NovelToon NovelToon
Gairah Liar Uncle Sam

Gairah Liar Uncle Sam

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / One Night Stand / Cinta Terlarang / Mafia / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:909.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Puppy Bangtan

•••
Sam tidak pernah jatuh cinta dengan wanita manapun.
Hatinya mati dan beku.
Prinsipnya terlalu kokoh.
Bentengnya terlalu tinggi.
Ternyata cintanya hanya tertuju pada sang keponakan.
Gadis cantik yang memikat hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puppy Bangtan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Perjamuan Kantor

Perusahaan Desain Smith

Shila baru saja tiba di kantor di mana ia sangat malas sekali setelah kejadian kemarin malam.

"Selamat pagi Shila!"

Shila mengangguk ragu, sedikit canggung dengan beberapa karyawan yang menyapa, membungkukkan badan atau bahkan memberikan salam hormat.

"Ada apa dengan mereka semua?"

Shila bergegas menaiki lift untuk melihat situasi yang terjadi.

Rasanya sedikit janggal kala melihat sikap para karyawan pagi ini.

Ting

Pintu lift terbuka membuat Shila bergegas untuk ke ruangannya.

"Shila!" pekik Max dengan keras membuat Shila sedikit terjengkit kaget.

Shila memegangi dadanya karena terkejut, "Kau mengagetkanku saja."

Max mengulum senyumnya, mendekati Shila, "Kau benar-benar pembawa hoki perusahaan ini Shila," Max merangkul baju Shila, menggiringnya ke sofa.

Shila sudah menebak jika sesuatu telah terjadi, "Ada apa dengan semua karyawan? Mereka bertingkah aneh pagi ini."

Max menggelengkan kepalanya, "Mereka bukan aneh. Mereka hanya bersikap manusiawi. Memuji dan menjilat," gurau Max membuat Shila berdecak.

Tok tok

Keduanya menoleh saat pintu diketuk.

Tampak Smith masuk ke dalam ruangan Shila dengan senyum yang lebar, "Shila"

Shila langsung bangkit dari sofa dan tersentak kaget saat Smith tiba-tiba memeluknya.

Max membuka mulutnya, terkejut juga merasa marah pada Smith.

Shila perlahan melepas pelukan Smith dan sedikit melangkah mundur.

Max yang melihat hal itu langsung berdiri di samping Shila.

"Maaf- maaf, aku terlalu bahagia hari ini," ujar Smith kala mendapatkan tatapan datar dari Max.

Shila berusaha menetralkan rasa terkejutnya saat ini, "Memang ada apa tuan?" tanya Shila.

Smith berdeham sekilas, "Asal kamu tahu, berkat makan siang kamu kemarin, tuan Sam memberikan kontrak kerja dengan waktu jangka panjang. Tak hanya itu, tuan Sam juga berinvestasi pada perusahaan kita. Karena itulah kita bisa mengikuti event Malta bulan depan," jelas Smith dengan menggebu-gebu dan penuh semangat.

Max tampak tersenyum sembari mengamati Shila dari samping.

Sedangkan Shila sendiri dibuat bingung dengan semua ini.

Pasalnya makan siang yang Smith maksud, kemarin tidak berjalan sesuai rencana Sam.

Malah yang ada adu mulut.

"Cepat bersiap, kita akan ke kantor tuan Sam untuk makan siang bersama sekaligus penandatanganan kontrak," ajak Smith dengan antusias dan melenggang keluar dari ruangan Shila.

Max memberikan tepuk tangan pada Shila dengan senyuman yang menggoda, "Kau memang hebat Shila!"

Shila menatap Max tanpa ekspresi, "Tapi aku tidak makan siang dengannya kemarin."

Sontak senyum Max langsung pudar, "Apa maksudmu?" Max bingung dengan ucapan Shila barusan, "Lalu kenapa ia memberikan semua ini jika kau tidak makan siang dengannya? Wah pasti ada batu di balik udang goreng."

Shila menatap Max tanpa ekspresi, "Iya aku memang bodoh. Makanya peribahasaku selalu terbolak- balik."

Dengan jengah Shila mendengus sebal, "Siapa yang bilang jika kau pandai. Dari dulu kapasitas otakmu memang segitu."

Max hanya bisa membuka mulutnya tak percaya dengan olokan Shila barusan.

"Kau baru saja mengataiku? Meski bodoh aku masih memiliki darah keturunan Albert Einstein ya."

Max segera menyusul Shila di mana mereka akan pergi ke kantor Sam.

•••

Perusahaan SM Company

Ada Sam dan teman-temannya yang tengah mondar-mandir di lobi.

Di mana tingkah mereka benar-benar membuat para karyawan gemas.

Hiro yang sedari tadi duduk diam di kursi, sudah pusing bahkan kepalanya hampir lepas hanya karena melihat kaki mereka berempat.

"Yaaa, duduklah sebentar. Biarkan kepalaku tenang sejenak. Kaki kalian benar-benar membuat kepalaku pusing."

Hiro sesekali memejamkan mata, memalingkan wajahnya namun tatapannya terus kembali fokus pada mereka berempat.

"Lepas saja kepalamu!"

Omega berdecak kesal kala sejak tadi Hiro terus menggerutu tanpa henti.

"Nah itu Shila!" pekik Gavi membuat seisi lobi terkejut bukan main.

Hiro yang tadinya mengantuk seketika langsung terbuka kedua matanya dengan lebar dan berdiri di samping Sam untuk melihat Shila.

Dengan kompak Sam dan yang lain langsung menonyor kepala Gavi.

"Jangan berteriak sebelum kupotong pita suaramu!"

Ancam Sam dengan kejam membuat Gavi mengerucutkan bibirnya sembari mengusap- usap kepalanya.

"Kenapa kalian gampang banget jantungan. Ah tidak heran jika kalian sering jantungan, umur kalian memang sudah tidak lagi muda," gumam Gavi mengejek mereka bertiga.

Sam tak memedulikan hal itu, ia fokus melihat Shila yang belum juga keluar dari mobil Smith.

Hingga kedua matanya berbinar dan senyumnya mengembang kala melihat Shila turun dari mobil.

Sam tersenyum manis kala melihat wajah jutek Shila.

"Yaa, bukankah tatapan Shila menghunus sampai ke hati? Aku merasakan sesak sekarang."

"Dia ini bidadari atau manusia? Kenapa cantiknya enggak manusiawi?" gumam Gavi yang diangguki setuju oleh Omega.

"Berapa nyawamu hingga kau memiliki nyali untuk memanggilnya kemari?" tanya Nicholas heran dengan Sam.

Sam hanya bisa tersenyum dan memandangi lekat Shila.

"Meski nyawaku hanya satu, aku siap mempertaruhkan untuk calon istriku," ujar Sam mengeluarkan ucapan manisnya.

Sontak mereka berempat menatap Sam dengan datar.

"HUEK!"

Sam memutar bola matanya dengan malas kala melihat reaksi mereka berempat.

Dengan hati yang bungah ia langsung menyambut kedatangan Smith dan tentunya wanita yang ia tunggu- tunggu, nona Shila.

"Hei tuan Smith," sambut Sam yang mana keduanya langsung berpelukan ala pria membuat Shila memalingkan wajahnya dengan sedikit jengah.

Max terus mengamati bagaimana interaksi Shila dan Sam.

Sam menjabat sekilas tangan Max lalu melemparkan senyum ke arah Shila.

"Terima kasih untuk undangannya, saya benar- benar merasa begitu beruntung bisa bekerja sama dengan tuan Sam."

Sam hanya tertawa renyah, "Semua ini berkat karyawan tuan Smith, karena karyanya perusahaan anda mendapatkan tiket emas untuk keberuntungan tahun ini."

Smith tertawa dan manggut- manggut setuju, "Aku juga sudah berpikir sejak awal jika ia memiliki potensi."

Sam tersenyum dan setuju akan ucapan Smith yang memuji Shila barusan.

"Mari masuk," ajak Sam yang diangguki oleh Smith dan Max.

Sam memberikan kode pada Hiro untuk memandu Smith dan Max ke tempat perjamuan.

"Mari saya antar," ujar Hiro pada Smith dan Max.

Keduanya mengangguk namun Max yang sudah kenal dengan Hiro saat di pameran tempo hari sontak berceletuk lirih, "Bukankah kau seperti pemandu wisata? Ternyata profesimu banyak juga."

Hiro memutar bola matanya dengan malas.

Shila hendak menyusul Smith dan Max yang sudah masuk lebih dulu, sayangnya Sam menghadang jalannya.

"Kamu sarapan dengan baik tadi?" tanya Sam pelan dengan tatapan yang lekat pada Shila.

Shila yang sibuk mengamati para karyawati yang tengah melemparkan tatapan sinis dan tak suka padanya sontak mengangkat kepalanya menatap Sam, "Ada apa dengan karyawatimu? Mereka menatapku penuh dengan intimidasi. Rasanya seperti pelaku kejahatan saat ini."

Sam tersenyum lalu melihat sekitar lobi yang mana banyak karyawati yang memandangi Shila dengan sinis dan tajam.

Entah kenapa Sam yang mendengar ucapan Shila barusan merasa senang dan bunga sekali.

"Kamu cemburu dengan mereka?"

Shila berdecak, memalingkan wajahnya ke arah lain, "Kau terlalu percaya diri."

Shila langsung melenggang pergi hendak menyusul Smith dan Max.

Srek

Shila sedikit tersentak kala Sam merengkuh pinggangnya.

"Apa yang kau lakukan? Cepat lepas sebelum kupotong tanganmu!"

Sam menelisik satu persatu pada karyawatinya.

"Sepertinya kalian belum tahu tentangku selama ini, bagi kalian yang menganggapku masih lajang, kalian salah besar," ujar Sam memberitahu mereka semua.

Shila yang tahu arah pembicaraan Sam sontak berusaha melepas tangan kekar itu dari pinggangnya, "Kau jangan gila, jangan katakan apapun pada mereka."

Sam menatap Shila, tersenyum sangat manis, "Wanita di sampingku ini adalah calon istriku, jadi hormati dia sebagaimana kalian menghormatiku, kalian paham?" tegas Sam membuat mereka sedikit terkejut juga saling berbisik satu sama lain.

"Apa kau gila?"

Shila terlihat begitu marah namun Sam tampak cengar- cengir tanpa dosa.

"Wah dia mengatakan hal itu dengan begitu gentlenya, apa Shila sudah pasti menerimanya?" tanya Omega yang tampak tak terima.

"Melihat sikap jutek Shila pada Sam, aku jadi percaya diri untuk merebutnya," kini giliran Gavi yang berkomentar.

Omega dan Gavi menoleh kala Nicholas hanya diam tak berkomentar perihal Shila, "Kau tak ingin bersaing untuk bisa mendapatkan Shila?" tanya Gavi dengan wajah polosnya.

"Mending cari wanita lain dibanding cari serepan kepala," jawab Nicholas singkat dan dingin sembari berlalu menyusul Sam yang sudah pergi bersama dengan Shila.

"Dia tidak asyik!"

1
Diana Resnawati
makasih ya ka udh up lg🙏.ditunggu klanjutannya ya ka..😊
Diana Resnawati
udh lama ga update...akhirnya update jg.makasih thor🙏
Diana Resnawati: Aamiin🤲.sehat trs jg ya thor.biar bs berkarya trs.smangat thor💪
total 2 replies
ayu cantik
suka
Lina
Luar biasa
Virgo Girl
Ooo br 26 tahun toh... kupikir 30an gtu
Diana Resnawati
dasar nenek lampir😡
Diana Resnawati
salah famam lg😔
Diana Resnawati
apakah bnar ya sam yg membunuh orgtua shila?
Diana Resnawati
ayo sam hajar saja smith
M Holis
kok beda"visualya
Fitrianinaim_queen03
please deh /Facepalm/
Diana Resnawati
mampir thor
Misnawi Misnawi
udah tamat ya?????? blm Sean dan Aluna menikah kok udah tamat sihhhhh?????? 🤣🤣🤣🤣🤣
Yanto Abdl
seneng sih bisa bersatu cm sayang adegan romantis pas menikah g diceritan JD gereget kurang afdol endingnya
Made Armini
ceritanya menarik, mafia ternyata seperti itu. intrik2 terjadi dng mengorbankannkeluarga
Made Armini
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Ita Listiana
jawaban yg jenius nicholas 🤣🤣🤣
V
Bapaknya Aluna kanyanya udah gk waras.
Anak Lo yg cinta sama sam tapi sam juga gk memberikan harapan palsu dia juga sudah menolak secara baik baik,tapi anak lo yg gk waras itu terlalu obsesi sama sam.

Baru Bapanya Aluna Balas dendam ke Sheyla udah gak waras otaknya kali.Aneh banget.Anaknya udh bodoh tambah bapaknya makin bodoh Lagi.
Jchum JMR
apa bisa menikahi keponakan sendiri???
Revan
nikah sama Sean aja sana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!