NovelToon NovelToon
The Cold Princess

The Cold Princess

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Perjodohan / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

[Bukan Novel Terjemahan] [Original Karya Penulis]

Seorang mahasiswa melakukan penelitian di hutan, saat dia merasuk lebih dalam ke jantung hutan, dia menemukan sebuah lubang hitam besar. Karena rasa penasaran dia mendekat ke arahnya. Namun, siapa sangka dia akan terseret ke dalam.

Seorang gadis yang dianggap terkenal lemah berencana bunuh diri saat tau akan menggantikan kakak tirinya untuk dinikahkan dengan pangeran yang terkenal gila di seluruh kekaisaran.

***

Bagaimana jika mahasiswa itu menggantikan sang gadis untuk menikah? Akankah mereka berdua bekerja sama untuk balas dendam karena kemiripan wajah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Extra Part 2

​Matahari pagi baru saja memantulkan cahaya keemasan di atas kolam teratai Istana Timur. Udara pagi yang segar membawa aroma harum teh melati bercampur wangi rempah segar dari arah dapur kekaisaran.

​Di dalam paviliun dapur khusus yang dibangun tersembunyi di balik taman belakang, Fang Hua tampak sibuk mengenakan apron kain sederhana di atas jubah bangsawan kebesarannya. Di hadapannya, sebuah meja kayu panjang dipenuhi dengan berbagai macam wadah tanah liat, rempah-rempah eksotis, dan mangkuk-mangkuk kecil berisi serbuk berwarna-warni.

​Seorang pria tinggi berwajah tegas dengan jubah harian tanpa atribut berlebihan—Wang Yiche—bersandar di kusen pintu sambil melipat tangan di dada. Pria itu mengamati istrinya dengan alis terangkat sebelah, setengah penasaran dan setengah waswas.

​"Fang Hua, apa lagi yang sedang kau racik kali ini?" tanya Wang Yiche dengan nada geli. "Kemarin dapur kekaisaran hampir meledak karena eksperimen cairan antiseptikmu, dan sekarang kulihat ada puluhan bungkus cabai kering serta bubuk lada hitam di sana."

​Fang Hua menoleh sambil tersenyum lebar, memegang sebuah sendok kayu kecil di tangan kanannya. "Tenang saja, Yang Mulia Kaisar. Hari ini aku tidak sedang meracik racun ataupun obat penawar racun cold-fire."

​"Lalu?" Wang Yiche melangkah mendekat, mengintip isi mangkuk besar di hadapan Fang Hua yang berisi adonan kenyal berwarna kemerahan.

​"Aku sedang membuat camilan dari duniaku," jawab Fang Hua antusias. "Namanya mirip dengan jajanan lokal di kota asalmu dulu, tapi aku memodifikasinya menggunakan bahan-bahan terbaik dari Dinasti Tang. Aku menyebutnya... Sosis Bakar Pedas Manis dan Tahu Krisan Saus Asam Manis."

​Wang Yiche mengerjap pelan. Selama bertahun-tahun hidup di istana dan terbiasa dengan hidangan istana yang hambar, elegan, namun monoton, konsep jajanan jalanan modern dari dunia Fang Hua selalu berhasil menggelitik rasa penasarannya.

​"Apakah rasanya tidak terlalu aneh untuk lidah para bangsawan?" tanya Wang Yiche, meski ia sudah menelan ludah melihat aroma rempah yang mulai menguap saat adonan itu bersentuhan dengan wajan panas.

​"Justru itu tujuannya!" kata Fang Hua berbinar-binar. "Aku ingin mengenalkan inovasi kuliner baru ini ke seluruh penjuru ibu kota. Siapa tahu, kita bisa membuka kedai jajanan kekaisaran pertama di bawah lisensi langsung istana."

​Wang Yiche tidak kuasa menahan tawa renyahnya. Hanya istrinya satu-satunya seorang permaisuri kekaisaran yang memikirkan bisnis jajanan kaki lima di tengah megahnya singgasana naga. Pria itu maju selangkah, mengambil sebatuk tusuk bambu kecil yang sudah matang dari piring saji, lalu mencicipi sepotong kecil makanan buatan Fang Hua.

​Seketika, sensasi pedas, gurih, dan sedikit manis meledak di lidahnya. Mata Wang Yiche sedikit melebar.

​"Bagaimana?" tanya Fang Hua penuh harap, menatap suaminya lekat-lekat.

​Wang Yiche tersenyum hangat, menatap wanita yang telah mengubah seluruh hidupnya dari kegelapan menjadi penuh warna. Ia menelan makanannya, lalu mengangguk mantap.

​"Luar biasa," puji Wang Yiche tulus. "Jika menteri-menteri tua di aula utama tahu Kaisar mereka ikut mempromosikan jajanan pedas, mereka pasti akan pingsan berjamaah."

​Fang Hua terbahak senang, lalu menyuapkan satu tusuk lagi langsung ke mulut sang kaisar. Di bawah hangatnya matahari pagi istana, tawa dan aroma rempah berpadu sempurna, menciptakan kebahagiaan sederhana yang jauh lebih berharga daripada singgasananya itu sendiri.

***

1
Maria Lina
lgi ya thor jgn tamat dlu ok..may lihat feng hua punya anak dlu ya thor
Maria Lina
yah cuman 1 ya thor😭😭
ANWi/Berly Re: iya kak , biar ak bisa up terus selama review🙏 karna ini tinggal beberap bab hehe
total 1 replies
Maria Lina
1 lgi 1lgi ya thot
Maria Lina
kok 1 thor kurang ni.lgi ya ya
Maria Lina
kok bru nongol thor uda ku tunggu dri tdi lo thor hehe
ANWi/Berly Re: maaf kak, td ada acara rt-an~❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud bnyk double nya💪💪💪😍😍😍
ANWi/Berly Re: terimakasih juga kak karena udah baca novel ini❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud up double"🙏🙏🙏😍😍😍
Maria Lina
mksih ya outhor yg baik ud up nya🙏🙏🙏😍😍😍
ANWi/Berly Re: makasi juga kakak Maria Lina udah baca cerita ini~❤️
total 1 replies
Maria Lina
kok 1 thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: tiap hari tiga ya kak,,, belum acc biasanya sm noveltoon
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk ya thor ud up nya🙏🙏🙏🥰🥰
ANWi/Berly Re: makasi jg udah baca mak Maria Lina ❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk"ya thor ud kabulkn🙏🙏🙏🥰🥰
Maria Lina
ini thor ku ksh vote karena outhor ud kabulkn up nya bnyk"thor
Maria Lina
hadeh 1 lgi 🤔🤔
Maria Lina
jgn aj tiap hari up nya 1 bab thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: sehari 1 bab, mau ga kak?
total 1 replies
Maria Lina
thor yg sistem rosting gk di lanjutkn ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!