NovelToon NovelToon
BUNGKAM

BUNGKAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:921
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.

Disaat jungkook memilih pria lain disaat itulah taehyung menyadari perasaannya tapi semuanya terlambat

hingga sebuah insiden mengharuskan mereka bersatu dalam sebuah pernikahan yang tidak terencana.

bagaimana kehidupan mereka selanjutnya? akankah taehyung akan tetap bungkam dengan perasaannya?

akankah cinta jungkook kembali tumbuh untuk taehyung? dan akankah mereka bisa mengungkapkan isi hatinya

dan bagaimana jadinya jika tiba-tiba ada wanita lain yang masuk dalam rumah tangga mereka?

bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejujuran Taehyung

Disinilah Jungkook dan Taehyung berada di apartemen pribadi milik Taehyung, tadi Taehyung datang ke mansion Jeon untuk menjemput Jungkook ingin mengajaknya keluar dan disinilah sekarang mereka berada.

“Jadi kamu ingin bicara soal apa Tae? Mau curhat soal mantanmu kah?" Tanya Jungkook yang saat ini duduk di depan Taehyung.

“Jangan membahas soal dia, aku muak tahu. Aku begitu bodoh percaya dengan wajah sok polosnya itu", kata Taehyung kesal.

“Kamu memang bodoh Tae", gumam Jungkook lirih.

“Kamu bilang apa?", tanya Taehyung.

“Ah tidak, aku tidak bilang apa-apa", kata Jungkook.

“Pesankan makanan Tae, aku lapar", pinta Jungkook dan Taehyung pun mengangguk.

“Jaehyun tahu kamu bersamaku?" Tanya Taehyung setelah selesai memesan makanan.

“Aku mengabarinya tadi", kata Jungkook lalu berjalan ke arah balkon dan berdiri di pinggir pagar.

“Dia tidak marahkah?" Tanya Taehyung sambil berjalan mendekat dan berdiri di samping Jungkook.

“Dia percaya padaku", kata Jungkook.

“Apakah dia cinta pertamamu Kookie?", tanya Taehyung sambil menatap gadis di sampingnya

“Bukan, dia bukan cinta pertamaku tapi dia yang menutup lukaku”, jelas Jungkook sambil memejamkan matanya menikmati semilir angin yang menerpa wajahnya.

Jungkook lalu membuka matanya dan menatap Taehyung.

"Dulu aku tidak mencintainya, aku hanya menganggapnya teman tapi dia selalu memberikan pundaknya untukku, dia menghapus air mataku dan dia yang membuat aku merasa dicintai dan dihargai. Lalu bagaimana mungkin aku tidak jatuh cinta hmm", jelas Jungkook.

“Lalu kenapa kamu tidak bersama cinta pertamamu?" Tanya Taehyung.

“Dia mencintai wanita lain, dia sangat semangat saat mengatakan padaku pertama kali ketika mereka baru menjadi kekasih. Melihat dirinya yang bahagia dengan kekasihnya mana mungkin aku merusaknya", kata Jungkook.

“Jika cinta pertamamu tidak bahagia bersama pilihannya apakah kamu mau menjalin hubungan dengannya?" Tanya Taehyung.

“Dia tidak mencintaiku, mana mungkin kami akan menjalin hubungan”, ucap jungkook.

"Jika ternyata dia mencintaimu apakah kamu bersamanya?” Tanya Taehyung.

"Aku sudah mempunyai kekasih jadi aku tidak mungkin bersamanya”, kata Jungkook tegas.

"Udaranya dingin ayo masuk Tae”, ajak Jungkook lalu berjalan memasuki apartemen.

"Aku mencintaimu Jeon Jungkook”, ucap Taehyung tanpa ada keraguan.

Deg…

Jungkook membeku di tempatnya dengan pandangan lurus kedepan.

“Jangan bercanda Taehyung", kata Jungkook pelan.

“Aku tidak bercanda, aku benar-benar mencintaimu", ucap Taehyung sambil berjalan mendekat ke arah Jungkook dan berdiri di belakang gadis itu.

“Dan aku juga tahu jika akulah cinta pertama, benarkan Kookie", kata Taehyung sambil memeluk Jungkook dari belakang dan menyandarkan kepala di bahu Jungkook.

“Lepas Tae, aku sudah punya Jaehyun", berontak Jungkook berusaha melepaskan pelukan Taehyung.

"Kamu tidak mencintainya Kookie, kamu hanya mencintaiku”, kata Taehyung sambil membalik badan Jungkook dan menatap gadis di depannya saat ini.

"Aku mencintainya dan aku akan menikahinya”, ucap Jungkook mantap tanpa keraguan.

"Benarkah kamu mencintainya?”, tanya Taehyung sambil menarik pinggang ramping Jungkook untuk lebih dekat dengannya.

"Le-lepaskan Tae”, berontak Jungkook dalam rengkuhan Taehyung.

Taehyung menangkup pipi Jungkook dengan satu tangan lalu tanpa aba-aba Taehyung mencium bibir Jungkook, Jungkook berusaha menghindar tapi tengkuknya di tahan oleh Taehyung.

Ciuman itu turun ke leher disaat Taehyung ingin membuat tanda dia ingat dengan Jaehyun jadi dia hanya mengecup leher putih Jungkook.

Nafas Jungkook memburu saat dengan lancangnya tangan Taehyung masuk kedalam baju Jungkook dan meraba yang ada di sana.

"Stoophh Tae aahhh”, ucap Jungkook berusaha menjauh tapi tenaganya kalah kuat dari Taehyung.

Taehyung masih merengkuh pinggang rampingnya lalu mengecup pundak polos Jungkook yang entah sejak kapan sudah setengah telanjang.

"Jangan ditahan sayang”, kata Taehyung seduktif lalu menggendong Jungkook ala bridal dan membawanya ke kamar satu-satunya di situ.

Taehyung merebahkan Jungkook ditempat tidur, saat itu juga Jungkook berusaha bangun tapi tubuhya di tahan oleh tubuh kokoh Taehyung.

“Jangan lakukan lebih Tae aku mohon", pinta Jungkook lirih.

Seakan tuli Taehyung kembali mencium bibir Jungkook dengan penuh nafsu dengan tangan yang melucuti sisa kain yang melekat di tubuh Jungkook.

Dan disaat Taehyung ingin memasukkan miliknya tiba-tiba isakan Jungkook menyadarkannya.

“Hiks…aku membencimu Tae”, isak Jungkook lirih sambil menutup dadanya dengan kedua tangannya.

Deg.

Taehyung tersadar dan menatap gadis dibawahnya yang terlihat sangat berantakan dengan air mata yang terus mengalir.

"Ko-Kookie maaf, aku tidak sadar aku cemburu”, ucap Taehyung lirih berusaha menyentuh Jungkook tapi Jungkook menepis tangannya kasar.

Taehyung menyelimuti tubuh polos sahabatnya dengan selimut lalu memeluk tubuh mungil yang terus saja menangis tanpa henti.

"Maaf, maafkan aku Kookie kamu boleh marah, kamu boleh menampar atau memukulku bahkan mencaciku tapi jangan membenciku”, ucap Taehyung lirih dengan wajah yang berada di ceruk leher Jungkook.

Jungkook masih dengan diammya meski sekarang dirinya sudah lebih tenang.

“Kenapa kamu mau melakukannya Tae? Kamu tahu bukan jika tubuh ini seutuhnya milik Jaehyun, dia yang berhak Taehyung tapi kamu hampir menodainya", kata Jungkook lirih.

“Maaf Kookie, aku benar-benar tidak sadar. Aku sangat mencintaimu dan aku tidak ingin kehilanganmu", isak Taehyung.

“Semuanya sudah terlambat Taehyung, aku mencintai Jaehyun sekarang dan dia adalah duniaku saat ini", kata Jungkook lirih.

“Tidak bisakah kamu bersamaku Kookie?" Tanya Taehyung lirih.

“Aku mengantuk", ucap Jungkook singkat lalu memejamkan mata tanpa mau menjawab pertanyaaan Taehyung.

"Tidurlah, nanti aku akan membangunkanmu saat makanannya sudah datang”, kata Taehyung lalu keluar kamar meninggalkan Jungkook seorang diri.

“Dasar bodoh!!! Apa yang kamu lakukan Kim Taehyung, kamu membuat orang yang kami cintai jadi membencimu", kata Taehyung pada dirinya sendiri.

Taehyung juga tidak sadar dengan apa yang dia lakukan tadi karena dirinya diliputi cemburu karena Jungkook memilih pria lain.

Setelah menenangkan diri beberapa saat Taehyung menghubungi seseorang memesan satu set pakaian untuk Jungkook karena pakaian Jungkook sudah tidak berwujud.

Setelah menunggu beberapa saat makanan yang dirinya pesan datang bersamaan dengan pakaian milik Jungkook.

Taehyung memesan dari sebuah butik langganan Jungkook untuk pakaiannya.

Setelah menyiapkan makanan di atas meja Taehyung berjalan masuk ke dalam kamar dan melihat Jungkook yang masih terlelap dengan tubuh yang di bungkus selimut tebal.

"Kookie, bangun makanannya sudah datang”, kata Taehyung lembut sambil mengusap surai Jungkook.

Jungkook melenguh dan perlahan membuka matanya dan hal pertama yang dirinya lihat adalah Taehyung yang tersenyum tapi terlihat jelas sorot mata yang penuh luka dan penyesalan.

"Aku sudah membelika baju ganti untukmu, pakailah dan jika sudah selesai ayo makan bersama”, ajak Taehyung lembut.

Jungkook hanya mengangguk pelan dan setelahnya Taehyung keluar kamar menunggu di meja makan.

Setelah kepergian Taehyung, Jungkook menatap pakaian yang diletakkan tidak jauh dari tempatnya.

Jungkook melirik sekilas tumpukan set pakaian tersebut dan terdapat Label dari butik langganannya, Taehyung sangat tahu selera pakaian dirinya.

“Maaf Tae, tapi semuanya sudah terlambat", gumam Jungkook lirih lalu berjalan ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.

1
Nadia Apriyanti
kasain ama tae tpi lebih kasian kookie ..huuuhhhh jae kookie omg😍
Nadia Apriyanti
semoga tae nyesel se nyesel nyesel nya
Aisyah Nabila
keren
Nadia Apriyanti
semoga tidak ada badaiiiiiiii
Nadia Apriyanti
sakitin trus biar jk pergiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!