NovelToon NovelToon
Suami Hantuku

Suami Hantuku

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Suami Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:42.8k
Nilai: 5
Nama Author: dheselsa

Cerita ini mengikuti kontes Benang Merah.
Suami Hantuku menceritakan tentang cerita yang mengeksplorasi tradisi pernikahan hantu di negeri ini yang tidak pernah diungkap ke kalayak ramai.

Bertempat di wilayah negeri jaman dahulu, kisah ini mengikuti Song Ya Ran, putri satu-satunya keluarga Song yang dijadikan penebus hutang keluarganya. Ya Ran terseret di dunia arwah setelah dikejar oleh orang tak dikenalnya. Di dalam dunia arwah, Song Ya Ran bertemu dengan Roh Lin Bai Qin suaminya, Bai Qin yang saat ini menjadi penguasa alam arwah menugaskan Song Ya Ran untuk membantu roh yang masih memiliki keterikatan dengan hal duniawi, jika Ya Ran masih mau kembali ke dunianya. Song Ya Ran harus membantu 100 roh penasaran dalam kurun waktu 40 hari.

Mampukah Ya Ran melakukan hal tersebut dan kembali ke dunianya? Ataukah justru terjebak selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheselsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jatuh Cinta Bukanlah Hal Yang Salah

Terlalu kesal dan bahkan bisa membuatnya semakin frustasi, menyebabkan Peng Xuan segera beranjak pergi dan mengenyahkan diri dari Ya Ran serta paman kecilnya.

Namun, Peng Xuan tidak menerima begitu saja. Ia yakin jika Ya Ran melakukan semua ini demi menghindari dirinya, "Tetapi, kenapa harus paman?" gerutu sambil berjalan kembali ke meja perjamuan.

Kepergian Peng Xuan, dimanfaatkan dengan baik oleh Song Ya Ran untuk segera melepaskan dirinya dari Bai Qin yang masih menatapnya dengan tatapan penuh penyelidikan.

Meski begitu, bohong jika Bai Qin keberatan dengan apa yang dilakukan oleh gadis itu. Ia sungguh menikmati setiap detik dari momen yang disuguhkan oleh Song Ya Ran. Tetapi, Bai Qin tetap harus bersikap normal seperti pria yang tak tahu menahu pada umumnya.

"Sebaiknya kau punya alasan yang kuat, Nona Song."

"Maafkan aku, sungguh maafkan aku, Tuan. Aku terdesak dan harus melakukan hal seperti itu. Sekali lagi maafkan aku. Kumohon!" Tentu saja Song Ya Ran merasa bersalah. Kini nasibnya berada di ujung tanduk. "Bagaimana jika pria breng sek itu tidak mau memaafkan aku dan akan memperkarakan masalah barusan?" Ya Ran sungguh menyadari kebodohannya. "Oh, Song Ya Ran kau bodoh sekali bertindak sembarangan."

"Lalu menurutmu aku harus bagaimana?" Keduanya terlibat perdebatan sengit sebelum kembali ke tempat sebelumnya.

"Ah ... Tuan, jangan marah. Pikiranku kacau. Bisakah Anda melupakan saja?' Pelan-pelan Ya Ran menyarankan agar Bai Qin melupakan tindakan bodohnya yang telah mencuri sebuah cium an tadi.

"Apa? Bagaimana bisa? Kau pikir aku ini pria penghibur?"

"Aduh, aku salah mencari dukungan rupanya."

Bai Qin tak ingin membahas masalah ini di tempat umum seperti ini, sehingga pria itu menyarankan agar Ya Ran membahas masalah yang bisa mempengaruhi kontrak mereka di tempat yang lebih privasi dari keluarganya.

"Baiklah!" Ya Ran setuju untuk menjeda perdebatan mereka berdua.

Dan kini, Bai Qin bersama Ya Ran kembali ke tempat perjamuan seperti tidak terjadi apa-apa. Namun, ada hal yang makin mengejutkan bagi anggota keluarga Lin. "Bagaimana bisa, sosok A Qin yang mereka kenal kini menggandeng wanita dengan manisnya?"

Hal yang paling menarik perhatian Nyonya Lin hingga wanita tua itu menegur Ya Ran adalah, Nyonya Lin terus menatap Ya Ran yang sejak tadi tidak fokus. Tak hanya itu saja, Nyonya Lin juga melihat lipstik yang menghiasi bibir tipis Ya Ran sedikit memudar. "Mungkinkah mereka memang menjalin hubungan yang sudah serius?"

Atas dasar itulah, sebelum Ya Ran pulang, Nyonya Lin mengajaknya untuk berbincang meski hanya sebentar saja.

"Nona, Song? Bisakah kau jelaskan padaku seperti apa hubungan di antara kau dan Xiao Qin kami?"

Sejujurnya, Ya Ran ingin menjelaskan perihal yang sesungguhnya pada Nyonya Lin. Namun, di satu sisi Ya Ran melihat Peng Xuan diam-diam menguping pertemuannya dengan Nyonya Lin. Sehingga Ya Ran kembali harus berpura-pura perihal hubungannya dengan Bai Qin.

"Sebelumnya, maafkan saya, Nyonya. Saya sudah lancang dengan berani melakukan hal seperti ini kepada keluarga Lin. Saya sadar, bahwa status saya tidak sepadan dengan keluarga Lin." jelas Ya Ran panjang lebar, seakan ia memerankan sosok Cinderella yang mendamba cinta sang pangeran.

"Benarkah? Aku tidak pernah berpikir demikian." Nyonya Lin tentu saja paham isi hati Ya Ran. Bagaimanapun juga, wanita tua itu adalah sosok yang tidak bisa dianggap remeh ketika berada di istana langit dulu.

"Benar, Nyonya. Tetapi, cintaku tulus padanya. Maksudku pada A Qin." Ya Ran terpaksa berbohong. Mau tidak mau, Ya Ran harus memutus ikatan simpul yang sempat terjalin pada kehidupan kini bersama dengan Peng Xuan.

Dan kini, Ya Ran berusaha menarik simpati Nyonya Lin agar dia percaya padanya. Kini simpul benang merah itu tak lagi Ya Ran tali pada tangan Peng Xuan, melainkan Ya Ran tali dengan menjerat Bai Qin seperti rencana pada awalnya tadi.

"Apakah yang kulakukan ini salah? Oh ... Ya Ran, kenapa kau mencari masalah dengan mereka?"

Cemas dengan apa yang akan dilakukan oleh pelayannya di Istana Langit dulu kepada Ya Ran, membuat Bai Qin masuk kembali ke dalam vila untuk mencari Ya Ran.

"Ibu, sudahlah ... jangan menakutinya! Bagaimana dia bisa menjadi menantu keluarga Lin, jika ibu terus menginterogasi dia?" Selain mengkhawatirkan jawaban sembrono Ya Ran, Bai Qin juga ingin menyelamatkan gadis itu dari cercaan Peng Xuan nantinya. Bagiamana pun juga, Peng Xuan selalu menghormati dan tunduk padanya, sehingga dengan mudah bagi Bai Qin untuk menyelamatkan Ya Ran darinya.

"Bocah tengik! apa kau takut sekali jika ibumu ini merundung menantu ibu?"

Bai Qin tak menjawab, tanpa sepatah katapun pria itu membawa Ya Ran pergi dan terus mengomeli Ya Ran dalam perjalanan pulang karena tidak mengikutsertakan dirinya dalam pembicaraan itu. "Apa kau tidak takut jika rencanamu tadi akan ketahuan? Otak kecilmu itu tak bisa berpikir jernih."

Manyun, Ya Ran tidak menjawabnya. Gadis itu hanya menggerutu di dalam hatinya. Hingga Bai Qin menegurnya, "Jangan mengutuk orang yang telah membantumu! kau lupa, jika kau sudah melakukan tindakan tercela dengan mencuri'ciu ... "

Belum sampai Bai Qin melanjutkan kalimatnya, dengan sigap Ya Ran menutup mulut tajam Bai Qin dengan tangan kanannya. "Ssssttt ... jangan dibahas! Anda bisa menghukumku."

"Menghukummu? Enak saja, aku yang rugi."

"Baiklah, apa aku harus membayarnya?"

"Dengan apa? Kau saja tak memiliki apapun."

"Aku bisa menambah masa kontrak kita, satu tahun." usul Ya Ran sebagai sarana ganti ruginya.

Bai Qin tak langsung menjawabnya, dia berpikir sejenak. Barulah kemudian menjawab Ya Ran. "Enak saja, dua tahun." jawab Bai Qin.

"Tidak, itu hanya hal kecil. Seharusnya tidak mahal. Bagaimana jika 1,5 tahun?"

"Tidak bisa! tiga tahun. Semakin kau menawar maka, aku akan menaikkan jangka panjang."

"Mampus ... benar sekali, aku salah mencari pendukung"

"Kenapa? Kau keberatan? Jika tak bisa, kau bisa mengembalikan semua uangku dua kali lipat."

"Baiklah ... baiklah. Anda yang menang. Dua tahun, aku menambah dua tahun." Akhirnya, Ya Ran mengalah. Bagaimanapun juga ia harus bertanggungjawab dengan semua risikonya.

"Menurutku, sebelum satu tahun kau pasti jatuh cinta padaku." goda Bai Qin kemudian. Ia yakin, jika cinta mereka abadi meski telah melewati beberapa kehidupan.

"Cuiiih ... apa yang kau punya hingga begitu percaya diri, Tuan?" Ya Ran tidak terima jika Bai Qin menyebutnya akan mudah jatuh cinta pada pria itu.

"Am rich ... "

"Kaya?"

"Kau tak perlu alasan, Ran er! karena cinta akan membawamu berlayar padaku seperti sebelum-sebelumnya. Karena kita berdua terikat takdir yang kita bawa dari kerjaan Langit."

**

(Flashback)

Tepat ketika Ya Ran menyatukan bibirnya pada bibir Bai Qin, ada hal aneh yang melintas di benaknya. Meski dalam keadaan menutup mata, Ya Ran sempat melihat sekelebat bayangan tangan yang menariknya. "Di mana ini?" Meksi Ya Ran tidak tahu tempatnya, tetapi gadis itu merasa tak asing.

Selain tangan yang membangunnya berdiri, Ya Ran juga melihat punggung kekar seorang pria yang membelakangi dirinya.

"Jika jatuh cinta adalah hal yang salah, aku tidak keberatan jika harus menerima hukuman dari kesalahanku." Lantang, Ya Ran mendengar sosok yang membelakangi dirinya.

"Siapa dia?"

...****...

1
Rini Antika
Semangat Ya Ran
Rini Antika
mode cakep dong kalau mau muncul..🤭
Rini Antika
iiiy serem
Mega
Kikiki, koplak
Mega
Kikiki
[AIANA]
visualnya rambut putih
Rini Antika
Iiiy serem
El_Tien
Hai kak aku mampir, salam kenal dari ku ya ayo saling follow
[AIANA]
aku merasa blibet dengan latar mu. itu mungkin yg dirasakan orang ketika membaca karyaku dengan latar belakang korea. ngapalin nama aja bikin mikir
[AIANA]: jadi instropeksi diri akoo. pembacaku dl komennya gitu
total 2 replies
[AIANA]
dia masih manusia kan ya? kereen
Rini Antika
bulu kudukku jd ikutan merinding..Semangat terus Kak..💪💪
[AIANA]
baiqin?
[AIANA]
komen cintaaa.
ih mata²ny baiqin lo
Rini Antika
Semangat terus Kak..💪💪
Rini Antika
Ibu gak ada akhlak, Anak sendiri di siksa..🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
[AIANA]
langsung muah² aja . modus mulu ah km Bai
[AIANA]
Ya Ran lebih usil sifatnya. g ketebak2
Jangan Kepo
lanjut
Mega
Bikin melek visualnya. kikikik
Mega: Guanteng uwaayuuuu
total 2 replies
Mega
kikikik, dasar modus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!