Ulang tahun pernikahan nya yang ke empat, menjadi awal kisah rumah tangga Elvira. Elvira yang berniat memberi kejutan untuk sang suami, makan malam romantis di sebuah hotel berbintang dengan lilin aromaterapi yang memabukkan. Siapa sangka justru dia yang mendapatkan kejutan dari suaminya.
Elvira yang merasa di bohongi suaminya, nekat membayar pria untuk membalaskan sakit hatinya.
Ausky Luis pria yang di bayar Elvira. Mereka berdua menghabiskan malam panas di ranjang hotel yang Elvira hias sedemikian rupa untuk kejutan pada suaminya.
Bagaimana kisah Elvira selanjutnya...
Yuk kepoin..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom Eca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.34 # Ancaman Sky
"Dia suamiku, tentu saja aku bercinta dengan nya, kau pikir aku akan bercinta dengan mu, heh."
Dada Sky semakin terbakar mendengar jika Elvira baru saja bercinta dengan Mark. Sky menarik tangan Elvira, tak perduli dengan penolakan Elvira yang meronta di tangan nya.
"Kau apa yang kau lakukan brengsek.?"
"Kau ingin suamimu tau, nona.?" Ancam Sky menatap tajam pada Elvira. Dada Elvira bergemuruh hebat, dan mengumpat pria brengsek di depannya ini.
"Kau sialan,"
Sky tak menggubris, ia tetap menarik tangan Elvira masuk ke dalam kamar sebelah dan menutup pintunya. Mata Elvira melotot melihat pria brengsek bayaran nya ini bertindak kurang ajar padanya.
"Hey, kau mau apa.? Lepaskan aku sialan, brengsek." Teriak Elvira pada Sky.
Sky tetap tak menggubris teriakan Elvira, tangan nya membuka kancing kemeja yang di pakai Elvira dan membuangnya. Dada Sky semakin bertambah panas melihat dada Elvira yang penuh dengan tanda merah milik Mark.
"Kau pria brengsek, gila."
Sky menatap datar pada Elvira, menghembuskan nafasnya perlahan membuang rasa cemburunya pada wanita di depannya ini. Mengambil handuk dan memakaikannya pada Elvira lalu membawanya keluar.
Cup...
Sky mengecup leher Elvira dan memeluknya dari belakang. Memeluk tubuh Elvira yang menggigil Kedinginan.
"Aku terlalu cemburu melihat mu dan suamimu,? Apa kau tak hamil, anakku.? Kenapa kau selalu bercinta dengan nya, bagaimana jika kau hamil dan dia adalah milik ku.?"
Elvira berbalik dan menatap tajam pada pria di depannya ini.
" Memang nya apa yang kau pikirkan tuan, kau pikir aku akan hamil anakmu huh. Jika aku hamil tentu saja milik Mark sua_."
Cup....
Sky tak tahan mendengar ocehan Elvira tentang Mark. Ia membungkam bibir Elvira dengan bibirnya.
Elvira menatap wajah Sky yang sangat dekat, matanya tak berkedip menatap wajah tampan Sky. Entah apa yang Elvira rasakan saat pria ini menciumnya.
Merasa Elvira yang tak berontak, Sky memperdalam lagi ciuman nya.
Sky melepaskan bibirnya dan menjauh dari Elvira. Mata tajam nya melihat tubuh Elvira yang banyak terdapat tanda merah milik Mark di tubuhnya. Lagi lagi Sky tak bisa membendung rasa cemburunya. Dadanya naik turun membayangkan bagaimana liarnya Elvira di atas tubuh polos Mark dan bagaimana panasnya percintaan mereka barusan.
Elvira sendiri yang melihat tatapan tajam mata Sky pada tubuhnya, menatap nya datar.
"Jangan gila, kau tak bisa melakukan nya dengan ku tuan. Aku tak bisa menghianati Mark lagi. Dia suamiku, dan aku mencintai nya." Ucap Elvira menatap datar pada Sky. Meski bibirnya sendiri mengatakan jika ia masih mencintai Mark, tapi hati kecilnya berkata lain. Kecewa dengan Mark membuat cintanya pada pria yang menjadi suaminya itu seakan mengambang.
Apalagi kemarin saat Mark menemaninya ke lokasi pemotretan. Lagi lagi Mark meninggalkan nya demi Rosa. Rosa menelpon Mark, agar datang ke rumahnya. Elvira tau apa tujuan Mark datang ke rumah Rosa, hanya membantu Rosa membayar hutang Rosa pada rentenir. Tapi seharusnya Mark bicara padanya dan berterus terang padanya jika ingin membantu Rosa, tidak sembunyi sembunyi darinya dan berbohong padanya.
Sky menatap tajam Elvira, ia tau jika Elvira mengatakan itu hanya ingin mempertahankan rumah tangganya. Sky tau Elvira, sebenarnya sangat kecewa dengan penghianatan Mark padanya.
"Aku hanya ingin melihat bagaimana reaksi Mark. Kau tau, bukan hanya kau tapi Damian juga akan hancur karna ulah putri semata wayangnya."
"Kau jangan gila." Umpat Elvira pada pria di depannya ini.
"Aku akan menunggumu sayang, jangan berbohong pada hatimu. Kau yakin pernikahan mu bahagia dengan nya."
"Aku mencintai suamiku, jangan lakukan ini lagi, aku tak ingin menjadi wanita murahan." Potong Elvira cepat, ia tak ingin membuat hati nya semakin jauh dari Mark.
"Tapi kau menyukainya."
Elvira menatap tajam pria di depannya ini. Pria brengsek ini benar benar membuatnya emosi.
"Itu karna kau yang memancingku," Sembur Elvira pada pria bayaran nya ini. Tak lama Elvira bangun dan mengambil handuk yang teronggok di lantai dingin.
"Aku benar benar sangat murahan, kau membuat ku murahan brengsek. Jangan pernah kau temui aku lagi, brengsek."
.