NovelToon NovelToon
He'S My Boss

He'S My Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:176.2k
Nilai: 5
Nama Author: annisanurhasanah

Alena wanda amira adalah seorang gadis berusia 20 tahun. Dari umur 10 tahun dia hanya hidup bersama paman, bibi dan kakak sepupunya. walaupun tinggal bersama paman dan bibinya namun kasih sayang yang dia terima tetap tidak lengkap. hingga suatu ketika dia terikat kontrak dengan laki-laki dewasa berumur 28 tahun, CEO sekaligus pewaris tunggal ADIDHARMA yaitu Andrian Ramatha. namun apakah kehidupan Ale akan menjadi lebih kelam atau Andrian adalah sosok yang selama ini dia tunggu untuk memberi pelangi bagi hidup Ale?
.
.
suport karya pertamaku ya teman-teman semua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annisanurhasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32."curhat"

**

“GAK BECUS KALIAN SEMUA!!” Daniel sedang geram dengan para team dan suruhannya.

“BAGAIMANA KITA BISA TIDAK TAHU INFORMASI TENTANG PERALIHAN PERUSAHAAN SEPERTI INI!!”

Mereka yang kenak omel habis-habisan karena bossnya sedang berada di mood yang sangat hancur hanya bisa diam karena mereeka juga menyadari kesalahan mereka. Bagaimana mungkin berita sepenting ini dan mereka sama sekali tidak mengetahuinya.

Daniel sedang sangat murka hari ini. Kejadian ini benar-benar diluar kendalinya. Padahal dia sudah menggunakan cara yang sangat licik tapi ternyata Andrian jauh lebih licik dari dirinya. Mengingat orang yang memenangkan proyek ini adalah Andrian membuat dirinya menjadi tambah kesal.

“KELUAR KALIAN SEMUA!!”

“Saya tidak mau kejadian seperti ini terulang lagi.” Susul Daniel.

Dia duduk di kursinya sambil menghembuskan nafasnya secara kasar. Dia mengambil kotak yang ada di laci mejanya. Memandang selembar foto yang ada disana dia memandang dengan ekspresi yang sulit untuk diartikan, terpampang foto 2 orang laki-laki dan satu orang perempuan disana dan ntah sejak kapan rasa sayang diantara mereka memudar tapi didalam hatinya sangat tersulut kebencian dan rasa ingin menghancurkan seseorang yang hari ini tersenyum simpul kepadanya.

Kriiingg... kriiingg... kriinggg...!!

Daniel mengeluarkan ponselnya melihat siapa yang menelfon.

“Hallo pa..”

“Papa dengar kamu bertemu marteen. Daniel kamu harus hati-hati jangaan sampai langkah kamu justru menjatuhkan harga dirimu.”

“Papa tenang saja Daniel pasti baik-baik saja. Bagaimana keadaaan papa sudah enakan?” Tanya Daniel, papanya memang sudah satu minggu ini dirawat dirumah sakit.

“Yahhh seperti inilah namanya sudah berumur.”

“Hari ini Daniel tidak kerumah sakit ya pah, Daniel banyak pekerjaan hari ini. Papa jaga diri bik-baik.”

“Yasudah jangan lupa istirahat.”

“Iya pa” jawab Daniel lalu memutus sambungan telfonnya.

**

“Huaaaaaaaaaaaaa” Ale berteriak sambil menutup wajahnya dengan tangan dan berlari keluar dari ruangan itu dan menutup pintunya.

Ale keluar dari ruangan dengan wajah merah padam karena kaget melihat Andrian yang hanya memakai handuk. Ale memegang dadanya yang berdegup dengan sangat kencang. Tak lama setelah itu Andrian keluar dari ruangan sudah memakai kemeja warna biru muda dengan rapih.

“Ngapain kamu disini?”

“Ehmm Anu pak, tadi saya mau mengantar minuman hangat supaya badan bapak lebih enakan.” Ucap Ale gugup masih sambil menenangkan detak jantungnya dengan kencang.

“Lain kali ketuk pintu dulu.” Ucap Andrian sambil duduk di kursinya.

“Saya sudah mengetuk pintu dan memanggil-manggil bapak, tapi bapak tidak menyahut makanya saya cari-cari tadi, tapi gatau kalo ternyata bapak sedang mandi..” Jawab Ale dengan malu.

“Yasudah trimakasih yaa.. nanti saya minum”

“Ehmm itu pak, misal diminum nanti keburu dingin dan gak enak.” Ucap Ale dengan cepat menimpali bossnya.

“Baiklah..” Jawab ndrian kemudian lalu meminum minuman yang disediakan oleh Ale.

“Gimana pak?” Tanya Ale antusias.

“Lumayan.. minuman apa ini?”

“Ohh itu jahe campur madu pak, cocok untuk orang yang habis berpergian jauh supaya badannya lebih hangat.” Jelas Ale.

“Trimakasih ya..”

“Sama-sama pak, kalau begitu saya kembali ke meja saya dulu pak.” Ale pamit undur diri.

“Hmmm” Sahut Andrian yang sudah fokus dengan laptopnya.

Ale kembali ke mejanya mengerjakan pekerjaannya. Dia mengecek email-email dan dokumen yang akan dia serahkan kepada bossnya. Ale mengerjakan pekerjaan seperti biasanya dan tanpa dia sadari jam sudah menunjukkan waktunya untuk pulang, dia segera membereskan pekerjaanya yang hampir selesai. Setelah selesai mengerjakan pekerjaanya Ale melihat rekan-rekannya sudah mulai membereskan barang-barangnya untuk segera pulang.

“Al, aku duluan ya.” Ucap salah satu rekannya kepada dirinya.

“ehh iya, hati-hati ya selamat istirahat semua.” Ucap Ale kepada rekan-rekannya.

Ale memang selalu pulang terakhir diantara rekan-rekannya yang lain, Ale terbiasa pulang setelah bossnya pulang jadi dia akan menunggu bossnya keluar dari ruangan baru dia akan pulang.

“Kau belum pulang?” Tanya seseorang didepan mejanya.

“Ehh pak Andrian, iya ini saya sedang bersiap pak.” Ucap Ale sambil menyiapkan tasnya.

“baiklah, saya dulan.” Ucap Andrian sambil melenggang pergi meninggalkan Ale.

Ale telah tiba di rumahnya, rasanya lelah sekali beberapa hari ini dia tidak bisa tidur dengan nyaman. Dia teringat sahabatnya yang selalu menghubungi dirinya karena besok adalah hari libur dia akan mengundang sahabatnya dan menceritakan semuanya. Ale lalu mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada sahabatnya untuk segera datang kerumahnya sambil membawa makanan dan cemilan untuk teman mereka mengobrol nanti.

Setelah Ale selesai mandi dia menonton acara tv sambil menunggu sahabatnya datang. Namun tak lama kemudian suara bel berbunyi, Ale segera membuka pintu karena dia tau itu pasti sahabatnya.

“Dhitaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” Teriak Ale lalu menghamburkan pelukan kepada sahabat satu-satunya yang sedang kesusahan membawa belanjaan.

“Kau akan terus memelukku disini, berat tauuuuk” Ucap Dhita dengan ekspresi pura-pura kesalnya.

“Hehehe iya aku lupa, Ayo ayo sini taroh sini sini” Ucap Ale antusias.

“Huwaaaaa aku kangenn banget sama kamuuu..” Peluk Ale lagi

“Utututu aku jugaaaaaa, kamu sangat sulit sekali ditemui.” Ucap Dhita sambil memukul ringan lengan sahabatnya.

Ale mengambil peralatan-peralatan makan untuk mereka lalu setelah itu mereka makan didepan tv.

“Jadi bagaimana kamu dan bossmu itu?” Tanya Dhita to the point.

Ale lalu menceritakan segalanya mulai dari proyek sampai lamaran dirumah sakit dan perjanjian apa yang terjadi di villa dan permintaan tante Widya kepada dirinya.

“Jadi kamu menerima segalanya?” Tanya Dhita kemudian.

Ale hanya menanggapinya dengan menganggukkan kepalanya karena dia sendiri tidak tau selain uang apa alasan dia melakukan ini semua.

“Kamu yakin dengan keputusanmu ini?”

“Kalau diomong yakin aku juga gatau yakin atau nggak Dhit tapi rasanya hatiku tergerak untuk melakukan ini.”

“Atau jangan-jangan kamu suka ya sama bossmu itu? Putus Dhita kemudian.

“Ihhh kok gitu ngga ahh ngarang kamu.” Protes Ale sambil menimpuk sahabatnya dengan bantal.

“Memang sih pak Andrian tuh baik berubah jadi baik banget sekarang, dan karena prinsipnya yang tidak pernah berbohong memudahan aku untuk memahami lebih jauh tentang pak Andrian. Lagian siapa sih yang gak bakal suka dengan seorang laki-laki dewasa yang mapan dan tampan seperti pak Andrian.” Ale dengan sangat terbuka mengatakan itu kepada sahabatnya.

“Nahhh kann!!! Itu berarti kamu suka sama dia Al.”

“Ngakk ahh mana berani aku suka sama pak andrian, gamungkinlahhh sifat angkuhnya itu lohhh bikin gedeg tau ga!!”

“Yeee gimana sih kamu, tadi muji sekarang jelek-jelekin gak konsisten kamu.” Sekarang justru Dhita yang kesal dengan sikap labil Ale.

“Jadi bagaimana? Kamu akan segera membicarakannya dengan paman dan bibimu?”

Ale menghela nafasnya kasar.

“Ntahlah, kamu kan tau sendiri bagaimana kakak sepupuku dan bagaimana mereka.”

“Tapi kamu harus segera mengatakannya Al, kamu gaboleh egois.”

“Hmm iya iyaa jika aku sudah siap pasti aku akan segera menghubungi mereka.”

“Nah gitu dong, kamu tenang aja aku bakal selalu ada dibelakang kamu, kamu jangan takut yaa.”

“Siyap.. makasih ya Dhit kamu adalah satu-satunya orang yang bisa ak andelin dan percaya didunia ini.” ucap Ale sambil memeluk sahabatnya.

“Iyaa sama-sama Al.”

.

.

.

Jangan lupa tinggalin jejak kalian ya teman-teman. Trimakasih sudah suport

By. Nurhasanah

1
Mugiya
mampir
Mugiya
hadir membawa bintang
Sumarlik Lilik
salah ketik Yaa thor
Sumarlik Lilik
ngetik mensen biasa aja Thor jangan di inggris² kan takut salah artinya,maaf ya
Sumarlik Lilik
paper bag
Sumarlik Lilik
Dewi apa iren thor
Rini Antika
Jodoh kali Ale, makanya ketemu terus, ceritanya seru nanti aku nyicil bacanya, Salken dr Pengorbanan Cinta, smg berkenan mampir jg k ceritaku..🙏
Anonim
Lama nggaknup yah
Aumy Re
like hadir.
semangat terus ka
salam di batas cakrawala
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
lanjut
Terra Chi
lanjut terus, semangat up!

mampir juga yaa
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿
smngt, mmpir lg
🍫​​ꨄ​᭄⃟™αℓмєтα⦅🏚€ᵐᵃᵏ⦆ ༆ᶠ²ᶜ🌠
next.. semangat
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
lanjut☺️💪
Terra Chi
lanjut terus, semangat up!

mampir juga yaa
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿
like
Pe_na
lanjut 💪💪💪😍
Terra Chi
lanjut terus, semangat up!

mampir juga yaa
Lenkzher Thea
Lanjut ka👍❤❤
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
lanjut💪☺️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!