NovelToon NovelToon
Aku Hamil Anak Raja Vampir

Aku Hamil Anak Raja Vampir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:368
Nilai: 5
Nama Author: Latief_ayra

hiduplah seorang penyihir cantik yang bernama Elizabeth bertemu dengan raj vampir .dan dia diam" mngandung ada vampir . sampai dia Terusir oleh ayahnya sendiri .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Latief_ayra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 33

Di ruangan yang suram dan dingin, dipenuhi hiasan-hiasan kuno berwarna gelap dan aroma kemenyan yang menyengat, Carmilla berlutut bersujud di hadapan seorang pria tua yang duduk di atas kursi berlapis kulit naga. Itu adalah Markus, kepala klan kedua, pemimpin bangsawan vampir yang paling dihormati sekaligus paling ditakuti setelah Raja sendiri.

Cahaya lilin yang remang-remang memantulkan wajah Carmilla yang penuh kepahitan, matanya yang merah menyala basah oleh air mata kemarahan dan rasa malu.

"Ayah..." suaranya bergetar, penuh keluh kesah yang tak tertahankan. "Ayah, dengarkan aku... Draven... Raja Draven sendiri yang telah menghukumku.

Menghukumku demi seorang perempuan manusia biasa! Dia melindunginya, bahkan merantai dan mempermalukanku di depan semua orang... seolah-olah aku ini bukan apa-apa, seolah-olah aku hanyalah sampah yang tak berguna!"

Markus duduk diam, jari-jarinya yang panjang dan pucat mengetuk-ngetuk lengan kursi dengan irama yang lambat dan mengancam.

Wajahnya yang keriput namun tetap gagah tak menunjukkan sedikit pun belas kasihan, melainkan bayangan kemarahan yang perlahan mulai tumbuh di balik matanya yang tajam seperti mata elang.

"Dia bahkan... dia bahkan telah mengakui anak itu, Ayah!" lanjut Carmilla dengan suara melengking, rasa cemburu dan sakit hati meluap-luap keluar dari dadanya. "Anak dari wanita itu! Anak blasteran yang seharusnya dimusnahkan sejak lahir! Draven melindunginya, menyembuhkannya, dan memeluknya seolah itu adalah harta paling berharga di dunia ini! Dia mencampakkan aku... aku yang telah menemaninya selama ratusan tahun, aku yang setia menungguinya... demi manusia rendahan dan anak haram mereka!"

Carmilla menunduk semakin dalam, kuku-kukunya menancap kuat ke telapak tangannya sendiri hingga meneteskan darah merah tua. "Aku dipermalukan, Ayah... di depan pelayan, di depan pengawal... semua orang melihat aku dihukum karena membela kehormatan klan kita! Dan Draven berkata... dia berkata bahwa aku tidak berhak menentang mereka! Apakah manusia itu lebih berharga daripada darah bangsawan kita? Apakah anak campuran itu lebih suci daripada putri Ayah sendiri?"

Keheningan yang mencekam menyelimuti ruangan itu sesaat. Hanya terdengar suara napas berat Carmilla dan detak jantung yang lambat dari Markus. Perlahan-lahan, Markus berdiri. Tubuhnya yang tinggi besar memancarkan aura kekuatan kuno yang membuat udara di ruangan itu terasa semakin dingin.

"Jadi... Raja kita memilih manusia dan keturunannya sendiri di atas keluargaku?" suara Markus rendah namun berat, penuh ancaman yang tak terucapkan. "Dia berani mempermalukan putriku... merendahkan klan kita... dan melindungi ras yang selama ini menjadi musuh kita?"

"Dia tidak peduli, Ayah!" seru Carmilla dengan penuh keputusasaan. "Dia bahkan siap membunuhku jika bukan karena status Ayah sebagai kepala klan! Dia sudah berubah! Wanita itu telah merasuki pikirannya, dan anak itu... anak itu akan menjadi pewarisnya! Seluruh kekuatan dan kekayaan kerajaan ini akan jatuh ke tangan manusia dan anak campuran itu!"

Markus mengepalkan tangannya begitu kuat hingga terdengar bunyi retak dari batu lantai di bawah kakinya. Matanya memerah padam, amarah yang sudah lama tersimpan kini meledak tanpa bisa ditahan lagi.

"Kalau begitu... biarkan dia menanggung akibatnya," ucap Markus dingin, setiap kata yang keluar dari mulutnya terasa tajam seperti belati. "Dia tidak hanya mempermalukanmu, Carmilla. Dia telah menghina seluruh klan kita, seluruh bangsa vampir yang agung ini. Memilih manusia di antara kita... itu adalah pengkhianatan tertinggi."

Markus melangkah mendekati putrinya, mengangkat wajah Carmilla dengan ujung jarinya yang dingin. "Kau tidak salah, anakku. Yang salah adalah dia yang buta oleh perasaan bodoh itu. Kita akan ambil kembali apa yang seharusnya menjadi milik kita.

Wanita manusia itu... dan anak campuran itu... tidak akan pernah bisa menguasai takdir kita. Dan Draven... jika dia memilih untuk berdiri di sisi musuh, maka dia pun akan menjadi musuh kita."

Carmilla mendongak, matanya berbinar penuh harap dan kebencian yang mendalam. "Jadi... Ayah akan membantuku?"

"Aku akan melakukan apa saja untuk membela kehormatan putriku dan klan kita," jawab Markus dengan nada yang tegas dan mengerikan. "Bersiaplah, Carmilla. Perang ini baru saja dimulai. Dan aku pastikan... wanita itu dan anaknya akan menyesal pernah menginjakkan kaki di dunia kita."

Di ruangan itu, di bawah bayangan gelap dan cahaya api yang menari-nari, benih-benih dendam dan rencana jahat mulai tumbuh subur.

Carmilla tersenyum tipis , senyum yang penuh kemenangan kelam. Ia tahu, dengan ayahnya yang memihak padanya, tak lama lagi Elizabeth dan Leon akan hancur lebur, dan posisinya di samping Raja akan kembali menjadi miliknya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!