NovelToon NovelToon
Suamiku Sakit Mental

Suamiku Sakit Mental

Status: tamat
Genre:Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Angst / Tamat
Popularitas:970.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Jesika terpaksa menggantikan adik angkatnya untuk menikah dengan pria kaya, tapi mentalnya sakit. Namun, keterpaksaan itu membawa Jesi tahu akan seberapa tersiksanya kehidupan Jonathan dengan gangguan mental yang dia alami.

Mampukah Jesi menyembuhkan sakit mental sang suami? Lalu, bagaimana jika setelah sakit mental itu sembuh? Akankah Jona punya perasaan pada Jesi yang sudah menyembuhkannya? Atau, malah sebaliknya? Melupakan Jesi dan memilih menjauh. Temukan jawabannya di sini! Di Suamiku Sakit Mental.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*Episode 34

Tentu saja hal tersebut langsung membuat Mila tidak bisa berpikir jernih. Emosinya yang sudah tidak tertahankan lagi, langsung meledak seketika. Mila pun langsung membentak Jesi dengan keras.

"Lepaskan aku, Jesika! Apa yang kamu lakukan padaku, hah!"

Hal itu langsung mengundang perhatian semua orang yang mendengarkan teriakan tersebut. Sementara Jesi, dia pun langsung memasang wajah kaget sekaligus sedih. Walau pada dasarnya, Jesi tidak merasakan hal tersebut. Karena yang dia rasakan saat ini adalah, rasa bahagia penuh dengan kemenangan.

"Mila. Kamu ... kenapa malah membentak aku? Apa kamu masih marah padaku karena hal itu?" Jesi berucap dengan nada yang sangat sedih.

Seketika, para pelayan itupun langsung berbisik satu sama lain. Mereka memikirkan apa yang sedang terjadi, dan bagaimana sikap Mila pada Jesi sesungguhnya.

"Apa rumor itu benar? Nona Jesika tidak dianggap ada di rumah orang tua angkatnya," ucap salah satu pelayan pada pelayan yang lain.

"Aku rasa iya. Lihat saja bagaimana nona yang mengaku adik itu membentak nona kita barusan. Kasihan sekali nona Jesi. Jika aku punya kuasa, maka aku akan memberikan pelajaran pada nona itu." Sambut yang lain pula.

Begitulah ucapan para pelayan yang tidak suka akan sikap Mila. Merekapun memberikan tatapan tajam ke pada Mila. Hal tersebut tentu saja langsung membuat Mila semakin kesal.

Namun, seseorang penyelamat tentu saja langsung datang untuk menolong Mila. Siapa lagi kalau bukan mama Jona.

Ketika dia mendengar keributan yang Mila timbulkan, dia merasa sangat kesal. Namun, setelah memikirkan kalau Mila itu adalah senjata untuk memisahkan Jesi dari putranya, maka mama Jona langsung bergegas turun tangan buat membantu Mila.

"Ada apa ini, Jesi?"

Pertanyaan itu langsung membuat Jesi dan yang lainnya menoleh ke arah asal suara.

"Mama." Jesi berucap dengan nada sedikit kaget.

"Apa kamu tidak suka dengan kedatangan adikmu? Kasihan dia yang sudah rela datang jauh-jauh. Tapi malah kamu perlakukan dengan tidak baik. Bagaimana sih sikap kamu sebagai kakak?"

Mama Jona malah langsung menyerang Jesi tanpa menunggu Jesi menjawab pertanyaan yang dia berikan sebelumnya. Sementara itu, Mila malah sangat senang dengan kedatangan mama Jona. Dia ingin tersenyum lebar rasanya. Tapi, itu tidak mungkin dia lakukan saat ini. Mengingat, dia harus bersikap layaknya orang yang sedang sangat sedih akibat ditindas kakak angkatnya.

'Persetan dengan tanggapan para pelayan. Karena mereka semua tidaklah ada artinya buat aku. Yang terpenting itu adalah mama Jona yang memihak padaku. Dengan begitu, aku bisa berkuasa di sini sesuka hati.' Mila berucap dalam hati.

Lalu ....

Mila pun kembali memainkan sandiwara untuk menarik perhatian mama Jona.

"Tante, maaf. Aku sudah bikin keributan di rumah tante. Sepertinya, kakakku tidak mengharapkan kedatangan ku ke sini. Aku salah karena telah datang kemari." Mila bicara sambil berpura-pura menangis.

Mama Jona pun langsung mendekat untuk memberikan semangat juga menghibur Mila.

"Siapa bilang kamu salah karena datang ke rumah ini, Mila? Kamu tidak salah. Kamu adalah anak baik yang datang untuk melihat kakakmu. Jika yang ingin dilihat malah tidak menghargai kamu. Itu seutuhnya bukan salah kamu. Tapi, salah orang yang tidak ingin dilihat itu karena terlalu tidak tahu diri."

Ucapan itu langsung membuat sakit hati Jesi. Namun, dia tidak ingin memperlihatkan apa yang dia rasakan saat ini. Dia berusaha mengabaikan rasa sakit itu meskipun itu adalah hal yang mustahil untuk dia lakukan.

"Mama ngomong apa sih? Gak gitu kok kejadiannya, Ma. Semua ini hanya salah paham saja. Mila ini .... "

"Tante. Sudah aku katakan kalau aku yang salah. Maafkan aku." Mila berucap cepat langsung memotong perkataan Jesi.

"Kak Jesi, aku minta maaf karena telah menganggu kenyamanan kamu. Aku ... aku sungguh sangat menyesal. Aku janji, tidak ada lain kali lagi. Aku tidak akan datang lagi lain kali," ucap Mila lagi dengan wajah yang dipenuhi dengan seribu penyesalan.

"Jesika! Kenapa kamu begitu tidak tahu diri, hah! Kenapa kamu bersikap tidak baik pada adikmu? Dia datang karena ingin melihat kamu. Apa setelah jadi keluarga kami, kamu lupa siapa diri kamu yang sesungguhnya? Kamu itu bukan siapa-siapa jika bukan karena keluarga angkat mu ini."

Mama Jona malah memarahi Jesi habis-habisan dengan nada tinggi. Semua mata yang ada di sana, menonton dengan bermacam-macam pikiran mereka masing-masing.

Kemarahan itu benar-benar membuat Jesi terluka. Karena mama Jona terus saja merendahkan dirinya di setiap kesempatan, juga terus berusaha menebarkan peperangan dalam berbagai keadaan.

Rasanya, Jesi ingin menangis tergugu akibat ulah mama mertuanya ini. Tapi sepertinya, air mata sudah tidak ingin mengalir lagi. Mungkin karena terlalu sakit, atau mungkin juga air mata sudah kering sampai tidak bisa tumpah lagi.

1
Ocanya gava
Luar biasa
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor crita bgs
Ryani
lama ke pemeran cwo nya
Heni Suhaeni
pokok nya the best 👍👍, lanjutkan berkarya
Zainab Rizky
novel yang sangat bagus menceritakan kisah penderitaan berakhir dengan kebahagian memang betul kita berbuat baik kelak kebaikan pula kita dapat dan cerita ini betul apa yg kita tabur itu pula yg akan kita tuai terimakasih buat penulisnya salam sehat selalu dalam lindungan Allah SWT.Aamiin ya rabbal alamiin
nana supriyatna
Luar biasa
Widya Sari SE
👍
Widya Sari SE
Jangan terlalu banyak masalah lah Thor.. Pusing jadinya😔
Yuliana Rahmawati
Luar biasa
Tiwi
ok
Fi Fin
mama jona sakit menta jg rupanyal
Fi Fin
Jaka 😂😂
Rini Haryati
bagus
Bara Athallah
bagus papa jona. aq jg benci dg mamah jona
Syarifah Syarifah
Luar biasa
Rani: makasih banyak
total 1 replies
Kintan Ibrahim
iya saya pon sama ingatkan cewek rupanya cowok 😅😅
budak jambi
oi sadar sean km tu hanya ank angkt tdk ada hak nya atur ortu jesi buat jesi bahagia.walau nikh sm org sakit mental skalipun dr pd km dan marisa yg waras tp tdk punya hati sm skali
budak jambi
dasar wanita gila t mm jona dan mila.semoga mm jona menyesal sdh jaht pd jesika
Sandi Sanjaya
jadi penasaran
Sandi Sanjaya
Mereka pasti menyesal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!