NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:59.4k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Lanjutan dari "Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)"

Rachel dan Ronand menapaki jenjang pendidikan kuliah. Jurusan yang mereka ambil pun berbeda. Ronand dengan sifat serius dan sikap misteriusnya membuat banyak orang penasaran. Sedangkan Rachel, dengan gaya selengekannya namun selalu mencengangkan tentang prestasinya.

Di balik gerbang kampus, mereka mengukir cerita yang baru. Dimulai dari kekeluargaan, persahabatan, dan percintaan yang rumit. Semua akan menjadi satu padu dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tegang

"Achel, kita di sini nggak tahu apa-apa tentang senior atau mahasiswa baru lain. Terutama kepribadian mereka. Mending kita jangan sering ikut campur urusan orang. Khawatir aku kalau kita malah kena masalah karena ikut campur," bisik Susan setelah mereka berjalan cukup jauh dari tempat kejadian pembullyan tadi.

Rachel sudah terkenal seantero mahasiswa satu angkatan kampus dan senior yang kemarin menjadi panitia OSPEK karena keberaniannya. Susan tidak mau Rachel terlibat dalam urusan lain yang membahayakannya. Apalagi ini mereka tidak mengetahui ada masalah apa antara keduanya. Jangan sampai ada orang yang memanfaatkan kepolosan mereka dan membuat terluka.

"Iya. Aku juga tadi ngerasa kalau aura di sekitar cowok yang jatuh itu, nggak enak. Kaya ada aura jahat yang menyelimuti. Kayak sikopet itu lho," ucap Rachel dengan pelan. Khawatir jika ada yang mendengar pembicaraan mereka.

"Pokoknya kita harus hati-hati. Kalau bisa, hindari konflik dengan mahasiswa lain atau senior." ucap Susan dan diangguki setuju oleh Rachel.

"Kelas kita dimana, Ucan?" tanya Rachel mengalihkan pembicaraan.

"Dari maps kampus yang diberikan, ini belok kanan dan ruangan nomor 147." ucap Susan sambil memperhatikan petunjuk dimana keberadaan kelasnya pada sebuah aplikasi.

Setelah menemukannya, mereka segera masuk ke kelas yang sudah dipenuhi oleh mahasiswa baru. Hari ini materi kuliah masih ditiadakan. Hanya pembagian kelas dan baru tahap perkenalan dari DPA, kemudian diisi oleh pemberitahuan tentang silabus mata kuliah selama satu semester. Sedangkan untuk besok, sudah masuk perkuliahan pada umumnya. Kebanyakan mahasiswa duduk di bagian belakang, sedangkan depan tampak kosong.

"Yah, kebagian depan kita. Nggak bisa tidur," ucap Rachel yang langsung duduk di kursi bagian depan. Namun Rachel langsung merebahkan kepalanya ke atas meja.

"Tidur mulu, Chel. Ingat kita di kampus ini buat belajar. Kalau mau tidur, di hotel atau kamar." ucap Susan yang langsung mengeluarkan satu buah buku untuk catatan.

"Udah ketularan Abang aja kamu, Ucan. Jadi suka belajar, rajin, dan disiplin. Biasanya paling semangat kalau tidur," sindir Rachel membuat Susan cengengesan.

"Biar sepadan. Masa suaminya belajar, akunya malah tidur. Apalagi kuliahku ini yang bayar Abang Ronand. Nanti dikira numpang hidup," ucap Susan dengan pelan.

"Lah... Wajar dong kalau kita numpang hidup sama su..."

Hmph...

Susan langsung membekap mulut Rachel yang ingin membocorkan status hubungannya dengan Ronand. Apalagi Rachel menanggapi ucapan Susan dengan berteriak. Mereka sudah menjadi pusat perhatian teman satu kelas karena bicara dengan keras. Sudah terlambat, tapi datang-datang hanya mengobrol. Beruntung dosen hari ini terlambat karena ada acara di luar. Sehingga mereka selamat untuk hari ini.

Bocor banget sih mulutmu itu, Chel.

Apa setiap hari aku harus kasih lakban itu di mulutmu?

Maklum... Ini kan keturunan Nenek gayung yang bibirnya nyerocos mulu. Nggak bisa diubah ini,

Malah nyalahin Nenek gayung. Kan bisa direm itu omongannya,

Ini mulut, bukan motor dan mobil yang ada remnya.

Permisi... Kita mulai awal perkuliahan ini dengan perkenalan DPA dan silabus mata kuliah untuk satu semester. Silahkan catat saja yang sekiranya penting,

Baik, Pak.

Ucan, dosennya ganteng banget.

Hush...

***

Kaira...

Seorang pemuda tengah sibuk dengan bukunya, tampak terkejut melihat ada tangan yang dijulurkan di hadapannya. Dia adalah Ronand yang langsung mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa orang di hadapannya. Seorang mahasiswa baru yang berada dalam satu kelas dan jurusan sama dengannya. Bahkan gadis yang tadi memperkenalkan diri dengan nama Kaira itu tampak tersenyum manis di hadapan Ronand.

"Ronand," jawab Ronand tanpa membalas uluran tangan Kaira. Melihat respons Ronand, Kaira tampak canggung dan langsung menarik tangannya kembali.

"Boleh aku duduk di sebelahmu?" tanya Kaira lagi untuk memecah kecanggungan ini.

"Itu kursi milik kampus, bukan punyaku. Mau kamu duduk di sana atau dibawa pergi keluar, itu bukan urusanku." ucap Ronand dengan pedasnya tanpa mengalihkan pandangannya dari buku. Raut wajah Kaira seketika pucat mendengar ucapan Ronand. Bahkan mahasiswa baru lainnya juga merasa kasihan pada Kaira yang mendapatkan respons ketus dari Ronand.

"Kaira, duduk sini aja. Dia mah sombong. Orang-orang pada kenalan sama teman satu kelasnya, tapi dianya acuh. Nggak usah dekat-dekat sama dia. Biar nggak ada teman sekalian," seru seorang mahasiswa yang tampak iri karena Ronand sudah mempunyai banyak fans. Apalagi setelah mengetahui kegeniusan pemuda itu.

"Jika bukan tentang urusan kuliah, mending kalian jauh-jauh. Aku ke sini untuk belajar dan meraih gelar sarjana. Bukan untuk mencari popularitas atau memanfaatkan oranglain demi kepentingannya sendiri," ucap Ronand setelah menutup bukunya dengan sedikit kasar.

Semua mahasiswa yang ada di kelas itu terdiam seribu bahasa. Mereka merasa tertohok dengan ucapan Ronand. Tujuan mereka ingin dekat dengan Ronand, sudah diketahui oleh laki-laki itu. Ronand melihat semua orang yang terdiam dengan raut wajah pucat. Ada yang langsung menunduk dan memalingkan wajahnya agar tak terlihat oleh Ronand.

Ronand terkekeh sinis melihat semua mahasiswa yang dia tidak tahu siapa saja namanya. Mereka memang berkenalan dengannya. Hanya saja, Ronand lupa dengan nama mereka karena terlalu banyak. Beruntung dosen masuk kelas itu sehingga ketegangan berakhir.

"Apa di sini ada mahasiswa yang bernama Ronand Oliver?" tanya dosen pembimbing akademik bernama Orlando Rajuan.

"Saya, Pak." Ronand menghela nafasnya kasar. Pasti dosen ini akan membuat posisinya jadi semakin sulit dan serba salah.

"Kamu yakin masuk ke dalam jurusan kedokteran ini?" tanya Pak Orlando dengan tatapan menyelidik. Hal itu membuat Ronand dan mahasiswa lainnya merasa aneh.

"Saya sudah di sini. Kalau tidak yakin, mungkin saya tak akan berangkat ke kampus dan memilih tidur di rumah." ucap Ronand dengan yakin.

"Berani sekali jawabanmu, anak muda. Tapi ingat satu hal, menjadi dokter itu tidak mudah. Kita akan berhubungan dengan nyawa manusia, bukan robot. Ada kesalahan pada pembuatan robot, masih bisa diperbaiki. Jika ada kesalahan tindakan medis pada manusia yang ditangani, akan susah memperbaikinya. Jika tidak yakin dan hanya main-main, lebih baik mundur dari sekarang." ucap Pak Orlando dengan ucapan penuh arti.

Ronand sedikit terkejut mendengar ucapan Pak Orlando. Sepertinya salah satu Dosen Pembimbing Akademik di kampus ini mengetahui seluk beluknya tentang robot buatannya. Namun Ronand tetap tenang menghadapi orang-orang yang ingin menjatuhkannya. Seseorang yang genius dengan menciptakan sesuatu, pasti akan dianggap ancaman.

Bapak tenang saja. Bapak juga tidak perlu merasa tersaingi kalau saya masuk jurusan ini,

Saya di sini bukan mau cari popularitas atau apa lah itu. Saya di sini hanya mau belajar dan mendapatkan gelar. Urusan jabatan atau bisnis, jangan dibawa ke sini.

Eh...

Berani sekali anak ini. Sebenarnya siapa sosok anak ini?

1
ririen handayani
goodddd 👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 cerdas👍👍👍
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dasar si julian
ririen handayani
😄😄😄😄😄
Atik Kiswati
jaman skrg jangan polos2 bgt....kesannya mlh jadi blo on bin oon entar......
muhammad ibnuarfan
gak suka nya di sini tu...Chiara terlalu bodoh jadi emak...insting keibuan nya gak tajam sama sekali...boleh positif thinking...tapi juga harus waspada dong...😤
Sani Srimulyani
wow pasti kali ini ronand yang bergerak.
Atik Kiswati
next....
Sani Srimulyani
lucu juga kalo denger ronand debat sama papa Julian, pasti ujung2nya papa Julian yang kena.....
Atik Kiswati
lnjt.....
Ita Xiaomi
Auto sawan😁
Keinara Leticia
baca ulang karena akun hilang🫣🫠
Ayudya
mang kalau keturunan papa dullian ga kaleng kaleng 🤣🤣🤣🤣kalau suruh jail🤣🤣🤣🤣
black secret
next
Atik Kiswati
mangkanya jadi dosen jangan songong....
tia
lanjut thor
Sani Srimulyani
waaahhh ada yang cari perkara nih orang.....
Healer
Lucky dtg ke kampus k utk berjumpa dgn Achel??
Atik Kiswati
nah...lho.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!