NovelToon NovelToon
Bibit Kembar Cinta Masalalu

Bibit Kembar Cinta Masalalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / One Night Stand / Cintapertama
Popularitas:33.5k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Axlyn mengira ia akan selamanya menjadi sosok yang terlupakan oleh seorang Kayvaran Cano Xavier sejak kejadian 5 tahun yang lalu di Kota Xennor. Namun, siapa sangka takdir malah mempertemukan mereka kembali hingga tanpa sengaja bibit kembar Kay kini tumbuh di dalam perutnya.

Dimana Axlyn malah terjebak menjadi pengawal pribadi dari gadis kecil yang ia kira sebagai putri kandung Kay. Axlyn dituntut untuk melindungi anak dari pria yang menjadi ayah dari dua janin yang tengah dikandungnya.

“Kay, apa yang harus aku lakukan dengan dua janin yang tidak berdosa ini? Haruskah aku kembali memasuki hidupmu demi anak kita atau tetap menjadi yang terlupakan?”

Akankah Axlyn memberitahukan tentang kehamilannya? Ataukah Kau yang lebih dulu mengingat kembali tentang Axlyn? Atau mungkin takdir kembali mempermainkan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Jantung Axlyn berdetak tak menentu. Rasanya bagaikan bermimpi melihat Spencer yang membuang semua harga diri dan kehormatannya hanya untuk meminta maaf serta pengampunan dari dirinya. Mengingat Spencer yang dulu begitu sombong, angkuh, gila dan bahkan psikopat kejam yang tak pandang bulu pada siapapun. Axlyn bahkan merasa Spencer sedang kerasukan hantu baik, hingga bersikap sejauh ini.

“Aku tahu kau takut padaku,” lanjut Spencer. “Dan kau berhak takut. Lima tahun lalu… aku hampir membunuhmu dan juga Kakakmu.”

Kata-kata itu menggantung di udara, kasar dan menyakitkan. “Aku dibutakan oleh amarah, karena kau yang mengacaukan dan menghancurkan semua rencana besarku saat itu.” Ia menelan ludah. “Padahal akulah yang hampir menghancurkan hidupmu dan hidup Kay sepenuhnya.”

Axlyn merasa kakinya lemas. Ia tak pernah membayangkan pria itu akan mengakui kesalahannya, terlebih dengan cara seperti ini. Berlutut di bawah kakinya, penuh rasa bersalah dan penyesalan yang begitu mendalam.

“Aku menyesal,” bisik Spencer. “Setiap hari, setiap saat aku mengingatnya.”

Air mata Axlyn jatuh tanpa ia sadari. Inikah permintaan maaf yang ia tunggu selama ini? Permintaan maaf yang tulus dari orang yang menjadi penyebab kehilangan dan kehancuran hidupnya selama ini. Orang yang hampir membunuhnya dan juga kakaknya saat itu.

“Aku tak meminta kau memaafkanku,” lanjutnya.

“Aku hanya ingin kau tahu… aku tidak akan pernah menyakitimu lagi. Apalagi anak-anakmu…”

“…terlebih lagi itu juga anaknya Kay yang mengalir darah keluarga Xavier. Bisa-bisa aku beneran menjadi penghuni neraka jahaman, jika berani melukai darah Xavier.” Sambungnya lirih, terdengar seperti sedang bergumam pada diri sendiri.

Refleks, tangan Axlyn kembali melindungi perutnya. Spencer kembali beranjak dari sikap berlututnya. Ia menunduk hormat, seolah mengakui keberadaan dua kehidupan kecil di sana sebagai sesuatu yang suci atau sesuatu yang tidak bisa ia abaikan begitu saja.

“Begini saja, aku akan memberimu pilihan,” kata Spencer kemudian.

“Pilihan?”

“Ya, pilihan pertama,” Spencer menatapnya lurus, “kau harus mengatakan semuanya pada Kay. Bahwa kau ‘lah perempuan yang selama ini dia dan keluarganya cari. Bahwa kau ‘lah wanita yang tidur dengannya saat di Praha. Dan…” Ia berhenti sejenak, sorot matanya turun ke perut Axlyn yang masih samar. “Tentang kehamilanmu.”

Dunia seakan berhenti. Axlyn memeluk dirinya sendiri tanpa sadar. Rahasia itu seperti bara yang ia simpan sendirian… hangat sekaligus membakar hatinya disaat yang bersamaan. Meski Spencer mengatakan bahwa Kay masih mencintainya, tanpa mengingat tentangnya dan keluarga Xavier pasti akan menerima dirinya dan juga anak dalam kandungannya. Entah mengapa Axlyn masih merasa ragu untuk mengungkapkan kebenarannya begitu saja.

“Kalau aku bilang sekarang,” suara Axlyn gemetar, “dia mungkin akan bersamaku karena terpaksa. Bertahan bukan karena cinta… tapi karena tanggung jawab terhadap anak ini.”

“Benar.” Spencer mengangguk. “Itu risikonya yang mungkin akan terjadi. Aku juga tidak bisa menjanjikan seratus persen untuk perasaan Kay saat ini jika tiba-tiba ia tahu bahwa kau adalah wanita yang dia cari selama ini.”

“Lalu pilihan kedua?” bisik Axlyn.

Spencer menarik napas panjang, seolah apa yang akan ia katakan sama beratnya. “Kamu tetap merahasiakannya.”

“Kamu tidak mengatakan apa pun tentang masa lalumu dengannya, tentang kejadian di Kota Xennor. Tidak tentang bahwa kau tidur bersamanya saat di Praha. Dan tidak tentang bayi itu.” Nada suaranya melembut. “Tapi sebagai gantinya, kamu bekerja sama denganku.”

“Bekerja sama?” Axlyn mengernyit.

“Aku akan membantumu membuktikan bahwa Kay bisa terus jatuh cinta padamu tanpa perlu mengingat masa lalu kalian.” Sorot mata Spencer berubah tajam, penuh keyakinan. “Bahwa cinta Kay padamu bukan sekadar ingatan. Bahwa meskipun memorinya hilang, hatinya tidak. Hatinya akan selalu memilihmu, Axlyn.”

Axlyn terdiam, tanpa berniat menginterupsi sedikitpun. Jujur saja, mendengar apa yang Spencer katakan barusan membuat hatinya merasa hangat. Seakan ia selalu dicintai tanpa syarat meskipun Kay sama sekali tidak mengingat tentangnya.

“Kita akan menguji perasaannya,” lanjut Spencer.

“Aku akan berpura-pura ingin mendekatimu sebagai lawan jenis. Menunjukan perhatian layaknya seorang pria yang sedang jatuh cinta pada seorang wanita. Kalau dia tetap merasa tidak cemburu, maka semua ucapanku sebelumnya memang omong kosong. Namun, jika reaksi Kay sebaliknya… maka kamu akan tahu bahwa cintanya selalu nyata padamu.”

“Apa keuntunganmu?” tanya Axlyn lirih. “Kenapa kau melakukan ini?”

Spencer tersenyum tipis, getir. “Karena dia sahabat sekaligus saudaraku. Dan karena aku tidak sanggup melihatnya hidup dalam kebohongan. Entah itu kebohongan karena kau diam, atau kebohongan karena dia bertahan tanpa cinta.”

“Kamu harus memilih, Axlyn.” Suara Spencer kini tegas. “Mengatakan semuanya dan menerima kemungkinan dia tinggal karena rasa tanggung jawab… atau diam, dan membiarkan hatinya yang memutuskan tanpa tekanan.”

Axlyn membuka mata. Air mata menggantung, tapi tak jatuh. Di dalam dirinya, ada tiga denyut yang berdetak bersamaan yaitu miliknya dan milik dua kehidupan kecil yang belum mengenal dunia. Jika ia jujur sekarang, ia mungkin mendapatkan Kay kembali… tapi dalam bayang-bayang kewajiban. Jika ia memilih diam, ia mempertaruhkan segalanya pada sesuatu yang tak terlihat seperti cinta tanpa ingatan.

“Berapa lama aku punya waktu untuk memilihnya?” tanya Axlyn akhirnya.

“Tidak lama,” jawab Spencer pelan. “Keluarga Kay hampir menemukanmu. Kalau bukan darimu, kebenaran itu akan datang dari orang lain. Sebentar lagi aku harus pergi menemui Kay untuk menyelesaikan sedikit masalah. Jika kau memilih pilihan pertama, maka aku akan langsung memberitahunya tentangmu dan bayi itu. Tapi jika kau—”

“Aku memilih pilihan kedua!” potong Axlyn tanpa ragu mengambil pilihan yang ia yakini. “Aku ingin tahu apakah benar Kay memang mencintaiku, meski tidak mengingat tentangku.”

“Kau yakin dengan pilihanmu ini?” Spencer kembali memastikan.

Axlyn hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban. Melihat keyakinan di sorot matanya, Spencer pun hanya menghela napas panjang. Padahal jujur adalah cara termudah untuk mereka bersama. Tapi kenapa wanita selalu suka mempersulit segala hal.

“Baiklah, jangan terkejut kalau mulai besok sikapmu padamu akan berubah sangat drastis. Itu bagian dari kerjasama kita,” ujar Spencer penuh arti.

Bersambung ….

1
Lisa Halik
kapan mau update thor
Fahmi Ardiansyah
Thor mana kelanjutannya kok belum up
Rani R.I
kok blm up sihh niy
Desyi Alawiyah: Biasanya sekali up langsung banyak Kak 🤭 Aku juga penasaran sih kelanjutannya gimana... 😩
total 1 replies
Widi Astuti
author...aku nungguin lanjutannya....harus rapel yaaa cerita nyaa...😘😘
Susi Susilawati
c Levi emng penakut
nizham muafa
perasaan makin dikit up nya 🤭
Fahmi Ardiansyah
ku tunggu lanjutannya klu bisa yg banyak Thor
Fahmi Ardiansyah
benar axlyn maka kmu harus jujur secepatnya batalkan perjanjian mu Ama Spencer n bersatulah sama kay biar Kay gak frustasi terus.
Fahmi Ardiansyah
ya calon BPK n suamimu.
Fahmi Ardiansyah
semoga Kay bisa mendengarkan kata kata Spencer walau gak jelas
Fahmi Ardiansyah
🤣🤣🤣🤣 ya Alloh ampek ke pingkel2 klu Levi masih aja takut hantu kuntilanak.
Fahmi Ardiansyah
😄😄😄😄 mencari pelampiasan LR pasti seru
Rani R.I
🤭🤭🤭🤭🤭 semoga kay ngegou biar Axlyn bisa dgr sendiri isi hati kay,,biar Axlyn jujur sama kay,,, kasihan mamah Joana,, semoga Lion cepat dpt obatnya dan kembali sehatt... nanti pasti ada pertempuran nihhh..
Rani R.I: coba sepencer ceritain ke Felix sama jaydon bahwa yg menjadi musuhnya saat ini adalah anak buah nya evant yg tersisa,,, biar mengamuk keluarga Xavier 🤣🤣🤣🤣🤣🤣,,,gk sabarrr ingin melihat mereka bertarung lg 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
nyaks 💜
Kay sadar kayyyyy 😂😂😂
nyaks 💜
😅😅😅😅
Budhe Satryo
pasti donk kamu yg membuat nya mabuk kok lyn🤣🤣🤣
Desyi Alawiyah
Kak Author, kisah Ivory dan Ragnar kok belum ada lanjutannya..

Aku masih nungguin loh 🤭☺
Desyi Alawiyah
Bener dong.. Kay merasa frustasi, sebab dia masih mencintai Axlyn... Tapi di satu sisi dia harus bertanggung jawab pada perempuan yang tidur dengannya di praha...

Dan tanpa Kay sadari, kedua perempuan itu adalah orang yang sama 😝

Wah, seru ini 🤭
Rani R.I: sepencer nanti di jodohkan sama Sherin 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
dia yg pernah menyakiti Sherin,,biar dia juga yg membahagiakan Sherin..dan Noah sama Maria 🤣 ,,sudah seperti tom and Jerry mereka ituu 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Dia calon suamimu Axlyn.. 🤭
Desyi Alawiyah
🤣🤣🤣 Ngakak aku... seorang Levi yang dikenal sebagai bocah psikopat dan dewa kematian, takut sama mba kunti... 🤭

Eh, maksudnya mantan bocah psikopat.. Kan Levi udah bukan bocah lagi... ☺✌
Rani R.I: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ngakak akuu setiap adegan nya Levi di pertempuran,, bersama Felix, jaydon,, William..yg masih mengingat kan ku bikin ngakak cerita Levi saat di hadang oleh suruhan pamannya waktu itu,,yg di mana Levi pura pura polos 🤣🤣🤣,,yg membuat Will, jaydon,, Felix pengen muntah lihat drama sok polos Levi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!