NovelToon NovelToon
PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

Status: tamat
Genre:Romantis / Janda / Tamat
Popularitas:707.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Neng Syantik

WARNING!
NO BOOM LIKE & LOMPAT BAB. HARGAI PENULIS!


“Aku sudah putuskan. Aku ingin mengakhiri hubungan kita,” Tegas Danu, tunangan Zivanya sang janda yang beranak dua.

“Apa maksudmu, Bang?” tanya Zivanya, berharap semua yang ia dengar salah.

“Ku rasa, aku tidak perlu mengulang kata-kataku. Semua yang aku katakan sudah cukup jelas, aku ingin kita mengakhiri semuanya,” Lagi, Danu mengulang perkataannya.

“Tapi kenapa, Bang?” Air mata Zivanya luruh. Ia tidak dapat menahan tangisnya.


Zivanya, Janda muda yang memiliki dua anak, di putuskan begitu saja oleh tunangannya. Ternyata, alasan yang ada dibalik putusnya hubungan meraka sungguh menyakitkan. Membuat Zivanya berubah menjadi pribadi yang lain.


~Pesona Janda Anak Dua~
"Zivanya Anatasya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neng Syantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34

Pukul setengah 7 pagi. Arya sudah mandi, tampak dari tubuhnya yang segar dan juga rambut basahnya. Kini, pria itu mengenakan pakaian santai, celana hitam selutut dan kaos putih oblong, membuat ia terlihat lebih muda.

Ia membuka pintu kamar dengan pelan. Takut membangunkan istrinya yang masih terlelap. Ia segera menuju dapur, disana ada Mei yang sedang menyiapkan sarapan untuk Valencia dan juga Nino.

“Daddy sudah bangun, bagaimana keadaan Mommy?” tanya Nino.

“Emm, Mommy sudah baikan. Dia masih tidur,” kata Arya dengan kikuk.

“Valen mau lihat Mommy.” Ujar gadis kecil itu. Ia pun turun dari atas kursinya dan hendak berjalan menaiki anak tangga rumah itu.

“Ja-jangan, Sayang!” cegah Arya.

“Kenapa, Dad? Valen ingin lihat keadaan Mommy, Valen janji gak akan ganggu,” kata gadis kecil itu.

“Bukan begitu, sayang. Mommy baru saja bisa tidur dari semalam, biarkan Mommy istirahat dulu. Nanti, kalau Mommy sudah bangun, Valen boleh menemani,” kata Arya.

Bukannya ia tidak mengizinkan Valencia menemui Zivanya. Tapi, ia tidak ingin. Gadis kecil itu mengetahui Mommy nya tidur dalam keadaan polos tanpa sehelai benangpun. Jika, putrinya itu melihat, pasti akan timbul banyak pertanyaan yang di ajukannya.

Arya pun memberi kode pada Mei yang sedang mengolesi roti tawar milik Nino dengan selai stroberi.

Mei tersenyum geli, melihat expresi Arya yang menurutnya lucu. Meskipun ia masih gadis, tapi ia paham betul apa yang terjadi antara Arya dan Zivanya. Jadi, ia segera mengangguk.

“Valen, ayo minum susunya. Kita antar Kak Nino kesekolah,” bujuk Mei. “Nanti, Kak Nino bisa terlambat jika terlalu lama menunggu Valen sarapan.”

“Iya, Aunty,” kata Valencia.

“Daddy, Valen akan ikut antar Kakak kesekolah. Daddy tolong jaga Mommy,” ucap gadis kecil itu pada Arya.

“Ya, sayang. Daddy pasti akan menjaga Mommy!”

Setelah sarapan, Mei segera mengantarkan Nino ke sekolah. Tentunya, Valencia juga ikut bersamanya. Arya pun sudah kembali kekamar, menemui istrinya yang masih tertidur pulas.

“Sayang, ayo bangun. Sarapan dulu,” ucap Arya pelan sambil mengusap pipi Zivanya.

Zivanya menggeliat kecil, matanya yang terpejam. Enggan sekali untuk di buka.

“Aku ngantuk banget, Beng. Badanku pegel-pegel semua,” ucap Zivanya dengan mata yang masih terpejam.

“Bangun, sarapan dulu. Abis itu, baru tidur lagi!” ujar Arya.

“Aihh, kenapa ya, Beng. Perut lapar tidur jadi gak nyenyak?” tanya Zivanya sembari beringsut dari posisinya. Kini, ia meletakan kepalanya di paha Arya.

“Ayo, bangun. Makan dulu,” kata Arya sembari mengusap rambut Zivanya.

“Suapin dong, Beng. Aku capek, kamu gak kasih aku waktu istirahat semalam,” ucap Zivanya dengan manja.

Arya pun meminta Zivanya duduk dan bersandar di sandaran ranjang. Dengan telaten, ia menyuapi istrinya itu.

“Beng, minum,” pinta Zivanya. Arya pun segera meraih gelas yang ia letakan di atas nakas dan memberikannya pada Zivanya. Zivanya menerima gelas itu dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya memegangi selimut yang menutupi tubuh polosnya.

Setelah selesai sarapan, Zivanya hendak melanjutkan tidurnya. Akan tetapi, tiba-tiba saja, Arya menarik selimut yang menutupi tubuh polos istrinya itu. Tanpa aba-aba, ia menggendong tubuh Zivanya dan membawanya menuju kamar mandi.

“Beng, kamu mau ngapain?” protes Zivanya. Ia kesal pada Arya yang tidak membiarkannya beristirahat dengan tenang.

“Aku mandiin!” ujar Arya sambil mendorong pintu kamar mandi dengan kakinya.

“Aku masih ngantuk, Beng!”

“Mandi dulu, terus salin. Aku gak mau, saat Valen pulang dari mengatar Nino sekolah. Ia masuk kedalam kamar, dan melihatmu tidur tanpa pakaian, sayang.” Jelas Arya. “Aku gak mau, dia jadi banyak bertanya.” Sambungnya.

“Oh, gitu!” sahut Zivanya singkat.

Setelah itu, barulah ia menuruti Arya. “Aku bisa mandi sendiri, Beng.”

“Gak ada penolakan, aku mandiin kamu. Aku pengen jadi suami yang romantis dan sayang istri,” kata Arya dengan senyuman bahagianya.

Arya menurunkan Zivanya ke dalam bath up. Dengan telaten Arya menggosok punggung Zivanya. Lama kelamaan tangan Arya bergerak nakal.

“Beng, jangan mulai deh. Aku capek,” kata Zivanya sambil menahan tangan Arya yang bergerak menuju area intinya.

“Sekali lagi, ya! Aku mau kayak yang di film-film itu,” bisik Arya.

“Baru semalam aku jadi istri kamu, Beng. Rasanya udah kaya gini, jangan-jangan aku bisa kurus kering karena selalu kamu tunggangi!” Walaupun menggerutu, Zivanya tetap menuruti permintaan Arya.

Akhirnya, Arya dan Zivanya kembali bercinta di dalam kamar mandi. Zivanya di buat semakin tidak berdaya oleh Arya, yang katanya hanya sekali tapi malah menjadi 3x pelepasan.

“Kamu bohong, Beng,” ucap Zivanya sambil mengalungkan tangannya di leher Arya, karena Arya hendak membopong tubuhnya keluar dari kamar mandi.

“Maaf, sayang. Kamu selalu bikin aku bergairah,” kata Arya sambil tersenyum genit.

Arya segera menurunkan tubuh Zivanya ke atas ranjang. Lalu, ia memakaikan pakaian Zivanya. Bahkan, Arya mengeringkan dan menyisir rambut panjang istrinya itu.

“Nah, sekarang kamu udah boleh istirahat dengan tenang “ Arya menyelimuti tubuh Zivanya. Di kecupnya kening Zivanya dengan lembut.

“Makasih, ya. Beng!”

“Maafin aku, yang udah bikin kamu kecapekan,” kata Arya. Lalu, ia ikut berbaring di sisi kiri Zivanya dan memeluk tubuh Zivanya dengan erat.

BERSAMBUNG!

Yuk! Beri Arya dan Zivanya dukungan. Agar mereka makin semangat!

.

.

.

Sembari nunggu update, yuk mampir di karya Neng yang ada di bawah ini. Atau langsung klik profil Neng.

Insya allah, ceritanya gak kalah seru dan kocak. Meski di beberapa Chapter awal memang terkesan menyedihkan.

1
Dulkarim Muda
katanya makannya pilihan, ternyata seblak oke juga yah🙂
Safa Almira
bagus semua cerita nya
Ersa
Luar biasa
Mr.VANO
masih dlm menyima
Ibuk Kumaiyah
salam sehat sukses selalu semangat buat penulis untuk cerita aku sih yang penting heppy ending gak gantung dan menarik aku cuman bisa menikmati gak bisa buat jadi apa pun yang terjadi jangan putus harapan
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 mohon dukungannya 💗💗
total 1 replies
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Juragan Jengqol
banyak janda yang baik dan mampu menjaga marwah-nya. namun penggambaran tokoh zevanya kok menurut saya kurang baik ya...
Juragan Jengqol
kalo keluar pake baju yang lebih tertutup. kan jadi bikin heboh....
Juragan Jengqol
terharu sama mei, thor
Alya Yuni
Anknya msih kecil dah gtal mau nikah lki dsar prmpuan bodoh pantas orng blng jnda pegoda
Alya Yuni
Dah tau ngapain tangisi lki mcm si Danu
Mia
bego emg dengan sikaplu begitu lu bisa sembuh
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat thor😍
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat kaakaaaaa...kopi untuk mu thor
najwa arsha
cucok Ka visualnya..semangat
Erik Herawati
laporin aja ke pihak berwajib, lagian punya kekuatan apa Danu, othor gimana sih, lagian baru tunangan tapi gayanya kaya yang udah nguasain zivanya
Erik Herawati
zivanya kaya buat apa mikirin cowok begitu gak kepel dong
Endang Werdiningsih
arya mulut'a jd lambe lemes lebih" dr emak" berdaster,,,😀
Endang Werdiningsih
biarlah danu menyesali semua perbuatan'a,,, bikin dia sadar,,, karena ga semua orang jahat akan berakhir jahat,,, kalo kinanti msh ga mau sadar berarti mau dimandiin pake air cabe biar otak'a jd fresh
Siti Sri Wahyuni
Mampir 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!