NovelToon NovelToon
CINTA LUAR BIASA - CHAPTER TWO

CINTA LUAR BIASA - CHAPTER TWO

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:437.1k
Nilai: 5
Nama Author: laplusbelle

Ini tentang kisah Aura Lika Girindrawardhana dan Aurora Kila Girindrawardhana

Si kembar yang berbeda, sifat dan pilihan pria.

Akankah mereka mendapatkan pria yang seperti ayahnya? Raditya Bayuaji Girindrawardhana?

[sebelumnya harus baca Cinta Luar Biasa part 1]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laplusbelle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

A Man's Without Smile

Dua bulan kemudian

Broadstairs, Kent. 130 kilometer timur dari kota London, United Kingdom. Sebuah kota tua dan kecil dengan populasi 25.000 jiwa. Kota kecil yang memberikan ketenangan hanya dengan berjalan menyusuri trotoar lalu mengantarkanmu ke pantai berpasir putih.

Di kota inilah Kila melarikan diri, dua hari setelah pertengkaran kecilnya dengan si pria berambut putih, suaminya. Ia sempat memberikan kabar kepada ayah dan ibu, setelah menemukan sebuah tempat tinggal. Walau Kila tidak menjelaskan dengan rinci di kota mana sekarang dirinya menetap. Dan ayah yang biasanya posesif terkesan datar saja saat berbicara.

Apakah keluarganya juga sekarang telah melepaskannya? Bahkan suaminya yang arogan itu juga tidak datang mencari.

Bicara tentang tempat tinggalnya, Kila menyewa sebuah rumah berlantai 2 dengan bangunan bergaya victorian. Sebenarnya ia berbagi flat dengan Aretha Wobb, seorang wanita berusia 29 tahun berkulit hitam seperti penyanyi legendaris Aretha Franklin. Aretha masih "single" tidak berpacaran tapi setiap akhir pekan tiba, Kila akan menjumpai pria yang tanpa atasan di meja makan, dan selalu dengan pria-pria yang berbeda. Dan tak jarang pula Kila harus sendiri di rumah, karena Aretha mengabarkan jika akan menghabiskan malam dengan teman kencan yang ditemuinya di pub.

"Kila.... time for breakfast." seru Aretha dengan kencang, suara yang selalu membangunkannya tiap pagi.

Aretha adalah seorang perawat di rumah sakit Kent, setiap jam 6 pagi teman se-flatnya itu telah menyiapkan sarapan, disebabkan pada jam 7 wanita seksi itu telah memulai jam kerjanya.

"Ohh my sleepy head princess, kamu sangat malas." sapa riang Aretha berlanjut terkekeh melihat rambut Kila awut-awutan dengan mata masih membengkak.

"Good morning, babe." sapa balik Kila menarik kursi bercat putih di dapur mini mereka. Ia lalu menenggak susu hangat yang selalu disediakan oleh Aretha. Di sini Kila merasa terpenuhi gizinya, bahkan di Bali pun ia tidak pernah sarapan pada jam 6 pagi. Tubuhnya semakin berisi bukan berarti gemuk karena ia mengimbangi dengan olahraga.

"Kamu menonton film lagi semalam?" Tanya Aretha dengan omelett di garpunya, menu pagi ini Omelett and Smashed Potato.

"Hmmmm... Sebuah film lama, kesukaanku." Kila bergumam mengingat film Before Sunrise.

"Aku akan memeriksamu sebentar." Aretha menenggak minuman berkalsium tinggi itu hingga tetesan terakhir lalu bergerak mengambil kotak alat periksanya yang berada di atas lemari kayu dekat sofa.

Setiap hari Jumat Kila di periksa oleh Aretha, tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol.

"Everythings normal babe." ujar Aretha menyelesaikan rutinitas mingguannya.

"Thank you babe." sahut Kila santai, yang sebenarnya berkali-kali telah mengatakan bahwa ia sama sekali tidak butuh dengan pemeriksaan rutin seperti ini namun Aretha berkeras hati.

"Kamu akan ke pantai lagi hari ini?"

"Huum..." sahut Kila sambil mengangguk.

"So take care babe... Ingat jangan dekat dengan sembarang pria. Jangan bawa pria ke rumah." ujar Aretha yang sedang meraih tas kerjanya.

"Berarti boleh berkencan di luar, ke rumahnya mungkin?"

"Fucking hell, princess!" Seru Aretha mengumpat dengan logat Inggrisnya.

Kila hanya tertawa, Aretha memanyunkan bibirnya.

"Dunia tidak adil." seru Kila bercanda. Hanya ingin melihat reaksi Aretha.

"Benar sekali young lady, dunia tidak adil. Makanya kita jalani saja kehidupan yang penuh ketidakadilan ini... Bye...."

Wanita berbokong seperti Jennifer Lopez itu pun berjalan dengan seksi menuju pintu depan, wajar jika setiap minggu teman se flatnya itu mendapatkan pria-pria yang berbeda. Syukur kamar tidur mereka kedap suara, hingga Kila tidak perlu merasakan jengah ketika mendengar lenguhan Aretha saat bercinta dengan pria berbadan seperti Chris Hemsworth.

...

Walau ingatannya tidak membaik, namun Kila masih ingat jika hari ini adalah hari ulang tahunnya. Ia sengaja tidak memberi tahu kepada Aretha, cukup sudah dengan segala perhatian wanita seksi itu kepadanya. Kila tidak ingin menambah beban Aretha dengan menyiapkan sebuah perayaan ulang tahun, sementara ia sendiri tidak mempunyai teman di kota ini.

27 tahun, usianya sekarang. Beranjak dewasa dengan berstatus istri seseorang. Pria yang mengekangnya dalam pernikahan seumur hidup.

Terus bagaimana jika pria itu hendak menikahi teman wanitanya? Mempunyai istri dua? Gila ! Pria yang gila !

Ups... Hari ini Ia berulang tahun, tidak bagus jika di usia barunya Kila mengumpat. Hati seharusnya bersih, jernih, suci, memohon doa yang baik-baik untuk tahun berikutnya, batinnya.

Kila memejamkan kedua matanya mengucapkan pinta kepada Tuhan, tentang apa yang menjadi keinginan terbesarnya yang tak lain ingatannya pulih dan penyakitnya bisa sembuh total.

Sebuah pinta yang pendek namun Kila tetap memejamkan matanya membiarkan hembusan angin laut menerpa wajahnya, aroma asin melengket di bibir membuatnya semakin tenang.

Tanggul cerukan ujung pantai yang tidak ramai oleh wisatawan merupakan spot favorit Kila. Tak banyak orang ke tempat ini, terkadang hanya beberapa orang, itu pun sambil lalu berjalan di tanggul beton.

Ketika Kila membuka mata, ia melihat sesosok pria bertubuh tinggi, menggunakan t-shirt abu dan celana berwarna hitam panjang berdiri di tangga dengan pandangan mata mengarah ke depan, pria itu sedang memandangi laut dan deburannya. Kila terpaku menatap pria itu, pemilik wajah rupawan yang sendu.

10 menit kemudian pria itu berbalik menaiki tangga, tak sekali pun pandangannya mengarah kepada Kila.

"Apa terlihat seperti hantu?" Sungut Kila memperhatikan penampilannya, hoodie merah dengan jeans denim biru dipadukan dengan sepatu adidas running. Apakah penampilan seperti ini tidak menarik di mata pria tadi? Biasanya seorang pria akan berinisiatif mendekati wanita yang sedang duduk sendirian. Toh cuma mereka berdua di tempat itu.

Hei! Apa aku barusan berharap untuk di sapa pria tadi ! Gerutu Kila

...

Pagi ini Kila memutuskan untuk berlari, sebelum Aretha dan teman kencannya terbangun. Saat akhir pekan Kila meminta teman se-flatnya itu untuk menikmati tidur lebih panjang dengan man of the week -nya.

Rute lari yang di ambil Kila tidak menyusuri kota, melainkan ke jalanan pantai. Beberapa orang melakukan hal sama dengannya, berolahraga pagi. Setiap berpapasan dengan seseorang kadang Kila maupun orang tersebut yang lebih dulu menyapa, hanya sebuah ucapan ringan "good morning"

Udara hari itu di Broadstairs sangat segar, dingin walau sekarang telah memasuki musim semi. Kota kecil ini Kila temukan saat menonton di channel National Geographic, ia jatuh cinta dengan suasana kota menyatu dengan pantai yang indah. Walau di Bali pantainya jauh lebih bagus, namun kehidupan kotanya-lah yang menyempurnakan tempat ini.

Kila memperpelan kecepatan larinya saat melewati spot favoritnya, sepi seperti biasa. Tak ada orang mau menghabiskan waktu di situ, apalagi sepagi ini.

Suara derapan kaki menghantam jalanan membuat Kila berbalik. Pria itu, pria yang kemarin mengabaikan juga sedang berlari.

Dan lagi, cuma menyalipnya tanpa sepatah kata. Wajah pria sendu dan datar itu, meliriknya pun tidak.

Sial! Umpat Kila menaikkan tempo lari dan mengejar pria yang telah jauh di depan. Pria itu berlari kencang, tubuhnya seolah menyatu dengan angin, ringan dan menghilang di belokan dua jalur. Kila memilih rute kembali ke kota berharap pria sendu itu masih berada di depannya. Tidak, dia tidak menemukan pria itu!

...

Sejak kejadian hari Minggu pagi membuat Kila uring-uringan 3 hari berikutnya. Bayangkan dalam sehari ia dua kali ke tempat favoritnya, pagi dan sore, hanya berharap bisa bertemu dengan pria itu lagi. Namun nihil, pria aneh itu tidak pernah datang lagi.

Untuk kali pertama Kila begitu tertarik kepada seorang pria, yah sejak hilang ingatannya. Ia terus memikirkan wajah sendu itu, wajah mengguratkan sebuah kesedihan yang mendalam.

Babe.. Apa menu makan siangmu?

Pesan Aretha yang selalu mengecek keseharian Kila, wanita seksi itu benar telah menjadi teman dekatnya.

Di Trumpers, menunya fish and chips.. as usual babe.

balas Kila dengan cepat.

Ok then.. happy lunch. Sampai ketemu sore

pesan Aretha cuma di baca Kila tanpa membalas lagi.

Kila menaruh ponsel di meja dan melanjutkan makan siangnya. Matanya menatap keluar, betapa jantungnya berdebar kencang melihat sosok yang dicarinya sedang berjalan memasuki Trumpers Dine.

Pria misterius itu duduk tiga meja dari tempatnya, kembali tak menatap kearahnya, tak kemana-kemana juga selain pada novel di tangannya.

Kila meraba jantungnya berdebar semakin tidak karuan, semakin memandangi pria itu semakin tinggi lonjakan di dadanya.

Fish and chips menu yang di pesan pria itu, menu yang sama dengannya dan telah habis beberapa menit lalu. Pria itu meletakkan bukunya secara terbalik dan memulai menyantap makan siangnya. Kila mengedarkan pandangannya, bisa dipastikan ia satu-satunya yang menarik perhatian di Trumpers. Muda, karena yang lainnya berusia sekitar 40 tahun keatas. Tidak mengatakan dirinya cantik namun Kila yakin bisa mendapatkan pria seperti kencan mingguannya Aretha.

Tapi lihat pria itu, sangat dingin. Menganggapnya tidak ada ! Geram Kila dalam hati.

Pria ber t-shirt hitam dan celana bahan berwarna coklat itu berdiri, beranjak menuju kasir. Kila pun buru-buru mengambil tasnya. Ikut mengantri di belakang pria itu, wangi parfum maskulin dari tubuh jangkung menguar di inderanya. Hatinya berdesir hebat.

Demi apa Kila mengikuti seorang pria, berjalan di depannya yang terlihat seksi dengan buku di tangan. Kila menjaga jarak mereka, 10 meter di belakang. Dan langkah pria itu pun pelan, berbeda saat berlari kemarin.

Kila berhenti di depan sebuah bangunan keren atau bisa dikatakan rumah berdesign kontemporer modern. Pria yang diikutinya terlihat membuka pintu.

Hmmm... Wajar pria itu tidak melirikku, kami berada di level yang berbeda. Hanya seorang yang kaya raya yang mampu memiliki rumah semegah itu dan di depannya adalah pemandangan laut biru, tak lupa sebuah mobil mewah terparkir di garasinya.

Dengan gontai Kila berbalik ke arah yang dilewatinya tadi, sekarang ia harus berjalan selama 20 menit untuk mencapai flatnya yang uang sewa perbulannya mungkin hanya biaya listrik rumah pria itu.

...

Kila kembali melanjutkan kesehariannya seperti biasa, menikmati hidup santai. Tidak memikirkan untuk bekerja, rekening pribadinya bisa membuatnya hidup nyaman selama bertahun-tahun. Dan satu kartu platinum yang tidak berani Kila periksa saldonya, kartu itu pasti dari suaminya.

But when I'm cold, cold

In water rolled, salt

And I know that you're with me and the way you will show

And you're with me wherever I go

And you give me this feeling, this everglow

Hati Kila mendadak haru saat bersenandung lagu Everglow milik Coldplay, yang mengiringi langkah ringannya menuju pantai. Sore itu terlihat banyak orang yang sedang berjemur, dan anak-anak bermain trampoline. Cuaca pun cukup hangat.

Kila menghentikan langkahnya di puncak tangga, si pria sendu nan rupawan sedang duduk di tempat biasanya ia menghabiskan waktu.

Tangannya mendadak basah dan kegugupan melanda. Di saat ia telah menyerah dengan perbedaan mereka, kini Kila dihadapkan sebuah kesempatan untuk berkenalan dengan pria itu.

"Hai... Maaf mengganggu." sapa Kila pelan, berdiri di samping pria berbaju biru dengan celana pendek hitam.

Pria itu hanya mendongak menatapnya dengan datar, kemudian kembali memandangi laut di depannya.

Cih ! Geram Kila lalu memilih langsung duduk di samping pria itu. Ia tidak butuh sebuah persetujuan untuk berada di spot tersebut, karena justru pria inilah yang mengambil tempat favoritnya.

Keduanya terdiam, pria itu datar ke depan sesekali menaikkan pandangannya ketika ada seeekor burung yang terbang rendah, sementara itu jantung Kila lebih berdebar keras, bagaimana seorang pria dingin membuatnya tergila seperti ini.

Kila sudah tidak memikirkan malu, matanya menatap lekat wajah pria di sebelahnya. Mata sipit sendu, hidung tinggi, bibir tipis, rahang terpahat dengan kumis dan janggutnya dibiarkan tumbuh namun tidak brewok, rambut hitamnya yang di kuncir dengan asal.

Sebuah hembusan napas panjang dari Kila, menetralisir perasaannya.

Pria dingin itu kemudian berdiri membuat Kila terkesiap kaget.

"Hei!" Seru Kila ikut berdiri. "Kamu akan pergi? Kita bahkan belum berkenalan!" Lanjutnya menatap dalam ke wajah pria di depannya, mata mereka saling beradu.

"Aku Aurora... " Kila mengulurkan tangannya ke depan pria itu "Kamu tidak bisu kan, punya nama?" Sambungnya tanpa malu.

"Menurutmu siapa namaku?" Suara husky ringan dengan mata tak melepaskan dari wajah Kila, sekarang pria itu berusaha mendominasi hanya dengan satu kalimat yang keluar dari bibirnya.

"Hahaha.. tahu tidak, kamu sungguh misterius. Bahkan namamu pun harus aku yang menebaknya. Sungguh aku tidak bisa memikirkan sebuah nama sekarang." sahut Kila dengan riang.

Tawa Kila renyah membuat pria itu menoleh sebentar.

"Matamu kelilipan?" Tanya Kila melihat mata pria di depannya berair.

Masih dengan berwajah datar, ada segaris tipis.. senyuman sangat tipis di bibir si pria dingin.

"Schatzi.... Kamu bisa memanggilku Schatzi."

###

see you on monday kesayangan

mwahhh ❣️

1
Cicak Speed
nekad lungo Kei
Cicak Speed
sampe keselek2 mas Hugo mesakne rekk
Cicak Speed
kamu kesuweenn Hugo chan
Cicak Speed
sky n Kai
Cicak Speed
melase Hugo dibilang hantu
Cicak Speed
wet q lupa D kenapa Rien rambutnya pirang ya,,emak bapak nya Indo
Cicak Speed
sedihhh...
Cicak Speed
HUGO CHAN NAVARO
🌼mami cia🌼
ini kali ke tiga aq baca hugo-kila sumpah ini sangat2 manis 😀
Wied Indah Widyastuti
Dari semua karya mu ada garis merah yg bisa ku tarik, bahwa hidup ini indah, berwarna, bahagia bila di landaskan oleh saling mengasihi dengan tulus. Drama dan kawan kawan nya itu hanya milik mereka yang belum paham arti hidup yg semestinya. Terima kasih, keluarga adalah fondasi yang utama dlm meniti kerasnya hidup ini. 🤗🥰
Fawas Aficieanna
ni cerita tentang cinta luar biasa hugo ke kila 🥺
Reyma Bustami
kok aq jatuh cinta ya sama CLB 1 ma 2,,,
Reyma Bustami
cwe bnget dia klo dgn rambut hitam, siapa nama asli aktor ini?
Pak Eko
Dylan aja jgn LG Hugo, enak aja jd laki2 n salah sendiri TDK tegas.
lidya makadada
plontos kyknya lebih jantan🤭🤭
susan
hhh.. hembuskan nafas.
susan
duuuh... berkeping2
L A
ini baca yg kedua kalinya .....
tetap ada di novel favorit ...🌹
Radit Girindrawardhana: ohh haiiii 🥳❤️
total 1 replies
L A
penasaran.....tinggi author berapa yah ini semua tokohnya diatas 170 cm hmmmm
L A: 160 kak hehehehe
total 2 replies
ㅤㅤ
terus berkarya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!