NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Kristal

Pendekar Pedang Kristal

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Balas Dendam / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:11.9k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Chen Kai menyaksikan kehancuran Klan Kristal dengan kedua matanya sendiri.Namun pelakunya bukan musuh… melainkan kakaknya sendiri.

Seolah kematian sekali belum cukup, ia dipaksa tenggelam dalam ilusi—menyaksikan pembantaian itu seribu kali, tanpa bisa berteriak, tanpa bisa mati.

Sejak hari itu, hidup Chen Kai hanya memiliki satu tujuan yaitu balas dendam.Ia menapaki jalan berdarah, mengejar bayangan sang kakak,mengasah kebencian sebagai kekuatan untuk bertahan hidup.

Namun, semakin dekat ia pada kebenaran,semakin retak keyakinannya.Karena di balik pembantaian Klan Kristal,tersimpan rahasia yang tak pernah ia bayangkan—sebuah kebenaran yang mungkin akan menghancurkan dendam itu sendiri.

Saat semuanya terungkap…

siapakah sebenarnya yang pantas disebut monster?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33: Pertumpahan darah

​Aura membunuh yang terpancar dari tubuh Chen Kai bukan lagi sekadar energi; itu adalah perwujudan fisik dari rasa sakit selama 2.555 hari. Udara di sekitar mereka bergetar hebat, retakan-retakan pada dinding aula mulai mengeluarkan uap hitam seiring dengan amarah Chen Kai yang meledak.

​"Jangan banyak omong kosong! Ayo kita selesaikan masalah ini dengan pedang!"

​Chen Kai melesat, meninggalkan jejak ledakan sonik di belakangnya. Melihat itu, Chen Xo menyeringai lebar, sebuah ekspresi yang tampak asing namun mengerikan di wajahnya yang pucat. "Bagus! Buatlah pertarungan ini semenarik mungkin!"

​KLAAANG! DRRRTT! DUAAAAR!

​Benturan pertama mereka mengguncang fondasi kastel Bulan Hitam. Dua pedang kristal yang seharusnya menjadi simbol perlindungan klan kini saling beradu untuk saling menghancurkan. Setiap kali bilah pedang mereka bertemu, tercipta ledakan energi yang melontarkan puing-puing bangunan seperti peluru.

​"Ini untuk semua anggota klan yang kau bantai, bangsat!" teriak Chen Kai, setiap tebasannya membawa berat dari ribuan nyawa yang hilang.

​"Berisik, keparat! Kaulah yang akan mati di sini!" balas Chen Xo, matanya berkilat merah saat ia menahan serangan bertubi-tubi adiknya.

​BUK!

​Keduanya saling mendaratkan tendangan brutal secara bersamaan. Tubuh mereka terlempar, menghantam dinding aula yang kokoh hingga runtuh total. Dari balik debu reruntuhan, mereka bangkit perlahan. Darah segar mulai mengalir dari luka-luka di tubuh mereka, namun mata mereka tetap terkunci satu sama lain.

​"Chen Xo... aku selalu mengutukmu dalam hidupku. Karena kau, diriku hancur!" bisik Chen Kai. Ia memutar pedangnya, mengambil kuda-kuda rendah dengan kaki menggeser ke belakang.

​TEKNIK KRISTAL TERLARANG: SEBELAS GERBANG KEMATIAN!

​Cahaya hitam pekat menyelimuti pedang Chen Kai. Di sisi lain, Chen Xo tidak tinggal diam. Ia memutar tubuhnya dengan anggun, mengangkat pedangnya setinggi kepala sambil merapalkan mantra kuno yang dilarang oleh leluhur mereka.

​"Bencilah aku sesukamu. Karena setelah kau mati, kau tidak akan pernah dapat membenciku lagi!"

​TEKNIK KRISTAL KUNO: BULAN SABIT PEMUTUS TAKDIR!

​Dua keturunan terakhir Klan Kristal itu melesat secara bersamaan. Tanah di bawah mereka hancur berkeping-keping saat mereka mencapai kecepatan yang melampaui batas pandangan manusia.

​"CHEN XO! MATIII KAUUU!"

"CHEN KAI! AKAN KUKIRIM KAU KEPADA ORANG TUA KITA! AAARRGGHH!"

​TAAAAMG! DUAAARR!

​Ledakan kolosal terjadi di pusat aula. Cahaya hitam dan ungu membubung tinggi ke langit, membelah awan mendung di atas Utara. Mereka bertarung sambil berpindah tempat dalam hitungan milidetik—di atas atap yang runtuh, di udara, hingga kembali ke dasar bumi.

​Di kejauhan, dunia seolah berhenti berputar.

​Lin Xia, yang tubuhnya masih terbalut perban dan luka parah, menatap cakrawala Utara dengan air mata yang mengalir. Ia bisa merasakan getaran energi itu sampai ke tulang-tulangnya. "Tuan Chen Kai... kumohon..."

​Di Istana Kekaisaran, Kaisar Langit berdiri di balkon tertinggi, menatap kilatan cahaya di kejauhan dengan wajah pucat. Sementara itu, para pemimpin Faksi Iblis yang tersisa menonton dengan ngeri dari bola kristal mereka.

​Mereka semua, baik kawan maupun lawan, menggumamkan kalimat yang sama:

"Dua jiwa yang akan menyisakan satu raga."

​Hujan yang turun di Utara kini bukan lagi air, melainkan debu kristal yang berkilauan. Di tengah badai kehancuran itu, Chen Kai dan Chen Xo saling berhadapan untuk satu serangan terakhir yang akan menentukan siapa yang berhak membawa nama Klan Kristal, dan siapa yang akan terkubur dalam sejarah sebagai pengkhianat.

1
Nanik S
apakah mereka sampai ke Kuil Langit
YANI AHMAD
baru tau ada kultivator pake ketapel 😅😅
YANI AHMAD
good job Thor 😍😍
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Hancurken 🔥🦀
Etan Ballideeg Bloodo
Sasuke
Nanik S
Kia... membangkitkan Mayat..
Nanik S
Kai... mereka mau memakan kita
Nanik S
Mengganggu Lin Kia
Nanik S
Kisah yang mengharukan
Nanik S
KXia sudah mulai Normal hatinya
Nanik S
Kai... betapa pusingnya mengajari Xia
Nanik S
Lin Xia... jiwanya sudah orang lain
Nanik S
Pengganggu harus disingkirkan
Nanik S
Cuuuuuus
Nanik S
Apakah Lin Xia akan sadar kembali
Nanik S
Boneka mayat
Nanik S
Semoga Lin Xia sedikit demi sedikit bisa mengingat
Nanik S
Kai... kenapa memaksakan diri membuat Lin Xia bangkit
Nanik S
Kia... kenapa jadi hantu
Nanik S
Apakah Dia akan menjadi Iblis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!