Gavin terpaksa harus menelan Pil pahit,ketika ia tidak bisa mewujudkan mimpinya untuk menikahi sang kekasih yang sudah dipacarinya selama 4 tahun.karna orang tua seila sang kekasih meminta mahar yang besar yang tidak bisa dipenuhi oleh Gavin.
ditengah kegalauannya orang tua Gavin malah semakin mendesak anaknya untuk menikahi anak dari sang sahabat karna merasa berhutang janji.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aqilaarumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab33
Alina sampai dirumahnya dengan beberapa pertanyaan yang seakan mengantung dikepalanya.ia membuka sepatuhnya,melempar tasnya kesebrang arah.lalu ia menghempaskan tubuhnya keatas kasur.
" Auuu " ringisnya
" Aduhh pakai acara jatuhin tubuh kekasur sih,udah tahu kasurnya tidak seempuk kasur orang kaya " ngudumelnya pada diri sendiri.
Netra alina lalu tertuju pada sebuah tas berwarna hitam yang ia lempar tadi.
" Loh itu tas siapa.jadi aku dari tadi membawa tas yang bukan milikku oh tuhan..."
Alina beranjak dari duduknya mengambil tas hitam itu dan membukanya.dari dalam tas ia mengambil beberapa beberapa map berwarna coklat.
Alina membuka lembar demi lembar dokumen itu.ia membekap mulutnya sendiri ketika melihat sudut Kanang paling bawah nama tuan Jeff tertera disana.
Ingatannya kembali ke beberapa jam yang lalu saat ia berpura pura motornya mogok ditengah jalan hanya karena ingin satu mobil dengan Jeff.
" Astaga Alina cerobohnya kamu,kenapa bisa sih kamu mengambil tas milik tuan jeff.bagaimana jika tuan Jeff membutuhkan dokumen ini."
Alina beranjak dari duduknya ia ingin segera mengembalikan tas itu kepada sang empunya.
" Ngak ngak.aku tidak akan mengembalikan dokumen ini.aku akan menjadikan dokumen dokumen ini alat untuk mendekati tuan Jeff." Batinya.
Ditempat lain tuan Jeff mengusap wajahnya kasar,saat ia harus membatalkan meeting nya karna kehilangan berkas berkas penting yang harus ia presentasikan kepada para klienya.
" Dasar bodoh,dimana dokumen itu."
" Bimo."
Bimo mendekat kearah Jeff dengan wajah yang terlihat tegang.dia sudah tahu satu hal jika ada masalah sedikit saja Dengan pekerjaan tuan Jeff akan mengamuk,Bimo menunduk merasa takut.
" Maafkan saya tuan salinan dokumen tuan filenya sudah terhapus."
Tangan Jeff mengempal rahangnya mengeras.dasar bo* oh kamu Bimo, bagaimana dokumen sepenting itu kamu tidak punya salinanya."
" Maafkan saya tuan."
" Sekarang kamu keluar dari ruangan ini sebelum kesabaranku habis."
Bimo akhirnya menunduk sebelum akhirnya keluar dari ruangan itu.
Jeff mengusap wajahnya,ia menlongarkan dasi yang terasa mencekiknya lalu menyandarkan tubuhnya kesandaran kursi.
Ingatannya kembali saat Alina menghentikan mobilnya.reflek ia memperbaiki duduknya.
" Apa jangan jangan berkas ku ada pada perempuan itu."
Dengan segera Jeff menyambar jasnya dan melangkah dengan tergesa gesanya.
" Bimo sediakan mobil."
Tanpa kata Bimo segera melaksanakan perintah majikannya.
_________
Mobil sport hitam itu berhenti disebuah kontrakan bersusun.jeff tak kunjung keluar dari mobilnya ia masih menatap kontrakkan bernomor 29 itu dengan tatapan yang begitu tajam.
" Benar ini rumah wanita itu "
" Ia tuan ini rumahnya.untuk mendapatkan informasi tentang perempuan itu tidak lah susah tuan terlebih perempuan itu adalah orang yang bekerja cafe ewana."
" Saya akan turun tuan saya akan memastikan berkas penting tuan ada ditangan wanita itu."
Bimo melepaskan seat belt nya
"Tunggu biar saya saja yang menanyakan langsung pada wanita itu." Ucap Jeff tegas namun datar.
" Baik tuan "
Saat hendak ingin membuka pintu mobilnya Jeff terhenti saat kontrakan dengan nomor 29 itu terbuka.
Alina terlihat keluar dari kontrakannya dengan langkah yang terlihat santai.
Wajahnya menegang saat tanganya ditarik oleh seseorang dan dipaksa masuk kedalam sebuah mobil hitam.
" Hey apa apaan ini." Ucapnya Dengan nada tinggi yang kemudian terdengar lebih rendah saat ia menyadari bahwa yang menariknya dengan paksa adalah tuan Jeff.
Reflek Alina merapikan rambutnya yang tidak berantakan.
" Apa kamu yang mengambil tas milikku."
Degggg
Alina meneguk silvanya kasar ada perasaan sedikit Taku tapi dia harus berani melawan rasa takut itu agar rencananya untuk mendekati tuan Jeff tidak gagal.
si jef jangan oon ya
oyo yuna semanagt
jef jangn oon jd ceo
lanjut thor ❤️❤️❤️❤️👍👍👍
semangat thor 👍👍👍👍👍