Lin Yenny gadis yatim piatu yang dijual pamannya ke tempat hiburan untuk melunasi utang pamannya.
Sebagai wanita penghibur,dan pamannya menerima banyak uang setelah menjual Yenny.
Suatu hari saat dia melayani sekumpulan geng paling berkuasa di kota, tiba-tiba saja orang yang tidak dikenal menembaki semua orang yang ada di ruangan yang ada di club tempat kerja Yenny.
Yenny pun tidak luput dari tembakan orang yang tidak dia kenal, yang mengenai kepalanya.
Dorr..
Tubuh Yenny pun tergeletak begitu saja, dan saat dia bisa bernafas lagi, dia sudah berada di tempat asing,lebih mengejutkan lagi Yenny menjadi anak kecil yang berusia sekitar 10 tahun.
Sebenarnya apa yang terjadi kepada Yenny?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anastasia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 34.Iringan.
Kaisar yang mengetahui sikap Yuchen kemarin malam di kediaman keluarga Shou,Yuchen pun dihukum dan tidak boleh keluar dari kamarnya sampai upacara pernikahan Hu die selesai.
Serta pelayannya yang lalai membiarkan Yuchen,di hukum cambuk sebanyak 10 kali.
Akibat dari perbuatan nya Yuchen pun menyesal,dan menerima hukuman nya dan berjanji untuk melupakan cintanya kepada Hu die.
Dan pagi itu rumah keluarga Shou terlihat sibuk, dan para pelayan serta tuan rumah pun disibukkan dengan tamu yang datang.
Sedangkan Hu die yang berada di kamarnya bersama dengan nyonya Shou dan Niang, mereka berdua sedang membuat Hu die terlihat cantik pada hari pernikahannya dengan dibantu para pelayan wanita.
Baju berwarna merah keemasan dengan bordiran burung phoenix pada pakaiannya, dan rambut tersanggul dengan rapi dengan hiasan kepala untuk pernikahannya terhias begitu indah di rambut Hu die.
Dan Niang yang mendandani wajah polos Hu die, sehingga terlihat cantik seperti dewi.
Setelah meriasi Hu die, mereka berdua malah menangis. Air mata mereka berdua tidak bisa tertahankan, dan membuat Hu die menjadi bingung.
"Ada apa dengan kalian?, jangan menangis seperti ini! " Ucap Hu die.
"Bagaimana ibu tidak menangis?, ibu seperti mengantarkan anaknya kepada kematian, seharusnya kamu tidak kembali dan hidup disana agar kamu tidak menikahi raja siluman" Ucap nyonya Shou.
"Benar, seharusnya kita berdua tidak datang ke ibukota dan tetap dalam perlindungan. Siluman apa pun tidak akan mampu menembus pelindung itu" Ucap Niang.
Hu die lalu berdiri dan menghadap kearah mereka berdua, dan memeluk mereka berdua.
"Kalian tenanglah!, walaupun dia raja siluman. Yu ze tidak mengerikan yang orang bicarakan, dia juga mempunyai perasaan seperti kita" Ucapnya.
Hu die lalu melepaskan pelukannya dan menghapus air mata mereka berdua, dan berpesan kepada Niang untuk menjaga orang tuanya saat dia tidak ada.
Dan Hu die menyakinkan ibunya kalau dia akan bai-baik saja, dan berjanji untuk sering datang melihat mereka.
Dan mereka berdua memeluk Hu die dengan erat, kesedihan pun dirasakan oleh keluarga Shou dan pelayan disana.
Karena Hu die berkorban untuk mereka, demi rakyat Hanwan.
Lalu hari baik pun untuk menjemput Hu die pun tiba, rombongan para siluman dari gunung Kunlun tiba untuk menjemput Hu die bersama dengan Yu ze.
Para siluman itu berparas sangat cantik dan tampan seperti manusia, dan gemerlap bintang menerangi jalan mereka ke rumah keluarga Shou.
Tandu untuk membawa Hu die terlihat megah dan mewah, tanpa ada orang yang mengangkatnya.
Tandu itu berjalan sendiri dengan beberapa pelayan disamping tandu, dengan iringan musik pernikahan mengema di seluruh ibukota.
Sedangkan di rumah keluarga Shou yang tidak mau melepaskan Hu die, Hu die pun mencoba menenangkan keluarga nya dan berjanji untuk datang.
Mendengar itu mereka pun bisa melepaskan Hu die pergi, dan Yu ze pun menjemput pengantinnya lalu mereka mengadakan upacara pernikahan di rumah keluarga Shou.
Setelah itu rombongan pun pergi dari rumah keluarga Shou, tapi tandu mereka yang melayang pun berubah menjadi tandu biasa setelah Hu die masuk kedalam tandu.
Yan pun menyuruh beberapa pelayan untuk mengangkat tandu tersebut, didalam tandu Hu die merasa mereka mengantarkan kepergian nya kepada kematian.
"Kenapa tidak ada tawa atau senyum pada wajah mereka, aku melihat semuanya menangis tersedu-sedu? " Ucapnya.
Yu ze pun berjalan dengan kudanya agak menjauh dari rombongan,dan mengeluarkan pintu dimensi untuk langsung pergi ke istana.
Tiba-tiba salah satu pelayan yang membawa tandu pengantin, langsung menyerang semua pelayan yang membawa tandu Hu die.
Dan pelayan yang menyamar itu adalah Yu wen,walaupun tanpa kekuatan dewa. Yu wen bisa melemparkan tandu kearah atas dengan kekuatan dalamnya.
Hu die yang ada didalam tandu pun terkejut dan ketakutan, dia pun berteriak sambil berpegangan dengan erat agar tidak terjatuh.
Setelah berhasil menjauhkan Hu die dari dirinya, Yu wen sekali tebasan bisa melumpuhkan siluman yang ada disana.
Keluarga Hu die pun khawatir kepada Hu die, yang terlempar jauh keatas.
Yu ze pun segera menyelamatkan Hu die, tapi di halangi oleh Yu wen. Dan tiba-tiba saja Hu die pun terjatuh dari tandu, mereka berdua langsung saja mau menolong Hu die.
Akhirnya Hu die di selamatkan oleh Yu ze,Yu ze pun menggendong Hu die tanpa terbuka penutup kepalanya.
Semua merasa lega akhirnya Hu die bisa selamat dari bencana, Yu ze pun saling berhadapan dengan Yu wen dan Yu ze menanyakan maksud dari Yu wen yang mau menculik Hu die.
"Apa maksud mu? " Tanya nya.
"Aku tidak akan membiarkan kamu menikah dengan Hu die" Jawab Yu wen.
Hu die lalu menyuruh Yu ze menurunkan dirinya. "Biarkan aku bicara dengan Yu wen,sekarang bisa turunkan aku! " Ucap Hu die.
Walaupun Yu ze yang keberatan, tapi dia pun menuruti permintaan Hu die dengan perasaan marah karena cemburu.
Yu ze pun memandang Hu die dan Yu wen dari kejauhan. "Sejak kapan mereka berdua saling menyebutkan nama satu sama lain? " Pikirnya.
Hu die pun menanyakan maksud perbuatan Yu wen, dan Yu wen menjelaskan kalau dia tidak mau Hu die terluka.
Karena di sana tempat para siluman berkumpul, dan Hu die hanya manusia tanpa kekuatan sama sekali.
Dan Yu wen meminta Hu die, untuk ikut dengan dirinya agar dia bisa mengajari dirinya kekuatan dewa.
Yu ze lalu mendekati mereka berdua, dan langsung menolak tawaran Yu wen. "Dewa tidak perlu repot-repot!, karena aku sendiri bisa mengajarinya" Ucap Yu ze.
Hu die pun terdiam memikirkan ucapan Yu wen."Apa yang diucapkan Yu wen benar juga, aku bagaikan makanan empuk ditangan mereka "Pikirnya.
Hu die pun membuat keputusan untuk kebaikan dirinya."Baik,dewa Yu wen bisa mengajariku" Ucap Hu die.
Dengan tegas Yu ze menolak, sambil memegang tangan Hu die. "Tidak boleh,kamu ini istriku dan dia tidak bisa membawamu seenaknya" Ucapnya.
Kedua orang tua Hu die yang melihat perdebatan mereka dari jauh, yang tadi perasaan mereka yang tidak tenang melepaskan kepergian putri mereka ke sarang siluman.
"Jika Hu die ikut dan belajar dari dewa Yu wen, maka Hu die pasti aman" Ucap nyonya Shou.
"Kau benar istriku!" Seru tuan Shou.
Tiba-tiba keputusan Hu die membuat semua orang terkejut."Kalau seperti itu, biarkan dewa Yu wen tinggal bersama kita "Ucap Hu die.
"Kau gila, mana ada dewa yang tinggal disana?. Mereka akan tercemar oleh hawa iblis kami" Penjelasan Yu ze.
"Tapi, dewa sendiri yang mau menawari ku menjadi muridnya" Ucap Hu die.
"Aku sudah bilang kamu aku yang ajarkan, dan juga kamu sekarang istri dari raja siluman. Kenapa malah belajar dengan dia? " Tolak tegas Yu ze.
Yu wen pun merasa senang melihat Yu ze marah, karena saat marah dia akan memperlihatkan wujud monsternya.
Yan yang melihat wajah tersenyum Yu wen, dia merasa khawatir. "Gawat, jika ketua berubah wujud didepan keluarga Shou. Jangan-jangan ini jebakan dewa Yu wen! " Pikir Yan.
Saat Yan akan mencoba menenangkan Yu ze, Tiba-tiba saja Hu die bersikap manis kepada Yu ze.
Hu die lalu dengan manja memeluk tangan Yu ze, walaupun wajahnya tertutup oleh kain merah.
Yu ze bisa membayangkan wajah imut Hu die saat dia bersikap manja seperti itu.
"Suamiku!, bisakah guruku tinggal untuk mengajari ku. Bukannya aku tidak mau di ajarkan dirimu, tapi aku juga ingin melindungi mu" Ucap Hu die.
Perasaan marah pun sudah hilang dari Yu ze, dia tersenyum kearah Hu die. "Boleh, apa pun yang istriku minta! " Seru nya.
Hu die pun mengajak dewa Yu wen dengan mudahnya ke istana mereka, Yan pun hanya bisa geleng kepala melihat rajanya di taklukkan oleh wanita.
cuma masih banyak typo aja yg perlu diperbaiki..
rasanya masih kurang romantis nya Thor.. sampe punya anak gitu..
kok baru nemu aq novel ini..
lanjut up lagi thor