NovelToon NovelToon
The Prince and I

The Prince and I

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:656.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Zinnia Hadiyanto Schumacher adalah putri angkat keluarga Al Jordan Schumacher, salah satu anggota keluarga klan Pratomo. Zee, biasa dirinya dipanggil, memilih terbang ke Swiss untuk kuliah dan bekerja disana.

Sean Léopold, pewaris kedua kerajaan Belgia ternyata juga berada di Swiss untuk menghindari ketatnya protokoler kerajaan.

Tanpa sengaja dirinya bertemu dengan Zee, gadis cilik yang pernah bertemu dengannya. Keduanya bagaikan Bugs Bunny dan Daffy Duck yang tidak pernah akur.

Hingga suatu hari, Zee meninggalkan Sean dan pria itu harus kembali ke kerajaannya namun situasi membuatnya harus mencari Zee karena hanya gadis itu yang bisa menolongnya.


Generasi keenam keluarga gesrek dan absurd, klan Pratomo

Follow grupchat aku di NT grup klan Pratomo untuk update dan info serta ngobrol seru disana.
Follow IG aku @hana_reeves_nt

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Whenever You Close Your Eyes

Hôpitaux Universitaires de Genève ( HUG )

Sean mengantarkan Zinnia ke tempat gadis itu bekerja dan setelahnya, pria itu memilih untuk kembali ke apartemen gadis itu. Sean benar-benar merasa ngantuk akibat kurang tidur.

📩 Sean Léopold : Aku mau tidur dulu, Zee. Mataku berat rasanya. Nanti kalau sudah selesai, hubungi aku dan akan kujemput.

📩 My Love Zee : Aku pulang nanti bareng Greta karena dia mau ke café Thomas. Aku tidak ikut, mau langsung pulang saja.

📩 Sean Léopold : Oke sayang.

Sean meletakkan ponselnya di atas nakas sebelah tempat tidur dan setelah bebersih, pria naik ke tempat tidur Zinnia. Masih tertinggal harum shampoo gadis itu diatas bantalnya. Sean langsung memeluk bantal itu dan menciumi aromanya disana.

"Aku kangen Zee..." bisiknya dan tak lama dirinya pun terlelap.

***

Zinnia menghembuskan nafas lega setelah pekerjaannya selesai jam satu siang. Beruntung kliennya yang datang di hari Sabtu ini kasusnya tidaklah terlalu berat jadi dirinya tidak dirinya tidak membutuhkan banyak energi untuk mengkonseling.

Greta sendiri juga sudah selesai melakukan konseling. Bedanya Greta ada jadwal konseling jam 11 siang sedangkan Zinnia dari jam sembilan pagi.

"Kita jadi ke Thomas?" tanya Greta.

"Kamu saja, aku mau tidur."

Greta tertawa. "Apa semalam kamu 'dikerjain' oleh Sean?" Greta tahu Zinnia tadi pagi diantar oleh Sean ketika dia datang, suster di area konseling anak-anak sedang ghibah.

"Dia mengganggu tidurku. Jadi aku mau bayar hutang tidur. Dan jika kamu berpikir kita berhubungan badan, sorry bukan itu yang terjadi."

"Kalian mau having se*ks dengan Sean tidak ada yang melarang karena kalian sama-sama dewasa. Tapi aku tahu sih kamu bukan tipe perempuan seperti itu" senyum Greta. Keduanya sudah sampai di parkiran motor dimana motor scooter milik Greta.

"Aku sudah janji pada diri sendiri untuk memberikan pada suamiku kelak, Greta. Karena aku tidak mau membuat malu kedua orang tuaku. Mereka bisa kecewa dengan ku dan aku tidak mau melihat wajah sedih mereka."

Greta menyerahkan helmnya ke Zinnia. "Kamu memang gadis yang baik Zee. Tapi aku lebih suka jika pasanganmu bukan Sean, Thomas misalnya?"

Zinnia tersenyum. Apakah Thomas mau sampai melakukan apa yang Sean lakukan? Dibalik sifat pemaksanya, Sean sangat gentleman dan memenuhi janji ke papa, Opa Karl dan Gasendra. "Aku menganggap Thomas hanya sahabat, Greta. Aku tidak ada perasaan gimana ke dia."

"Iya ya, padahal kamu dan Thomas sudah dekat sejak kamu pindah ke Geneva dan apartemen itu. Tapi sekali lagi, kalau tidak ada chemistry, mau bilang apa?"

"Sudah yuk pulang! Aku lelah sekali ingin tidur." Zinnia naik ke scooter milik Greta lalu dua gadis itu pun keluar dari halaman rumah sakit.

***

Apartment Zinnia

Zinnia masuk ke dalam apartemen dan terkejut melihat ada dua kotak besar sushi serta dua botol oolong tea.

"Ingin makan sushinya tapi aku kok ngantuk? Tidur saja dulu deh!" gumam Zinnia. Gadis itu masuk ke dalam kamar dan hanya menghela nafas panjang melihat Sean masih terlelap dengan tubuh tanpa kaos.

"Kebiasaan deh tidur tanpa baju" monolog Zinnia yang langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih-bersih. Zinnia mengganti gaunnya dengan daster batik favoritnya. Musim semi ini dirinya lebih nyaman memakai daster batik apalagi besok Juni masuk musim panas, adalah musim favorit Zinnia.

Karena di musim panas dia bisa bebas berdaster ria di apartemen dan matahari cerah serta banyak Flea market yang bisa membuatnya khilaf membeli banyak barang antik.

Tak lama, Zinnia naik ke atas tempat tidur dan langsung terlelap. Sean yang merasakan gerakan Zinnia pun membuka mata birunya. Dilihatnya gadis itu tidur membelakangi dirinya.

Sean pun mendekati Zinnia lalu menopang kepalanya dengan tangan kanannya sambil memperhatikan wajah Zinnia yang tampak damai saat tidur.

Kamu cantik sekali Zee.

Sean teringat lagu milik Tommy Page dan sedikit bersenandung...

Whenever you close your eyes

I want it to be my face that you see

When you go to sleep at night

Whenever you dream I want to know

That you're dreaming of me

So, hard to know

Wish I could read your mind, wish I could read your mind

And see in your heart

Am I there, the way you're there with me

You're everywhere with me

Wherever I go, oh baby

Before I give my world completely

And lay my heart down on the line

I need to know it's me you're needing

In your life, baby

Don't you know I'm so in love with you baby

But I need to know how deep your love is for me..

Zinnia terbangun mendengar suara Sean. Perlahan gadis itu berbalik dan melihat pria itu menatapnya dengan mesra.

"Kamu...nyanyi apa Sean?" bisik Zinnia bingung.

"Lagunya Tommy Page."

"Ya ampun Sean! Kamu itu generasi jaman kapan?" senyum Zinnia.

"Lyrics nya sesuai dengan perasaan ku saat ini, Zee. Bagaimana kerjaan kamu hari ini?"

"Alhamdulillah lancar." Zinnia pun berbalik membelakangi Sean. "Aku tidur dulu Sean. Ngantuk."

Mata Zinnia yang sudah mulai terpejam terbuka kembali saat perutnya dipeluk oleh tangan kekar Sean.

"Love you Zee" bisik Sean di bahu Zinnia yang telanjang.

Zinnia tidak menjawab tapi memilih untuk tidur.

***

Hampir sejam keduanya tertidur dan Sean yang bangun terlebih dahulu. Setelah mencium pelan pelipis Zinnia, Sean pun bangun dan meringis melihat jam yang sudah menunjukkan hampir pukul tiga sore.

Lama juga aku tertidur. Sean langsung mengambil kaos dan ponselnya lalu menuju jendela apartemen Zinnia di ruang tengah. Pria itu membuka jendela dan membiarkan hawa musim semi sore masuk ke dalam apartemen.

Mata biru Sean melihat empat pengawal kerajaan Belgia yang berada di sekitar apartemen Zinnia. Pria itu tersenyum smirk. Mau sampai kapan kalian berjaga disitu?

Sean lalu mengambil ponselnya dan menelpon Greg.

"Ya tuanku?" sahut Greg.

"Siapa yang mengirim pengawal ke apartemen calon istriku, Greg?"

"Yang mulia Ratu tuanku."

Sean mengumpat pelan. "Mau cari apalagi sih? Jangan-jangan mereka juga mengikuti Zinnia ke rumah sakit dan mencari tahu?"

"Sepertinya kalau mencari tahu, mereka sudah tahu dari saya karena saat tuanku terbang ke Dubai, mereka bertanya pada saya."

"'Mereka'? Mereka itu siapa, Greg?" tanya Sean kesal.

"Yang mulia Raja Andrew, ratu Michelle dan pangeran Stefanus. Oh princess Natalia juga ikut nimbrung."

"Lalu apa komentar mereka?" tanya Sean gusar.

"Tidak ada komentar, tuanku. Bagi mereka aneh saja putri seorang Emir Dubai bekerja sebagai konselor."

"Apa yang salah kalau Zee bekerja sebagai psikolog? Dia menyukai bidang itu!" hardik Sean. Dirinya sudah merasa kesal Greg terlalu ember. "Ingat Greg, hanya cukup mereka tahu Zee menjadi psikolog. Tiga bulan setelah kak Stefan menikah, aku akan ke Dubai untuk melamar dan menikahi Zee! Terserah mereka terima atau tidak!"

"Apa kamu bilang Sean? Kamu mau melamar dan menikahi ku meskipun tanpa restu kedua orang tuamu?"

Sean menoleh dan melihat wajah Zinnia yang tampak tidak suka.

"Zee..."

***

Yuhuuuu Up Siang Yaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
jenny winduria
⭐⭐⭐⭐⭐
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Sativa Kyu
👍👍👍
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
imay humairoh
Nadira kenapa kak?
Henny Saraswati
dan itu menjadi kenyataan di masa yg akan datang,,,
Henny Saraswati
dan akhirnya Sean melupakan semua itu, dan itu awal Sean akan kehilangan Zee dan anaknya
Diyan Lestari
Thor aku harus baca yg judulnya apa dulu ini jujur aku baru pertama baca karyanya author 🙏
Diyan Lestari: ok Thor makasih infonya
total 2 replies
Ani
duh kenapa menunya enak enak gitu sih jadi ingat waktu kerja di resto masakan cina halal... nasi goreng biasa dan udang goreng tepungnya itu loh yang bikin kangen..
Kalau nasi gorengnya sering sih bikin sendiri..😊😊😊😊
Ani
padahal mau dapatkan hati Zee sulit ya tapi kok ya tega ketika Zee difitnah kok yo gak ada pembelaan.. kata Abi otakmu kuwalek
Hana Reeves
anaknya Enzo dan Georgina Al Jordan
Ndo0
ini ken dan kalia adik kembarnya asher al kordan kah? aku lupa di cerita yg mana ditulis anaknya enzo georgina kazuo namanya asher
Ndo0: tapi kan disini sakura + alesandro moretti belum nikah..
total 2 replies
Ndo0
ken dan kalila keturunannya siapa ya?
Salasiah family berkembang dalam family pramoto di mulai Hadyo
ǝs
derita mu luke punya adik2 kampret 😂
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
ǝs
doa sinchan dikabul ya ada yg ngajak gelut
ǝs
lada pisan eta cariosan gasendra
oh Gini ya garisan protamo ada kaitan dgn kerajaan belgia
𝓡𝓲𝓪𝓷𝓲 ☆ミ
♡ sean & zee ♡
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
muhammad ibnuarfan
aku tu penasaran...kisah nya Vivien ada gak sih...kalau ada...apa judul nya Thor...
muhammad ibnuarfan: ok...
total 2 replies
muhammad ibnuarfan
ya Alloh arka....papa nya sendiri di durjanain🤣🤣🤣🤦🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!