernah gagal menjadi pasangan Aliya ,,, ya karena pengaruh dan belum tau rasanya kehilangan dan dalam keadaan terpuruk,,,nah sekarang baru menyadari ternyata wanita yang ada di samping nya dan telah di buang kini menjadi tempat untuk di rindukan,,,,maaf Aufar pasti akan ada gadis yang baik di tempat lain ,,,dan tentunya bisa menjadi rumah buat pulng untuk mu,,, biarlah asal. sepupu mu bisa bersatu ,,,kasih ultimatum bila menyakiti Aliya kembali tidak ada ampun,,, Ok lanjut
Ilfa Yarni
siapa yg akan dipilih alya aufar atau iBas penasaran
Aidil Kenzie Zie
nggak usah sok-sokan drama wong masalah ini kamu yang buat
Kar Genjreng
bas jangan TREMOSI dulu lo kan memang Aufar yang jaga Alya tetapi rupanya Aufar jaga adak
Kar Genjreng
😮 bagaimana ya kasih kesempatan tidak ya kalau ibas ngajak balikan,,,tapi kan tidak harus balikan to terserah juga si Aliya yg menguntungkan
Ilfa Yarni
.mknya bas jd laki2 itu jgn macam2 setelah sadar baru nyesel tp semua udah terlambat gmn sakit kan
Ilfa Yarni
bingung ya hrs milih siapa klo aku sih mending aufar tp ga tau jg kasian jg sebenarnya ibas
sunaryati jarum
Aufar nggak merebut tapi Aliya sudah kau lepaskan, lagian PD amat kamu jika.Aliya masih mau sama kamu
Kar Genjreng
cinta Aufar terkenzel kembali ya Allah melas men😄 deketin mantan sepupu nya di abaikan sekarang justru mantannya sedah berusaha sangat keras 💪 semangat Basss jangan kendor insyaf sudahan makanya lain kali punya wanita setia jangan di tipu dan ganjen abis haduuh rempes feh😮😮
Ilfa Yarni
m menyesalkan kmknya jd cowok itu yg benar iBas udah rasakan dulu apa yg dirasakan alya dulu
RaisyaMOM
Hai author mau nanya aja aku juga penulis dari 2020 waktu puncak jaya nya author ni mangatoon… sekarang masih kayak dulu gak si pambacanya 🥲 kangen nulis lagi
Kar Genjreng
ya karena Ibas sudah berubah dan ingin serius memperbaiki kembali bersama Aliya,,,,ya semoga saja Allah masih memberikan kesempatan buat orang yang sudah menyakiti tetapi sekarang sudah insyaf dan bertaubat. ,,,
Aidil Kenzie Zie
mana ada rebut Aliya dari kamu Bas kalian kan udah cerai
Arbaati
menarik, selalu ditunggu updatenya
Ilfa Yarni
imas knp dia sakit apa sebenarnya kasian jg iBas tp mau gmn lg itu udah konsekwensi dr perbuatannya pd alya dan skr baru menyesal
sunaryati jarum
Benar ikhlaskan Aliya itu konsekuensi dari perbuatamu padanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!