Hai hai hai ini karya kedua Author ya.
Menceritakan seorang perempuan yang sangat dingin dan datar jika dengan orang yang baru di kenalnya, tetapi jika dengan keluarga dan orang terdekat nya dia ramah dan juga jail.
Ada suatu kejadian sehingga membuat dia menjadi gadis yang sangat dingin dan datar.
Kejadian di mana saat seseorang yang sudah di anggap first love olehnya pergi tanpa pamit dengannya sehingga membuat dia menjadi gadis yang tidak pernah ingin berhubungan dengan laki laki manapun selain Daddy dan Abangnya.
Namun dia dan Sahabatnya memiliki sifat yang bar bar dan juga tomboi, suka tawuran sehingga membuat mereka berkali kali di keluarkan dari sekolah, namun tidak membuat mereka jera.
Mereka bertiga memiliki hobi yang sama, yaitu Tawuran, Berantem dan juga Balapan, bukan karena apa, tapi semua itu hanya sekedar untuk permainan mereka saat mereka bosan.
Apakah Adiba Shakilla Atmarini Rahardian di pertemukan dengan seseorang yang sudah di anggap firs love nya itu ??
Bagaimana cerita selanjutnya ? Yuk kita ikuti ceritanya ❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulida_ap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BG_Eps 33
Kini Killa sudah berada di dalam kamarnya, Killa tidak langsung mandi melainkan melamun dan memikirkan bagaimana caranya dia cerita dengan abangnya, dia bingung dari mana memulai obrolan dengan abangnya, dan dia juga takut, takut membuat abangnya sedih karena mengingat masa lalu, tapi mau bagaimana lagi dia harus tau semuanya dan dia berencana untuk menceritakan soal identitas dia yang selama ini dia sembunyikan kepada Abang satu satunya itu.
" Gue harus ngomong sama Abang, dan Abang juga harus tau tentang identitas yang selama ini gw sembunyikan, tapi gw harap Abang gak marah dan gak cerita sama Daddy dan Mommy " gumam Killa.
" Sayang sudah belom mandinya ?" tanya Tama berteriak dari depan pintu kamar Killa.
" Belum Abang, Abang kalo mau masuk masuk aja gak di kunci kok " teriak Killa dan berlari ke kamar mandi.
Tama yang mendengar teriakan Killa segera berjalan mendekat ke arah pintu kamar adik perempuan nya itu dan membuka pintunya.
" Ternyata masih di dalam kamar mandi " gumam Tama saat dia mendengar suara gemercik air dari dalam kamar mandi.
20 menit kemudian Killa sudah selesai dengan ritual mandinya, dia segera berjalan keluar dan sudah menemui abangnya yang duduk manis di tempat tidur dia sambil baringan, sedangkan Tama sendiri yang mendengar suara pintu kamar mandi di buka oleh adik nya segera bangun dan melihat adik perempuan yang sangat dia sayangi tersenyum manis ke arah nya.
" Sudah sayang ?" tanya Tama menghampiri adik perempuan nya.
" Sudah bang, tapi Killa belom pake baju " jawab Killa yang memang benar dia masih mengenakan handuk kimono nya.
" Begitu aja gak papa sayang, kamu malah terlihat seksi " ucap Tama menggoda adiknya.
" Abang mah gitu " ucap Killa cemberut.
" Haha Abang bercanda sayang " ucap Tama tertawa.
" Tau ah, Abang ngeselin, Killa mau pake baju dulu cup " ucap Killa kesal dengan abangnya itu dan sebelum pergi Killa menyempatkan mencium sekilas bibir Tama dan berlari kecil menuju ruang ganti baju.
Tama hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Killa yang masih saja seperti anak kecil.
" Kamu memang adik perempuan kecil Abang sayang " gumam Tama tersenyum.
" Huft gak papa lah ciuman pertama gw di ambil sama adik kesayangan gw sendiri hihi " gumamnya lagi terkikik geli.
" Abang " panggil Killa saat dia sudah selesai.
" Hai sayang, jadi gimana ? mau di kamar Abang atau di kamar kamu aja hm ?" tanya Tama lembut dan membelai lembut rambut hitam adiknya.
" Di sini aja deh bang, kan Abang juga udah di sini, tapi tunggu ya bang, Killa mau kunci pintu kamar dulu dan nyalain kedap suara supaya Mom dan Dad gak dengar apa yang akan kita ceritakan " ucap Killa berjalan ke arah tombol untuk mengaktifkan kedap suara dan mengunci pintu kamarnya.
" Kayak nya penting banget ya sayang sampai sampai kamu gak izinin Mommy dan Daddy buat dengerin pembicaraan kita ?" tanya Tama heran.
" Sebenarnya Killa ragu buat cerita sama Abang " jawab Killa lirih.
" Hei kamu kayak sama siapa aja, kalo kamu mau cerita cerita aja, Abang gak bakalan marah kok sama kamu, kamu kan kesayangannya Abang, gak mungkin Abang marah sama kamu " ucap Tama menenangkan kegelisahan adiknya.
( Sebenarnya apa yang mau kamu ceritakan ke Abang sayang, kenapa kelihatannya kamu sangat takut, dan sangat terlihat jelas dari raut wajah kamu menandakan jika kamu tidak dalam baik baik saja ) batin Tama menatap Killa.
" Abang janji sama Killa kalo Abang gak bakalan marah sama Killa, dan Abang dengerin penjelasan Killa dulu jangan sampai Abang potong sampai Killa selesai berbicara " ucap Killa memberanikan diri untuk berbicara dan menatap mata Abangnya.
" Oke sayang, Abang janji gak bakalan marah dan memotong pembicaraan kamu " jawab Tama lembut.
" Killa mau bicara jujur dengan Abang, sebenarnya Killa sudah lama mau ngomong sama Abang, tamu Killa takut, jadi hari ini juga Killa akan ceritain semuanya dan setelah itu Killa ada pertanyaan buat Abang, Killa harap Abang bisa jawab pertanyaan yang akan Killa tanyakan ke Abang dengan jujur dan jelas " ucap Killa menjelaskan.
" Hem " jawab Tama karena dia sangat serius mendengarkan Killa.
" Sebenarnya Killa adalah...
( Bersambung )
Tp kok penculiknya ingat saja wajah Killa kan sekarang udah gede,apa motif jya menculik Killa lagi setelah sekian lama🤔🤔🤔🤔