NovelToon NovelToon
Aku Bukan Pengangguran

Aku Bukan Pengangguran

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: Wahyuni Soehardi

Wati seorang istri yang diperlakukan seperti babu dirumah mertuanya hanya karena dia miskin dan tidak bekerja.

Gaji suaminya semua dipegang mertuanya dan untuk uang jajannya Wati hanya diberi uang 200ribu saja oleh mertuanya.

Diam-diam Wati menulis novel di beberapa platform dan dia hanya menyimpan gajinya untuk dirinya sendiri.

Saat melahirkan tiba kandungan Wati bermasalah sehingga harus melahirkan secara Caesar. ibu mertua Wati marah besar karena anaknya harus berhutang sama sini untuk melunasi biaya operasi Caesar nya.

Suaminya tidak menjemputnya dari rumah sakit. saat Wati tiba dirumah mertuanya dia malah diusir dan suaminya hanya terdiam melihat istrinya pergi dengan membawa bayinya.

Bagaimana nasib Wati dan bayinya? Akankah mereka terlantar dijalanan ataukah ada seseorang yang menolong mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyuni Soehardi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 33

“Ibu warga baru ya, kenalkan saya Rosita itu rumah saya yang bercat abu-abu.” Katanya. Wati menyambut uluran tangannya dan menyebutkan namanya.

“Saya Wati dan ini ibu mertua saya,” kata Wati yang membuat ibu mertuanya tersenyum sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan tetangga baru.

Dagangan pak sayur keliling itu komplit sekali. Bu Warni sampai bingung tanpa sadar dia bergumam “wah banyak sekali macamnya sampai bingung mau masak apa.”

Wati terkikik “ibu kepingin apa ya udah itu yang diambil.”

“Lha kalau pingin semua masa semua tak ambil tik.”

“Ha … ha … ha ya jangan semua bu emang mau masak untuk orang se RT?”

“Wes emboh ibu jalan-jalan sama Panji ke taman saja kamu yang belanja.” Kata ibu sambil ngeloyor pergi.

Ibu-ibu yang juga berbelanja ikut tersenyum melihat drama menantu dan ibu mertua.

Wati cuma geleng-geleng kepala sambil tersenyum. Dia mengambil hati ayam untuk membuat tim nasi untuk bayi umur 6 bulan. Juga bayam, wortel. Dia mengambil rebung, dan ayam kampung utuh dan bumbu dapur dan tahu serta tempe untuk lauk pendamping.

Wati menghampiri ibunya yang melihat bunga Turi di taman.

“Lihat apa bu,” tanya Wati sambil ikut menengok ke atas.

“Itu lihat bunga Turi di atas enak banget di buat pecel.”

Wati tidak menggubris tapi dia kembali ke tukang sayur dan membeli sawi, kecambah dan bumbu pecel yang dijual pak sayur dan kerupuk yang sudah digoreng dan dikemas dalam plastik panjang.

Wati kembali ke taman dan mencoba mengambil beberapa pucuk bunga Turi yang berbunga banyak.

“Sudah cukup ayo pulang, ini Wati sudah beli bumbu pecel dan sayuran pendamping.”

Mereka pun pulang ke rumah. Panji sudah mulai rewel. Wati membuatkan susu dan Panji tertidur di kereta bayinya.

Wati mengeksekusi belanjaannya dia mencuci ayam hingga bersih memotong-motongnya lalu merebusnya. Dia menyisihkan kaldu ayam kampung untuk membuat buburnya panji. Dia mencuci hati ayam sebagian menyimpannya di freezer dan satu direbusnya dan disisihkan untuk campuran bubur bayi.

Ibu membantu Wati memotong dan mencuci sayuran. Meracik bumbu hingga memudahkan Wati memasak.

“Hari ini kamu mau masak apa Wati?”

“Untuk makan siang kita berdua makan pecel dan malamnya lodeh rebung dan ayam goreng dan tahu tempe goreng juga.

“Baiklah kamu tahu makanan kesukaan suamimu. Ibu bantu mengiris rebung ya. Kau bumbui ayamnya.”

Mereka kompak bekerja sama memasak pagi itu. Setelah matang Wati mencuci baju menggunakan mesin cuci barunya sambil bersih-bersih rumah. Ibu mertuanya yang membersihkan dapur dan mencuci peralatan memasak.

“Bu maaf Wati merepotkan ibu sampai nginep disini, harusnya ibu kan kerja.” Kata Wati.

“Hush apa kamu lupa ini hari besar toko kami libur kok. Suamimu saja yang lembur karena kerjanya tidak ada hari libur. Justru kalau hari libur banyak pasangan yang mencari rumah baru.” Jawab ibu.

“Oh iya ya lupa kalau aku ini istri seorang marketing property yang ga kenal hari libur.” Kata Wati.

"Ayo bu kita makan siang dulu." ajak Wati.

Ibu mertuanya duduk dan mengambil piring lalu mengisinya dengan nasi sayur dan mengguyurnya dengan bumbu pecel serta mengambil sepotong ayam goreng dan tempe.

"Kalau ibu tidak melihat bunga Turi di taman gak kepikiran masak pecel." kata Wati.

Mereka makan siang berdua sambil berbincang.

“Besok pagi ibu masuk kerja nanti malam saja aku suruhan sopir Satria menjemput ibu.” Kata ibu.

“Bu maaf kalau Wati lancang bertanya, apa ibu sudah resmi bercerai?” Tanya Wati sambil mencocolkan kerupuknya ke bumbu pecel dan menggigitnya.

“Belum biaya darimana menggugat cerai, walaupun anakku bisa membantu tapi kok cerai gak cerai sama saja ya. Toh sudah hidup masing-masing. Ayah mertuamu setiap bulan mentransfer uang gajinya walau tidak banyak tapi cukuplah dia mengerti tanggung jawabnya.”

“Apa ibu bahagia sekarang?” Tanya Wati disela-sela mengunyah makanannya.

“Kalau dipikir-pikir bahagia sekarang sih daripada dulu masih dengan suami. Walaupun hubungan dengan ayah mertuamu sebenarnya juga tidak ada masalah. Cuma ibu sudah tidak nafsu lagi melayaninya ditempat tidur. Benar kata Fitri mungkin ayahmu masih ingin nyusu, main kuda-kudaan. Lihat saja gundiknya bahenol, montok depan belakang digenjot tiap malam pasti kuat.” Ketus ibu.

“Ha … ha …. ha …. Astaghfirullah alaziim. Ibu bisa aja deh ngelawak.” Wati meminum air mineral supaya tidak tersedak. Bisa juga ibu mertuanya menceritakan suaminya dengan nada kesal separuh cemburu tapi terlihat lucu di mata Wati.

“Ngelawak gundulmu Wati, orang tua bicara serius dianggap melawak.” kata ibu sambil mencomot tahu goreng dan melahapnya.

"Ibu tidak cemburu? Tanya Wati.

"Tidak ikhlas dan cemburu itu sama gak sih? Perempuan mana yang rela dimadu. Tapi kalau nurutin nafsu laki ogah juga ich... Sudah tua ga masih juga doyan begituan."

"Tapi kalau tidak dilayani akibatnya jadi mencari pelampiasan daun muda kan bu"

"Dah lah biarin aja. Sudah terlanjur. Toh ibu sudah terbiasa tanpa suami."

"Ibu banyak berubah. Jauuuh lebih baik daripada dulu." kata Wati.

“Pergaulan di kampung rumah kita yang dulu tidak sehat, saling sindir, saling nyinyir, jor-joran. Tapi sekarang ibu di tempat yang lebih sehat, lingkungan kerja baik, kekeluargaan, disini ibu-ibu yang belanja di pak sayur juga sopan, tidak saling bergosip ga seperti di tempat kita dulu tukang sayur tempat up date gosip terbaru.”

“Lingkungan memang mempengaruhi kepribadian kita ya bu, harus pintar menyaring dan membuat batasan kalau tidak ingin terseret ke dalam arus pergaulan mereka.”

“Kalau menutup diri atau membuat batasan bakal dikucilkan Wati, dianggap sombong karena tidak mau bergabung.” Kata ibu.

Mereka cukup lama ngobrol berdua dari hati ke hati sambil makan siang. Hampir tidak bisa dipercaya ibu akhirnya bisa sadar dan bisa baik lagi hubungan nya dengan anak dan menantunya.

Mereka sudah selesai makan siang. Wati mencuci piring dan gelas bekas makan mereka berdua yang tidak banyak.

"Bu saya titip Panji sebentar mesin cuci sudah berhenti saya mau menjemur pakaian dulu." kata Wati.

"Ya sudah sana pergilah, biar Panji ibu jaga." jawab ibu mertuanya.

Ibu mertua Wati menjaga Panji sambil nonton TV. Tak lama Wati bergabung. Panji sudah bangun. Wati memberinya makan nasi tim yang diblender halus.

Hari pertama dirumah sendiri ditemani ibu mertua Wati merasa sangat terbantu. Hari-hari selanjutnya dia akan sendirian mengerjakan semuanya. Dia harus pintar-pintar mengatur waktu mengurus rumah tangga, anak dan pekerjaannya sebagai penulis novel.

1
Evy
Intel tuh calon suami Ira..
Evy
Harusnya cari kost an aja'..biar lebih hemat...
Nany Susilowati
klu tidak salah di awal cerita di bilang ayah doni seorang tenaga pendidik artinya kan pns kok bisa nikah siri n nyuruh istrinya menggugat bukannya klu di laporin ke atasan bisa langsung di pecat maaf bukan membela istrinya tapi begitulah undang* di negeri kita 🙏🙏🙏
Sri Wahyuni: byk PNS yg nikah diam-diam. semua tergantung istri klo mau mempertahankan pensiun dia tdk akan melaporkan. tp klo mau cerai ya dipecat dg tidak hormat.
total 1 replies
Lee Mbaa Young
maaf ilfil waktu penulis bela pelakor sorry apapun alasannya hub mereka perselingkuhan.
Sri Wahyuni: setiap orang bebas berpendapat. tapi inilah realita yg jarang diperhatikan orang. ada yg Legawa menerima poligami ada yg menentang.
total 1 replies
Lee Mbaa Young
sebegitunya mmbela perselingkuhan ayah dony si penulis knp apa sdng di posisi itu.
tak Ada wanita baik baik yg mau nikah ma laki orang apapun alasannya.
Kl dulu dpt perlakuan kurang baik Dr lakinya hrse gk jd duri di rumah tangga orang lain itu baru janda bermartabat.
Lee Mbaa Young
Selingkuh an kan bukan nikah setelah cerai, jng memutar balik kan fakta.
mereka selingkuh 🤣🤣🤣.
sebegitunya penulis mmbuat nm baik pezina. nikah saja cm siri kan 🤣🤣.
bukan nikah sah.
yg bgini nih selalu menormalisasi perselingkuhan dng dalih istri gk baik.
pdhl sm sama gk baik loh.
Nany Susilowati: emang udah end thor...
total 1 replies
Lee Mbaa Young
Kok enak ya hidup pelakor, dng alasan istri pertama gk baik trus nikah lagi.
sama aja zina, poligami hrs dng izin istri pertama. kdang yg bgini mlh di dukung padahal mereka pasangan selengki.
hrse dpt karma lah tu pasangan zina
Lisa Yacoub
anjing menggonggong/ menyalak bukan mengaum, thor.
Sri Wahyuni: anjing mengaum kalau ada entitas gaib. bukan menyalak atau menggonggong. kalau bahasa Jawa asu baung
total 1 replies
Wanita Aries
lanjutt
Nany Susilowati
lupa apa thor di bab sebelumnya bukannya bilang anak kakak wati cewek semua
Nany Susilowati
udah 5 bulan lho... anaknya mosok belum mau di sentuh
Wanita Aries
Trnyata hanya ank pungut aja tp kelakuan kyk setan si rani.
Akhirnya ira bs hidup tenang wlw gk brteman dgn fitri lg
Wanita Aries
Makin seru
wiwid
lanjut
⨀⃝⃟⃞☯Ayodyatama🌹
untung mertuaq baik🤭
⨀⃝⃟⃞☯Ayodyatama🌹
wati kamu keren..lanjutkan🤭
⨀⃝⃟⃞☯Ayodyatama🌹
bener kan...bab pertama aja udah bagus...ok wati bikin suami dan keluarganya menyesallllll
Wanita Aries
Nah lho rani siap” aja
Marifatul Marifatul
yg bnykkkkk dooong 🥰
Wanita Aries
Wahh jodohnya ira nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!