NovelToon NovelToon
Suami Dadakan

Suami Dadakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: hanisanisa_

––Tak ada angin, tak ada hujan, Ailena di ajak oleh seorang laki-laki yang entah muncul darimana tiba-tiba menarik nya menuju kantor urusan agama (KUA).

"Cepat katakan nama mu! Dan tanda tangan setelah nya" desak Haikal dengan nada tegas.

"Tapi kita nggak saling kenal!"

"Nanti kenalan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanisanisa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

(34) Bucket?

Mobil Haikal sudah terparkir rapi di halaman rumah yang baru saja Haikal buka gerbang nya.

"Yang, bukain pintu garasi dong terus nyalain lampu garasi nya ya" pinta Haikal saat sudah masuk ke dalam mobil lagi setelah menutup pagar.

Ailena mengangguk tanpa protes karena masih merasa berutang pada Haikal yang sudah membawa nya pergi keluar malam ini.

Haikal membuka kaca mobil nya dan menatap Ailena yang nampak mengotak-atik kunci dan mendorong pintu garasi hingga terbuka lebar.

Sret

Pintu garasi Ailena dorong hingga merasa mobil Haikal cukup untuk masuk ke dalam.

"Sudah bisa kah segini?" tanya Ailena membuat Haikal tersenyum tipis dan mengangguk.

"Lampu nya jangan lupa ya Sayang" sahur Haikal di angguki Ailena yang mulai melangkah masuk ke dalam garasi mencari saklar lampu.

Klik

Ailena terdiam dengan tubuh tegak membelakangi mobil Haikal.

"Apa ini?" tanya Ailena dengan nada bergumam, sebuah bucket berukuran besar dengan warna cream membuat isi bucket nya nampak bersinar menyala.

"Bucket? Uang?" gumam Ailena mata nya mulai melotot saat melihat isi bucket yang diisi bunga mawar beberapa tangkai dan sisa nya uang berwarna kertas merah yang di lipat menyerupai bunga.

"Kenapa Sayang?" tanya Haikal yang sudah keluar dari mobil setelah memasukkan mobil ke dalam garasi dan menghampiri Ailena.

"Ini dari siapa?" tanya Ailena sembari memperhatikan bucket di depan nya tanpa mengalihkan sedikitpun mata nya.

"Nggak tau Sayang, kayaknya ada penggemar kamu deh" jawab Haikal dengan santai sembari berjalan menuju pintu rumah.

"Kamu ya penggemar aku?" tebak Ailena langsung menuding Haikal dengan tangan membawa bucket dan mengekori Haikal.

"Menurut kamu, siapa yang bisa taruh bucket segede itu di dalam garasi yang kunci nya cuma ada satu dan yang megang cuma aku?" tanya Haikal balik membuat Ailena tersenyum.

"Ribet banget kamu tuh, tinggal bilang iya itu dari aku buat istri ku tercinta, pakai sok-sokan penuh teka-teki" cibir Ailena sembari mengikuti Haikal masuk ke dalam.

Grep

Ailena tanpa sengaja menabrak tubuh Haikal yang berbalik dan berhenti tepat di depan nya.

"Ish, kalau ngerem tu pakai aba-aba dong" ketus Ailena dengan memberontak, ia takut bucket yang ada di tengah-tengah mereka jadi gepeng dan rusak.

"Lagi rusak, belum di bawa ke bengkel" balas Haikal dengan ngelantur.

"Ih serius ih" sungut Ailena lalu mengecek bucket yang nampak baik-baik saja.

Haikal terkekeh. "Kan kamu yang mulai duluan tadi Sayang" sahut Haikal dengan nada santai.

Ailena berdecak sebal. "Ini bikinan kamu sendiri? Nggak mungkin sih, mana ada cowok yang se effort ini--"

"Nggak percaya ya? Mantan mu dulu nggak gini ya Sayang, makanya kamu sampai nggak percaya kalau yang bikin sendiri" cela Haikal.

Deg

Ailena terdiam, memang benar adanya. Ardian tak se effort Haikal yang benar-benar membuat Ailena salah tingkah terus-menerus.

"Kamu serius belum pernah pacaran? Kok aku jadi nggak percaya gini sama kamu ya"

"Pacaran nya belum pernah, baru kali ini aku pacaran sama kamu secara halal. Tapi kalau deket nya doang pernah waktu masih SMA dulu" ungkap Haikal dengan jujur.

Ailena manggut-manggut. Kedua nya jika membahas tentang masalalu tak ada yang akan terbawa perasaan karena masalalu ya masalalu, mereka hanya mengenang.

"Kok bisa kamu seromantis ini belajar dari siapa?"

"Dari asisten ku di kantor Sayang. Dia buaya kelas kakap jadi semua rencana ini karna pendapat dia" ungkap Haikal dengan jujur.

Ailena berdecak kagum. "Harus ku balas pakai apa kalau kayak gini?"

"Pakai kata aku siap aja udah cukup sih buat ku" jawab Haikal sembari melangkah duduk di sofa.

Ailena mengernyit. Mencerna jawaban Haikal yang menurut nya ambigu.

"Siap apa?" tanya Ailena membuat Haikal menghela nafas pelan.

"Nggak papa kok Sayang, nanti kamu juga tau" jawab Haikal semakin membuat Ailena penasaran.

1
sunshine wings
Bagus ceritamu author
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️
Evi Solina
jangan ditunda-tunda Len kasihan si junior puasa meleeee🤣
Naila hana
siaapp grakk, baris berbariss.. 🤣🤣
Mugiarti Mawardi
kok, lama baru up sih
nessa: maaf ya, sy lg dlam keadaan sakit, jdi buat up hrus nunggu mendingn dlu🙏
total 1 replies
Evi Solina
yg lembut dong Len punya suami bucin loh🤣🤣
Evi Solina
musibah membawa berkah ya kal🤣🤣
Indah Agustini 383
terimakasiii udah update kakkk😍🙏
sehat-sehat ya kakkk ❤️
Naila hana
waaah siap2 kondangan nih😁😁
Naila hana
akhirnya pindah rumah.. 😄😄
Naila hana
coba liat rumahnya bang Hai dl Len, barang kali ntar minat pindah..
Naila hana
bang Hai sweet bingit😍😍😍
Indah Agustini 383
sukaaa bngtt sm ceritanya😍, ditunggu update an nya ya kaaakkk ❤️
Rian Moontero
lanjooottt👍👍😍
Kamiem sag
Adtagfirulloh... Haikallll.....
Kamiem sag
ikut baca
Anonymous
Semangat thorr aku suka cerita nya☺️
Dania
semangat tor
Dania
semangat tor .
Dania
nanggung tor
Dania
cerita nya kurang panjang tor .semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!