NovelToon NovelToon
Jebakan Cinta Asisten Gesrek

Jebakan Cinta Asisten Gesrek

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:155.5k
Nilai: 5
Nama Author: Reina aka dian

Spinn Off cerita dari Vira dan Firlan dari novel "Pesona Cinta Amartha". Kelakuan Vira yang seperti bocil dan sifat keras Firlan membuat hubungan cinta keduanya semakin sulit untuk dilanjutkan ataupun diakhiri. Kehadiran Gusti yang notabene duda beranak satu pun semakin memperkeruh suasana. Bagaimana akhir cerita dari Vira dan Firlan? apakah mereka akan bersatu dalam satu ikatan perkawinan? ataukah mereka memilih berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reina aka dian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan Ricko

Dan kini mereka sudah sampai di sebuah hotel mewah tempat pesta resepsi dilaksanakan. Firlan meraih tangan Vira, dan menaruhbtangan itu di lengannya.

"Jangan jauh-jauh, aku nggak mau kamu digondol orang!" kata Firlan.

"Hadeeeeuh, lebay?" sahut Vira.

"Kita datang sebagai pasangan, aku cuma mau ngrjagain kamu dari mata-mata laki-laki yang jelalatan," kata Firlan.

"Iya iya deh, terserah kamu..." Vira malas untuk menangapi Firlan.

Vira takjub dengan resepsi megah keluarga Ganendra.

"Mewah banget..." lirih Vira.

"Sudah pasti itu, mereka mempersiapkan ini dengan sangat matang," kata Firlan.

Vira melihat Amartha sedang menggendong baby Evren.

"Aku mau kesana," ucap Vira sembari menunjuk ke arah Amartha.

"Bareng!" kata Firlan yang mengharuskan Vira selalu ada di sampingnya.

"Harus banget ini gandengan kayak gini?"

"Ya harus, biar semua orang tau kalau kamu udah punya pasangan..." kata Firlan.

"Astagfirllah, ribet banget idupnya ya, Pak!" celetuk Vira.

Vira tak bisa berkutik, dia tak bisa menjauh dari Firlan walaupun sejengkal

"Widiiiih, kayaknya ada yang balikan neh?" goda Amartha melihat tangan Vira yang melingkar di lengan Firlan.

"Ck, aku mau gendong Evren," Vira ngomong lirih sambil ngeliat tangannya. Firlan pun melronggarkan lengannya dan mengambil dompet dan kotak perhiasan dari tangan Vira.

"Evreeeen, ikut ontiiii yuk?" Vira mengambil Evren dari gendongan Amartha.

"Ada kemajuan ya, Lan?" kini giliran si bos yang menyindir.

"Banyak!" sahut Firlan.

"Sebaiknya kita menyapa pengantinnya dulu, Vira. Baru nanti kamu bisa main dengan Evren," kata Firlan.

"Oh ya udah deh..." Vira mengangguk.

"Ta, aku sama Firlan mau ke pelaminan dulu. Nanti aku kesini lagi," kata Vira pada Amartha seraya menyerahkan Evren.

"Aku duduk disana, nanti kamu nyusul ya?" Amartha menunjuk sebuah meja VIP.

"Oh yang disebelah sana, ya? oke oke," ucap Vira.

"Mari Tuan..." ujar Firlan sedikit membungkuk sebelum pergi menggandeng Vira menjauh dari Amartha dan Satya. Firlan kemudian menyerahkan dompet dan kotak perhiasan pada Vira.

Dan tanpa sengaja, Vira bertemu dengan orangtuanya.

"Mama? papa?" pekik Vira yang tak sengaja bertemu dengan Raharjo dan Dewi.

"Kok Mama sama Papa ada disini?" tanya Vira tak percaya.

"Ricko menikah masa iya papa sama mama tidak datang? keterlaluan itu namanya," ucap Raharjo.

"Iya, maksudnya bukan kayak gitu..."

"Haha, Ricko sengaja meminta kami merahasiakan ini, katanya biar bikin kejutan buat kamu..." ucap Dewi.

"Aaaih, dasar kak Ricko! tau gitu kan semalam mama papa bisa nginap di kontrakan aku..." Vira cemberut.

"Om, Tante ... kapan datang?" Firlan menyalami Raharjo dan Dewi.

"Semalam, Nak ... lalu kapan kamu mau membawa orangtuamu ke rumah?" todong Raharjo.

"Ehm, saya sih tergantung Vira, Om ... kalau Vira siap besok saya boyong keluarga untuk melamar Vira," kata Firlan sambil melirik kekasihnya.

"Papaaa!" Vira menggeleng melihat Raharjo.

"Hahahahaha, tuh Firlan saja sudah siap lahir batin. Kamu itu sudah cukup dewasa, Nak! sudah waktunya kamu membina rumah tangga..." ujar Raharjo pada anaknya, sepertinya oerasaan Firlan sudah terwakilkan oleh calon mertuanya.

"Ih, Papa ini acara nikahannya kak Ricko kenapa malah bahas Vira, sih?" Vira cemberut.

Ricko yang melihat kedatangan Firlan dan Vira pun melambaikan tangannya.

"Pa, Vira kesana dulu, ya? mau ngucapin selamat buat kak Ricko," kata Vira yang mrnarik Fitlan agar mengikutinya.

"Saya kesana dulu, Om ... Tante..." ujar Firlan membungkukkan badannya sebagai tanda hormat.

"Tuh denger kata orangtua, Vir! papa mama mu saja sudah setuju dengan hubungan kita..." kata Firlan berbisik di telinga Vira.

"Iishhh, bisik-bisik geli tau!" Vira mengusap telinganya.

Sekarang Vira perlahan menaiki anak tangga menuju pelaminan dengan bergandengan tangan dengan Firlan.

"Selamat ya, Kak Ricko..." ucap Vira tersenyum.

"Aku kira kamu nggak datang, Vir!"

"Aku pasti datang, cuma tadi ketemu sama Amartha jadi ngobrol dulu bentar," kata Vira.

"Selamat, Bro!" kata Firlan pada Ricko.

"Hey, kapan kalian menikah? jangan terlalu lama pacaran, itu tidak baik..." kata Ricko.

"Secepatnya, kau tenang saja..." kata Firlan sementara Vira hanya menaikkan satu sudut bibirnya mendengar kedua lelaki itu bicara.

"Selamat ya, Prisha. Oh ya, ini hadiah dari aku dan Firlan. Bukan sesuatu yang mahal, tapi aku harap kamu menyukainya," kata Vira.

"Semua wanita menyukai perhiasan, Kak! terima kasih..." ucap Prisha yang bisa menebak isi dari hadiah yang diberikan Vira.

"Selamat atas pernikahanmu, Nona..." kata Firlan sopan.

"Aiih pakai Nona Nona segala. Panggil saja Prisha, bosmu itu bang Satya bukan aku...hahhaha," kata Prisha.

"Iya kan, Sayang?" Prisha melirik Ricko.

"Iya, Sayang..." ucap Ricko.

"Baiklah, kita membuat antrian panjang seperti antrian sembako. Aku yakin mereka ingin mengucapkan selamat pada kalian, kami permisi Kak Ricko ... Prisha..." ucap Vira seraya mrnunjuk antrian orang yang akan membetikan selamat pada kedua pengantin.

Sebelum turun, Vira sempat menyalami Sandra dan juga Abiseka. Dan Firlan dengan hati-hati membantu Vira untuk menuruni anak tangga.

"Kita cari Amartha..." kata Vira.

"Ck, nggak usah sih, Ay. Kita cari meja sendiri aja," kata Firlan yang tidak mau satu meja dengan Satya. Rasanya sangat bosan setiap hari bertemu dengan orang itu dan di acara seperti ini juga harus bertemu bos sengklek itu lagi.

"Tapi aku mau ketemu Evreeen..." Vira kesusahan menyamai langkah Firlan.

"Lain kali ketemu lagi juga bisa, sekarang kamu jatahnya sama aku..." kata Firlan yang menarik Vira untuk duduk di meja yang masih kosong.

"Kita duduk disini.." kata Firlan yang menarik sebuah kursi untuk Vira duduki.

"Kamu pengen apa? biar aku ambilkan..." ucap Firlan.

"Apa aja yang penting dingin..." ucap Vira.

"Ya udah kamu tunggu disini, aku ambil minuman dulu. Awas, jangan ada yang boleh duduk disini, ditempatku ini..." kata Firlan.

"Iya iya ih, bawel!" jawab Vira.

Firlan pun bangkit dan mencari stand minuman atau ice cream. Vira pun melihat ke sekeliling, mengagumi dekorasi yang sangat megah dengan ribuan bunga hidup yang membuat suasana resepsi sangat romantis apalagi dengan alunan music yang sangat mendukung ini.

Dan Vira dikagetkan dengan seorang pria yang tiba-tiba saja duduk di kursi yang tadi sempat Firlan tempati.

"Hai..." ucap seorang pria tersenyum pada Vira.

Vira merasa de javu, dia merasa pernah mengalami situasi ini sebelumnya.

"Hai, kau sendirian, Nona?" tanya pria itu.

"Emmmh, sebenarnya..." sebelum Vira menjawab, Firlan sudah keburu datang dan berdiri di belakang Vira.

"Ah, maaf membuatmu lama menunggu Sayang?" kata Firlan.

"Kau ingin ice cream yang ini, kan? atau kau ingin yang lain? katakan saja, biar aku mengambilkannya..." kata Firlan seraya mengelus perut rata Vira.

"Maaf, dia istrimu?" tanya pria yang belum memperkenalkan dirinya pada Vira

"Ah, iya ... apa kau teman istriku?" tanya Firlan sesantai mungkin, sementara si pria sepertinya merah menahan malu karena telah menyangka kalau ia tengah mendekati istri orang.

...----------------...

1
Andiyas
sumpah! gedek sama Zanna. pengen tak kunyah rasanya. kemarin Alien, habis itu Andika. eh Andini. sekarang Zantul. hadehhh.

ceritamu selalu bisa bikin hati hanyut thor. semangat Thor ❤️
Yuyun
duh zanna kampret,, sengaja pengen ngikutin gaya nya Vira,, biar Firlan tertarik sama dia.. ngaca woii
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: kaca mana kaca
total 1 replies
Andiyas
Aku cuma mau bilang, semangat ya Thor ❤️ meski tak bisa dipungkiri, aku nggak suka sama Firlan. Entahlah mungkin jg Krn alasan pribadi. aku g suka sama cowok modelan Firlan. meski niatnya mau bikin cemburu. tetep aja g gitu caranya. sekarang malah jd tambah rumit kan. si alien jg kayak selalu bergantung sama Firlan. tau ah, author jago banget bikin hati jungkir balik
Andiyas: 😁😁 maapken saya yg menggalau dulu sebelum mulai dubbing. Jadinya malah terhambat audionya 😁😁 btw, udah nyicil 3 bab tadi. gimana musiknya? kurang cocok kah? mungkin ada saran musik yg lebih cocok?
total 2 replies
Andiyas
Firlan bikin sesek aja kerjaannya. g tau apa dia, kalau perhatian ke cewek itu, akan membuat si cewek berharap. begitu jg yg dirasakan Alia mungkin, makanya dia jd berharap sama Firlan. harusnya kalau sukanya sama Vira y g usah perhatian sama yg lain. Tau ah, jd panjang gini kan komennya. Jangan salahin aku, salahin aja Firlan yang suka bikin kesel. Semangat ya Thor ❤️
Andiyas: makasih ya😂❤️
total 4 replies
bluemoon007
😍😍😍
Abel Yasmin
good
Ni.Mar
penny hanya bertanggung jawab pada tugasnya sebagai pengasuh. aku pernah di posisi itu wktu jd baby sitter di cikokol
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: serba salah kdg
total 1 replies
Ni.Mar
bnr bgt wanita selalu yg terdepan dlm segala Hal.
Ni.Mar
mampir thorrrrr.....
Herfika Hermansyah
😍😍😍😍😍😍😍😍😍
macil
cewe suka mancing bahas mantan ujung ujung nua dia juga yang marah.. kaya aku haiiiiisssss
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: #sendiri
total 2 replies
TK
jos
lina
kepergok 🤭🤭
TK
🌷🌷✍️✍️
lina
eeet y tembak bae apa 🤭
TK
top 👏👍
TK
👍👏
TK
yuk2
lina
tuh kan benr, gusti jadi tau dah
TK
ehhh apa tuh? 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!